dibimbing.id - Memahami Tech Recruiter: Tugas, Skill, hingga Gaji di 2025

Memahami Tech Recruiter: Tugas, Skill, hingga Gaji di 2025

Farijihan Putri

14 January 2025

265

Image Banner

Bisa menjadi perekrut di bidang teknologi meskipun nggak berlatar belakang psikologi, apakah mungkin? Tentu saja! Tech recruiter adalah profesi yang pas buat kamu yang ingin meniti karier di bidang perekrutan, meskipun bukan dari jurusan psikologi. 

Selama Warga Bimbingan punya pemahaman dasar tentang teknologi dan kemampuan untuk mengenali kandidat berbakat, profesi ini sangat terbuka untuk siapa saja.

Tugas seorang tech recruiter nggak cuma pasang lowongan, tapi juga memahami kebutuhan perusahaan, menyeleksi kandidat dengan skill teknologi yang spesifik, dan memastikan mereka sesuai dengan budaya kerja tim. 

Kali ini MinDi akan membantumu memahami tentang apa saja yang dilakukan tech recruiter, skill yang dibutuhkan, hingga kisaran gajinya di tahun 2025. Siap menjadi perekrut andal? Yuk, lanjut baca!


Siapa itu Tech Recruiter?


Tech recruiter adalah profesional yang bertugas mencari, menyeleksi, dan merekrut talenta di bidang teknologi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. 

Tugasnya tidak sekadar mengelola proses perekrutan, tetapi juga memahami kebutuhan teknis dan budaya perusahaan untuk memastikan kandidat yang direkrut memiliki keterampilan dan kecocokan yang sesuai. 

Seorang tech recruiter biasanya bekerja sama dengan hiring manager, menggunakan platform perekrutan seperti LinkedIn atau job portal khusus teknologi, serta membangun jaringan dengan kandidat potensial.

Peran ini sangat penting di industri teknologi yang terus berkembang pesat, lho Warga Bimbingan. Pasalnya, keberhasilan perusahaan yang biasanya tergantung pada tim teknologi yang solid dan berkualitas.


5 Tugas dan Tanggung Jawab Tech Recruiter


Sumber: Freepik

Tech recruiter punya peran yang krusial banget dalam memastikan perusahaan dapat talenta terbaik di dunia teknologi. Yuk, bahas apa aja tugasnya!


1. Menyusun Strategi Perekrutan


Tech recruiter harus pintar menyusun strategi biar bisa dapetin kandidat yang paling pas. Mulai dari pakai platform online kayak LinkedIn, minta referral, sampai ikut komunitas profesional. Dengan strategi yang efektif, proses perekrutan jadi lebih lancar dan hasilnya lebih maksimal.


2. Membuat Job Description dan Job Specification


Tugas lainnya adalah bikin deskripsi pekerjaan yang jelas dan menarik. Job description ini menjelaskan apa aja tugasnya, sementara job specification fokus ke keterampilan yang dibutuhkan. Kalau deskripsinya menarik, kandidat yang sesuai bakal lebih tertarik buat apply.


3. Mewawancarai dan Menilai Kandidat


Tech recruiter adalah orang yang langsung ngobrol sama kandidat untuk tahu kemampuan dan kecocokan mereka. Gak cuma soal skill teknis, mereka juga cek soft skill dan apakah kandidat cocok sama budaya perusahaan. Nah, ini penting banget biar kandidat yang dipilih bener-bener sesuai kebutuhan tim.


4. Mengelola Database Kandidat


Selain itu, mereka juga bertanggung jawab buat ngatur database kandidat biar selalu up-to-date. Jadi, kalau ada lowongan baru, recruiter bisa langsung cari kandidat yang cocok tanpa mulai dari nol. Dengan pengelolaan yang rapi, waktu perekrutan menjadi lebih hemat.


5. Mewakili Perusahaan di Job Fair dan Acara Kampus


Selain itu, mereka juga sering ikut job fair atau acara kampus buat ngenalin perusahaan ke calon kandidat. Selain buat promosi, ini juga menjadi ajang untuk menjaring talenta muda berbakat. Cara ini bikin perusahaan lebih dikenal dan menarik perhatian lebih banyak kandidat potensial.

Baca Juga: Screening Interview adalah Awal Seleksi, Simak Tahapannya


9 Skill Wajib Tech Recruiter


Sumber: Freepik

Kalau Warga Bimbingan ingin menjadi tech recruiter yang andal, ada 9 kemampuan yang harus kamu kuasai. Berikut ini skill-skill yang wajib dimiliki.


1. Pengetahuan Terkait Teknologi Informasi (IT)


Seorang tech recruiter perlu memahami dasar-dasar teknologi seperti coding, bahasa pemrograman, atau framework yang sering digunakan. 

Pengetahuan ini membantumu memahami kebutuhan perusahaan dan menilai kandidat dengan lebih akurat. Meskipun tidak harus jadi ahli, insight soal dunia IT sangat penting untuk sukses di bidang ini.


2. Critical Thinking


Dalam proses rekrutmen, banyak keputusan yang harus diambil dengan cepat dan tepat. Critical thinking memungkinkan recruiter untuk menganalisis informasi, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan terbaik. Skill ini juga membantu mereka mengidentifikasi kandidat yang paling potensial.


3. Kemampuan Komunikasi


Tech recruiter adalah penghubung antara perusahaan dan kandidat, sehingga kemampuan komunikasi menjadi sangat penting. 

Kamu harus bisa menjelaskan kebutuhan perusahaan dengan jelas ke kandidat, sekaligus menyampaikan kemampuan kandidat ke tim internal. Komunikasi efektif juga meningkatkan kepercayaan kandidat terhadap perusahaan.


4. Kemampuan Evaluasi


Kemampuan untuk menilai keterampilan teknis dan soft skill kandidat adalah kunci sukses seorang recruiter. Kamu harus mampu mengevaluasi apakah kandidat cocok dengan kebutuhan teknis dan budaya perusahaan. Tugas tersebut membutuhkan perhatian pada detail dan pemahaman yang baik tentang kebutuhan posisi.


5. Kemampuan Negosiasi


Tech recruiter sering berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan kandidat saat membahas gaji atau benefit lainnya. Negosiasi yang baik memastikan kedua belah pihak merasa puas dengan hasil akhir. Hal ini membantu membangun hubungan yang kuat dan profesional.


6. Kemampuan Persuasi


Meyakinkan kandidat untuk bergabung dengan perusahaan sering menjadi tantangan. Kemampuan persuasi membantu recruiter menjelaskan keunggulan perusahaan dan membuat kandidat merasa yakin. Dengan pendekatan yang tepat, kandidat lebih tertarik untuk menerima tawaran kerja.


7. Kemampuan Analitik


Tech recruiter adalah profesional yang harus mampu membaca dan menganalisis data untuk meningkatkan proses rekrutmen. 

Analisis data penting untuk memahami tren perekrutan, mengevaluasi efektivitas strategi, dan meningkatkan efisiensi. Dengan skill ini, recruiter bisa membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan insight yang diperoleh.


8. Kemampuan Bekerja Sama dalam Tim


Tech recruiter sering bekerja dengan tim HR, hiring manager, dan bahkan tim teknologi untuk memenuhi kebutuhan rekrutmen. Kemampuan teamwork dan berkoordinasi dengan berbagai pihak sangat penting. Kolaborasi yang baik memastikan proses perekrutan berjalan lancar.


9. Kemampuan Memahami Teknologi Rekrutmen


Di era digital, memahami alat rekrutmen seperti Applicant Tracking System (ATS) atau platform profesional seperti LinkedIn menjadi skill wajib. 

Teknologi ini memudahkan recruiter untuk mencari, menilai, dan mengelola kandidat dengan lebih efisien. Menguasai teknologi rekrutmen berarti lebih cepat dan tepat dalam menemukan talenta terbaik.

Baca Juga: Behavioral Event Interview: Arti, Contoh, Tips, & Kelebihan


Tech Recruiter Lulusan Apa?


Sumber: Freepik

Seperti yang Warga Bimbingan sudah pahami nih, tech recruiter adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mencari dan merekrut talenta di bidang teknologi. Nah, kebanyakan tech recruiter memiliki gelar sarjana di bidang Sumber Daya Manusia atau bidang teknologi.

Selain itu, melansir Glassdoor, lebih dari 94% tech recruiter telah menyelesaikan pendidikan minimal S1 dengan jurusan yang selaras seperti Psikologi maupun IT.

Namun, latar belakang pendidikan yang beragam tetap memungkinkan seseorang untuk berkarier di bidang ini, asalkan memiliki pemahaman mendalam tentang industri teknologi dan keterampilan yang relevan.


Berapa Gaji Tech Recruiter?


Di Indonesia, gaji tech recruiter bervariasi tergantung pengalaman, lokasi, dan skala perusahaan tempat mereka bekerja. Menurut data dari Glassdoor, rata-rata gaji tech recruiter di Jakarta adalah sekitar Rp7.750.000 per bulan, dengan gaji tertinggi bisa mencapai Rp9.125.000 per bulan.

Sebagai contoh, di kota seperti Jakarta yang menjadi pusat bisnis dan teknologi, kebutuhan akan tech recruiter cukup tinggi. 

Hal ini membuat profesi ini memiliki potensi penghasilan yang kompetitif, terutama di perusahaan besar atau startup teknologi yang sedang berkembang. Dengan meningkatnya permintaan akan talenta teknologi, gaji untuk tech recruiter di Indonesia diprediksi akan terus bertumbuh lho!

Baca Juga: Recruitment Specialist Adalah: Definisi, Tugas & Skillnya!


Tertarik Menjadi Tech Recruiter?


Tech recruiter adalah salah satu profesi yang semakin dibutuhkan di era digital. Warga Bimbingan tertarik untuk memulai atau meningkatkan karier di bidang ini? Yuk gabung di Bootcamp Human Resources dibimbing.id

Dengan mentor berpengalaman, kamu akan mendapatkan silabus terlengkap, praktek nyata untuk membangun portofolio, dan gratis mengulang kelas.

Sudah terbukti, 94% alumni berhasil mendapatkan pekerjaan berkat jaringan 700+ hiring partner yang siap menyalurkan kamu ke berbagai perusahaan. 

Kamu ada pertanyaan seperti, “Apakah harus lulusan psikologi untuk menjadi recruiter?” atau “Bagaimana memulai membuat portofolio HR?”, konsultasi gratis di sini. dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi profesional HR yang andal, termasuk tech recruiter yang sukses! 


Referensi


  1. Tech Recruiter Overview [Buka]
  2. Technical Recruiter Salaries [Buka]a

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!