dibimbing.id - Contoh Penyusunan Struktur Skala Upah: Metode & Tips 2026

Contoh Penyusunan Struktur Skala Upah: Metode & Tips 2026

Farijihan Putri

15 December 2025

466

Image Banner

Contoh struktur skala upah adalah salah satu hal yang paling dicari fresh graduate dan career switcher yang mau terjun ke dunia HR tapi bingung mulai dari mana. MinDi paham banget nih, banyak dari Warga Bimbingan yang kesulitan saat ditanya soal cara bikin sistem kompensasi yang fair dan sesuai regulasi. 

Kamu pengen tahu metode praktis yang bisa langsung diterapkan tanpa harus ribet dengan teori berbelit-belit yang susah dipahami? MinDi sudah siapkan penjelasan yang mudah dipahami dan diikuti supaya kamu bisa langsung applicable di dunia kerja. 

Kalau kamu beneran mau jadi HR profesional yang kredibel, Bootcamp Human Resources dibimbing.id adalah solusi tepat buat mengasah kemampuan sambil belajar dari praktisi berpengalaman.

Baca Juga: Berapa Biaya Bootcamp Human Resource Dibimbing? Rincian & Benefit


Apa Itu Struktur Skala Upah?

Struktur skala upah adalah sistem pengaturan besaran gaji yang ditetapkan berdasarkan tingkat jabatan, tanggung jawab, dan kompleksitas pekerjaan dalam sebuah organisasi. Sistem ini memastikan setiap karyawan mendapat kompensasi yang adil sesuai kontribusi dan posisi mereka. 

Perusahaan menggunakan struktur skala upah untuk menciptakan transparansi dan konsistensi dalam pemberian gaji kepada seluruh karyawan. Regulasi ketenagakerjaan di Indonesia mewajibkan perusahaan memiliki sistem ini supaya terhindar dari diskriminasi kompensasi.

Struktur yang baik membantu perusahaan mempertahankan talenta terbaik sekaligus menjaga keadilan internal dalam organisasi.

Baca Juga: HR Intern: Pelajari Tugas & Dapatkan Magang Lewat Bootcamp Dibimbing


Contoh Penyusunan Struktur dan Skala Upah

Sumber: Freepik

Berbagai metode bisa kamu gunakan untuk menyusun struktur skala upah sesuai kebutuhan dan kompleksitas organisasi. Berikut dua metode paling umum yang praktis diterapkan:


a. Metode Ranking Sederhana

Pendekatan ini paling mudah dipahami karena hanya membuat urutan jabatan berdasarkan tingkat tanggung jawab dari yang paling sederhana hingga paling kompleks. Susunan gaji mengikuti hierarki tanggung jawab tersebut secara proporsional.

Langkah penyusunan:

  1. Tentukan semua jenis jabatan beserta uraian tanggung jawab lengkap untuk setiap posisi
  2. Buat daftar jabatan berdasarkan kompleksitas tugas mulai dari level paling rendah
  3. Susun tabel dengan kolom nominal upah minimum dan maksimum untuk setiap jabatan
  4. Tentukan range upah dimulai dari posisi terendah lalu naik bertahap ke atas
  5. Masukkan angka upah minimum dan maksimum ke tabel yang sudah disiapkan
  6. Kelompokkan jabatan dengan tanggung jawab setara ke dalam golongan yang sama

Contoh tabel:

No

Jabatan

Deskripsi Tugas

Golongan

Upah Min (Rp)

Upah Max (Rp)

1

Admin Staff

Input data operasional, kelola dokumen administrasi kantor

1

4,200,000

5,300,000

1

Customer Service

Tangani keluhan pelanggan, berikan solusi dan informasi produk

1

4,200,000

5,300,000

2

Marketing Executive

Buat strategi promosi, kelola media sosial dan kampanye digital

2

5,800,000

7,200,000

3

Team Leader

Koordinasi tim harian, monitor pencapaian target departemen

3

7,500,000

9,800,000

4

Department Manager

Susun rencana strategis divisi, evaluasi kinerja tim secara menyeluruh

4

10,200,000

12,800,000

5

General Manager

Pimpin operasional perusahaan, buat keputusan bisnis strategis

5

13,200,000

16,500,000


b. Metode Poin Faktor

Metode ini lebih komprehensif karena melakukan analisa mendalam terhadap setiap jabatan sebelum menentukan pengelompokan. Evaluasi dilakukan dengan memberikan poin berdasarkan faktor-faktor tertentu yang melekat pada jabatan.

Cara penyusunan:

  1. Buat analisa jabatan lengkap dengan formulir uraian tugas dan tanggung jawab detail
  2. Tentukan bobot poin berdasarkan faktor seperti kompleksitas, pengalaman, tanggung jawab, dan risiko
  3. Lakukan evaluasi dengan memberikan bobot poin untuk setiap jabatan
  4. Susun urutan jabatan dari poin terkecil hingga terbesar
  5. Bulatkan poin ke ratusan terdekat untuk memudahkan pengelompokan

Contoh pemberian poin:

No

Jabatan

Bobot Poin

Pembulatan

1

Office Assistant

130

100

2

Security Officer

210

200

3

Graphic Designer

290

300

4

Admin Staff

290

300

5

Marketing Executive

380

400

6

HR Specialist

380

400

7

Team Leader

480

500

8

Department Manager

610

600

9

Senior Manager

750

700

10

General Manager

920

900


  1. Buat golongan jabatan berdasarkan interval poin, contoh dengan interval 100 maka jumlah golongan adalah (900-100):100 = 8 golongan

Tabel golongan:

Bobot Poin

Golongan Jabatan

100-200

1

201-300

2

301-400

3

401-500

4

501-600

5

601-700

6

701-800

7

801-900

8

  1. Tentukan upah tengah untuk setiap golongan menggunakan metode trend (kenaikan proporsional) atau progressive (kenaikan makin besar untuk golongan lebih tinggi)

Contoh struktur skala upah lengkap:

Golongan

Upah Min

Upah Tengah

Upah Max

1

2,000,000

2,500,000

3,000,000

2

3,000,000

3,500,000

4,000,000

3

4,000,000

4,500,000

5,000,000

4

5,000,000

6,000,000

7,000,000

5

7,000,000

8,000,000

9,000,000

6

9,000,000

10,000,000

11,000,000

7

11,000,000

13,000,000

15,000,000

8

14,000,000

16,000,000

18,000,000

Baca Juga: Contoh CV ATS Magang Human Resources (Gratis Template)


Tips Menyusun Struktur dan Skala Upah

Menyusun contoh struktur skala upah yang efektif butuh perhatian khusus supaya sistem kompensasi yang dibuat adil dan sustainable. Berikut 5 tips penting yang perlu kamu perhatikan saat menyusun struktur skala upah perusahaan:

  1. Riset Market Salary: Lakukan benchmarking gaji dengan perusahaan sejenis untuk memastikan kompensasi yang kamu tawarkan kompetitif di industri
  2. Pertimbangkan Budget Perusahaan: Sesuaikan struktur upah dengan kemampuan finansial organisasi supaya sistem yang dibuat realistis dan berkelanjutan
  3. Libatkan Stakeholder: Diskusikan dengan manajemen dan departemen terkait untuk mendapat perspektif lengkap sebelum finalisasi struktur
  4. Update Berkala: Review dan sesuaikan struktur upah minimal setahun sekali mengikuti inflasi dan perkembangan bisnis perusahaan
  5. Dokumentasi Jelas: Buat dokumentasi lengkap termasuk kriteria evaluasi dan metode perhitungan untuk transparansi dan audit internal

Baca Juga: 11 Tools AI untuk HRD yang Bantu Kerjaan Makin Cepat & Tepat


Waktunya Kuasai Skill HR Profesional!

Memahami cara menyusun struktur skala upah adalah salah satu kompetensi fundamental yang harus dikuasai setiap HR professional. Kalau kamu serius mau kickstart atau level up karier di bidang Human Resources dengan skill yang applicable dan sertifikasi resmi, yuk gabung sekarang di Bootcamp Human Resources dibimbing.id!

Kamu bakal dapat program pembelajaran intensif selama 12 minggu termasuk praktik magang langsung, jaminan sertifikasi BNSP yang diakui industri, dan 20+ Assignment & Real Case Project untuk Portfolio Building. Faktanya, 96% alumni udah berhasil kerja berkat dukungan 840+ hiring partner yang siap membuka peluang karier luas buat kamu. 

Masih ragu atau punya pertanyaan soal prospek karier HR atau detail program bootcamp? Konsultasi gratis aja sekarang karena dibimbing.id pasti #BimbingSampeJadi HR profesional yang kamu impikan!

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!