Dibimbing - Testimoni Kisah Sukses Career Switch Jadi Data Analyst FMCG
Blog
Testimoni Alumni

Testimoni Kisah Sukses Career Switch Jadi Data Analyst FMCG

Author

DITULIS OLEH 

Farijihan Putri

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

Sudah Direview Oleh Expert

Dibuat pada 24 Sep 2026

Diubah pada 7 Okt 2026

42

Image Thumbnail

Berpindah jalur karier setelah punya pengalaman kerja beberapa tahun tentu membutuhkan keberanian dan persiapan. Hal tersebut dilakukan Melzha, yang memilih mengikuti bootcamp penyaluran kerja untuk membekali diri sebelum beralih dari Finance ke Data Analyst.

Perjalanan tersebut membawanya dari Bengkulu ke Jakarta dan membuka kesempatan baru di perusahaan FMCG. Menariknya, skill yang dipelajari selama Bootcamp Offline Data Analytics Dibimbing kini benar-benar digunakan dalam pekerjaan sehari-harinya.


Berawal dari Finance, Melzha Ingin Lebih dari Sekadar Reporting

berawal dari finance-melzhai-ingin-lebih-dari-sekadar-reporting

Melzha merupakan sarjana Matematika yang sudah memiliki pengalaman kerja selama tiga tahun di bidang Finance. Selama bekerja, ia tentu sudah terbiasa berhadapan dengan angka, laporan, dan berbagai kebutuhan pengolahan data.

Seiring berjalannya waktu, Melzha mulai merasa penasaran dengan proses di balik angka tersebut. Ia ingin memahami bagaimana data dapat diolah menjadi insight yang membantu menemukan solusi untuk sebuah permasalahan.

Ketertarikan tersebut membuat Melzha mulai mempertimbangkan career switch ke Data Analyst. Bagi Melzha, peran Data Analyst memberikan ruang untuk mengeksplorasi kemampuan teknis sekaligus cara berpikir dari sisi bisnis.

Baca Juga: Testimoni Alumni Dibimbing Bootcamp Data Analyst


Berani Merantau demi Mengejar Karier Baru

Keputusan untuk berpindah karier juga membawa Melzha mengambil langkah yang cukup besar. Ia berani merantau jauh dari Bengkulu ke Jakarta demi mendapatkan kesempatan untuk berkembang di bidang yang diinginkannya.

Sebelum benar-benar masuk ke bidang Data Analyst, Melzha menyadari bahwa pengalaman di Finance saja belum cukup. Ia membutuhkan pemahaman teknis dan pengalaman yang lebih sesuai dengan pekerjaan data.

Melzha kemudian mencari tempat belajar yang bisa membantunya mempersiapkan transisi tersebut. Setelah melakukan riset dan membandingkan beberapa pilihan, ia akhirnya memilih Bootcamp Data Analytics Dibimbing.


Belajar Skill Data yang Bisa Langsung Dipakai