dibimbing.id - Perbedaan SEO On Page & Off Page, Contoh, & Cara Optimasinya

Perbedaan SEO On Page & Off Page, Contoh, & Cara Optimasinya

Farijihan Putri

10 Agustus 2023

4527

Image Banner

Catatan Redaksi:

Artikel ini pertama kali diterbitkan pada Agustus 2023 dan diperbarui pada 7 Mei 2026 untuk memastikan informasi tetap akurat dan relevan.

Warga Bimbingan, kalau kamu lagi belajar digital marketing, pasti udah nggak asing sama istilah SEO On Page dan SEO Off Page. Dua strategi ini ibarat dua sisi koin yang sama-sama penting buat meningkatkan peringkat website di mesin pencari. 

api, apa sih sebenarnya perbedaan SEO on page dan off page itu? Dan gimana contoh penerapan keduanya?

Tenang aja, MinDi udah merangkum semuanya dengan bahasa yang mudah dipahami lengkap dengan contoh praktis yang bisa langsung kamu terapin. Yuk, simak sampai habis!

Baca Juga: Iseng Belajar Digital Marketing, Dinda Jadi Orang Penting Pos Indonesia


Apa Itu SEO On Page?

Sumber: Magnific

Secara sederhana, SEO On Page adalah proses mengoptimalkan semua elemen di dalam website untuk meningkatkan peringkat di hasil pencarian mesin pencari seperti Google.

Fokusnya ada pada halaman dan konten website itu sendiri—mulai dari judul, struktur URL, hingga kecepatan loading—sehingga mesin pencari bisa memahami topik dan relevansi halaman dengan lebih baik.


Manfaat SEO On Page

Sebelum masuk ke komponen dan contohnya, ini dia beberapa manfaat utama dari penerapan SEO On Page:

  1. Meningkatkan peringkat website di hasil mesin pencari untuk kata kunci yang relevan dengan bisnismu, sehingga traffic organik pun meningkat.
  2. Mendorong lebih banyak konversi karena semakin tinggi posisi website, semakin banyak calon pelanggan yang melihat dan tertarik untuk membeli atau mendaftar.
  3. Meningkatkan kepuasan pengguna berkat website yang mudah dinavigasi, cepat diakses, dan kaya informasi.
  4. Meningkatkan nilai website di mata calon pelanggan maupun investor karena situs yang dioptimalkan terlihat lebih profesional.

Baca Juga: Kursus Offline Digital Marketing Surabaya: Panduan & Tips Memilih


Komponen SEO On Page

Berikut komponen-komponen penting yang wajib kamu perhatikan saat melakukan optimasi SEO On Page:

  1. Title Tag: Teks yang muncul sebagai judul di hasil pencarian. Pastikan relevan dengan konten dan mengandung kata kunci utama.
  2. Meta Description: Ringkasan konten yang muncul di bawah title tag di SERP. Tulis dengan menarik agar click-through rate (CTR) meningkat.
  3. Konten Berkualitas: Faktor peringkat paling penting. Pastikan konten relevan, informatif, dan ditulis dengan baik—jangan lupa sisipkan kata kunci secara alami.
  4. Struktur URL: Gunakan URL yang bersih dan mencerminkan isi halaman, misalnya www.contoh.com/teknologi-ai-pengenalan-wajah.
  5. Internal Link: Tautan dari satu halaman ke halaman lain di website yang sama. Membantu mesin pencari memahami struktur website dan mendistribusikan otoritas halaman.
  6. Kecepatan Website: Website yang loading-nya cepat bikin pengunjung betah. Sebaliknya, website lambat bikin mereka kabur dan peringkat turun.
  7. Keamanan Website (HTTPS): Pastikan website aman dengan sertifikat SSL agar pengunjung merasa nyaman dan Google memberi peringkat lebih baik.


Contoh SEO On Page

Supaya makin jelas, berikut 5 contoh penerapan contoh SEO on page yang bisa langsung kamu praktikkan:


1. Riset Kata Kunci yang Akurat dan Relevan

Langkah pertama dalam SEO On Page adalah menemukan kata kunci yang tepat. Misalnya, kalau kamu punya website tentang teknologi AI, kata kunci seperti "apa itu AI", "aplikasi kecerdasan buatan", atau "perkembangan terbaru AI" bisa jadi fokus utama.


2. Optimasi Konten dengan Kata Kunci Utama

Setelah kata kunci ditemukan, tempatkan secara strategis di judul, meta description, heading, dan paragraf. Tapi ingat, jangan sampai melakukan keyword stuffing atau penggunaan kata kunci berlebihan—selain merusak pengalaman membaca, Google juga bisa menurunkan peringkat.


3. Struktur URL yang Ramah SEO

Gunakan URL yang pendek, deskriptif, dan mengandung kata kunci. Hindari URL panjang dengan karakter acak yang sulit dipahami pengguna maupun mesin pencari.


4. Optimasi Gambar dengan Alt Text

Setiap gambar di website harus dilengkapi atribut alt text yang mendeskripsikan isi gambar menggunakan kata kunci relevan. Cara ini membantu gambar muncul di hasil pencarian gambar Google.


5. Kecepatan dan Responsivitas Website

Pastikan website cepat diakses dan tampil sempurna di berbagai perangkat, terutama ponsel. Google menerapkan mobile-first indexing, artinya versi mobile adalah prioritas utama saat menentukan peringkat.


Apa Itu SEO Off Page?

Sumber: Magnific

Kalau SEO On Page fokus ke dalam website, SEO Off Page adalah strategi yang dilakukan di luar website untuk meningkatkan otoritas dan popularitasnya di mata mesin pencari.

Tujuannya adalah membangun sinyal kepercayaan dari sumber eksternal—seperti backlink, media sosial, atau influencer—agar website dianggap kredibel dan layak berada di peringkat atas.


Contoh SEO Off Page

Berikut 4 contoh SEO off page yang umum diterapkan oleh digital marketer:


1. Backlink Building

Membangun tautan dari website berkualitas tinggi menuju websitemu adalah sinyal kuat bagi Google bahwa konten terpercaya. Semakin banyak backlink dari website bereputasi, semakin tinggi otoritas domain yang kamu dapatkan.


2. Social Media Marketing

Meskipun sinyal dari media sosial tidak memengaruhi peringkat secara langsung, aktivitas di Instagram, LinkedIn, atau TikTok bisa mendatangkan traffic dan memperluas jangkauan konten. Semakin banyak konten dibagikan, semakin besar peluang mendapatkan backlink organik.


3. Kolaborasi dengan Influencer

Menggandeng influencer yang relevan dengan niche bisnismu bisa membantu menyebarkan konten ke audiens yang lebih luas. Review atau rekomendasi dari influencer juga berpotensi mendatangkan backlink dan traffic berkualitas.


4. Local Citations dan Direktori Bisnis

Pastikan informasi bisnis—nama, alamat, nomor telepon—konsisten di berbagai direktori online seperti Google Business Profile. Local citation penting untuk SEO lokal dan membantu bisnismu muncul di pencarian berbasis lokasi.

Baca Juga: Kurikulum Bootcamp Digital Marketing Offline Dibimbing, Teori & Praktik Nyata!


Perbedaan SEO On Page dan Off Page

Sudah mulai paham, kan? Kalau masih bingung, inti perbedaan SEO on page dan off page terletak pada fokus dan tempat penerapannya:

Aspek

SEO On Page

SEO Off Page

Fokus

Optimasi elemen di dalam website

Membangun otoritas dari luar website

Tempat Penerapan

Konten, HTML, struktur website

Backlink, media sosial, influencer

Tujuan Utama

Memudahkan mesin pencari memahami konten

Meningkatkan kredibilitas dan popularitas

Contoh

Title tag, meta description, internal link

Backlink building, social media marketing

Keduanya bukan pilihan salah satu, melainkan harus berjalan beriringan. Ibarat membangun rumah, SEO On Page adalah fondasi dan interiornya, sementara SEO Off Page adalah reputasi dan rekomendasi dari tetangga sekitar.

Fakta di lapangan pun membuktikan hal ini. Penelitian Herwindo dan Sulistiyani yang diterbitkan di jurnal JTIK Universitas Thamrin (2025) menguji penerapan metode SEO On-Page dan Off-Page pada website PT. Unggul Herbal Atsiri—sebuah brand produk herbal—menggunakan tiga skenario berbeda: hanya On-Page, hanya Off-Page, serta kombinasi keduanya.

Hasilnya, kombinasi On-Page dan Off-Page memberikan hasil terbaik pada dua parameter utama, yaitu peningkatan traffic pengunjung dan kecepatan loading halaman.

Meski pada parameter peringkat kata kunci hasilnya belum maksimal (hanya 1 dari 7 kata kunci yang tembus halaman pertama Google), temuan ini menegaskan sinergi keduanya adalah strategi yang paling efektif, namun tetap perlu penguatan berkelanjutan di sisi keyword.

Baca Juga: Kisah Anggi Switch Career Digital Marketing: Tembus Kerja Remote di Singapura


Kuasai SEO On Page & Off Page dengan Bootcamp Digital Marketing Offline Surabaya!

Warga Bimbingan, setelah memahami perbedaan SEO on page dan off page beserta contohnya, sekarang saatnya kamu praktik langsung biar skill-mu makin terasah. Untuk kamu yang berada di Surabaya, yuk, gabung di Bootcamp Digital Marketing Offline Surabaya dari Dibimbing!

Kamu akan belajar langsung di ruang kelas nyaman bersama mentor berpengalaman, mengikuti 100+ Offline Class & 24+ Extra Video Learning, mengakses 20+ English Class untuk Persiapan Karier, mengerjakan 20+ Assignment & Real Case dengan UMKM untuk portofolio profesional

Selain itu, kamu juga mendapatkan Pendanaan s.d. Rp1,7 juta untuk Campaign Ads biar praktikmu makin maksimal. Tersedia juga 1-on-1 Konsultasi Tanpa Batas dan 3 Bulan Magang di Hiring Company buat pengalaman kerja nyata!

Kualitas program ini sudah terbukti: 96% alumni sukses bekerja di berbagai perusahaan bergengsi, didukung penyaluran kerja ke 1.100+ hiring partner. Kamu juga bisa jadi bagian dari mereka!

Kalau ada pertanyaan seperti, "Apakah materi SEO-nya mencakup praktik langsung optimasi website?" atau "Apakah kelas offline di Surabaya bisa diikuti oleh pemula tanpa background digital marketing?", konsultasi gratis di sini!

Dibimbing siap #BimbingSampeJadi digital marketer profesional yang siap bersaing di industri!


FAQ

1. Lebih penting mana, SEO On Page atau Off Page?

Keduanya sama penting dan harus berjalan beriringan. SEO On Page membangun fondasi website yang kuat dari dalam, sementara SEO Off Page meningkatkan otoritas dan kredibilitas dari luar.

2. Berapa lama hasil SEO On Page mulai terlihat?

Biasanya butuh waktu 2-4 minggu hingga perubahan mulai terlihat di peringkat, tergantung kompetisi kata kunci dan kualitas optimasi yang dilakukan.

3. Apakah backlink masih penting di 2026?

Sangat penting, tapi kualitas jauh lebih utama daripada kuantitas. Backlink dari website bereputasi tinggi tetap menjadi salah satu sinyal peringkat terkuat untuk Google.


Referensi

  1. Applying SEO Methods (On-Page and Off-Page) to Optimize the Ranking of the Top Herbal Atsiri Website [Buka]

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!