dibimbing.id - 6 Contoh Sustainability Report dan Cara Membuatnya

ESG

6 Contoh Sustainability Report dan Cara Membuatnya

Farijihan Putri

15 December 2025

118

Image Banner

Mimpi berkarier di sektor ESG (Environmental, Social, and Governance) memerlukan skill yang sangat spesifik, dan salah satunya adalah menyusun laporan keberlanjutan. Apabila kamu fresh graduate atau ingin career switch, mempelajari contoh sustainability report adalah langkah awal yang wajib dilakukan.

Namun, format laporan yang kompleks dan tuntutan standar global seperti Global Reporting Initiative (GRI) sering membuat calon profesional bingung harus memulai dari mana. Padahal, laporan ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dan skill yang sangat dicari. Jangan biarkan keraguan ini menghambat kamu.

Warga Bimbingan, keahlian ini bisa kamu kuasai secara intensif dalam 6 bulan. MinDi mengajak kamu untuk mengikuti Bootcamp ESG & Sustainability Management Dibimbing!

Baca Juga: Biaya Bootcamp ESG & Sustainability Management? Cek Di Sini


Apa Itu Sustainability Report?

Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan adalah dokumen publik yang diterbitkan perusahaan mengenai kinerja dan dampak mereka terhadap lingkungan dan masyarakat.

Laporan ini berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan (stakeholders).

Isinya mencakup data kinerja ESG, strategi keberlanjutan, serta upaya mitigasi risiko sosial dan lingkungan. Tujuannya membangun kepercayaan dan menunjukkan akuntabilitas perusahaan di luar kinerja finansial.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Bootcamp ESG & Sustainability Management


6 Contoh Sustainability Report dari Perusahaan Terkemuka

Sumber: Freepik

Mempelajari contoh sustainability report dari perusahaan-perusahaan besar membantu kamu memahami teori diimplementasikan dalam praktik. Perusahaan-perusahaan ini telah menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan.


1. PT Unilever Indonesia

Perusahaan Unilever menggunakan strategi payung bernama "The Unilever Compass" yang secara komprehensif mencakup peningkatan kesehatan planet, kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan dunia yang lebih adil.

Laporan menyajikan contoh nyata upaya keberlanjutan, seperti peningkatan penggunaan plastik daur ulang (PCR) dalam kemasan produk. Selain itu, Unilever sering menyoroti program digitalisasi untuk pemberdayaan ekonomi, salah satunya melalui "Sahabat Warung".


2. PT Toba Pulp Lestari (TPL)

Laporan perusahaan TPL berfokus pada pengelolaan hutan lestari yang bertanggung jawab, termasuk upaya konservasi keanekaragaman hayati di area konsesi mereka.

TPL secara rutin menyelaraskan laporannya dengan standar global seperti GRI dan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) untuk menjamin kredibilitas. Penekanan juga diberikan pada program sosial dan ekonomi yang memberdayakan komunitas lokal di sekitar area operasional.


3. PT Pertamina

Sebagai perusahaan energi milik negara, Pertamina menekankan transisi energi melalui investasi pada teknologi bersih dan efisiensi energi di seluruh rantai nilai mereka. 

Laporan tahunan yang diterbitkan seringkali sangat komprehensif, menguraikan program pengembangan masyarakat berkelanjutan di bidang pendidikan dan kesehatan. Perusahaan ini secara transparan mengukur emisi karbon yang dihasilkan dari operasional mereka.


4. Bank Mandiri & BCA

Laporan dari sektor perbankan ini unik karena berfokus pada aspek ESG dalam layanan finansial, dikenal sebagai Sustainable Finance. Bank-bank ini menyoroti praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG), termasuk dewan direksi yang independen. 

Laporan juga secara detail memaparkan kontribusi mereka pada masyarakat, misalnya melalui penyaluran kredit untuk proyek-proyek ramah lingkungan.


5. PT Industri Kereta Api (INKA)

INKA menonjol karena mengukur dampak sosial mereka menggunakan metodologi Social Return on Investment (SROI), sebuah metrik kuantitatif. 

Perusahaan manufaktur ini juga mengintegrasikan komitmen keberlanjutan ke dalam proses manufaktur, mulai dari pemilihan material hingga produk kereta api yang efisien energi. Pengukuran SROI dalam contoh sustainability report INKA memberikan kredibilitas pada klaim dampak sosial mereka.


6. Toyota Astra Finance (TAF)

Laporan keberlanjutan TAF sering menyoroti upaya penurunan konsumsi energi internal di kantor-kantor mereka melalui inisiatif efisiensi. Laporan ini juga merinci rencana peluncuran produk finansial yang mendukung pembelian kendaraan ramah lingkungan.

Selain itu, TAF juga mengukur dan melaporkan program tanggung jawab sosial mereka, menjadikannya contoh sustainability report yang relevan bagi sektor jasa keuangan.

Baca Juga: Cara Mendapat Sertifikasi ESG untuk Tingkatkan Karier


4 Cara Membuat Sustainability Report

Menyusun laporan yang kredibel dan informatif memerlukan proses yang sistematis dan terstruktur.


1. Tentukan Materialitas dan Batasan Laporan

Langkah pertama adalah melakukan asesmen materialitas, yaitu mengidentifikasi isu-isu ESG yang paling penting dan relevan bagi bisnis perusahaan dan para stakeholders.

Proses ini memastikan laporan yang disusun berfokus pada topik yang memiliki dampak signifikan. Setelah itu, tentukan batasan laporan (scope) dan periode pelaporan data yang akan digunakan, agar informasinya terukur.


2. Pilih Standar Pelaporan dan Kumpulkan Data

Pilih standar pelaporan yang sesuai, umumnya adalah GRI karena sifatnya yang universal dan komprehensif, atau SASB jika ingin fokus pada informasi yang relevan bagi investor.

Kemudian, kumpulkan data kuantitatif dan kualitatif untuk setiap indikator yang dipilih, melibatkan semua departemen terkait. Semua data, mulai dari emisi karbon hingga jam pelatihan karyawan, harus diukur dengan konsisten.


3. Susun Narasi dan Analisis Kinerja

Setelah data terkumpul, susun narasi laporan yang transparan, menjelaskan strategi dan kinerja perusahaan di balik angka-angka tersebut. Analisis kinerja harus jujur, tidak hanya menyoroti keberhasilan, tetapi juga tantangan dan kegagalan yang dihadapi.

Pastikan narasi laporan selaras dengan tujuan bisnis jangka panjang perusahaan, menunjukkan bagaimana keberlanjutan mendukung strategi perusahaan.


4. Lakukan Verifikasi Eksternal dan Publikasi

Laporan yang kredibel sering membutuhkan verifikasi atau assurance dari pihak ketiga independen. Verifikasi assurance ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap data yang disajikan, menegaskan keandalan informasi.

Setelah diverifikasi, publikasikan laporan tersebut melalui berbagai saluran (website, media release) untuk menjangkau semua pemangku kepentingan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Roadmap ESG Sustainability untuk Perusahaan


Kuasai Penyusunan Sustainability Report bareng Dibimbing!

Mempelajari contoh sustainability report yang sukses adalah jembatan kamu menuju peran profesional ESG. Keahlian dalam menyusun, menganalisis, dan melaporkan kinerja keberlanjutan adalah skill yang membedakan kamu. Yuk, belajar di Bootcamp ESG & Sustainability Management Dibimbing.

Kamu akan mendapatkan benefit gratis mengulang kelas dan 40+ Live Class bersama Praktisi Ahli. Pembelajaranmu diperkuat oleh 20+ Weekly Assignment untuk Portfolio Building dan Case Study dari berbagai industri. 

Kamu akan mendapat Konsultasi 1-on-1, serta Final Project dan Exam Penyaluran untuk Persiapan Karier, yang didukung Career Preparation Service (Review CV & LinkedIn, Career Class). Faktanya, 96% alumni sudah berhasil kerja berkat dukungan 840+ hiring partner.

Masih ragu atau punya pertanyaan seperti, "Apakah di bootcamp diajarkan penggunaan software pelaporan GRI?" atau "Bagaimana cara menentukan stakeholders yang paling material?" Konsultasi gratis aja sekarang, karena dibimbing.id pasti #BimbingSampeJadi ESG profesional yang kamu impikan!

Tags

ESG

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!