Staff Compliance: Tugas, Kualifikasi, Skill, Gaji, & Tips

Farijihan Putri
•
06 November 2024
•
1879

Bayangkan kalau di perusahaan tidak ada yang memastikan semua aturan dijalankan dengan benar, bisa kacau kan? Nah, staff compliance adalah posisi kunci yang menjaga agar perusahaan selalu patuh pada regulasi dan kebijakan internal.
Buat Warga Bimbingan yang penasaran dengan peran penting ini, MinDi akan mengupas tuntas tugas, kualifikasi, skill yang dibutuhkan, hingga gaji seorang staff compliance. Yuk, kita mulai!
Apa itu Staff Compliance?
Staff compliance adalah karyawan yang bertugas memastikan perusahaan mematuhi semua aturan, regulasi, dan kebijakan yang berlaku, baik dari pemerintah maupun kebijakan internal perusahaan.
Mereka memastikan setiap departemen menjalankan prosedur sesuai standar yang ditetapkan, sehingga perusahaan terhindar dari risiko hukum dan menjaga reputasi tetap aman.
Dengan mengidentifikasi potensi pelanggaran dan memberi saran perbaikan, staff compliance membantu perusahaan berjalan dengan lebih aman dan sesuai aturan.
Jadi, mereka menjaga aturan di dalam perusahaan yang memastikan segala aktivitas tetap pada jalur yang benar.
Tugas Staff Compliance
Menjadi staff compliance itu seperti menjadi “polisi aturan” di dalam perusahaan nih Warga Bimbingan! Tapi, tanpa seragam tentunya!
Mereka memastikan setiap prosedur berjalan sesuai aturan dan tidak ada yang keluar jalur. Yuk, simak 10 tugas utama yang dijalankan staff compliance!
- Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pemerintah dan industri.
- Melakukan audit internal untuk menilai apakah standar kepatuhan dijalankan dengan baik.
- Mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran dan memberikan rekomendasi pencegahan.
- Menyusun dan memperbarui kebijakan internal sesuai dengan perubahan regulasi.
- Memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai aturan dan kebijakan perusahaan.
- Menyiapkan laporan kepatuhan untuk manajemen dan pemangku kepentingan lainnya.
- Melakukan investigasi jika terjadi dugaan pelanggaran kebijakan.
- Berkoordinasi dengan departemen lain untuk memastikan setiap prosedur sesuai standar.
- Menjaga dokumentasi kepatuhan agar selalu lengkap dan terorganisir.
- Memonitor perubahan regulasi dan menilai dampaknya terhadap perusahaan.
Staff compliance memastikan perusahaan tetap di jalur aman, mematuhi aturan, dan selalu siap menghadapi inspeksi atau audit.
Kualifikasi Menjadi Staff Compliance
Sumber: Freepik
Staff compliance membutuhkan kualifikasi khusus lho Warga Bimbingan! Peran ini sangat penting untuk menjaga perusahaan tetap sesuai aturan.
Buat kamu yang tertarik dengan posisi ini, berikut adalah beberapa kualifikasi utama yang biasanya dibutuhkan. Yuk, kepoin!
1. Pendidikan Minimal S1 di Bidang Terkait
Lulusan hukum, manajemen, atau administrasi bisnis sering menjadi pilihan utama, karena posisi ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang regulasi dan kebijakan.
2. Pengalaman Kerja di Bidang Kepatuhan atau Audit
Pengalaman di bidang compliance, audit, atau kontrol internal sangat membantu, karena pekerjaan ini melibatkan pemantauan dan penilaian kepatuhan secara menyeluruh.
3. Kemampuan Analitis yang Kuat
Staff compliance harus mampu menganalisis peraturan dan kebijakan secara detail untuk menemukan potensi risiko atau pelanggaran dalam operasional perusahaan.
4. Pemahaman tentang Regulasi dan Kebijakan Industri
Setiap industri memiliki peraturan yang berbeda, sehingga staff compliance harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang regulasi di bidang tempat mereka bekerja.
5. Keterampilan Komunikasi yang Baik
Sebagai penghubung antar departemen, staff compliance harus mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif saat menjelaskan kebijakan atau memberikan rekomendasi perbaikan.
6. Detail-Oriented dan Teliti
Karena tugas ini melibatkan banyak prosedur dan dokumen, ketelitian sangat penting agar tidak ada aturan yang terlewat atau salah diterapkan.
Dengan kualifikasi ini, kamu akan siap menjadi staff compliance yang andal dan menjaga perusahaan tetap di jalur yang aman dan sesuai aturan.
Baca Juga: Apa itu HR Compliance? Pengertian, Aspek Penting & Perannya
Skill Wajib yang Harus Dimiliki Staff Compliance
Warga Bimbingan tertarik menjadi staff compliance? Nah, kamu harus tahu kalau ada lima skill penting yang wajib dikuasai untuk menjadi staff compliance yang andal. Yuk, simak apa saja skill tersebut dan bagaimana penerapannya!
1. Analisis Kritis
Skill ini penting untuk memahami dan mengidentifikasi potensi risiko dalam setiap kebijakan dan prosedur perusahaan. Seorang staff compliance harus bisa melihat detail kecil yang mungkin dilewatkan orang lain.
Contohnya, kamu dapat menemukan celah dalam prosedur yang bisa berpotensi menjadi masalah hukum di masa depan.
2. Kemampuan Komunikasi yang Jelas
Mengingat mereka sering berurusan dengan berbagai departemen, skill komunikasi yang baik membantu staff compliance menyampaikan kebijakan dengan jelas.
Misalnya, mereka bisa menjelaskan aturan baru kepada tim operasional tanpa membuatnya terdengar rumit. Komunikasi yang baik memastikan semua karyawan paham dan menerapkan aturan dengan tepat.
3. Ketelitian Tingkat Tinggi
Staff compliance bekerja dengan dokumen dan aturan yang kompleks, jadi ketelitian sangat dibutuhkan agar tidak ada kesalahan.
Sedikit saja kesalahan atau kelalaian bisa berakibat pada pelanggaran aturan yang fatal bagi perusahaan.
Warga Bimbingan harus seperti “detektif” yang mengecek setiap detail, baik dalam laporan, kontrak, maupun prosedur internal.
4. Pemahaman tentang Regulasi Industri
Setiap industri memiliki aturan khusus, dan staf compliance harus memahami regulasi yang berlaku di bidang mereka.
Contohnya, di industri keuangan ada aturan khusus yang berbeda dengan industri kesehatan. Pemahaman ini membantumu menerapkan kepatuhan yang relevan dan spesifik untuk menjaga perusahaan tetap aman.
5. Kemampuan Problem Solving yang Cepat
Kadang-kadang, ada aturan yang tidak mudah diterapkan, dan disinilah kemampuan problem solving berperan.
Staff compliance harus mampu mencari solusi yang praktis namun tetap sesuai aturan saat ada konflik kebijakan. Misalnya, kamu bisa menemukan cara untuk menyesuaikan kebijakan internal tanpa melanggar aturan eksternal.
Gaji Staff Compliance
Sumber: Freepik
Warga Bimbingan pasti penasaran, “berapa banyak penghasilan seorang Compliance Officer atau Staff Compliance di Indonesia?”
Posisi ini semakin penting karena banyak perusahaan yang ingin memastikan mereka selalu patuh terhadap regulasi.
Dilansir dari Indeed, gaji untuk staff compliance di Indonesia berkisar antara Rp6.276.783 hingga Rp9.824.602 per bulan, tergantung pengalaman dan ukuran perusahaan.
Gaji yang kompetitif ini sepadan dengan tanggung jawab besar dalam menjaga reputasi dan keamanan perusahaan dari risiko hukum.
5 Tips Sukses Menjadi Staff Compliance
Staff compliance yang sukses berarti lebih dari sekadar mematuhi aturan, kamu perlu memiliki strategi khusus untuk menjaga kepatuhan di perusahaan dengan efektif dan efisien.
Kalau Warga Bimbingan baru memulai atau ingin lebih sukses di peran ini, berikut lima tips yang bisa membantu kamu menjadi staff compliance andal!
1. Selalu Update dengan Peraturan Terbaru
Dunia regulasi selalu berkembang, pastikan kamu selalu tahu aturan terbaru yang relevan untuk perusahaanmu.
Langganan newsletter hukum atau ikuti seminar industri untuk selalu up-to-date. Dengan begitu, kamu siap menghadapi setiap perubahan tanpa terkejut!
2. Bangun Hubungan Baik dengan Semua Departemen
Sebagai staff compliance, kamu akan sering berinteraksi dengan berbagai tim. Jadi, bangun hubungan yang baik agar komunikasi lebih lancar.
Misalnya, saat ada aturan baru, tim operasional akan lebih mudah mengikuti jika kamu menyampaikannya dengan cara yang ramah dan mudah dipahami.
Hubungan baik membuat kamu lebih dipercaya dan lebih mudah dalam memastikan kepatuhan.
3. Kembangkan Kemampuan Analitis Secara Terus-Menerus
Analisis yang tajam membantu kamu melihat resiko atau potensi pelanggaran lebih awal, sehingga bisa segera dicegah.
Tantang diri dengan kasus-kasus simulasi atau studi kasus yang kompleks untuk melatih ketajaman analisis. Dengan latihan ini, kamu akan semakin jeli dalam menilai berbagai situasi.
4. Selalu Teliti dan Jangan Lengah dengan Detail Kecil
Dalam dunia compliance, detail kecil bisa menjadi penentu kepatuhan atau pelanggaran, jadi ketelitian adalah kunci.
Saat memeriksa dokumen atau prosedur, pastikan kamu meluangkan waktu untuk mengecek ulang semua detail.
Contohnya, periksa kembali persentase angka atau kalimat penting yang mungkin terlihat sepele tapi berpotensi besar.
5. Jangan Ragu untuk Bertanya atau Berdiskusi
Dunia regulasi bisa rumit, dan kadang-kadang pertanyaan atau diskusi kecil bisa membantu memperjelas sesuatu. Jika ada yang kurang jelas, jangan segan untuk berdiskusi dengan rekan atau supervisor.
Selain menghindari kesalahan, ini juga menunjukkan bahwa kamu proaktif dan terbuka untuk belajar.
Baca Juga: Siapa itu HR Assistant? Simak Pengertian, Tugas & Skillnya
Mau Jadi Staff Compliance?
Warga Bimbingan siap memulai karier sebagai staff compliance dan menjaga perusahaan tetap patuh aturan? Untuk membantu kamu lebih siap, ikuti Bootcamp Human Resources dibimbing.id!
Kamu akan belajar bersama mentor berpengalaman, menguasai silabus terlengkap, dan langsung praktek nyata untuk membangun portofolio yang solid. Menariknya, ada kesempatan mengulang kelas secara gratis jika kamu butuh pendalaman materi!
Dengan lebih dari 94% alumni yang berhasil mendapatkan pekerjaan dan 700+ hiring partner yang siap menyalurkan ke dunia kerja, peluang karier kamu semakin dekat.
Kalau kamu punya pertanyaan seperti, “Apa saja tantangan di bidang compliance?” atau “Bagaimana cara mulai berkarier di bidang ini?” konsultasi gratis di sini. dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi.
Referensi
Tags