dibimbing.id - Apa Itu Golang Clean Code Architecture dan Manfaatnya

Apa Itu Golang Clean Code Architecture dan Manfaatnya

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

โ€ข

20 February 2025

โ€ข

559

Image Banner

Golang Clean Code Architecture adalah konsep pengembangan yang memastikan kode lebih terstruktur, modular, dan mudah dikelola, Warga Bimbingan.

Dengan pendekatan ini, developer bisa memisahkan logika bisnis dari bagian lain dalam aplikasi, sehingga lebih fleksibel dan scalable.

Dalam jangka panjang, arsitektur ini membantu mengurangi kompleksitas dan mempermudah debugging serta testing. MinDi bakal bahas prinsip utama, struktur, dan manfaatnya biar Warga Bimbingan makin paham! Yuk, simak sampai habis!


Apa Itu Golang Clean Code Architecture?


Golang Clean Code Architecture adalah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak yang berfokus pada pemisahan tanggung jawab dalam struktur kode agar lebih terorganisir, scalable, dan mudah dipelihara. 

Konsep ini diperkenalkan oleh Robert C. Martin (Uncle Bob) dan diterapkan dalam berbagai bahasa pemrograman, termasuk Golang, untuk memastikan kode tetap bersih dan modular. 

Dengan arsitektur ini, setiap bagian aplikasi memiliki peran yang jelas, sehingga memudahkan pengembangan, debugging, dan pengujian dalam jangka panjang. 

Selain itu, pendekatan ini memungkinkan integrasi lebih mudah dengan teknologi lain, menjadikannya pilihan ideal untuk membangun aplikasi yang kompleks dan berkelanjutan.

Baca juga : NodeJS vs Golang: Mana yang Lebih Unggul untuk Developer?


Prinsip dalam Clean Code Architecture di Golang


Sumber: Canva

Dalam pengembangan aplikasi dengan Golang, Clean Code Architecture memastikan bahwa kode tetap terstruktur, mudah dipahami, dan scalable. Berikut beberapa prinsip utama dalam Golang Clean Code Architecture:


1. Separation of Concerns (Pemilahan Tanggung Jawab)


Clean Code Architecture membagi aplikasi ke dalam beberapa lapisan yang memiliki peran spesifik, seperti domain, use case, dan interface

Dengan pemisahan ini, setiap bagian kode hanya fokus pada satu tanggung jawab, mengurangi ketergantungan antar komponen. Hal ini memudahkan pengelolaan proyek serta mempercepat debugging dan pengujian.


2. Dependency Injection


Konsep dependency injection memungkinkan setiap bagian aplikasi tidak bergantung langsung pada implementasi spesifik, melainkan pada abstraksi. 

Dengan cara ini, developer dapat mengganti atau mengembangkan fitur tanpa harus mengubah seluruh sistem. Teknik ini juga membuat pengujian lebih mudah karena komponen dapat diuji secara terpisah menggunakan mock data.


3. Reusability dan Maintainability


Kode yang bersih dan modular mempermudah penggunaan kembali (reusability) dalam berbagai bagian aplikasi atau proyek lainnya. 

Dengan Clean Code Architecture, komponen yang dibuat dapat dipakai ulang tanpa harus menulis ulang kode dari awal. Selain itu, kode yang terstruktur dengan baik lebih mudah untuk diperbaiki dan dikembangkan seiring pertumbuhan aplikasi.

Baca juga : Golang Roadmap Panduan Belajar Tools dan Prospek Karier


Struktur Golang Clean Code Architecture


Sumber: Canva

Dalam pengembangan aplikasi, Golang Clean Code Architecture membagi sistem menjadi beberapa lapisan agar kode lebih terorganisir, fleksibel, dan mudah dikelola. Berikut adalah struktur utama dalam Golang Clean Code Architecture:


1. Entities (Lapisan Domain)


Entities atau domain berisi logika bisnis inti dan aturan utama dalam aplikasi. Bagian ini tidak bergantung pada framework atau teknologi eksternal, sehingga tetap stabil meskipun ada perubahan pada infrastruktur lainnya. 

Dengan memusatkan aturan bisnis di sini, aplikasi menjadi lebih fleksibel dan mudah dikembangkan tanpa harus mengubah keseluruhan sistem.


2. Use Case (Lapisan Logika Aplikasi)


Lapisan use case menangani proses bisnis dan mengatur alur data antara domain dan lapisan lainnya. Di sinilah semua aturan terkait bagaimana data diproses sebelum ditampilkan atau disimpan dikelola. 

Dengan adanya pemisahan ini, developer dapat dengan mudah mengubah atau memperbarui logika bisnis tanpa mengganggu struktur utama aplikasi.


3. Interface Adapter (Lapisan Presentasi & Gateway)


Lapisan ini bertanggung jawab dalam komunikasi antara aplikasi dengan user interface atau sumber data eksternal seperti database dan API. 

Bagian ini mencakup handler HTTP, controller, dan repository yang menjembatani antara logika bisnis dan sumber data. Dengan arsitektur ini, tampilan aplikasi bisa berubah tanpa harus mengubah logika bisnis inti.


4. Infrastructure & Framework (Lapisan Eksternal)


Lapisan ini mencakup semua elemen eksternal yang digunakan aplikasi, seperti database, API eksternal, dan framework tambahan. 

Karena lapisan ini terpisah dari domain dan use case, perubahan teknologi atau migrasi sistem dapat dilakukan tanpa mengganggu logika inti aplikasi. Dengan demikian, aplikasi menjadi lebih fleksibel terhadap perkembangan teknologi baru.

Baca juga : Backend Fetch Failed Penyebab dan Cara Mengatasinya


Manfaat Clean Code Architecture di Golang


Sumber: Canva

Menerapkan Clean Code Architecture dalam pengembangan aplikasi Golang memberikan banyak keuntungan, terutama dalam hal keterbacaan, skalabilitas, dan pemeliharaan kode. Berikut adalah empat manfaat utama dari Clean Code Architecture di Golang:


1. Kode Lebih Mudah Dipahami dan Dikelola


Dengan pemisahan tanggung jawab dalam setiap lapisan, kode menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh developer lain. 

Hal ini sangat berguna saat bekerja dalam tim atau ketika proyek berkembang lebih besar. Selain itu, dokumentasi dan debugging menjadi lebih mudah karena setiap bagian kode memiliki perannya masing-masing.


2. Skalabilitas Lebih Baik


Clean Code Architecture memungkinkan aplikasi berkembang tanpa mengorbankan performa atau stabilitas. 

Karena setiap bagian aplikasi dirancang modular, fitur baru dapat ditambahkan tanpa harus mengubah seluruh sistem. Dengan pendekatan ini, proyek dapat berkembang sesuai kebutuhan bisnis tanpa hambatan teknis yang signifikan.


3. Mempermudah Debugging dan Testing


Dengan kode yang terstruktur, proses debugging dan testing menjadi lebih sederhana. 

Pengujian unit dan integrasi dapat dilakukan dengan lebih efisien karena setiap lapisan aplikasi memiliki peran yang jelas. 

Hal ini juga meminimalkan risiko bug tersembunyi yang sulit dilacak dalam proyek yang lebih kompleks.


4. Fleksibel untuk Perubahan Teknologi


Karena arsitektur ini memisahkan logika bisnis dari infrastruktur, perubahan teknologi dapat dilakukan tanpa mengganggu inti aplikasi. 

Misalnya, jika ingin mengganti database atau framework, developer hanya perlu menyesuaikan lapisan infrastruktur tanpa merombak seluruh sistem. Dengan begitu, aplikasi tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi terbaru.

Baca juga : 15 Free Backend Hosting Terbaik untuk Developer 2025


Ingin Menjadi Back-End Developer Andal dengan Golang?


Menguasai Golang Clean Code Architecture akan membantumu membangun sistem yang scalable, efisien, dan mudah dikelola. Jika kamu ingin mempercepat proses belajar dan mendapatkan pengalaman praktis, Bootcamp Golang Back-End Development di dibimbing.id adalah tempat yang tepat!

Belajar langsung dari mentor profesional dengan kurikulum berbasis praktik nyata, proyek portofolio, serta kesempatan mengulang kelas secara GRATIS. 

Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96% mendapatkan pekerjaan, peluang kariermu di dunia back-end development semakin terbuka lebar.

Punya pertanyaan seperti โ€œBagaimana cara menerapkan Clean Code Architecture di Golang?โ€ atau โ€œSkill apa saja yang harus dikuasai Back-End Developer?โ€ Konsultasi GRATIS sekarang di sini! dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi Back-End Developer yang siap kerja!


Referensi


  1. How to implement clean architecture in Golang (EN) [Buka]

Tags

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!๐Ÿ‘‹
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!