Contoh Use Case Diagram Berikut Ini Mudah Dipelajari dan Dipahami, Lho!

Suci Wulandari

•

Konten ini telah ditinjau oleh Fadhil Ghifari - Head of Content

•

29 May 2023

•

22666

Image Banner

Sobat MinDi yang berkecimpung di dunia digital tentu sudah tidak asing dengan use case diagram. Para web developer atau programmer biasanya pasti bisa membuat rancangan diagram ini. Use case diagram digunakan untuk menggambarkan secara ringkas siapa dan apa saja yang bisa dilakukan user di dalam sistem. 


Agar lebih mudah dipahami, MinDi sudah menyiapkan beberapa contoh use case diagram dengan sistem yang berbeda-beda. Yuk, simak artikel berikut ini hingga selesai!


Tujuan Use Case Diagram

Use case diagram dibuat dengan tujuan untuk memudahkan rancangan sebuah sistem. Secara lebih detail beberapa tujuan dibuatnya use case diagram yaitu: 

  • Merepresentasikan interaksi pengguna terhadap sistem yang sedang dikembangkan

  • Menjabarkan kebutuhan-kebutuhan sistem dengan lebih mendetail 

  • Mengetahui kebutuhan lain di luar sistem

Contoh Use Case Diagram pada Mesin ATM


Contoh Use Case Diagram pada Mesin ATM

Dibimbing.id - Contoh Use Case Diagram pada Mesin ATM

Contoh use case diagram yang ada pada gambar di atas yaitu pada sistem mesin ATM. Pada diagram tersebut, aktor yang terlibat ada 3 yaitu nasabah, pihak bank, dan operator ATM. Sementara use case yang ada meliputi transaksi, cek saldo, tarik tunai, transfer, session, system startup, dan system shutdown. MinDi akan berikan penjelasan lebih lengkap terkait use case tersebut. 

  • Session diawali saat nasabah memasukkan kartu ke dalam mesin ATM sampai kartu tersebut dikeluarkan dari mesin ATM. 

  • Transaksi dapat dilakukan oleh nasabah termasuk cek saldo, tarik tunai, dan transfer.

  • Cek Saldo digunakan untuk mendapat informasi terkait jumlah saldo milik nasabah.

  • Tarik Tunai digunakan untuk menarik uang tunai dari dalam mesin ATM disesuaikan dengan saldo milik nasabah.

  • Transfer digunakan untuk mengirimkan sejumlah uang dari rekening nasabah ke rekening lain.

  • System startup adalah sistem yang dinyalakan oleh operator dengan ditandai dengan switch menjadi ‘on’. Operator dapat memasukkan sejumlah uang ke dalam brankas ATM sehingga mesin terkoneksi ke bank. Dengan system startup, nasabah bisa melakukan transaksi pada mesin ATM.

  • System shutdown adalah sistem yang akan dimatikan ketika maintenance akan dilakukan. Selain itu, sistem akan mengalami system shutdown saat operator memastikan tidak ada lagi nasabah yang menggunakan mesin ATM. Operator akan mengubah switch menjadi ‘off’.


Contoh Use Case Diagram pada Sistem Absensi Sekolah

Dibimbing.id - Contoh Use Case Diagram pada Sistem Absensi Sekolah



Tidak hanya pada mesin ATM, use case diagram juga bisa diterapkan pada sistem pendidikan. Gambar di atas adalah contoh use case diagram pada sistem presensi sekolah. Sobat MinDi bisa melihat ada 2 aktor yang terlibat yaitu tenaga kependidikan dan guru pendidik. Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang diagram tersebut.

  • Login perlu dilakukan oleh tenaga kependidikan dan guru agar bisa mengakses sistem. 

  • Melihat Laporan Absensi dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mengelola Data Guru dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mengelola Data Murid dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mencetak Laporan dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mengelola Data User dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mengabsen Siswa dapat dilakukan oleh guru pendidik setelah login ke dalam sistem. 

  • Mengelola Data Siswa dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.

  • Mengelola Data Kelas dapat dilakukan oleh guru pendidik dan tenaga kependidikan setelah login  ke dalam sistem.


Contoh Use Case Diagram pada Aplikasi OVO




Dibimbing.id - Contoh Use Case Diagram pada Aplikasi OVO


Contoh selanjutnya diambil dari aplikasi OVO yang memiliki sistem berupa OVO cash (transaksi keuangan) dan OVO point (mengumpulkan poin). Aktor pada use case diagram OVO yaitu user. Gambar di atas merupakan use case diagram aplikasi OVO, yang akan MinDi jelaskan lebih detail, ya!

  • User merupakan orang yang bisa menggunakan aplikasi OVO termasuk login sampai melakukan berbagai aksi dengan aplikasi tersebut (misalnya top up saldo atau transfer)

  • Register adalah langkah pertama yang dilakukan oleh user sebelum bisa mendapat akses pada aplikasi OVO. Dengan melakukan register, maka data diri user bisa dikenali oleh sistem. 

  • Login dilakukan setelah berhasil melakukan register. Login diperlukan jika user ingin bisa mengakses berbagai fitur pada OVO. 

  • Top up merupakan kegiatan yang dilakukan oleh user dengan tujuan mengisi saldo OVO. Ada dua alternatif untuk top up yaitu lewat ATM atau internet banking

  • Transfer dapat digunakan untuk mengirim atau membagi saldo OVO, baik ke sesama pengguna OVO atau rekening bank tertentu.

  • Payment merupakan pilihan pembayaran di OVO untuk beberapa kategori seperti listrik, BPJS, dan lain sebagainya. 


Setelah membaca berbagai contoh use case diagram di atas tentu Sobat MinDi jadi lebih punya gambaran bukan? Jika ingin belajar lebih detail dan mendalam terkait pemrograman dan web developer, Sobat MinDi bisa mengikuti Bootcamp Web Developer dibimbing.id. Dengan mengikuti Bootcamp, Sobat MinDi berkesempatan disalurkan kerja ke hiring partners dibimbing.id, lho!

Share

Author Image

Suci Wulandari

Kolektor kartu pos, mantan pustakawan, dan penulis yang bisa menulis apa saja kecuali skenario kehidupannya sendiri.

dibimbing

PT. Dibimbing Digital Indonesia

Plaza CityView Lantai 2
Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Subscribe Email

Get the best new products in your inbox, every day. Get the latest content first.

Copyright © 2024. PT Dibimbing Digital Indonesia. All Rights Reserved