Apa itu Perencanaan Strategis? Definisi, Manfaat & Langkahnya

Muthiatur Rohmah

08 May 2024

677

Image Banner

Setiap perusahaan pasti memerlukan gambaran arah bisnis yang jelas untuk waktu yang panjang. Gambaran ini harus direncanakan secara jelas dan matang, karena mencakup masa depan dan kesuksesan perusahaan.


Lantas bagaimana cara menentukan gambaran arah bisnis yang baik dan strategis? Cara terbaiknya dengan menggunakan strategic planning atau perencanaan strategis.


Apa itu strategic planning? Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan perusahaan untuk menetapkan arah dan strategi, serta membuat keputusan dalam pengalokasian sumber daya untuk mencapai tujuan tersebut.


Bagaimana cara membuatnya? Apa saja manfaat pentingnya? Apa saja yang harus ada dalam pengembangan strategis?


Semua pertanyaan tersebut akan MinDi kupas tuntas pada artikel ini. Simak terus ya, jangan sampai kelewatan!



Apa itu Perencanaan Strategis?



Sebelum melangkah lebih jauh, Sobat MinDi harus memahami tentang apa itu perencanaan strategis secara jelas. Yuk simak pengertian perencanaan strategis berikut ini.


Menurut TechTarget, Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan oleh perusahaan untuk menentukan visi masa depan bisnis serta tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. 


Proses strategic planning melibatkan penetapan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut, sehingga perusahaan dapat merealisasikan visinya. 


Perencanaan strategis bukan hanya fokus pada tujuan jangka pendek, perencanaan strategis bersifat jangka panjang dan berwawasan ke depan, yang bisa mencakup rencana beberapa bulan hingga beberapa tahun. 


Hasil akhir dari perencanaan strategis adalah rencana strategis, yang biasanya didokumentasikan dalam bentuk rencana tertulis atau media lain yang mudah dibagikan dan dipahami oleh semua pihak terkait, termasuk karyawan, pelanggan, mitra bisnis, dan investor. 


Perusahaan harus melakukan perencanaan strategis secara berkala untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi bisnis, industri, dan peraturan, sehingga rencana strategis dapat diperbarui dan direvisi sesuai kebutuhan.



Mengapa Perencanaan Strategis itu Penting? Yuk Simak Manfaatnya!





Wah ternyata perencanaan strategis penting untuk tujuan jangka panjang bisnis perusahaan. Lantas apa saja manfaat perencanaan strategis.


Yuk simak pembahasan MinDi mengenai manfaat perencanaan strategis, yang membuatnya penting bagi kesuksesan jangka panjang perusahaan.



1. Memperjelas Goal dalam Sebuah Perusahaan


Perencanaan strategis membantu mengklarifikasi tujuan dan sasaran jangka panjang perusahaan atau produk secara spesifik. 


Proses strategic planning memastikan bahwa semua anggota tim memahami apa yang perlu dicapai dan mengapa hal itu penting. Dengan tujuan yang jelas, tim dalam perusahaan akan bekerja secara efisien untuk mencapai hasil yang diinginkan.



2. Menetapkan Arah Bisnis


Perencanaan strategis memberikan arah yang jelas untuk masa depan perusahaan. Hal ini mencakup menentukan visi keseluruhan dan misi yang akan membimbing keputusan bisnis. 


Dengan arah yang jelas, perusahaan akan fokus pada tujuan utamanya dan memastikan bahwa semua inisiatif dan keputusan mendukung visi yang telah disepakati.



3. Meningkatkan Produktivitas Karyawan


Dengan adanya tujuan yang jelas dan pemahaman yang mendalam tentang arah bisnis, karyawan dapat memfokuskan energi dan sumber dayanya secara lebih efektif. 


Perencanaan strategis membantu mengurangi kebingungan dan meningkatkan efisiensi dengan menyediakan kerangka kerja yang membantu karyawan memahami peran mereka dalam mencapai tujuan. 


Pemahaman ini mencakup identifikasi kebutuhan pelatihan atau pengembangan keterampilan yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan.


Secara keseluruhan, perencanaan strategis membantu dalam menyelaraskan tujuan dan arah perusahaan sehingga memaksimalkan potensi sumber daya yang lebih produktif dan terarah.


Baca Juga: 11 Pelatihan & Sertifikasi Project Management Gratis




Apa yang Harus ada dalam Perencanaan Strategis?



Perencanaan strategis memiliki beberapa elemen penting yang harus ada di dalamnya, tanpa adanya elemen ini, perencanaan strategis tidak akan berjalan secara efisien.




Lantas apa saja elemen dalam perencanaan strategis? Simak pembahasannya berikut ini.


  • Visi

Visi menggambarkan apa yang ingin dicapai perusahaan di masa depan. Visi harus inspiratif dan memberikan gambaran jelas tentang arah jangka panjang yang diinginkan.


  • Misi

Misi menjelaskan tujuan dasar organisasi, yaitu apa yang dilakukan organisasi dan mengapa hal itu penting. Misi harus mencerminkan nilai-nilai inti dan tujuan fundamental organisasi.


  • Analisis Situasi

Analisis ini  melibatkan pengumpulan dan analisis data untuk menilai lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Ini termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), yang membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan.


  • Tujuan Strategis

Tujuan strategis adalah hasil konkret yang ingin dicapai perusahaan. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu (SMART). Tujuan strategis mengarahkan fokus perusahaan dan membantu dalam pengalokasian sumber daya.


  • Strategi

Strategi adalah pendekatan yang akan digunakan untuk mencapai tujuan strategis. Ini melibatkan pengembangan rencana aksi yang detail tentang bagaimana tujuan akan dicapai, termasuk langkah-langkah spesifik, jadwal, dan penentuan prioritas.


  • Rencana Implementasi

Rencana implementasi adalah panduan langkah demi langkah untuk mengimplementasikan strategi. Rencana implementasi harus mencakup metrik untuk mengevaluasi kemajuan dan mekanisme feedback untuk memperbaiki rencana sesuai kebutuhan.


  • Pengukuran dan Evaluasi

Hal ini penting untuk memastikan perusahaan berada pada jalur yang benar dalam mencapai tujuannya. Pengukuran dan evaluasi juga penting untuk melakukan penyesuaian strategis jika diperlukan.


  • Komunikasi

Rencana harus dikomunikasikan secara efektif ke semua pihak yang terlibat, dari tingkat atas hingga bawah dalam perusahaan. Komunikasi yang baik memastikan bahwa semua anggota tim memahami rencana dan peran mereka dalam mencapai tujuan.


Elemen-elemen dalam perencanaan strategis, membantu perusahaan mengarahkan bisnisnya secara lebih efektif, sehingga meningkatkan kesuksesan jangka panjang. 


Oleh sebab itu, pastikan untuk menerapkan elemen ini dalam rencana bisnis yang telah Sobat MinDi buat ya!



5 Langkah Penting dalam Perencanaan Strategis



Setelah memahami tentang perencanaan strategis, sekarang waktunya Sobat MinDi membuat perencanaan strategis bisnis kamu sendiri. Lantas bagaimana cara membuatnya?


Sebelum melakukan perencanaan strategis, yuk simak 5 langkah penting dalam perencanaan strategis yang nggak boleh kelewatan, apa saja langkahnya?


Berikut adalah lima langkah penting dalam perencanaan strategis yang perlu Sobat MinDi pahami.



1. Menilai Strategi dan Lingkungan Bisnis Saat Ini


Langkah pertama dalam perencanaan strategis adalah memahami posisi bisnis perusahaan saat ini. Apa saja yang harus dipahami? Sobat MinDi dapat melakukan penilaian terhadap lingkungan eksternal, termasuk tren pasar dan lanskap kompetitif. 


Bagaimana caranya? Sobat MinDi bisa memulai dengan mengumpulkan data industri yang relevan, wawasan pelanggan, dan umpan balik karyawan. 


Sebagai tools pendukung, Sobat MinDi bisa menggunakan alat seperti balanced scorecard dan analisis SWOT untuk menilai empat elemen utama bisnis (pembelajaran dan pertumbuhan, proses bisnis, kepuasan pelanggan, dan kinerja keuangan) untuk mengeksplorasi potensi saat ini serta masa depan.



2. Rumuskan Tujuan dan Sasaran Perusahaan


Dengan memahami posisi perusahaan saat ini, kamu dapat mengidentifikasi dan mendefinisikan tujuannya berdasarkan visi dan misi perusahaan. 


Langkah ini membantu menentukan "tujuan akhir" yang dapat menginspirasi pengembangan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. 


Rumuskan tujuan menggunakan dokumen penting perusahaan seperti pernyataan misi dan visi, nilai perusahaan, keunggulan kompetitif, serta gambaran dan proyeksi keuangan akan membantu dalam proses ini.



3. Buat Strategic Plan dan Tentukan Matriksnya


Setelah mengetahui posisi dan tujuan perusahaan, langkah selanjutnya adalah merumuskan rencana strategis untuk tiga hingga lima tahun ke depan. 


Dalam langkah ini, tetapkan prioritas perusahaan, tujuan tahunan, hasil kunci yang terkait, KPI (Key Performance Indicators), anggaran, dan peta proyek tingkat tinggi yang membuat rencana lebih bisa diakses dan dimengerti.



4. Implementasikan Rencana yang dibuat


Langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan strategic planning yang telah dibuat sebelumnya. Bagaimana caranya?


Komunikasi yang jelas pada setiap anggota perusahaan merupakan hal yang penting untuk memastikan setiap orang memahami tanggung jawab dalam mengimplementasikan rencana strategis tersebut.


Sobat MinDi juga dapat menggunakan platform manajemen kerja untuk mengelola dan melacak pekerjaan, yang membantu menghubungkan tujuan strategis dengan pekerjaan sehari-hari.



5. Revisi dan Ubah Struktur jika Diperlukan


Rencana strategis perlu dikelola dan dipantau secara teratur. Ingat bahwa perencanaan strategis harus sering diperbarui untuk menyesuaikan dengan perubahan arah perusahaan untuk menanggapi peluang dan ancaman pasar baru. 


Pastikan untuk meninjau rencana secara berkala (secara kuartalan dan tahunan) untuk memastikan kesesuaiannya dengan visi dan tujuan perusahaan. 


Jika sebagian besar tujuan strategis telah dicapai atau strategi telah berevolusi secara signifikan, Itulah saat dimana Sobat MinDi harus  membuat rencana baru.


Baca Juga: 5 Case Study Project Management Untuk di Pelajari, Yuk Baca!



Tentukan Perencanaan Strategis yang Efektif untuk Kesuksesan Perusahaan



Sobat MinDi, itulah beberapa pembahasan mengenai perencanaan strategis, mulai dari pengertian, manfaat, elemen strategis hingga langkah membuatnya. Pembahasan ini akan berguna jika Sobat MinDi seorang project manager perusahaan.


Perencanaan strategis membantu perusahaan untuk menentukan tujuan dan kesuksesan mereka di masa depan. Pastikan Sobat MinDi membuat perencanaan yang efektif dan dapat dijangkau semua pihak ya!


Tertarik merencanakan project atau produk dalam perusahaan? Atau berminat menjadi seorang project manager? Bagaimana langkah awal untuk memulainya?


Tenang saja, Sobat MinDi bisa mengikuti bootcamp product and project management dibimbing.id. Bootcamp terbaik dengan pembelajaran inovatif dan intensif.


Bootcamp product dan project management dibimbing.id didampingi oleh para mentor profesional dan berpengalaman di bidangnya, yang bakal bantu kamu jadi project manager yang sukses.


Belum memiliki pengalaman di bidang product dan project management sama sekali?

Tenang saja, dibimbing.id siap bimbing kamu mulai dari nol, dengan kurikulum terlengkap, update serta beginner friendly


Sebanyak 94% alumni bootcamp dibimbing.id telah berhasil mendapatkan kerja sesuai bidang mereka. Nah, jangan khawatir nganggur setelah lulus bootcamp ya, dibimbing.id juga menyediakan job connect ke 570+ hiring partner khusus buat Sobat MinDi.


Tunggu apalagi? buruan konsultasi di sini, apapun tujuan karirmu dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi karir impianmu.



FAQ Perencanaan Strategis



  • Siapa yang harus terlibat dalam proses perencanaan strategis?


Proses perencanaan strategis idealnya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk manajemen puncak, pemimpin departemen, karyawan dari berbagai tingkatan, dan terkadang bahkan pelanggan atau konsultan eksternal. 


Keterlibatan cross-sectional ini memastikan bahwa rencana strategis mencerminkan perspektif yang beragam dan memiliki dukungan luas.


  • Bagaimana sebuah perusahaan dapat memulai proses perencanaan strategis?

 

Perusahaan dapat memulai dengan mengadakan sesi brainstorming untuk mendefinisikan visi dan misi, diikuti oleh analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Selanjutnya, perusahaan dapat menetapkan tujuan strategis yang jelas dan mengembangkan inisiatif serta proyek untuk mencapai tujuan tersebut.


  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat rencana strategis?

 

Durasi pembuatan rencana strategis bisa bervariasi tergantung pada ukuran dan kompleksitas organisasi serta kedalaman analisis yang diperlukan. Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.


  • Bagaimana seharusnya rencana strategis diimplementasikan?


Rencana strategis diimplementasikan dengan mengkomunikasikan rencana tersebut ke seluruh stakeholder, menetapkan tanggung jawab spesifik kepada tim atau individu, dan menggunakan indikator kinerja utama (KPI) untuk mengukur kemajuan. Perusahaan juga harus rutin memonitor kemajuan dan membuat penyesuaian jika diperlukan.


  • Bagaimana perusahaan mengevaluasi keberhasilan rencana strategis?

 

Keberhasilan rencana strategis dievaluasi melalui pemantauan berkelanjutan terhadap KPI dan tujuan strategis. Evaluasi ini melibatkan analisis apakah tujuan-tujuan strategis tercapai dan bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.


Peninjauan rutin dan penyesuaian rencana juga penting untuk memastikan rencana tersebut tetap relevan dengan kondisi pasar yang berubah.


Reference:

  • What is strategic planning? A 5-step guide- Asana - Buka

  • What is strategic planning? | Definition from TechTarget - Buka

Share

Author Image

Muthiatur Rohmah

Muthia adalah seorang Content Writer dengan kurang lebih satu tahun pengalaman. Muthia seorang lulusan Sastra Indonesia yang hobi menonton dan menulis. Sebagai SEO Content Writer Dibimbing, Ia telah menulis berbagai konten yang berkaitan dengan Human Resources, Business Intelligence, Web Development, Product Management dan Digital Marketing.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!