Copywriter Adalah: Pengertian, Keahlian, dan Gajinya

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

16 January 2024

380

Image Banner

Untuk menarik perhatian target, copywriting memegang peran krusial. Oleh sebab itu, copywriter adalah pekerjaan yang sangat dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan pemasaran. 


Secara umum, copywriter adalah profesional dengan tanggung jawab untuk menciptakan teks persuasif yang dapat menarik perhatian konsumen.


Bagi Sobat MinDi yang ingin jadi copywriter, pastikan untuk membaca artikel ini sampai habis guna pelajari detailnya!


Apa itu Copywriter?



Secara garis besar, copywriter adalah seorang yang memiliki peran untuk membuat teks persuasif dan kreatif. Tugas utama mereka adalah untuk menyampaikan pesanan merek, produk, atau layanan kepada audiens sasaran.


Hal ini mencakup pembuatan slogan, teks untuk iklan, konten website, brosur, email marketing, dan lain-lain. Untuk melakukan hal tersebut, beberapa keterampilan yang dibutuhkan adalah kreativitas, pemahaman audiens, dan kemampuan storytelling.


Seorang copywriter juga harus bekerja sama dengan tim kreatif, seperti desainer grafis, strategis pemasaran, dan profesional lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pesan tersampaikan secara menarik melalui teks, visual, dan strategis.


Secara keseluruhan, copywriter adalah peran dengan tanggung jawab penting dalam membentuk cara pandang dan persepsi audiens terhadap merek.


Bagaimana Cara Menjadi Copywriter Pemula?



Seperti yang dijelaskan sebelumnya, copywriter merupakan individu yang berperan penting dalam membentuk persepsi audiens terhadap produk atau layanan.


Bagi Sobat MinDi yang ingin menjadi copywriter, ada beberapa keahlian yang dibutuhkan dan dimiliki. Adapun beberapa keahlian yang wajib diketahui oleh copywriter pemula adalah:


1. Kemampuan Menulis yang Luar Biasa


Pertama, keahlian yang dibutuhkan oleh copywriter adalah kemampuan menulis yang luar biasa. Hal ini mencakup kepenulisan yang baik, kreatif, dan persuasif.

Untuk memiliki kemampuan menulis yang baik, seorang copywriter harus menguasai tata bahasa, pilihan kata, dan struktur kalimat efektif. Tujuannya adalah untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik.


Selain itu, copywriter harus bisa menulis dengan berbagai gaya dan tone. Kedua hal tersebut harus sesuai dengan kebutuhan merek dan media.


Tidak hanya itu, seorang copywriter juga harus menciptakan narasi yang dapat menghubungkan secara emosional dengan audiens.


Skills di atas sangat berguna untuk menyampaikan ide-ide kompleks mengenai merek secara sederhana dan menarik.


Baca Juga: Mengenal 3 Metode Copywriting Terbaik


2. Pemahaman Dasar tentang Pemasaran dan Periklanan


Keahlian berikutnya adalah untuk memahami dasar tentang pemasaran dan periklanan. Hal ini mencakup pengetahuan tentang cara membangun kesadaran merek, strategi menarik konsumen, dan pemahaman mengenai fungsi iklan di berbagai platform.


Selain itu, copywriter juga harus mengerti bagaimana teks bisa berkontribusi terhadap tujuan pemasaran. Contoh tujuannya termasuk peningkatan kesadaran merek, lead generation, dan penjualan.


3. Pemahaman Target Audiens


Berikutnya, keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi copywriter adalah pemahaman tentang target audiens. Ini mencakup pengetahuan tentang keinginan, kebutuhan, dan perilaku audiens. 


Dengan memahaminya, copywriter bisa menyampaikan pesan relevan dan menarik bagi mereka. Lebih lanjut, copywriter juga harus mampu menentukan tone dan bahasa yang sesuai dengan berbagai demografis audiens.



4. Pengetahuan Dasar tentang SEO


Setelah itu, keahlian yang diperlukan oleh seorang copywriter adalah kemampuan untuk memahami dasar SEO copywriting


Hal ini mencakup kemampuan untuk mengintegrasikan kata kunci secara alami, struktur konten SEO-friendly, dan pembuatan meta information menarik.


Pengetahuan SEO ini berguna untuk memastikan bahwa konten yang dibuat tidak hanya menarik, tetapi juga mudah ditemukan oleh audiens di mesin pencari.


Baca Juga: Mengenal Apa itu Artikel SEO, Komponen, & Fungsinya!



5. Riset dan Analisis


Selanjutnya, keahlian yang dibutuhkan adalah riset dan analisis. Hal ini meliputi riset tentang produk dan layanan, kompetitor, serta analisis data dan tren. Riset membantu copywriter menciptakan konten yang informatif, akurat, dan relevan.


Selain itu, hasil analisisnya bisa dijadikan bahan pendukung untuk mengambil keputusan yang berbasis data dalam strategi kontennya.



6. Keterampilan Editing dan Proofreading


Setelah itu, keterampilan editing dan proofreading yang tajam juga sangat dibutuhkan. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan tata bahasa dan ejaan. Selain itu, ini juga krusial untuk memperbaiki struktur, kejelasan, dan konsistensi teks.


Secara keseluruhan, keterampilan editing dan proofreading sangat penting untuk menjaga kualitas dan profesionalisme dari konten yang dihasilkan.



7. Kemampuan Adaptasi dan Keterampilan Teknologi


Terakhir, keahlian yang dibutuhkan copywriter adalah kemampuan adaptasi dan keterampilan teknologi. Hal ini mencakup kemampuan adaptasi dengan perubahan tren, preferensi audiens, dan evolusi teknologi.


Sementara itu, keterampilan teknologi yang dibutuhkan mencakup penggunaan perangkat lunak penulisan, media sosial, dan alata analitik.


Secara keseluruhan, dua kemampuan itu sangat berguna untuk menjaga konten tetap relevan dan efektif.



8. Sifat ingin tahu


Menulis salinan yang efektif memerlukan penelitian latar belakang tentang topik kamu dan pemahaman yang baik tentang audiens target.


Misalnya, jika Sobat MinDi menulis salinan untuk perusahaan layanan cloud, kamu akan fokus pada tantangan saat ini yang dihadapi pelanggan saat menggunakan sumber daya di lokasi dan kemudian menyampaikan bagaimana solusi berbasis cloud dapat mengatasi masalah mereka.


Memiliki rasa ingin tahu yang alami dan keinginan mempelajari hal-hal baru dapat menjadikan karier ini pilihan yang menantang dan mengasyikkan.



9. Kreativitas


Mampu melihat sesuatu dari sudut pandang baru adalah keterampilan unik. Saat menulis salinan, kamu perlu memikirkan cara-cara yang unik, tajam dan langsung pada sasaran, dalam menulis tentang produk atau layanan. Kamu juga akan mengambil pendekatan bercerita dengan anekdot dan contoh yang tepat untuk membuat salinannya mudah dipahami dan menarik bagi audiens target.


Kamu juga dapat menambahkan diagram blok, bagan, dan alat bantu visual lainnya untuk menyempurnakan salinan kamu. Orang-orang juga menghargai tulisan yang jenaka namun tidak terlalu memanjakan diri sendiri. Oleh karena itu, menjadi kreatif sangat penting untuk sukses dalam peran ini.



Jenis-Jenis Copywriter



Berikut ini adalah beberapa jenis profesi copywriter yang bisa kamu pelajari berdasarkan berbagai jenis copywriting, sebagaimana dilansir dari Make Use Of:


1. Website Copywriter


Ketika mengakses suatu website, kamu pasti membaca berbagai informasi dan teks yang ada di dalamnya. Apa yang kamu rasakan jika teks tersebut tidak bisa membantumu memahami perusahaan atau produk yang mereka tawarkan dengan jelas? Tentunya sangat menjengkelkan, bukan? Oleh karena itu, profesi website copywriter tidak bisa dianggap remeh. Kamu bisa menjelajahi beberapa situs untuk mempelajari strategi copywriting yang mereka gunakan.



2. Ads Copywriter


Salah satu jenis copywriting yang paling banyak dibutuhkan adalah copywriting untuk iklan. Teks dalam iklan harus mampu mempengaruhi target audiensmu untuk melakukan tindakan yang diinginkan, seperti mengklik tombol, mengunjungi profil, atau membeli produk.



3. Social Media Copywriter


Konten-konten yang kamu lihat di media sosial adalah hasil karya social media copywriter. Mereka harus mampu membuat konten yang menarik dan sesuai dengan tone of voice serta brand personality.



4. Technical Copywriter


Sebagai technical copywriter, tugasmu adalah menjelaskan cara melakukan sesuatu. Teks yang dibuat biasanya dimuat dalam brosur, buku manual, panduan, dan lainnya. Jadi, kamu harus mampu mengubah panduan yang sangat teknis menjadi sesuatu yang mudah dipahami dan dicerna oleh pembaca.



5. Niche Copywriter


Sesuai namanya, niche copywriter adalah mereka yang memiliki spesialisasi di satu bidang tertentu, misalnya di industri kecantikan atau kesehatan. Untuk menjadi niche copywriter, kamu perlu memiliki pengalaman beberapa tahun terlebih dahulu agar bisa menguasai keahlian yang dibutuhkan di industri tersebut.



Berapa Gaji Copywriter?



Secara umum, gaji copywriter bisa bervariasi tergantung keahlian, pengalaman, dan faktor lainnya. Dilansir dari Glassdoor, rata-rata gaji bersih copywriter di Indonesia adalah Rp6.016.000 per bulannya.


Sementara itu, untuk gaji total yang mencakup tunjangan dan bonus untuk copywriter di Indonesia bisa mencapai Rp12.266.000 per bulan menurut Glassdoor.


Baca Juga: Belajar Cara Sukses Copywriting David Ogilvy



Ingin Membangun Karir di Digital Marketing? Yuk, Pelajari Bersama Dibimbing



Itulah penjelasan mengenai copywriter mulai dari pengertian, keahlian yang dibutuhkan, hingga gajinya. Dapat disimpulkan dari penjelasan di atas bahwa copywriter adalah pekerjaan yang cukup menjanjikan.


Terlebih lagi, pekerjaan ini juga sangat dibutuhkan di digital marketing. Eitss.. selain copywriter ada pekerjaan lain di pemasaran digital yang cukup menjanjikan, lho! 


Di antaranya adalah SEO specialist, social media specialist, KOL specialist, dan masih banyak lagi. Sama seperti copywriter, pekerjaan tersebut juga memiliki gaji di atas rata-rata. Menarik bukan?


Apabila kamu ingin berkarir di pemasaran digital tapi masih belum tahu memulai dari mana, MinDi ada solusi untukmu! Sobat MinDi bisa ikuti Bootcamp Digital Marketing dibimbing.id


Lewat program ini, kamu bisa dapatkan pembelajaran dengan materi terupdate langsung dari mentor ahli di industri ini. Kamu juga bisa dapatkan hands-on experience lewat real-case project yang akan diberikan semasa pembelajaran.


Terlebih lagi, kamu juga dijamin dapat pekerjaan lewat layanan job-connection yang terhubung ke 500+ companies. Tertarik? Yuk, segera daftarkan dirimu dan jadi digital marketer bersama Dibimbing.id!



FAQ (Frequently Ask Question)



Apakah Copywriting Online sama dengan Penulisan Umum?


Penulisan online dan tulisan umum adalah dua konten yang berbeda. Aspek yang membedakannya terutama adalah tujuan penulisan yang menggerakkan isi dan gayanya. Copywriting bersifat persuasif, informatif dan promosional untuk menarik audiens.



Jenis tulisan apa yang perlu diketahui?


Copywriter dapat menerima serangkaian permintaan berbeda. Anda mungkin diminta untuk menulis blog, konten web, postingan media sosial, salinan iklan, penulisan kreatif, atau konten web. Namun, klien akan secara teratur memberi Anda panduan dan penjelasan singkat, dan Anda akan bekerja sama dengan editor, tim pemasaran, dan terkadang tim pengembangan produk yang dapat membantu membentuk salinan untuk memenuhi persyaratan.



Referensi


(1) https://www.makeuseof.com/types-of-copywriting-careers/

(2) https://www.indeed.com/career-advice/career-development/how-to-become-copywriter

(3) https://www.mediabistro.com/climb-the-ladder/what-does-a-copywriter-do/

Share

Author Image

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

Khadijah adalah SEO Content Writer di Dibimbing dengan pengalaman menulis konten selama kurang lebih setahun. Sebagai lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang berminat tinggi di digital marketing, Khadijah aktif berbagi pandangan tentang industri ini. Berbagai topik yang dieksplorasinya mencakup digital marketing, project management, data science, web development, dan career preparation.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!