Blog

/

Digital Marketing

/

Copywriting vs Content Writing, Ini 5 Perbedaan yang Harus Kamu Ketahui

Copywriting vs Content Writing, Ini 5 Perbedaan yang Harus Kamu Ketahui

Dibimbing.id

17 June 2022

2535

Munculnya Covid-19 di Indonesia mengubah seluruh aktivitas menjadi online. Semenjak itu skill digital marketing mulai digemari dan menjadi salah satu skill penting agar bisnis bisa adaptif dengan situasi serba online seperti ini. Ngomongin soal digital marketing, kira-kira Sobat MinDi udah tau belum profesi apa saja yang bisa kamu jajal dalam bidang ini?

 

Kali ini MinDi akan bahas profesi tulis menulis yang erat kaitannya dengan digital marketing. Ada dua profesi tulis menulis yang sangat penting dalam dunia marketing. Yaitu, copywriting dan content writing. Tapi sebelum lanjut lebih dalam, kira-kira Sobat MinDi udah tau perbedaannya belum? Atau jangan-jangan kamu masih menganggap dua profesi ini adalah hal yang sama?

 

Buat kamu yang tertarik untuk menyelam dalam profesi ini wajib tau ya tentang perbedaannya. Agar kamu gak salah menyelam, yuk simak lebih lanjut!

 

Perbedaan Copywriting dan Content Writing

Meski keduanya sama-sama kegiatan yang berkecimpung dalam dunia kepenulisan, tapi dua profesi ini sama sekali berbeda, lho. Baik dari segi tujuan penulisan hingga teknik penulisannya. 


      1. Pengertian copywriting dan content writing

      Sobat MinDi pernah penasaran gak sih siapa sosok dibalik pembuat iklan-iklan yang sering muncul di social media  atau kadang nyempil di website saat kamu lagi baca suatu artikel? Ternyata itu adalah hasil dari copywriting, lho. Jadi copywriting adalah kegiatan merencanakan, menulis, dan menghasilkan konten berupa teks untuk pemasaran. Tulisan-tulisan mereka nantinya akan dicantumkan dalam slogan, tagline, kalimat-kalimat menarik yang sering kamu lihat di iklan suatu produk. 

 

     Nah sementara content writing adalah kegiatan merencanakan, menulis, dan menghasilkan konten yang berisi informasi atau penjelasan mendetail tentang suatu produk. Kalau kamu sering membaca postingan artikel di website-website, atau newsletter yang sering kamu terima di email, itu adalah konten yang dihasilkan dari profesi ini. Jadi intinya, content writer akan menghasilkan sebuah konten yang membuat kamu lebih memahami suatu produk. 

 

     2. Tujuan penulisan

     Bisa dibilang tujuan besar kedua profesi ini sama, yaitu menciptakan konten. Tapi kalau dilihat secara spesifik, tujuan dari kedua profesi ini akan sangat berbeda lho. Seorang copywriter akan membuat konten berupa teks yang tujuannya untuk promosi produk. Konten yang diciptakan juga harus memperhatikan slogan atau tagline yang eye catching, sehingga bisa mempersuasif audiens untuk membeli dan menggunakan suatu produk. 

 

     Nah sedangkan seorang content writer  membuat konten untuk menjelaskan atau menginformasikan detail tentang suatu produk. Konten yang diproduksi oleh content writer lebih berfokus memberikan pengenalan, arahan, tips, yang dikemas sedemikian rupa dan mengikuti kaidah SEO best-practice. Konten yang diproduksi oleh content writer ini nantinya akan memudahkan audiens untuk memahami produk yang ia beli atau gunakan. 

 

    3. Bentuk tulisan

    Pernah lihat tagline iklan yang agak nyeleneh sampai bikin kamu geleng-geleng? Atau liat script iklan yang kreatif banget sampai bikin kamu ketawa? Nah itu dia hasil kerja keras dari para copywriterlho. Seperti yang udah MinDi sebut dipoin sebelumnya, copywriter ini kan tujuannya untuk promosi atau komersil, jadi tulisan yang dihasilkan harus kreatif dan menarik. Tulisan ini nantinya akan dipampang di slogan, Google Ads, Social Media AdsBillboard, hingga Script iklan yang sering kamu dengar di TV, Youtube hingga Spotify. 

 

Nah kalau content writer ini gak jauh-jauh dari skill SEO, nih. Sobat MinDi pasti sering menemukan konten-konten instagram yang rasanya relate banget sama kamu kan? Nah, itu dia bentuk tulisan yang dihasilkan sama content writer. Profesi ini berusaha buat mengerti trend, kebutuhan, dan keinginan audiens. Lalu disesuaikan dengan suatu produk yang mereka miliki, kemudian dikemas menjadi sebuah script untuk konten di youtube atau bahkan podcast, e-book, email marketing atau newsletter, tulisan di blog. Nah, seperti yang Sobat MinDi lagi baca, ini juga hasil kerja dari content writer, lho!

 

     4. Skill yang dibutuhkan masing-masing profesi

     Nah karena tujuan penulisannya berbeda, masing-masing profesi ini juga membutuhkan skill yang berbeda. Seorang copywriter yang bertugas untuk menciptakan iklan tentu saja dituntut untuk memiliki kemampuan persuasif dan tingkat kreativitas yang tinggi. Kenapa? Tentu saja agar tulisan yang diciptakan bisa eye catching, membuat orang yang membacanya jadi tertarik dan penasaran tentang suatu produk.

 

     Kemudian sekarang menjadi tugas content writer agar audiens memahami lebih lanjut tentang produk yang sedang dicari-cari. Jadi, penting sekali seorang content writer memiliki skill SEO dan kepekaan agar bisa memahami trend, kebutuhan, dan keinginan audiens. Mereka juga harus bisa mengemas tulisan menjadi menarik namun tetap mudah dipahami audiens. 

 

     5. Traffic

     Pengukuran kinerja masing-masing role akan sangat berbeda, sesuai dengan tujuannya. Untuk copywriting akan lebih dekat dengan paid channel, seperti Google Ads dan Social Media Ads. Pengukuran performa konten yang dihasilkan oleh copywriter juga dapat dilakukan lebih cepat dalam hitungan hari atau bahkan jam, bisa juga mengukurnya dengan KPI (Key Performance Indicator). 

 

Sementara content writing akan lebih erat kaitannya dengan strategi optimasi SEO yang merupakan channel organic. Berbeda dengan copywriting yang dapat diukur secara lebih cepatpengukuran content writer diukur dalam jangka panjang, bisa hingga 6 bulan. 

 

Nah itu dia beberapa perbedaan mengenai copywriting dan content writing. Bagi kamu yang pengen tau lebih dalam dan terjun ke dua profesi tersebut, kamu bisa ikuti Bootcamp Digital Marketing dari dibimbing.id. 

 

Kenapa harus dibimbing.id? Karena bootcamp yang diadakan oleh dibimbing.id bakalan kasih kamu materi lengkap tentang digital marketing, termasuk tentang copywriting dan content writing. Gak sampai disitu aja, dengan mengikuti bootcamp ini kamu juga bisa konsultasi pribadi dengan mentor yang dijamin udah sangat berpengalaman. Selesai mengikuti bootcamp kamu juga akan berkesempatan untuk mendapatkan penyaluran kerja. Nah, tunggu apa lagi, yuk segera daftar bootcamp-nya disini

 

 


 

Referensi: 

5 Perbedaan Content Writer dan Copywriter yang Perlu Diketahui (logique.co.id)

8 Perbedaan antara Copywriter dan Content Writer, sudah tahu? (ekrut.com)

5 Perbedaan Content Writing dan Copywriting - Blogger Perempuan Network


 


 

Share

Author Image

Dibimbing.id

dibimbing.id mendukung penuh para pemilik growth mindset untuk selalu mengembangkan diri melalui belajar online dan berkarier!

Artikel Terkait