Recruitment Specialist Adalah: Definisi, Tugas & Skillnya!

Muthiatur Rohmah
•
03 October 2024
•
706

Halo Warga Bimbingan! Kamu pernah dengar istilah recruitment specialist? Mereka ini beda, lho, sama recruitment staff biasa!
Kalau recruitment staff umumnya ngurusin semua proses rekrutmen, recruitment specialist lebih fokus dan punya keahlian khusus dalam mencari kandidat terbaik untuk posisi-posisi spesifik.
Kamu penasaran apa aja kerjaan dan tanggung jawab recruitment specialist? MinDi bakal bahas lebih dalam di artikel ini! Simak terus ya!
Siapa itu Recruitment Specialist?
Recruitment specialist adalah orang yang ahli dalam urusan mencari dan merekrut orang untuk posisi tertentu di perusahaan. Bedanya sama recruitment staff biasa, mereka lebih fokus ke bidang atau jenis pekerjaan tertentu.
Misalnya, kalau perusahaan butuh karyawan di bidang IT atau posisi manajerial, recruitment specialist ini yang bakal turun tangan buat nyari kandidat yang benar-benar punya skill dan pengalaman sesuai kebutuhan.
Tugas recruitment specialist nggak cuma pasang iklan lowongan dan nunggu pelamar datang, tapi aktif mencari kandidat melalui berbagai cara, seperti networking, headhunting, atau lewat platform profesional seperti LinkedIn.
Intinya, recruitment specialist lebih spesifik dan terarah dalam proses perekrutan, sehingga perusahaan bisa dapat orang yang paling cocok buat posisi yang dibutuhkan.
Tugas dan Tanggung Jawab Recruitment Specialist
Warga Bimbingan penasaran apa saja pekerjaan recruitment specialist? Agar kamu makin paham, yuk simak jobdesk recruitment specialist secara lengkap berikut ini.
1. Mencari Kandidat yang Tepat
Recruitment specialist nggak cuma nunggu CV masuk, tapi mereka aktif mencari kandidat terbaik untuk posisi tertentu.
Mereka sering melakukan headhunting atau langsung menghubungi orang-orang yang cocok di platform seperti LinkedIn. Jadi, mereka kayak "detektif" yang berburu talenta.
2. Screening dan Seleksi
Setelah menemukan kandidat potensial, recruitment specialist bertugas menyortir dan melakukan screening awal. Mereka harus bisa melihat apakah kandidat punya kualifikasi yang sesuai dengan posisi yang dicari, baik dari sisi keterampilan maupun pengalaman.
3. Wawancara dan Penilaian Mendalam
Nggak cuma wawancara biasa, recruitment specialist juga melakukan penilaian mendalam terhadap kandidat.
Mereka akan menggali lebih dalam tentang keterampilan teknis, pengalaman, dan cara kandidat bisa berkontribusi di perusahaan, terutama untuk posisi-posisi penting.
4. Kolaborasi dengan Manajer
Recruitment specialist sering berkoordinasi dengan manajer atau departemen terkait untuk memahami secara spesifik kebutuhan posisi. Mereka nggak asal pilih kandidat, tapi benar-benar memastikan orang yang direkrut sesuai dengan visi dan kebutuhan tim atau proyek.
5. Negosiasi dan Penawaran
Setelah kandidat lolos semua tahapan, recruitment specialist juga bertugas menyiapkan penawaran kerja dan melakukan negosiasi, terutama terkait gaji dan benefit.
Mereka harus bisa memastikan kandidat puas dengan penawaran yang diberikan perusahaan, sekaligus sesuai dengan anggaran yang ada.
Dengan tugas-tugas ini, recruitment specialist berperan penting dalam memastikan perusahaan mendapatkan talenta terbaik dan paling cocok untuk posisi yang dibutuhkan.
Baca Juga: 7 Proses Rekrutmen Karyawan yang Tepat, Penting bagi HR!
Gaji Recruitment Specialist di Indonesia
Gaji recruitment specialist di Indonesia bervariasi tergantung pada lokasi, perusahaan, dan pengalaman.
Berdasarkan data terbaru dari Jobstreet, gaji recruitment specialist berkisar antara Rp 6.000.000 hingga Rp 8.500.000 per bulan, dengan perusahaan yang lebih besar atau posisi yang lebih senior bisa menawarkan hingga Rp 12.000.000 atau lebih per bulan.
Faktor lain seperti kualifikasi, spesialisasi, dan industri juga bisa mempengaruhi gaji recruitment specialist.
Perusahaan dengan lingkungan kerja yang lebih kompetitif atau dalam bidang teknologi dan internasional, umumnya memberikan paket kompensasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang lebih kecil atau lokal.
Syarat Menjadi Recruitment Specialist
Mau jadi recruitment specialist yang handal? Ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi. Yuk, kita bahas 5 syarat menjadi recruitment specialist profesional!
1. Punya Gelar di Bidang Terkait
Kebanyakan recruitment specialist punya latar belakang pendidikan di bidang Human Resources (HR), Psikologi, atau Administrasi Bisnis. Gelar ini bakal membantu kamu untuk tau lebih dalam tentang perilaku manusia dan cara kerja perusahaan, yang penting banget buat proses perekrutan.
2. Pengalaman Kerja di HR atau Perekrutan
Nggak cukup cuma punya gelar, pengalaman kerja juga jadi modal penting. Sebelum jadi recruitment specialist, biasanya orang-orang ini udah pernah kerja di bidang HR atau pernah jadi recruitment staff.
Pengalaman ini ngasih kamu insight tentang proses perekrutan, negosiasi gaji, dan screening kandidat.
3. Skill Komunikasi yang Kuat
Sebagai recruitment specialist, kamu harus sering ngobrol sama banyak orang, baik itu kandidat maupun manajer.
Jadi, kemampuan komunikasi yang baik wajib dimiliki. Kamu harus bisa ngejelasin kebutuhan perusahaan dengan jelas dan juga mendengarkan ekspektasi dari kandidat.
4. Familiar dengan Teknologi Perekrutan
Di era digital, perekrutan juga makin banyak bergantung sama teknologi. Kamu harus tahu gimana cara pakai tools seperti ATS (Applicant Tracking System), job portals, atau bahkan media sosial kayak LinkedIn buat cari kandidat yang tepat. Teknologi ini bakal mempermudah kerja kamu dan mempercepat proses perekrutan.
5. Multitasking dan Detail-Oriented
Recruitment specialist sering ngurusin banyak kandidat sekaligus. Mulai dari screening CV, scheduling wawancara, sampai follow-up proses selanjutnya. Jadi, kemampuan multitasking dan perhatian pada detail sangat penting biar semua proses berjalan lancar tanpa ada yang terlewat.
Dengan memenuhi syarat-syarat ini, Warga Bimbingan akan jadi recruitment specialist yang profesional dan handal!
Skill yang Harus dimiliki Recruitment Specialist
Warga Bimbingan, sebelum memulai karier di bidang ini, kamu harus mempelajari beberapa skill yang harus dimiliki recruitment specialist. Apa saja skillnya? Yuk simak secara lengkap berikut ini.
1. Organisasi yang Baik dan Teliti
Recruitment specialist harus jago dalam mengatur berbagai hal sekaligus. Mulai dari mengelola CV kandidat, mengatur jadwal wawancara, sampai mencatat hasil seleksi, semuanya harus dilakukan dengan rapi dan teliti.
Skill organisasi yang baik bikin kamu nggak akan kewalahan meskipun ada banyak hal yang terjadi sekaligus.
2. Menghargai Kerahasiaan dan Kepatuhan
Dalam dunia perekrutan, kamu bakal menangani banyak data sensitif, seperti informasi pribadi kandidat. Penting banget untuk bisa menjaga kerahasiaan data dan memastikan semua proses rekrutmen mematuhi peraturan yang ada.
Skill ini membantu menjaga kepercayaan antara perusahaan dan kandidat, sekaligus melindungi perusahaan dari masalah hukum.
3. Kemampuan Beradaptasi
Dunia perekrutan sering kali penuh dengan kejutan dan perubahan mendadak. Kadang ada jadwal yang tiba-tiba berubah, atau kandidat yang batal.
Recruitment specialist harus bisa berpikir cepat dan fleksibel dalam menghadapi situasi yang tidak terduga, serta mampu mengubah strategi dengan cepat untuk tetap mencapai hasil yang diinginkan.
4. Kemampuan Networking yang Kuat
Dalam dunia rekrutmen, networking adalah kunci. Kamu perlu punya kemampuan alami untuk membangun dan menjaga hubungan profesional dengan banyak orang.
Semakin luas jaringanmu, semakin mudah juga menemukan kandidat yang tepat untuk berbagai posisi. Aktif di event networking dan menjalin hubungan baik dengan orang-orang di industri akan sangat membantu karirmu.
5. Problem Solving
Rekrutmen itu nggak selalu mulus, pasti ada tantangan di sana-sini. Recruitment specialist harus punya skill problem-solving yang kuat, mampu mencari solusi cepat dan kreatif saat menghadapi masalah.
Misalnya, ketika ada kandidat yang tidak sesuai ekspektasi atau ketika proses seleksi berjalan lambat, kamu harus bisa cepat mencari solusi agar semuanya tetap berjalan lancar.
Dengan menguasai beberapa skill ini, Warga Bimbingan akan jadi recruitment specialist yang kompeten dan siap menghadapi berbagai tantangan di dunia perekrutan!
Baca Juga: Recruiter Adalah: Siapa itu? Job Desk & Skill yang Wajib dimiliki
Ingin Jadi Recruitment Specialist Profesional? Yuk Ikuti Bootcamp dibimbing.id
Warga Bimbingan, itulah beberapa penjelasan mengenai recruitment specialist, mulai dari pengertian, tugas, gaji, hingga skill yang wajib dimiliki.
Kesimpulannya, Recruitment specialist adalah profesional yang fokus pada menemukan, menyeleksi, dan merekrut kandidat terbaik untuk posisi tertentu dengan keahlian spesifik dan kemampuan networking yang kuat.
Ingin jadi recruitment specialist, namun belum memiliki pengalaman atau pendidikan yang relevan? Bingung harus mulai dari mana? Tenang aja, MinDi ada solusinya!
Yuk ikuti bootcamp Human Resources dibimbing.id, sebuah bootcamp terbaik dengan pembelajaran inovatif dan intensif. Kuasai tools HRIS dan seluruh aspek Human Resources yang akan diajarkan pada bootcamp ini.
Bootcamp HR dibimbing.id didampingi oleh mentor profesional dan terbaik yang bakal bantu kamu jadi Human Resources sukses.
Belum memiliki pengalaman di bidang human resources sama sekali?
Tenang saja, dibimbing.id siap bimbing kamu mulai dari nol, dengan kurikulum terlengkap, update serta beginner friendly.
Sebanyak 94% alumni bootcamp dibimbing.id telah berhasil mendapatkan kerja sesuai bidang mereka. Nah, jangan khawatir nganggur setelah lulus bootcamp ya, dibimbing.id juga menyediakan job connect ke 700+ hiring partner khusus buat Sobat MinDi.
Tunggu apalagi? buruan konsultasi di sini, apapun tujuan karirmu dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi karir impianmu.
Reference:
Tags

Muthiatur Rohmah
Muthia adalah seorang Content Writer dengan kurang lebih satu tahun pengalaman. Muthia seorang lulusan Sastra Indonesia yang hobi menonton dan menulis. Sebagai SEO Content Writer Dibimbing, Ia telah menulis berbagai konten yang berkaitan dengan Human Resources, Business Intelligence, Web Development, Product Management dan Digital Marketing.