12 Langkah Praktis Cara Menjadi Web Developer

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

03 August 2023

9436

Image Banner

Cara menjadi web developer tidaklah sesulit yang dibayangkan. Kini, makin banyak orang semakin tertarik ingin menjadi web developer karena gaji dan karir yang menjanjikan. Tidak hanya itu, menjadi web developer memungkinkan kamu menciptakan web fungsional untuk diri sendiri juga. 


Melalui artikel ini, MinDi akan menjelaskan cara menjadi web developer dengan singkat, melalui 12 langkah praktis. Selain itu, keuntungan menjadi web developer juga akan dijelaskan. Jadi, simak artikelnya sampai selesai, ya!


Cara Menjadi Web Developer

1. Definisikan Tujuan 


Jenis Web Developer

Dibimbing.id - Jenis Web Developer


Sebelum mulai belajar untuk menjadi web developer, kamu perlu menentukan tujuan terlebih dulu. Terdapat banyak jenis-jenis web developer dan kamu bisa pilih mana yang ingin kamu kuasai secara spesifik. Berbagai jenis web developer di antaranya yaitu:

  • Front-end developer berfokus pada pengembangan bagian depan web, merancang tampilan dan interaksi dengan pengguna. Biasanya front end developer menguasai bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript.

  • Back-end developer berfokus pada pengembangan bagian belakang web, mengelola server, database, dan logika aplikasi yang tidak terlihat pengguna. Biasanya back end developer menguasai bahasa pemrograman seperti PHP, Python, Ruby, atau JavaScript (dengan Node.js).

  • Full-stack developer memiliki keterampilan dalam pengembangan front-end dan back-end. Mereka mampu mengelola seluruh siklus pengembangan situs web dari awal hingga akhir. Seorang full-stack developer mungkin tidak menjadi ahli di satu bidang spesifik, tetapi memiliki pemahaman mendalam tentang seluruh sistem dan proses pengembangan.

  • Mobile web developer memiliki spesifikasi menciptakan situs web yang dioptimalkan untuk perangkat mobile, seperti ponsel pintar dan tablet. 

  • Front-end framework specialist memiliki keahlian dalam mengimplementasikan framework front end seperti React, Angular, dan Vue.js.

  • Back-end framework specialist memiliki keahlian dalam mengimplementasikan framework back end seperti Laravel (untuk PHP), Django (untuk Python), atau Ruby on Rails (untuk Ruby).

  • DevOps engineer mengkombinasikan pemahaman tentang pengembangan dengan operasi infrastruktur untuk membangun serta mengkonfigurasi pengembangan aplikasi web secara efisien.

2. Pelajari Bahasa Pemrograman

Setelah memilih ingin fokus pada web developer jenis yang mana, kini saatnya Sobat MinDi lanjut ke bahasa pemrograman. Untuk menjadi web developer, kamu perlu menguasai bahasa pemrograman. 

Pada tahap awal, MinDi menyarankan kamu menguasai bahasa pemrograman dasar dan populer terlebih dulu. Beberapa yang perlu kamu kuasai seperti JavaScript, PHP, Phyton, Java, C++, Golan, Swift, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa memilih untuk belajar bahasa pemrograman yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan akan menjadi web developer jenis apa. 

3. Memahami Konsep Desain Web

Web developer yang hebat bukan hanya pandai dalam pemrograman, tetapi juga memahami konsep desain web. Desain web yang baik mencakup aspek tata letak, warna, tipografi, dan pengalaman pengguna. Pelajari prinsip-prinsip desain web, dan latih kemampuan untuk merancang tampilan yang menarik dan fungsional bagi pengguna.

4. Kenali Framework dan Library

Pengembangan web semakin efisien dengan menggunakan framework dan library yang sudah ada. Jika tertarik pada pengembangan front end, Sobat MinDi bisa mencoba fokus untuk mempelajari framework seperti React, Angular, atau Vue.js. 

Sementara jika ingin berfokus pada back-end development, kamu dapat belajar menggunakan framework seperti Node.js atau Django. Penggunaan Framework dan library ini bertujuan untuk efisiensi waktu dan memperluas kemampuan pengembangan. 

5. Buat Proyek Pribadi

Cara menjadi web developer selanjutnya yaitu dengan melatih keterampilan dengan membuat proyek pribadi. Mulailah dengan proyek sederhana dan tingkatkan kesulitannya seiring dengan waktu. Proyek-proyek ini akan membantu Sobat MinDi menguji kemampuan yang sudah dipelajari. Selain itu, proyek pribadi juga bisa menjadi portofolio awal untuk mencari klien, lho! 

6. Ikuti Pelatihan

Tingkatkan keterampilan dengan mengikuti pelatihan terkait web development. Ada banyak platform online yang menawarkan kursus gratis maupun berbayar dengan berbagai tingkat kesulitan. 

Salah satunya yang recommended adalah bootcamp online programmer yang diselenggarakan oleh Dibimbing.id. Kamu akan mendapat materi khusus untuk mengasah skill web development serta bisa memperluas jaringan secara profesional.

7. Bergabung dengan Komunitas 

Bergabunglah dengan komunitas web developer, baik itu forum diskusi, grup media sosial, atau acara pertemuan offline. Interaksi dengan sesama web developer akan membantu Sobat MinDi belajar dari pengalaman orang lain, mendapatkan solusi untuk masalah coding, dan tetap up to date dengan perkembangan terbaru di industri.\

8. Praktik dan Konsisten

Sama seperti bidang lainnya, untuk bisa mendalami sebuah skill maka kamu perlu melakukan praktik yang konsisten. Hal itu juga sama jika ingin menjadi web development. Tetapkan waktu untuk berlatih setiap hari meski durasinya tidak terlalu lama. 

9. Jadi Freelancer atau Kontributor Open Source

Setelah merasa cukup percaya diri dengan kemampuanmu, pertimbangkan untuk menjadi seorang freelancer. Kamu juga bisa berkontribusi pada proyek open source. Dengan begitu, Sobat MinDi bisa berkesempatan untuk mengerjakan berbagai proyek yang berbeda. Kamu juga mungkin bekerja sama dengan tim pengembangan proyek berskala besar. 

10. Tetap Terbuka pada Perubahan

Industri web development terus berkembang dan berubah dengan cepat. Selalu terbuka pada perubahan teknologi dan tren terbaru juga menjadi hal yang penting bagi seorang web developer. Kamu bisa mengetes kemampuanmu secara berkala agar bisa selalu update dengan perubahan.

11. Bangun Portofolio Online

Buatlah portofolio online yang menarik untuk menampilkan proyek-proyek yang sudah pernah kamu kerjakan kepada dunia. Portofolio adalah cara yang baik untuk menunjukkan potensi dan keterampilan web developer kepada calon klien atau pemberi kerja. 

Pastikan portofolio milikmu tersebut telah mencakup proyek-proyek yang beragam. Melalui portofolio online, kamu juga bisa menonjolkan bidang dan spesialisasimu dalam web developing.

12. Jangan Takut Gagal 

Ingatlah bahwa kegagalan adalah bagian alami dari proses belajar. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berani menghadapi tantangan. Teruslah berkembang, teruslah belajar, dan selalu tetap termotivasi dalam perjalanan kamu menjadi seorang web developer yang sukses.

Keuntungan Menjadi Web Developer

Menjadi seorang web developer menawarkan berbagai keuntungan dan peluang yang menarik. Berikut adalah beberapa keuntungan menjadi web developer:

  • Memiliki kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dalam menciptakan desain dan antarmuka pengguna yang menarik. Kamu dapat mengubah ide-ide kreatif menjadi kenyataan dengan mengembangkan situs web yang indah dan fungsional.

  • Permintaan untuk web developer terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis akan kehadiran digital. 

  • Potensi pendapatan tinggi sebab permintaan di pasar juga tinggi. Selain itu, web developer bisa menghasilkan pendapatan tambahan melalui proyek-proyek independen.

  • Kemampuan beradaptasi dengan cepat pada perkembangan industri.

  • Sangat mungkin untuk bekerja jarak jauh (remote). 

  • Pengakuan dari klien jika proyek yang dikerjakan berhasil. 

  • Pengembangan karir dari satu spesialis ke spesialis lain. Misalnya dari front-end ke back-end development, atau bahkan berpindah ke posisi manajerial atau menjadi seorang entrepreneur dengan memulai bisnis sendiri.

  • Kesempatan belajar terus ada sebab selalu muncul tantangan baru dalam dunia web developer.  

  • Kesempatan bekerja dan belajar bersama lintas profesi. Dalam proyek pengembangan web yang lebih besar, kamu akan bekerja dengan tim yang terdiri dari berbagai profesional, seperti desainer, analis bisnis, dan manajer proyek.

  • Melalui web development, kamu dapat menciptakan situs web yang memberikan dampak positif bagi banyak orang. Bisa saja itu situs web yang menyediakan informasi penting, platform edukasi online, e-commerce yang membantu pelaku usaha kecil, atau situs web yang memperjuangkan tujuan sosial.





Bangun Karir Sebagai Web Developer Bersama Dibimbing.id



Itulah pembahasan mengenai cara menjadi web developer dan keuntungannya. Mengasah keterampilan dan memahami berbagai teknologi web juga sama pentingnya dengan konsisten.


Apabila kamu ingin menekuni pengembangan web dan berkarir di bidang ini, MinDi punya rekomendasi program untuk kamu. Bagi yang tertarik, kamu bisa ikuti Bootcamp Frontend Web Development Dibimbing..


Program ini dirancang untuk kamu yang mau belajar web development dari nol. Dengan kurikulum beginner-friendly, siapapun bisa ikut program ini tanpa merasa kesusahan.


Di sini, kamu akan diajari konsep dasar, teori, tools penunjang, hingga praktik dengan real-case project. Pokoknya, kamu bakal dibimbing sampai jadi!


So, tunggu apa lagi? Segera gabung dan mulai karirmu sebagai web developer bareng Dibimbing!




Share

Author Image

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

Khadijah adalah SEO Content Writer di Dibimbing dengan pengalaman menulis konten selama kurang lebih setahun. Sebagai lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang berminat tinggi di digital marketing, Khadijah aktif berbagi pandangan tentang industri ini. Berbagai topik yang dieksplorasinya mencakup digital marketing, project management, data science, web development, dan career preparation.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!