Blog

/

UI/UX Design

/

Kupas Tuntas Tentang Pekerjaan UI/UX Designer, Yuk!

Kupas Tuntas Tentang Pekerjaan UI/UX Designer, Yuk!

Hudita A. R. Lubis

•

20 September 2022

•

2960

Image Banner

MinDi yakin deh, sebagian besar dari Sobat MinDi pasti udah sering dengar tentang pekerjaan UI/UX Designer kan? Rasanya di zaman serba digital ini, profesi UI/UX udah sering banget berseliweran di telinga kita. 


Ya karena memang, pekerjaan UI/UX ini berkaitan erat sama digitalisasi. Kalau Sobat MinDi perhatiin, sekarang kan hampir semua aktivitas berubah jadi digital dan online ya. Semuanya bisa diakses lewat website atau aplikasi. 


Nah untuk memaksimalkan pengalaman pengguna buat mengakses website dan aplikasi tersebut penting banget buat memperhatikan tampilan dan fitur-fiturnya. Siapa yang bertugas buat memperhatikan hal-hal itu? Tentu aja UI/UX Designer. 


Biar Sobat MinDi gak penasaran lagi, dari artikel ini, yuk cari tau bareng MinDi spesifikasi pekerjaan UI/UX Designer.


Apa Pekerjaan UI Designer dan UX Designer Sama? 


Fokus yang berbeda membuat tugas UI dan UX designer juga berbeda

Fokus yang berbeda membuat tugas UI dan UX designer juga berbeda 

Sebenarnya bisa dibilang UI dan UX itu sangat berkaitan dan gak jarang kita lihat profesi ini disebutkan secara berbarengan, misalnya “UI/UX”. Tapi Sobat MinDi tau gak sih? Kalau sebenarnya UI Designer dan UX Designer ini punya fokus pekerjaan yang agak berbeda, lho!


User Interface design atau desain antarmuka adalah pekerjaan yang fokusnya adalah mendesain tampilan dari website atau aplikasi. Seorang UI Designer harus  memastikan bahwa tampilan website atau aplikasi dapat menarik dan memberikan kenyamanan estetika kepada pengguna.


Tugas UI Designer

Secara spesifik, tugas dari UI Designer adalah:

  1. Menganalisis kompetitif pada tampilan dan vibes dari website dan aplikasi

  2. Menciptakan tampilan desain khas yang dapat menjadi branding kuat sebuah perusahaan

  3. Memperhatikan unsur estetika, mulai dari bentuk, warna, hingga tipografi

  4. Membangun desain yang interaktif dengan menambahkan animasi yang mampu menarik perhatian pengguna

  5. Mempersiapkan desain mock-up


Sedangkan untuk UX Designer, pekerjaan atau fokus utamanya adalah menciptakan website atau aplikasi yang nyaman untuk diakses dan digunakan oleh pengguna. Jadi, ketika UI Designer udah berhasil menarik perhatian pengguna, tugas UX Designer yang memastikan bahwa pengguna bakal nyaman dan betah buat mengakses website atau aplikasinya.


Coba yuk kita lihat gimana job seorang UX Designer berikut ini,


Tugas UX Designer

Secara spesifik, tugas dari UX Designer adalah:

  1. Memahami karakteristik pengguna dan brand yang dibawa perusahaan

  2. Melakukan riset kebutuhan pengguna

  3. Menciptakan alur menu yang sesuai dengan kebutuhan pengguna (arsitektur informasi)

  4. Membuat wireframe dan prototype


Nah, kalau dilihat dari spesifikasi tugasnya, kita bisa lihat kalau UI Designer lebih berfokus pada tampilan, beda halnya dengan UX Designer yang fokusnya adalah feels atau experience (pengalaman) yang dirasakan pengguna ketika mengakses website atau aplikasi. 


Jadi, kalau pekerjaan UI Designer bisa kita lihat secara kasat mata, tapi hasil kerja UX Designer bisa kita rasakan. Ibaratnya kalau kamu sedang membuat satu hidangan menu untuk restoran, UI lebih memperhatikan tampilan luar dan food plating. 


Sedangkan UX memperhatikan cita rasa, memperhatikan gimana tekstur dari makanan tersebut masuk ke mulut hingga menciptakan pengalaman yang menarik untuk pengguna dan bisa membuat pengguna untuk mencobanya berkali-kali. 


Baca juga: Cek Perbedaan Desain UI dan UX, Lewat Hal-Hal Ini! 


Skill Yang Harus Dimiliki untuk Pekerjaan UI/UX Designer

Contoh UI/UX aplikasi

Dibimbing.id - Contoh UI/UX aplikasi
(sumber: )

Untuk Sobat MinDi yang mau terjun atau berkecimpung di pekerjaan UI/UX Designer, tentu aja ada beberapa skill yang harus kamu miliki. Berikut ini key soft skill dan hard skill UI/UX Designer karena tugas dan fokusnya berbeda, jadi ada keterampilan tertentu buat menunjang tugas tersebut.


Soft skill yang harus dimiliki pekerjaan UI/UX Designer

  1. Empati

Sebagai seorang UI/UX Designer yang wajib memperhatikan kebutuhan dan kepuasan pengguna, kamu harus bisa memposisikan diri kamu sebagai pengguna. Jadi setidaknya, kamu harus membuat penilaian yang objektif dari desain kamu agar bisa menciptakan kenyaman pengguna. 


  1. Problem Solving

Karena berkaitan dengan pengalaman dan kepuasan pengguna, terkadang ada beberapa desain atau arsitektur informasi dari website dan aplikasi yang gak sesuai dengan kebutuhan pengguna. Jadi penting bagi kamu agar mampu menemukan solusi yang tepat dari masalah-masalah tersebut.


  1. Komunikasi dan kolaborasi

Seperti yang udah dibahas sebelumnya, kalau fokus UI dan UX sebenarnya agak berbeda, namun dua hal ini berkaitan banget. Jadi kamu harus mampu berkomunikasi dan berkolaborasi agar bisa menciptakan website dan aplikasi yang berkesinambungan dan menarik, baik dari segi estetika dan fungsi. 


Hard skill yang harus dimiliki UI Designer

  1. Visual branding

Karena fokus dari UI Designer adalah pada tampilan, maka kamu wajib banget punya skill visual branding. Mulai dari pengetahuan dasar tentang desain yang meliputi tipografi, pemilihan dan kombinasi warna, sampai ke desain elemen ikon dan menu. 


  1. Prototype

Berkaitan untuk memecahkan beberapa masalah yang berhubungan dengan pengalaman dan kepuasan pengguna, kamu harus bisa membuat prototype yang dapat diklik dengan ketelitian tinggi-sedang, prototype ketelitian rendah, hingga prototype akhir yang menyerupai hasil akhir. 


Baca juga: Gaji UI/UX Designer dan UI/UX Researcher Terbaru Tahun 2023 


Hard skill yang harus dimiliki UX Designer

  1. Wireframing dan prototype 

Hampir sama dengan UI Designer, UX Designer juga harus mampu membuat wireframing dan prototyping agar arsitektur informasi yang dibangun bisa diuji oleh pengguna. 


  1. Research

Agar bisa membangun arsitektur informasi yang sesuai dengan jalan pikiran dan kebutuhan pengguna, maka kamu harus bisa melakukan riset kebutuhan pengguna dan melakukan analisis. Jadi data yang terkumpul nantinya bisa jadi pertimbangan untuk mengembangkan UX yang sesuai. 


Jadi meskipun sering disebutkan menjadi satu kesatuan, UI dan UX punya fokus yang berbeda ya, Sobat MinDi. Dan untuk menunjang beberapa tugasnya, ada beberapa hard skill tertentu yang harus dimiliki UI dan UX Designer


Nah, kalau Sobat MinDi ingin belajar lebih lanjut tentang UI/UX Designer dan memperdalam skill nya, bisa banget buat daftar Bootcamp UI/UX Designer dan dapatkan kelas dan materi intensif selama 4,5 bulan bareng sama mentor yang sudah expert. Kamu juga berkesempatan buat konsultasi pribadi sama mentor lho! 


Langsung aja! klik disini dan dafatarkan diri kamu untuk dapatkan kesempatan penyaluran kerja ke perusahan-perusahaan ternama .
Pelajari Cara Membuat Aplikasi yang User Friendly dan Interaktif!

Share

Author Image

Hudita A. R. Lubis

an adaptable writer who loves to write about any topic with any writing style and always curious about anything.

Artikel Terkait

Copyright © 2023. PT Dibimbing Digital Indonesia. All Rights Reserved