Blog

/

Digital Marketing

/

Panduan Lengkap Cara Kerja Mesin Pencari (2024), Simak!

Panduan Lengkap Cara Kerja Mesin Pencari (2024), Simak!

Raniah Fatimah

09 June 2023

1684

Image Banner

Sebagai pemilik website, alangkah baiknya kita mengetahui bagaimana cara kerja mesin pencari. Mesin pencari atau search engine adalah alat yang membantu pengguna untuk menemukan informasi di internet.


Dalam upaya optimasi mesin pencari atau biasa dikenal dengan SEO (Search Engine Optimization), kamu perlu memahami apa saja proses yang dijalankan oleh mesin pencari. Dengan memahami cara kerjanya, Sobat MinDi dapat mengevaluasi serta mengoptimalkan website kamu agar lebih relevan dan bermanfaat bagi pengguna.


Oleh karena itu, pada artikel kali ini MinDi akan menjelaskan tentang definisi Search Engine, pentingnya memahami cara kerja mesin pencari, dan bagaimana cara kerja mesin pencari beserta beberapa istilah tahapan penting yang meliputinya. Yuk, pelajari secara mendalam dan simak hingga akhir, ya!


Apa Itu Search Engine atau Mesin Pencari?


Apa Itu Search Engine / Mesin Pencari


Search engine atau mesin pencari adalah alat yang digunakan untuk menemukan informasi di internet. Mesin pencari bekerja dengan cara menjelajahi atau mengindeks halaman web, lalu memberikan hasil yang relevan berdasarkan keyword atau pertanyaan yang diajukan oleh pengguna. Mesin pencari terdiri dari dua bagian utama, yaitu:



Fungsi utama mesin pencari adalah membantu para pengguna menemukan informasi yang mereka cari dengan efisien. Contoh mesin pencari yang paling populer digunakan adalah Google. Ada juga contoh mesin pencari lainnya seperti Bing, Yahoo, Yandex, dan masih banyak lagi.


Tujuan utama mesin pencari adalah untuk menyediakan hasil yang paling relevan dan bermanfaat bagi pengguna. Dengan bantuan mesin pencari, pengguna dapat menemukan berbagai jenis informasi, seperti artikel, berita, gambar, video, dan masih banyak lagi.


Manfaat Memahami Cara Kerja Mesin Pencari

Pentingnya Memahami Cara Kerja Mesin Pencari


Sebagai pemilik website, memahami cara kerja mesin pencari bisa memberikan Sobat MinDi berbagai manfaat yang signifikan. Nah, berikut adalah beberapa manfaat memahami cara kerja mesin pencari:


Dengan memahami cara kerja mesin pencari, Sobat MinDi bisa mengoptimalkan website kamu agar muncul di hasil pencarian yang paling relevan.

Dengan peringkat yang lebih baik dalam hasil pencarian, jumlah pengunjung potensial ke website kamu juga dapat meningkat.

Memahami mesin pencari dapat membantu Sobat MinDi dalam memahami kata kunci dan konten yang relevan bagi audiens kamu. Dengan informasi ini, kamu dapat membuat strategi pemasaran yang lebih efektif dan menargetkan keyword yang lebih relevan.

Dengan memahami bagaimana cara mesin pencari memilih dan menampilkan hasil, Sobat MinDi dapat mengoptimalkan website kamu agar lebih responsif, mudah dinavigasi, dan menyajikan konten yang berkualitas.




Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencari?


Cara Kerja Mesin Pencari


Cara kerja search engine seperti Google terbagi menjadi 3 tahap utama sebagai berikut:



Apa itu Crawling?


Apa itu Crawling dalam Search Engine Google

Crawling adalah proses di mana mesin pencari menjelajahi internet untuk mencari informasi tentang halaman-halaman baru.


Dalam tahap ini, mesin pencari menggunakan program yang disebut “bot”, “spider”, atau “crawlers” untuk menelusuri internet. Kemudian, crawlers tersebut akan mengunjungi berbagai website dengan mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman lainnya.


Contoh sederhananya, coba bayangkan kalau bot/spider/crawlers adalah seseorang yang tugasnya menjelajahi perpustakaan. Mereka berjalan dari rak buku satu ke rak buku lainnya, membuka buku-buku tersebut, lalu membuat daftar judul-judulnya.


Nah, dalam hal ini, crawlers adalah "orang" yang berperan dalam menjelajahi website dan mencatat informasi tentang halaman tersebut.


Apa itu Indexing?

Setelah mesin pencari menemukan halaman-halaman baru selama proses crawling, langkah berikutnya adalah mengindeks halaman tersebut.


Indexing adalah proses penyimpanan dan pengorganisasian informasi tentang halaman web dalam database mesin pencari.


Selama proses ini, mesin pencari akan mengumpulkan informasi penting dari setiap halaman web saat tahap crawling. Informasi ini dapat berupa kata kunci, title tag, deskripsi, URL, dan atribut penting lainnya yang membantu mesin pencari memahami dan mengklasifikasikan konten halaman web.


Pada analogi perpustakaan, indexing merupakan proses dimana buku-buku disimpan dalam rak-rak penyimpanan. Misalnya, novel yang disimpan di rak sastra, atau buku sejarah yang disimpan di rak sejarah dan sebagainya.


Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua konten akan disimpan oleh mesin pencari, misalnya Google. Google sendiri hanya akan menyimpan konten-konten yang bermanfaat bagi pembaca dan mempunyai keunikan dari konten-konten yang sudah ada di SERP (Search Engine Result Page).


Sedangkan, konten-konten spam, dibuat dengan AI tanpa diedit, atau konten yang tidak memberikan banyak manfaat pada pembaca akan mengalami kesulitan ketika diindex.


Cara Mengetahui Website Sudah Terindeks atau Belum

Terkadang, ada kalanya sebuah halaman yang sudah di-crawl ternyata belum terindeks oleh mesin pencari.


Nah, untuk mengecek apakah website kamu sudah terindeks, Sobat MinDi bisa memasukkan nama domain website kamu dengan menuliskan “site:namadomainkamu.com” di Google. Contohnya seperti ini:



Kemudian, Sobat MinDi akan melihat jumlah hasil pencarian yang muncul di Google. Nah, angka results yang muncul tersebut adalah perkiraan jumlah halaman yang sudah terindeks dari domain yang kamu cek.


Apa itu Ranking?


Apa Itu Ranking dalam Search Engine Google


Setelah proses crawling dan indexing selesai, langkah terakhir adalah ranking alias pemeringkatan.


Ranking adalah proses di mana mesin pencari menentukan urutan atau peringkat halaman web berdasarkan relevansi dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna ketika melakukan pencarian.


Misalnya, ketika Sobat MinDi melakukan pencarian "resep sop buah", mesin pencari akan menampilkan daftar halaman web yang berpotensi memiliki informasi yang kamu cari. Tapi, tidak semua halaman memiliki tingkat relevansi yang sama.


Ada berbagai faktor yang bisa menentukan ranking website kamu di mesin pencari. Faktor-faktor ini termasuk relevansi kata kunci, popularitas website, kualitas konten, lokasi, dan lainnya.


Algoritma Mesin Pencari



Untuk menentukan hasil pencarian, ada beberapa indikator yang masing-masing mesin pencari gunakan. Nah, di artikel ini, akan bahas algoritma milik Google, atau dalam kata lain, apa sih kriteria yang Google gunakan untuk merangking sebuah koten atau halaman?


1.Konten Berkualitas: Konten yang informatif, akurat, dan berguna bagi pengguna akan dianggap penting oleh Google. Konten harus menjawab pertanyaan pengguna dengan baik dan menyediakan nilai yang unik konten-konten yang ada di situs lain. 2. Backlink: Link yang mengarah ke situs web dari situs lain dianggap sebagai suara kepercayaan dan dapat meningkatkan kredibilitas situs. Backlink yang baik adalah backlink yang dibuat secara natural, dan sesuai dengan niche bisnis. Misalnya, tautan dari situs otomotif mempunyai nilai yang lebih kuat dibanding backlink dari situs kuliner jika website kamu punya niche otomotif juga. 3. Pengalaman Pengguna (UX): Faktor seperti kecepatan situs, mobile-friendliness, navigasi yang mudah, dan desain yang responsif berpengaruh pada bagaimana pengguna berinteraksi dengan situs kamu. Jadi pastikan situs cepat, punya SSL, enak pada UI/UX nya dll. 4. Kata Kunci: Penggunaan kata kunci yang relevan dalam judul, deskripsi, dan konten membantu Google memahami topik situs kamu dan menampilkan situs pada pencarian yang relevan. Jadi pastikan judul kamu mengandung keyword di title, meta desc, dan 100 kata pertama.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, cara kerja mesin pencari terdiri dari 3 proses utama, yaitu crawling, indexing, dan ranking. Mesin pencari memiliki tugas untuk menjelajahi, mengorganisasi, dan mengurutkan semua informasi yang terdapat di internet. Ketiga proses berguna untuk membantu mesin pencari memberikan hasil yang paling relevan dan bermanfaat bagi pengguna.


Dengan memahami cara kerja mesin pencari, Sobat MinDi dapat mengoptimalkan konten dan struktur website kamu agar lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari, serta meningkatkan peringkat kemunculan yang lebih tinggi dalam hasil pencarian dan menarik lebih banyak pengunjung.


Nah, bagi kamu yang ingin belajar lebih dalam seputar optimalisasi website, SEO, dan berbagai strategi digital marketing lainnya, yuk gabung di Bootcamp Digital Marketing dibimbing.id!


Dapatkan panduan belajar digital marketing lengkap dan praktek langsung bersama mentor profesional dengan daftar di sini.


Oke deh , sampai bertemu di artikel selanjutnya ya, Sobat MinDi!









bootcamp digital-marketing

Share

Author Image

Raniah Fatimah

Dulu copywriter, sekarang content writer.

Artikel Terkait

Belajar Copywriting: Mengenal 3 Metode Copywriting Terbaik

Digital Marketing

Belajar Copywriting: Mengenal 3 Metode Copywriting Terbaik

Sobat MinDi yang lagi belajar copywriting, pasti udah tau deh kalau formula copywriting itu ada ban...

Image Author

Dibimbing.id

25 February 2022

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan IG Ads

Digital Marketing

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan IG Ads

Siapa sih, yang gak tau Instagram? MinDi yakin deh, kalau 90% dari Sobat MinDi yang lagi baca artik...

Image Author

Dibimbing.id

25 February 2022

Copywriting vs Content Writing, Ini 5 Perbedaan yang Harus Kamu Ketahui

Digital Marketing

Career Development

Copywriting vs Content Writing, Ini 5 Perbedaan yang Harus ...

Ada dua profesi tulis menulis yang sangat penting dalam dunia marketing. Yaitu, copywriting dan con...

Image Author

Dibimbing.id

17 June 2022

Mengenal Cara Mengaktifkan TikTok Shop yang Perlu Kamu Ketahui

Digital Marketing

Mengenal Cara Mengaktifkan TikTok Shop yang Perlu Kamu Keta...

TikTok Shop menawarkan kemudahan bagi kamu yang ingin melihat suatu produk dan langsung membelinya ...

Image Author

Aulia Putri Andrika

27 July 2022

Wajib tahu! Ini 5 Tahapan Design Thinking dan Penerapannya

Digital Marketing

Wajib tahu! Ini 5 Tahapan Design Thinking dan Penerapannya

Mau buat design thinking tapi bingung harus mulai dari mana? Sini MinDi bisikin 5 tahapan penting s...

Image Author

Dibimbing.id

29 July 2022

5 Cara Ampuh Meningkatkan Optimasi SEO Instagram

Digital Marketing

5 Cara Ampuh Meningkatkan Optimasi SEO Instagram

Instagram SEO adalah sebuah proses optimasi konten Instagram. Tujuannya untuk meningkatkan peringka...

Image Author

Aulia Putri Andrika

10 August 2022