7 Strategi SEO untuk B2B di tahun 2024 Meningkatkan Leads

Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
14 October 2024
•
193

Warga Bimbingan, pernah nggak sih berpikir bagaimana Strategi SEO untuk B2B. Atau mungkin kamu mikir, "SEO kan buat B2C doang, buat jualan ke orang-orang yang nge-scroll IG sambil rebahan?"
Well, MinDi di sini bakal kasih tau kamu, SEO itu juga penting banget buat B2B, bahkan bisa jadi senjata rahasia buat dapetin klien-klien bonafide tanpa harus nge-chat “interested?” ke semua orang di LinkedIn!
So, gimana caranya? Yuk, kita bahas sampai tuntas tentang SEO B2B mulai dari pengertian B2B SEO,Perbedaan antara B2B dan B2C, Strategi SEO untuk B2B, dan kenapa kamu harus mulai ngurusin ini dari sekarang!
Apa Itu B2B SEO?
Dilansir dari semrush, Business-to-Business (B2B) SEO adalah strategi yang bertujuan untuk meningkatkan lalu lintas mesin pencari organik dan peringkat kata kunci untuk situs web B2B.
B2B SEO itu singkatnya adalah optimasi website supaya bisa ditemukan sama perusahaan lain (iya, bukan individu), yang lagi cari produk atau jasa yang kamu tawarkan.
Ibaratnya kayak kamu lagi pake GPS buat nyari klien yang tepat. Bedanya, ini GPS-nya ada di Google.
B2B SEO lebih fokus ke long-term relationship. Kenapa?
Soalnya, beda sama B2C yang seringnya ngejar pembeli impulsif, di B2B tuh biasanya klien lebih sophisticated, mereka ngecek background, riset produk, dan biasanya lebih detail sebelum akhirnya ambil keputusan.
Jadi, SEO di sini punya peran besar buat bikin bisnismu nongol di saat-saat penting mereka riset.
Baca juga: 5 Tips Membuat Konten B2B untuk Meningkatkan Penjualan
Perbedaan Antara SEO B2B dan SEO B2C
Sumber : Canva
Sekilas SEO B2B dan B2C mungkin mirip, tapi kalau diperhatikan lebih dalam, ternyata perbedaannya cukup signifikan, loh!
Dikutip dari Gravitatedesign, terdapat 5 perbedaan mendasar yang membedakan antara Strategi SEO untuk B2B dan B2C. Apa sih bedanya?. Berikut ini MinDi kasih tahu bedanya:
Target Audiens B2B vs B2C
Apa sih bedanya audiens B2B dan B2C simpel: B2B itu nyasar ke bisnis, B2C ke personal.
Di B2B, kamu bicara dengan decision-makers yang fokus sama efisiensi dan hasil.
Sementara B2C? Kamu ngomong ke orang yang lebih ngikutin emosi dan tren. Jadi, cara komunikasi dan pendekatannya beda!
Strategi Kata Kunci B2B vs B2C
Nah, kalau urusan keyword, Warga Bimbingan jangan sampe salah target ya! B2B biasanya ngincer kata kunci yang lebih spesifik dan teknis.
kayak "software akuntansi perusahaan" atau "layanan cloud buat startup". Di sisi lain, B2C lebih ringan dan casual, contohnya “beli sepatu online” atau “promo skincare murah”.
MinDi sering bilang, B2B itu kayak ngajak ngobrol CEO, sementara B2C kayak ngobrol sama temen waktu nongkrong. Jadi, penentuan keyword harus sesuai siapa yang kamu ajak ngomong. Got it?
Pemasaran Konten B2B vs B2C
Oke, Warga Bimbingan. Nih, perbedaan yang gak boleh kelewat: konten! B2B? Mereka cinta banget sama white papers, case studies, atau webinar.
Mereka mau yang detail, berbobot, dan berfaedah buat bisnis mereka. Sedangkan B2C? Lebih doyan yang seru, cepet, dan visual—kayak Instagram posts, YouTube videos, atau TikTok.
Sederhananya, konten B2B itu kayak ngajarin presentasi, sedangkan B2C lebih ke ngajarin dance TikTok. Dua-duanya penting, tapi beda style, ya!
Panjang Siklus Penjualan B2B vs B2C
Siap-siap sabar nih kalo main di B2B. Warga Bimbingan tau gak? Siklus penjualan B2B itu kayak nunggu hujan di musim kemarau—lama!
Biasanya ada banyak banget approval dan negosiasi. Sebaliknya, B2C itu lebih ke “lihat—suka—beli.” Kayak impulsive shopping gitu.
Jadi, strategi kamu harus beda. Kalo B2B, kamu harus punya kesabaran baja, kalo B2C, siap-siap main cepat dan tangkap momen!
Sasaran dan Indikator Kinerja Utama B2B vs B2C
Akhirnya, ngomongin KPI alias Key Performance Indicators! Warga Bimbingan pasti udah sering denger, kan?
Nah, B2B biasanya lebih fokus ke leads, nurturing, dan long-term engagement. Mereka nyari pelanggan yang setia dan siap investasi jangka panjang.
Sementara itu, B2C lebih fokus ke traffic, conversion rate, dan sales langsung. Jadi, KPI-nya pun beda. Di B2B, sabar dan telaten itu kunci. Di B2C? Cepat, tepat, dan repeat sales itu yang penting.
Baca Juga : 6 Strategi Digital Marketing untuk B2B Paling Efektif
7 Panduan Strategi SEO untuk B2B di tahun 2024
Sumber : Canva
Nah, sekarang waktunya MinDi kasih tau rahasia Strategi SEO untuk B2B yang bisa kamu langsung terapin. Dilansir dari semrush, ada 7 Strategi seo untuk B2B yang dapat diterapkan oleh Warga Bimbingan. Catat baik-baik ya!
Buat Personalia Pembeli
Warga Bimbingan, sebelum terjun ke dunia marketing, penting banget buat kenalan sama siapa calon pembeli kamu.
Nah, disinilah kamu perlu bikin buyer persona alias personalia pembeli. Ini tuh kayak bikin karakter fiksi, tapi yang ini versi real buat bisnis kamu.
Jangan asal tebak ya, lakukan riset beneran, dari umur, pekerjaan, sampe kebiasaan mereka belanja. Kalo kamu gak tau siapa target mu, gimana mau jualan dengan tepat, kan?
Pahami Sales Funnel
Setelah tau siapa pembeli kamu, Warga Bimbingan, waktunya pahami perjalanan mereka dari “baru liat” sampe “checkout.”
Ini yang disebut sales funnel. Ada tahap awareness (baru kenal), consideration (mulai tertarik), dan decision (yakin beli).
MinDi sering bilang, "Jangan buru-buru ngajakin nikah kalau baru kenalan!" Sama juga, jangan buru-buru nawarin produk kalau mereka baru tau brand kamu. Sabar ya!
Lakukan Riset keyword yang berkaitan dengan buyer persona
Udah kenal buyer persona? Mantap! Sekarang saatnya riset keyword yang pas. Cari tau keyword apa yang sering mereka cari di Google, yang relevan sama produk atau layanan kamu.
Biar jualannya makin efektif, pastiin keyword ini masuk ke konten kamu, dari landing page sampe blog post.
Buat Topic Cluster
Gimana biar konten kamu keliatan “pintar” di mata Google dan audiens? Jawabannya, bikin topic cluster.
Ini caranya: pilih satu tema utama yang besar, lalu pecah jadi subtopik yang saling terkait. Gampangnya, kayak bikin keluarga besar konten yang saling support satu sama lain.
Jadinya, Google ngeliat website kamu tuh otoritas di bidang tersebut. Kece, kan?
Optimasi landing page
Warga Bimbingan, landing page kamu itu ibarat etalase toko kamu. Kalo berantakan, ya siapa juga yang mau beli?
Jadi, optimasi landing page penting banget. Pastikan halaman ini menarik, loading-nya cepet, dan informasi yang dibutuhin calon pembeli mudah ditemukan.
Jangan lupa call-to-action (CTA) yang menggoda biar mereka gak cuma mampir, tapi langsung take action!
Promosikan konten
Udah bikin konten keren? Jangan diem aja! Promosikan konten kamu di tempat-tempat yang sering dikunjungi buyer persona tadi, entah itu di media sosial, email, atau bahkan Google Ads.
Ingat ya, konten bagus itu harus dipromosiin biar orang tau keberadaannya. Kayak jualan gorengan, percuma bikin banyak kalau gak dijual di tempat yang rame!
Monitoring dan evaluasi
Terakhir, jangan lupa monitoring dan evaluasi. Jangan cuma bikin terus lupa ngelacak hasilnya.
Cek metrik seperti traffic, conversion rate, atau engagement rate untuk tau mana yang berhasil dan mana yang perlu diperbaiki. Warga Bimbingan, ingat ya, marketing itu bukan sekali jadi. Terus optimasi dan evaluasi biar makin joss!
Baca Juga : 10 Strategi SEO untuk Website Toko Online, Yuk Simak!
Yuk, Gabung di Mentorship Club!
Warga Bimbingan, udah dapet banyak ilmu baru kan dari MinDi soal Strategi SEO untuk B2B ini? Nah, kalau kamu masih merasa butuh bimbingan lebih lanjut buat menguasai SEO B2B secara mendalam atau bahkan pengen langsung belajar dari ahlinya, MinDi punya solusinya!
Yuk, gabung di Mentorship Club dibimbing.id! Di sini, kamu bisa dapet kesempatan untuk dimentori langsung oleh lebih dari 50 mentor berpengalaman yang siap bantu kamu meningkatkan karier digital marketing kamu, termasuk SEO untuk B2B.
Serunya lagi, ada sesi 1-on-1 mentoring, jadi kamu bisa dapet ilmu dan strategi yang bener-bener personal sesuai dengan kebutuhanmu.
Mentorship Club ini udah punya rating 4.8/5 dari mentees yang udah terbukti sukses di bidangnya.
Jadi, kalau kamu pengen upgrade skill SEO dan growth karier kamu lebih cepat dan terarah, ini waktunya! Jangan sampe ketinggalan, gabung sekarang daftar disini, dan MinDi siap bantu kamu #BimbingSampeJadi SEO expert di dunia B2B!
Referensi:
Tags

Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.