dibimbing.id - Panduan Belajar Golang untuk Pemula Sampai Mahir 2025

Panduan Belajar Golang untuk Pemula Sampai Mahir 2025

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

•

12 September 2024

•

4254

Image Banner

Catatan Redaksi:

Artikel ini pertama kali diterbitkan pada September 2024 dan diperbarui pada 14 Maret 2025 untuk memastikan informasi tetap akurat dan relevan.

Belajar Golang jadi pilihan tepat buat Warga Bimbingan yang ingin masuk ke dunia backend development! Menurut 2024 Stack Overflow Developer Survey, Go termasuk salah satu bahasa pemrograman paling disukai, yang artinya permintaan untuk developer Golang terus meningkat di industri.

Muhammad Syafriansyah - Backend Engineer di dibimbing.id juga menyebutkan bahwa Golang sangat cocok untuk pemula karena sintaksnya sederhana dan mudah dipahami, tapi tetap powerful untuk membangun aplikasi backend skala besar.

Kalau kamu ingin mulai dari nol dan jadi expert, yuk simak panduan lengkap ini, pelajari dasar-dasarnya, dan mulai bangun proyek nyata dengan Golang!

Baca juga : Backend Fetch Failed Penyebab dan Cara Mengatasinya


Apa Itu Golang?


Golang, atau yang lebih dikenal sebagai Go, adalah bahasa pemrograman open-source yang dikembangkan oleh Google pada tahun 2007 dan resmi dirilis ke publik pada 2009. 

Bahasa ini dibuat oleh Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson dengan tujuan menghadirkan sintaks sederhana, performa tinggi, serta efisiensi dalam pengelolaan sistem berskala besar. 

Golang dirancang untuk menangani aplikasi backend, sistem terdistribusi, dan layanan berbasis cloud dengan keunggulan utama pada kecepatan eksekusi dan dukungan concurrency

Karena sifatnya yang ringan dan cepat, banyak perusahaan teknologi besar, seperti Google, Uber, dan Dropbox, yang mengandalkan Golang untuk mengembangkan layanan backend mereka.

Baca juga : 15 Free Backend Hosting Terbaik untuk Developer 2025


Kenapa Golang Cocok untuk Pemula?


Sumber: Canva

Buat Warga Bimbingan yang baru mau mulai coding, Golang adalah pilihan yang tepat karena sintaksnya simpel dan mudah dipahami. Yuk, cek kenapa Golang jadi bahasa yang pas buat kamu!


1. Tingkat Kesulitan Bahasa yang Lebih Mudah


Golang punya sintaks yang lebih bersih dan sederhana dibandingkan bahasa seperti Java atau C++. 

Struktur kodenya minim aturan kompleks, sehingga lebih cepat dipahami oleh pemula. Dengan konsep yang lebih langsung, belajar Golang jadi lebih mudah tanpa harus ribet dengan banyak aturan pemrograman.


2. Durasi Belajar yang Lebih Cepat


Pada bahasa pemrograman golang tidak memiliki banyak konsep yang rumit seperti class dan inheritance, pemula bisa menguasai dasar-dasar Golang lebih cepat. 

Dokumentasi resmi dan komunitas yang aktif juga membantu dalam proses belajar mandiri. Dalam beberapa minggu saja, kamu sudah bisa membangun program sederhana dengan Golang.


3. Performa yang Cepat dan Efisien


Sebagai bahasa compiled, Golang punya kecepatan eksekusi yang jauh lebih tinggi dibandingkan bahasa yang berbasis interpreter seperti Python. 

Dengan runtime yang ringan, Golang bisa menangani banyak permintaan dalam waktu singkat. Ini bikin pemula bisa langsung merasakan performa coding yang cepat dan optimal.


4. Banyak Digunakan di Industri Teknologi


Banyak perusahaan besar seperti Google, Uber, dan Netflix menggunakan Golang untuk membangun sistem backend mereka. 

Menurut Stack Overflow Developer Survey 2024, Golang termasuk dalam bahasa yang paling diminati di industri. Belajar Golang sejak sekarang bisa jadi langkah awal buat meningkatkan peluang karier di dunia teknologi!

Baca juga : Apa Itu Golang Clean Code Architecture dan Manfaatnya


Struktur Dasar Golang


Sumber: Canva

Dalam belajar Golang, memahami dasar-dasar Golang adalah langkah pertama sebelum mulai ngoding. Buat Warga Bimbingan yang baru terjun ke dunia pemrograman, jangan khawatir! Golang punya sintaks yang simpel dan mudah dipahami, jadi cocok banget buat pemula. 

Setiap program Golang minimal terdiri dari package, import, dan fungsi utama (main). Dengan memahami struktur ini, Warga Bimbingan bisa lebih mudah mengikuti panduan belajar Golang dan mulai membangun proyek pertama.

Berikut contoh struktur dasar program Golang:

package main // Menentukan bahwa ini adalah program utama


import "fmt" // Mengimpor package fmt untuk menampilkan output


func main() {

  fmt.Println("Hello, Warga Bimbingan! Selamat belajar Golang!")

}


Penjelasan Kode:

1. package main → Setiap program Golang harus memiliki package utama (main) agar bisa dieksekusi.

2. import "fmt" → Package fmt digunakan untuk menampilkan output ke terminal.

3. func main() → Fungsi utama dalam Golang. Semua kode akan dieksekusi dari sini.

4. fmt.Println() → Digunakan untuk mencetak teks ke layar.

Struktur ini adalah pondasi dasar dalam Golang. Kalau Warga Bimbingan udah paham konsep ini, langkah selanjutnya bisa eksplor lebih dalam ke fungsi, variabel, tipe data, dan konsep lainnya.

Dengan panduan belajar Golang yang tepat, proses memahami bahasa ini jadi lebih cepat dan efektif. Semangat ngoding bareng MinDi!


Tips Belajar Golang


Sumber: Canva

Belajar Golang bisa jadi tantangan tersendiri, tapi kalau Warga Bimbingan tahu caranya, prosesnya bakal lebih cepat dan menyenangkan! 

MinDi punya lima tips yang bisa bikin kamu lebih paham dasar-dasar Golang dan siap jadi developer. Jangan cuma teori, langsung praktik biar makin paham! Yuk, simak tipsnya di bawah ini!


1. Pahami Konsep Dasar Golang Terlebih Dahulu


Jangan langsung lompat ke coding yang kompleks, mulai dari sintaks dasar, variabel, tipe data, dan struct. Memahami konsep goroutine dan concurrency juga penting karena ini salah satu keunggulan utama Golang. 

Seperti yang dikatakan oleh Muhammad Syafriansyah, Backend Engineer di dibimbing.id, 

“Pemahaman dasar sangat penting, mulai dari cara kerja variabel, pointer, hingga interface. Kalau dasarnya kuat, ke depannya lebih mudah.”


2. Bangun Proyek Sederhana Sejak Awal


Teori itu penting, tapi langsung ngoding jauh lebih efektif. Coba buat proyek kecil seperti REST API sederhana menggunakan Gin atau Fiber, dua framework populer di Golang. Dengan membangun proyek sendiri, kamu bakal terbiasa debugging dan menyelesaikan masalah seperti developer profesional.


3. Kuasai Database dan ORM untuk Backend


Sebagai Golang Developer, database management adalah skill wajib. Kamu bisa mulai belajar cara menggunakan PostgreSQL atau MySQL, lalu mengelolanya dengan ORM seperti GORM. 

Syafriansyah juga menekankan pentingnya ini: 

“Golang banyak digunakan di backend, jadi wajib banget paham cara menghubungkan aplikasi dengan database menggunakan query builder atau ORM.”


4. Pelajari Tools Pendukung Seperti Docker dan Git


Di industri, Golang sering digunakan dalam aplikasi skala besar. Makanya, penting untuk memahami cara containerization dengan Docker dan Kubernetes agar aplikasi lebih scalable

Jangan lupa juga belajar Git dan CI/CD seperti GitHub Actions atau GitLab CI supaya workflow makin efisien.


5. Buat Portofolio dan Ikut Bootcamp


Portofolio adalah kunci buat masuk ke industri sebagai Golang Developer. Bikin proyek open-source atau kontribusi di GitHub bisa jadi nilai tambah. 

“Portofolio bukan hanya bukti skill, tapi juga menunjukkan pendekatan kita dalam menyelesaikan masalah,” kata Syafriansyah. 

Kalau butuh bimbingan lebih lanjut, ikut Bootcamp Golang di dibimbing.id bisa jadi pilihan terbaik!

Baca juga : Panduan Golang Array: Konsep, Implementasi & Contoh Script


Sumber Belajar Golang Berbayar & Gratis


Sumber: Canva

Sumber belajar Golang sangat beragam, mulai dari bootcamp intensif hingga kursus online dan video tutorial gratis. Berikut beberapa sumber terbaik yang bisa kamu manfaatkan untuk menguasai Golang dari nol hingga mahir.


1. Bootcamp Dibimbing.id


Program Bootcamp Golang Back-End Development di Dibimbing.id menawarkan kurikulum komprehensif yang mencakup pembuatan REST API, pengelolaan database, dan deployment dengan Docker serta Kubernetes. 

Selain materi teknis, peserta juga mendapatkan bimbingan karier, review portofolio, dan peluang penyaluran kerja ke hiring partner. 

Seperti yang disampaikan oleh Syafriansyah, Golang Developer di Dibimbing.id, 

“Portofolio sangat penting untuk menunjukkan kemampuan teknis dan pengalaman menyelesaikan masalah.” 

Jika ingin belajar secara terstruktur dengan mentor profesional dan jaringan industri yang luas, bootcamp ini bisa menjadi pilihan terbaik.


2. Video on Demand (VoD) – Dibimbing.id


Bagi yang ingin belajar secara fleksibel tanpa terikat jadwal kelas, VoD dari Dibimbing.id bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. 

Kursus Build Usable Enterprise Application in Golang ini mencakup berbagai topik, mulai dari template engine, unit testing, concurrency, hingga deployment, dengan akses materi seumur hidup. 

Peserta bisa belajar kapan saja dan mengulang materi sebanyak yang diperlukan tanpa batasan waktu. 

Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan bootcamp, VoD cocok untuk pemula yang ingin memahami Golang dengan metode self-paced learning.


3. Channel YouTube


YouTube juga menjadi sumber belajar yang efektif, terutama jika kamu lebih suka belajar dengan metode visual dan praktik langsung. 

Channel seperti Programmer Zaman Now menyediakan berbagai tutorial Golang berbahasa Indonesia, seperti Tutorial Golang Generics, Tutorial Golang Goroutines, dan Tutorial Golang Modules. 

Dengan video yang interaktif dan mudah dipahami, ini bisa jadi pilihan ideal buat pemula yang ingin memahami Golang dengan cepat.


4. Coursera


Bagi yang mencari kursus dengan sertifikat dari universitas ternama, Coursera menawarkan beberapa opsi menarik. 

Salah satunya adalah Programming with Google Go dan Concurrency in Go dari University of California, Irvine. Kursus ini mencakup konsep dasar hingga teknik lanjutan seperti Object-Oriented Programming (OOP), JSON, dan OS Process Management. 

Dengan rating tinggi dan ribuan peserta, kursus ini bisa menjadi investasi berharga untuk karier sebagai Golang Developer.

Baca juga : Panduan Memilih Bootcamp Back-End Development Terbaik 2025


Mulai Belajar Golang Pemula dan Jadi Backend Developer Andal!


Golang semakin diminati di industri teknologi, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk mempelajarinya! Jika kamu ingin belajar Golang pemula hingga mahir, Dibimbing.id punya solusi terbaik melalui Bootcamp Golang Back-End Development yang dirancang khusus untuk membangun skill backend development dari nol.

Di bootcamp ini, kamu akan belajar dasar-dasar Golang, membangun REST API, mengelola database dengan GORM, hingga memahami sistem deployment dengan Docker dan Kubernetes. 

Tidak hanya teori, kamu juga akan mengerjakan real case project dan mendapatkan mentoring langsung dari para profesional di industri.

Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan dukungan career preparation service, peluangmu untuk berkarier sebagai Golang Developer semakin besar! 

Jadi, tunggu apa lagi? Gabung sekarang di Bootcamp Golang Dibimbing.id dan mulai perjalananmu menjadi backend developer handal! Hubungi di sini dan daftar sekarang! #BimbingSampeJadi


Referensi


  1. Why You Should Learn Go in 2025 [Buka]

Tags

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!đź‘‹
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!