Dibimbing - Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi, Jurnal, & Buku
Blog
Bootcamp

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi, Jurnal, & Buku

Author

DITULIS OLEH 

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

Sudah Direview Oleh Expert

Dibuat pada 9 Okt 2026

Diubah pada 10 Okt 2026

11

Image Thumbnail

Cara menulis daftar pustaka dari skripsi perlu diperhatikan agar sumber yang kamu gunakan tercantum dengan benar dan mudah dilacak. Formatnya juga nggak bisa asal karena harus mengikuti gaya sitasi yang digunakan.

Warga Bimbingan, setiap sumber punya susunan penulisan yang berbeda, mulai dari nama penulis, tahun, judul, hingga institusi. Nah, MinDi bakal bantu kamu memahami format dan contoh penulisannya secara lebih sederhana.

Selain menyelesaikan skripsi dengan rapi, kamu juga bisa mulai menyiapkan skill untuk dunia kerja melalui Bootcamp Dibimbing. Yuk, baca sampai akhir biar kamu makin paham cara menulis daftar pustaka dengan tepat!

Baca Juga: 10 Struktur Karya Ilmiah yang Tepat, Mahasiswa Wajib Tahu! 


Apa Itu Daftar Pustaka?

Daftar pustaka adalah kumpulan sumber yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah, artikel, laporan, maupun penelitian. Bagian ini membantu pembaca mengetahui asal teori, data, maupun informasi yang dikutip dalam tulisan.

Penulisan daftar pustaka juga menjadi bentuk penghargaan terhadap penulis sumber asli dan membantu menghindari plagiarisme. 

Karena itu, setiap referensi perlu ditulis secara lengkap dan konsisten sesuai gaya sitasi yang digunakan.

Baca Juga: 50+ Contoh Judul Karya Ilmiah/KTI dan Rumus Membuatnya yang Kuat 


Apa Saja Jenis Penulisan Daftar Pustaka?

apa-saja-jenis-penulisan-daftar-pustaka

Sumber: Desain oleh Dibimbing

Penulisan daftar pustaka memiliki beberapa citation style yang digunakan sesuai bidang ilmu maupun aturan institusi. Perbedaannya dapat terlihat dari susunan nama penulis, tahun, judul, tanda baca, hingga sistem sitasi dalam teks.

Beberapa gaya yang umum digunakan antara lain:

  1. APA (American Psychological Association): Banyak digunakan dalam psikologi, pendidikan, sosial, bisnis, dan berbagai penelitian akademik.
  2. MLA (Modern Language Association): Umumnya digunakan dalam bahasa, sastra, dan humaniora.
  3. Chicago Style: Banyak digunakan pada bidang sejarah dan humaniora.
  4. Harvard Style: Menggunakan sistem nama penulis dan tahun dalam sitasi.
  5. IEEE: Umumnya digunakan dalam teknik, teknologi, dan ilmu komputer dengan sistem penomoran.
  6. Vancouver: Banyak digunakan pada penelitian medis dan kesehatan.

Baca Juga: 10 Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah Profesional, Bikin Kagum!


Contoh Gaya Daftar Pustaka APA Style 7

Ada beberapa gaya penulisan daftar pustaka yang umum digunakan, seperti APA Style 7, MLA, Chicago, Harvard, IEEE, dan Vancouver. Setiap gaya memiliki aturan berbeda dalam penulisan nama penulis, tahun, judul, hingga sumber publikasi.

Dalam artikel ini, MinDi akan menggunakan APA Style 7 sebagai acuan agar seluruh contoh ditulis secara konsisten. Nah, Warga Bimbingan, berikut cara menulis daftar pustaka dari berbagai sumber yang bisa kamu jadikan referensi.


1. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal

Artikel jurnal sering digunakan sebagai sumber utama karena berisi hasil penelitian yang dapat mendukung argumentasi akademik. Dalam APA 7, informasi yang dicantumkan biasanya meliputi penulis, tahun, judul artikel, jurnal, volume, nomor, halaman, serta DOI jika tersedia.


A. Jurnal dengan 1 Penulis

Format:

Nama belakang, Inisial. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. DOI

Contoh:

Pratama, R. A. (2025). Evaluasi kualitas layanan digital pada pelayanan publik. Jurnal Sistem Informasi, 14(2), 120–132. https://doi.org/10.xxxx/xxxx


B. Jurnal dengan 2 Penulis

Gunakan tanda & sebelum penulis kedua pada daftar pustaka APA.

Contoh:

Putri, A. D., & Wijaya, R. P. (2024). Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna aplikasi. Jurnal Manajemen Digital, 8(1), 44–56. https://doi.org/10.xxxx/xxxx


C. Jurnal dengan Lebih dari 2 Penulis

Dalam daftar pustaka APA 7, nama penulis tidak langsung diganti menjadi et al. hanya karena berjumlah lebih dari dua. APA 7 mencantumkan hingga 20 nama penulis dalam daftar referensi.

Contoh tiga penulis:

Santoso, B. R., Putri, N. A., & Wijaya, D. P. (2025). Analisis pengalaman pengguna pada aplikasi digital. Jurnal Teknologi Informasi, 10(3), 201–215. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

Sementara itu, et al. biasanya digunakan dalam sitasi di dalam teks untuk sumber dengan tiga penulis atau lebih.


2. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku

Referensi buku memiliki format yang lebih sederhana karena biasanya hanya memuat penulis, tahun, judul, dan penerbit. Dalam APA 7, lokasi atau kota penerbit sudah nggak perlu dicantumkan.


A. Buku dengan 1 Penulis

Format:

Nama belakang, Inisial. (Tahun). Judul buku. Penerbit.

Contoh:

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.


B. Buku dengan 2 Penulis

Contoh:

Hartono, B., & Pratama, R. (2024). Metode penelitian bisnis. Penerbit ABC.


C. Buku dengan Lebih dari 2 Penulis

Semua penulis tetap dicantumkan sesuai ketentuan APA 7 apabila jumlahnya masih dalam batas yang diatur.

Contoh:

Wijaya, A., Santoso, B., & Putri, C. (2025). Pengantar analisis data penelitian. Penerbit XYZ.


3. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Majalah dan Koran

Majalah dan koran dapat digunakan ketika kamu membutuhkan informasi aktual, pendapat ahli, maupun fenomena yang relevan dengan topik penelitian. Pastikan sumbernya memiliki kredibilitas yang memadai.


A. Daftar Pustaka dari Majalah

Format:

Penulis. (Tahun, tanggal bulan). Judul artikel. Nama Majalah. URL

Contoh:

Pratama, A. (2025, 15 Maret). Perkembangan teknologi kecerdasan buatan di dunia kerja. Majalah Teknologi Indonesia. https://contoh.com/artikel


B. Daftar Pustaka dari Koran

Contoh:

Wijaya, D. (2025, 20 April). Transformasi digital mengubah pelayanan publik. Harian Nasional. https://contoh.com/berita

Baca Juga: Testimoni Kisah Sukses Career Switch Jadi Data Analyst FMCG Dibimbing


4. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Cara menulis daftar pustaka dari skripsi memiliki format yang sedikit berbeda karena perlu mencantumkan jenis karya akademik dan institusi. Prinsip yang sama juga berlaku untuk tesis dan disertasi.


A. Daftar Pustaka dari Skripsi

Format:

Penulis. (Tahun). Judul skripsi [Skripsi sarjana, Nama universitas]. Repositori. URL

Contoh:

Nugroho, A. H. (2025). Evaluasi kualitas layanan aplikasi pelayanan publik [Skripsi sarjana, Universitas XYZ]. Repositori Universitas XYZ. https://repository.xyz.ac.id/1234


B. Daftar Pustaka dari Tesis

Contoh:

Rahmawati, N. (2024). Strategi transformasi digital pada sektor pelayanan publik [Tesis magister, Universitas XYZ]. Repositori Universitas XYZ. https://repository.xyz.ac.id/5678


C. Daftar Pustaka dari Disertasi

Contoh:

Santoso, R. P. (2023). Model tata kelola transformasi digital pada organisasi publik [Disertasi doktoral, Universitas XYZ]. Repositori Universitas XYZ. https://repository.xyz.ac.id/9101

Jika dokumen tidak dipublikasikan dalam repositori, formatnya perlu disesuaikan dengan status publikasinya.


5. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Media Sosial

Konten media sosial dapat dijadikan referensi ketika postingan tersebut relevan dengan pembahasan. Namun, kamu tetap perlu mempertimbangkan kredibilitas akun dan konteks informasi yang digunakan.


A. Instagram

Format sederhana:

Nama akun [@username]. (Tahun, tanggal bulan). Isi atau deskripsi singkat postingan [Foto]. Instagram. URL

Contoh:

Badan Pusat Statistik [@bps_statistics]. (2025, 5 Mei). Data pertumbuhan ekonomi Indonesia [Infografik]. Instagram. https://instagram.com/xxxxx


B. X atau Twitter

Kementerian Pendidikan [@kemendikdasmen]. (2025, 12 Juni). Informasi mengenai kebijakan pendidikan terbaru [Post]. X. https://x.com/xxxxx


C. TikTok

Dibimbing [@dibimbing.id]. (2025, 10 Juli). Tips mempersiapkan karier untuk fresh graduate [Video]. TikTok. https://tiktok.com/xxxxx


6. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Podcast

Podcast juga dapat digunakan sebagai sumber apabila berisi wawancara, penjelasan ahli, atau pembahasan yang relevan. Cantumkan pembawa acara, tanggal, judul episode, nama podcast, serta URL apabila tersedia.

Format:

Nama belakang, Inisial. (Host). (Tahun, tanggal bulan). Judul episode [Audio podcast episode]. Dalam Nama Podcast. Platform atau penerbit. URL

Contoh:

Pratama, R. (Host). (2025, 18 Februari). Menyiapkan karier di era digital [Audio podcast episode]. Dalam Career Talks Indonesia. Spotify. https://contoh.com/podcast


7. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Website

Website merupakan salah satu sumber yang paling sering digunakan mahasiswa. Pastikan halaman memiliki penulis atau organisasi yang jelas dan sebisa mungkin hindari situs yang kredibilitasnya nggak dapat diverifikasi.

Format:

Penulis/organisasi. (Tahun, tanggal bulan). Judul halaman. Nama Website. URL

Contoh:

Badan Pusat Statistik. (2025, 5 Februari). Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024. https://www.bps.go.id/xxxxx

Jika nama organisasi sekaligus menjadi nama situs, nama situs umumnya tidak perlu ditulis dua kali pada APA 7.


8. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Televisi

Program atau episode televisi dapat dijadikan sumber, terutama ketika penelitian membahas media, komunikasi, maupun pernyataan yang ditayangkan secara publik. Informasinya perlu disesuaikan dengan jenis tayangan yang digunakan.

Contoh:

Pratama, R. (Director). (2025, 10 Januari). Transformasi digital Indonesia [Episode program televisi]. Dalam Indonesia Hari Ini. Televisi XYZ.

Pastikan kamu mencatat detail tayangan ketika menontonnya agar informasi referensi nggak hilang.

Baca Juga: Switch Career dari Pertanian, Sukses Jadi UI/UX Designer


9. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Wawancara

Penulisan wawancara perlu diperhatikan karena perlakuannya dapat berbeda berdasarkan cara wawancara tersebut tersedia. Wawancara yang sudah dipublikasikan dapat ditulis berdasarkan media tempat wawancara diterbitkan.

Namun, wawancara pribadi yang tidak dapat diakses kembali oleh pembaca biasanya dianggap sebagai personal communication dalam APA 7. Sumber seperti ini dikutip dalam teks, tetapi umumnya tidak dimasukkan ke daftar pustaka.

Contoh sitasi dalam teks:

(R. Pratama, komunikasi pribadi, 15 Juni 2025)


10. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Publikasi Pemerintah

Laporan pemerintah sering menjadi sumber penting untuk memperoleh data statistik, regulasi, maupun informasi resmi. Penulisnya biasanya berupa kementerian, badan, atau lembaga pemerintah.

Format:

Nama lembaga. (Tahun). Judul publikasi. URL

Contoh:

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025. https://www.bps.go.id/xxxxx

Jika lembaga penulis sekaligus menjadi penerbit, APA 7 umumnya tidak mengulang nama lembaga sebagai penerbit.

Baca Juga: 7 Contoh Abstrak Karya Ilmiah Berbagai Bidang, Yuk Simak!


Tips Menulis Daftar Pustaka agar Tidak Salah

Menulis daftar pustaka akan lebih mudah kalau kamu mengelola sumber sejak awal mengerjakan karya ilmiah. Jangan menunggu skripsi hampir selesai baru mencari ulang seluruh referensi yang pernah digunakan.


1. Ikuti Pedoman Kampus

Periksa terlebih dahulu panduan penulisan skripsi dari program studi atau fakultas karena setiap kampus dapat menggunakan aturan berbeda. 

Jadikan pedoman tersebut sebagai acuan utama saat menentukan format daftar pustaka. Hindari mengubah format hanya berdasarkan contoh yang ditemukan secara acak di internet.


2. Gunakan Satu Gaya Sitasi

Pilih gaya sitasi sesuai ketentuan kampus dan gunakan secara konsisten untuk seluruh referensi. 

Jangan mencampurkan APA, IEEE, Harvard, atau gaya lain dalam satu daftar pustaka. Konsistensi membuat referensi lebih rapi dan mudah diperiksa.


3. Catat Sumber Sejak Awal

Simpan nama penulis, tahun, judul, DOI, dan URL ketika pertama kali menggunakan suatu referensi. 

Cara ini akan menghemat waktu ketika kamu mulai menyusun daftar pustaka. Kamu juga lebih mudah menemukan kembali sumber saat dibutuhkan.


4. Gunakan Reference Manager

Aplikasi seperti Mendeley atau Zotero dapat membantu menyimpan dan menghasilkan referensi secara otomatis. 

Tools tersebut sangat membantu ketika kamu menggunakan puluhan hingga ratusan sumber. Meski begitu, hasil format otomatis tetap perlu diperiksa kembali.


5. Cocokkan Sitasi dan Daftar Pustaka

Pastikan setiap sumber yang dikutip di dalam teks juga muncul dalam daftar pustaka. Sebaliknya, hindari mencantumkan referensi yang sebenarnya nggak digunakan dalam tulisan. Periksa kembali nama penulis dan tahun agar keduanya konsisten.

Baca Juga: 5 Cara Merumuskan Hipotesis Penelitian: Panduan & Contohnya 


Kesimpulan

Cara menulis daftar pustaka perlu disesuaikan dengan jenis sumber dan gaya sitasi yang digunakan. Jurnal, buku, skripsi, media sosial, podcast, hingga publikasi pemerintah memiliki format penulisan yang berbeda.

Dalam artikel ini, contoh menggunakan APA Style 7 agar lebih konsisten dan mudah diikuti. Namun, kamu tetap perlu menyesuaikan format daftar pustaka dengan pedoman kampus atau institusi masing-masing.


Sudah Paham Cara Menulis Daftar Pustaka? Saatnya Upgrade Skill untuk Karier

Kemampuan yang kamu latih saat menyusun skripsi sebenarnya cukup dekat dengan kebutuhan dunia kerja, mulai dari riset, analisis, sampai menyusun informasi secara sistematis. Lewat Bootcamp Dibimbing, kamu bisa mengembangkan kemampuan tersebut ke arah yang lebih praktis dan relevan dengan industri.

Pilihan programnya juga cukup beragam, mulai dari teknologi, data, bisnis, hingga sustainability. Jadi, kamu bisa menyesuaikan program dengan minat, kemampuan yang ingin diperdalam, dan jalur karier yang ingin dituju.


Benefit Bootcamp Dibimbing

  1. Live Class: Ikuti pembelajaran langsung bersama mentor dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
  2. Assignment & Portfolio: Latih kemampuan lewat tugas dan proyek yang bisa mendukung pembentukan portofolio.
  3. Career Preparation: Dapatkan dukungan untuk CV, LinkedIn, konsultasi karier, hingga persiapan interview.
  4. Mentoring: Diskusikan proses belajar dan kendala yang kamu temui bersama mentor.
  5. Penyaluran Kerja: Dapatkan akses ke peluang karier melalui jaringan hiring partner Dibimbing.
  6. Materi Pembelajaran: Pelajari kurikulum yang disusun sesuai kebutuhan dan fokus dari setiap program.


Pilihan Bootcamp Dibimbing

Beberapa program yang bisa kamu pilih antara lain:

  1. Bootcamp Backend Development
  2. Bootcamp Data Engineering
  3. Bootcamp DevOps Engineering
  4. Bootcamp Quality Assurance
  5. Bootcamp ESG & Sustainability Management
  6. Bootcamp Supply Chain Management
  7. Bootcamp Data Analytics


Bingung Menentukan Program yang Paling Sesuai?

Setiap bootcamp punya fokus pembelajaran dan arah karier yang berbeda. Karena itu, kamu bisa memilih program berdasarkan minat, skill yang ingin dikembangkan, dan pekerjaan yang ingin kamu tuju.

Kalau masih ragu, hubungi tim Dibimbing untuk konsultasi. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menemukan Bootcamp Dibimbing yang paling sesuai dengan rencana kariermu.


FAQ

1. Bagaimana Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi?

Cara menulis daftar pustaka dari skripsi umumnya mencantumkan nama penulis, tahun, judul skripsi, jenis karya, nama universitas, repositori, dan URL jika tersedia. Susunannya perlu disesuaikan dengan gaya sitasi yang digunakan.

2. Apa Saja Unsur dalam Daftar Pustaka dari Skripsi?

Daftar pustaka dari skripsi biasanya memuat nama penulis, tahun terbit, judul, keterangan skripsi, nama institusi, serta tautan repositori jika dokumen tersedia secara daring. Pastikan semua informasi diambil dari sumber aslinya.

3. Seperti Apa Contoh Daftar Pustaka dari Skripsi?

Contoh daftar pustaka dari skripsi dengan APA Style 7 dapat ditulis seperti: Nugroho, A. H. (2025). Judul skripsi [Skripsi sarjana, Universitas XYZ]. Repositori Universitas XYZ. URL.

4. Bagaimana Format Daftar Pustaka Skripsi dengan APA 7?

Format daftar pustaka skripsi dalam APA 7 umumnya menggunakan pola nama penulis, tahun, judul, jenis karya, institusi, repositori, dan URL. Namun, format dapat berbeda jika skripsi tidak dipublikasikan secara daring.

5. Apa Gaya Sitasi yang Bisa Digunakan untuk Menulis Daftar Pustaka?

Gaya sitasi yang umum digunakan antara lain APA, Harvard, IEEE, MLA, Chicago, dan Vancouver. Dalam artikel ini, contoh penulisan menggunakan daftar pustaka APA 7, tetapi pedoman kampus tetap menjadi acuan utama.

Kategori:

Share:

Penulis

Penulis Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Reviewer

Reviewer Image

Sudah Direview Oleh Expert

Setiap artikel yang berlabel "Sudah Direview Oleh Expert" telah melalui proses peninjauan oleh praktisi atau mentor yang berpengalaman di bidangnya untuk memastikan informasi yang disajikan berkualitas, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!