Cara Membuat Abstrak Skripsi, Paper, dan Jurnal yang Benar
DITULIS OLEH
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 9 Okt 2026
Diubah pada 16 Okt 2026
29
Cara membuat abstrak skripsi penting dipahami karena bagian ini merangkum inti karya ilmiah. Isinya perlu menjelaskan tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan secara singkat.
Format abstrak juga digunakan dalam paper dan jurnal. Karena itu, kamu perlu memahami struktur dan unsur pentingnya agar tetap jelas dan informatif.
Di artikel ini, MinDi akan membahas cara membuat abstrak yang benar sekaligus mengenalkan Bootcamp Dibimbing untuk persiapan skill setelah lulus. Yuk, baca sampai akhir!
Baca Juga: 7 Contoh Abstrak Karya Ilmiah Berbagai Bidang, Yuk Simak!
Apa Itu Abstrak Skripsi?
Abstrak skripsi adalah ringkasan singkat yang menggambarkan isi utama penelitian. Bagian ini biasanya memuat masalah, tujuan, metode, hasil, hingga kesimpulan penelitian.
Melalui abstrak, pembaca dapat memahami gambaran penelitian tanpa harus membaca seluruh skripsi terlebih dahulu. Karena itu, informasi yang dicantumkan harus ringkas, relevan, dan sesuai dengan isi penelitian.
Panjang serta format abstrak dapat berbeda di setiap perguruan tinggi. Jadi, kamu tetap perlu mengikuti pedoman skripsi dari kampus atau program studi masing-masing.
Apa Saja Struktur Penulisan Abstrak Skripsi?
Struktur abstrak umumnya mengikuti alur penelitian dari masalah hingga hasil. Susunan ini membantu pembaca memahami penelitian secara runtut meskipun hanya membaca beberapa paragraf.
Berikut struktur penulisan abstrak yang umum digunakan.
1. Latar Belakang Penelitian
Bagian awal abstrak menjelaskan permasalahan atau fenomena yang menjadi dasar penelitian. Kamu cukup menyampaikan konteks terpenting tanpa memasukkan seluruh penjelasan dari latar belakang skripsi.
Fokuslah pada masalah utama yang membuat penelitian tersebut perlu dilakukan. Biasanya, satu atau dua kalimat sudah cukup untuk memberikan konteks kepada pembaca.
2. Tujuan Penelitian
Setelah menjelaskan masalah, tuliskan apa yang ingin dicapai melalui penelitian. Tujuan tersebut harus sesuai dengan rumusan masalah dan pembahasan yang terdapat dalam skripsi.
Kamu dapat menggunakan kalimat seperti "Penelitian ini bertujuan untuk..." agar maksudnya langsung terlihat. Hindari menambahkan tujuan yang tidak benar-benar dibahas dalam penelitian.
3. Metode Penelitian
Bagian metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Informasinya dapat mencakup pendekatan penelitian, responden atau informan, teknik pengumpulan data, hingga metode analisis.
Namun, nggak semua detail metodologi perlu dimasukkan. Cukup pilih informasi yang paling membantu pembaca memahami proses penelitianmu.
4. Hasil Penelitian
Hasil penelitian menjelaskan temuan utama yang diperoleh setelah proses analisis. Bagian ini merupakan salah satu unsur terpenting karena menunjukkan jawaban dari penelitian yang telah dilakukan.
Jika terdapat angka atau nilai penting, kamu dapat mencantumkannya secara singkat. Pastikan hasil yang ditulis sama dengan data pada bagian pembahasan dan kesimpulan.
5. Kesimpulan
Kesimpulan dalam abstrak merangkum jawaban utama dari penelitian. Bagian ini harus sesuai dengan hasil yang telah diperoleh dan tidak memasukkan klaim baru.
Kamu nggak perlu mengulang seluruh pembahasan. Cukup tuliskan inti hasil penelitian dalam satu atau dua kalimat.
6. Keyword
Setelah abstrak, biasanya terdapat beberapa keyword yang menggambarkan topik utama penelitian. Kata kunci tersebut membantu pembaca maupun sistem pencarian mengidentifikasi fokus penelitian.
Jumlah keyword dapat berbeda tergantung aturan kampus atau publikasi. Karena itu, periksa kembali pedoman penulisan sebelum menentukan formatnya.
Baca Juga: 10 Struktur Karya Ilmiah yang Tepat, Mahasiswa Wajib Tahu!
Apa Saja Unsur dalam Menulis Abstrak?
Selain memahami strukturnya, kamu perlu memastikan informasi penting penelitian sudah masuk ke dalam abstrak. Unsur tersebut membantu abstrak tetap informatif meskipun ditulis secara singkat.
Beberapa unsur yang perlu diperhatikan antara lain:
- Masalah penelitian: Menjelaskan persoalan utama yang menjadi dasar penelitian.
- Tujuan penelitian: Menunjukkan hal yang ingin diketahui atau dicapai.
- Metode penelitian: Menjelaskan pendekatan dan cara penelitian dilakukan.
- Objek atau responden: Menunjukkan pihak atau objek yang diteliti jika relevan.
- Hasil penelitian: Menampilkan temuan utama berdasarkan proses analisis.
- Kesimpulan: Merangkum jawaban dari tujuan penelitian.
- Keyword: Mewakili istilah atau topik utama yang dibahas dalam penelitian.
Unsur tersebut tidak selalu harus ditulis sebagai bagian yang terpisah. Dalam abstrak, seluruh informasi biasanya dirangkai menjadi paragraf yang singkat dan saling berhubungan.
Baca Juga: Alumni Dibimbing Sukses Switch Career dari Astronomi ITB ke IT
Bagaimana Cara Membuat Abstrak Skripsi?
Sumber: Desain oleh Dibimbing
Cara membuat abstrak skripsi sebenarnya lebih mudah jika penelitian sudah selesai. Kamu tinggal mengambil informasi terpenting dari setiap bagian, lalu menyusunnya menjadi ringkasan yang runtut.
Berikut langkah yang bisa kamu lakukan.
1. Selesaikan Penelitian dan Catat Informasi Utama
Selesaikan bagian hasil, pembahasan, dan kesimpulan terlebih dahulu agar abstrak sesuai dengan versi akhir skripsi. Setelah itu, catat poin penting dari latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan.
Contoh:
Judul: “Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Layanan Publik.”
Catat informasi seperti masalah layanan, tujuan analisis, jumlah responden, metode, dan hasil utama.
2. Tulis Latar Belakang secara Singkat
Jelaskan masalah atau fenomena yang menjadi dasar penelitian tanpa memasukkan terlalu banyak teori. Cukup berikan konteks yang membantu pembaca memahami alasan penelitian dilakukan.
Contoh:
“Penggunaan aplikasi layanan publik terus meningkat, tetapi kualitas layanan yang diterima pengguna masih perlu dievaluasi.”
3. Jelaskan Tujuan Penelitian
Tuliskan tujuan penelitian secara langsung dan sesuai dengan rumusan masalah. Kamu bisa menggunakan kalimat “Penelitian ini bertujuan untuk...” agar lebih jelas.
Contoh:
“Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna aplikasi layanan publik.”
4. Ringkas Metode Penelitian
Sebutkan pendekatan, responden atau informan, teknik pengumpulan data, serta metode analisis secara singkat. Hindari menjelaskan seluruh detail metodologi yang sudah dibahas dalam bab metode.
Contoh:
“Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 150 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear.”
5. Masukkan Hasil Utama Penelitian
Tuliskan temuan yang paling menjawab tujuan penelitian. Jika ada angka atau hasil analisis penting, kamu bisa mencantumkannya agar lebih informatif.
Contoh:
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna aplikasi.”
6. Tutup dengan Kesimpulan dan Keyword
Akhiri abstrak dengan kesimpulan yang merangkum hasil penelitian. Setelah itu, tambahkan beberapa keyword yang paling mewakili topik skripsi.
Contoh:
“Peningkatan kualitas layanan dapat membantu meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi layanan publik.”
Kata kunci: kualitas layanan, kepuasan pengguna, aplikasi layanan publik
Baca Juga: 8 Karakteristik Karya Ilmiah yang Tepat, Peneliti Wajib Tahu!
Tips Menulis Abstrak Skripsi yang Baik
Setelah mengetahui strukturnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar abstrak nggak terlalu panjang atau justru kehilangan informasi penting.
Berikut beberapa tips menulis abstrak yang bisa kamu terapkan.
1. Gunakan Kalimat yang Ringkas
Gunakan kalimat langsung agar informasi lebih mudah dipahami. Hindari pembukaan panjang yang tidak memberikan informasi penting tentang penelitian.
Setiap kalimat sebaiknya mempunyai fungsi yang jelas. Misalnya, menjelaskan masalah, tujuan, metode, hasil, atau kesimpulan.
2. Hindari Terlalu Banyak Teori
Abstrak bukan tempat untuk menjelaskan landasan teori secara panjang. Fokus utama tetap pada penelitian yang kamu lakukan.
Kalau suatu teori memang menjadi bagian penting dari metode atau model penelitian, cukup sebutkan secara singkat. Penjelasan lengkapnya tetap berada pada bagian utama skripsi.
3. Cantumkan Hasil yang Spesifik
Jangan hanya menuliskan bahwa penelitian menghasilkan suatu temuan tanpa menjelaskan hasilnya. Sebutkan hasil utama secara langsung agar abstrak memberikan informasi yang cukup.
Jika ada nilai atau persentase penting, kamu juga bisa memasukkannya. Namun, pilih angka yang benar-benar relevan dengan tujuan penelitian.
4. Jaga Konsistensi Informasi
Pastikan jumlah responden, metode, nama variabel, dan hasil dalam abstrak sama dengan isi skripsi. Kesalahan kecil pada bagian ini dapat membuat informasi penelitian terlihat tidak konsisten.
Kamu dapat melakukan pengecekan terakhir setelah seluruh revisi selesai. Bandingkan abstrak dengan bagian metode, hasil, dan kesimpulan.
5. Ikuti Pedoman Kampus
Setiap kampus dapat memiliki ketentuan berbeda mengenai jumlah kata, format, bahasa, dan keyword. Jangan hanya mengikuti contoh dari internet tanpa mengecek aturan resmi.
Kalau kampus mewajibkan abstrak dalam dua bahasa, pastikan versi Bahasa Inggris memiliki makna yang sama dengan versi Bahasa Indonesia.
Contoh Abstrak Penelitian
Isi abstrak dapat berbeda tergantung jenis, metode, dan topik penelitian. Supaya lebih jelas, berikut beberapa contoh abstrak berdasarkan tema penelitian dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
1. Contoh Abstrak Penelitian Kuantitatif
Untuk penelitian kuantitatif, misalnya kamu menggunakan judul “Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Layanan Publik.” Berikut contoh penyusunan abstraknya.
Bahasa Indonesia:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna aplikasi layanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 150 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas layanan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Kata kunci: kualitas layanan, kepuasan pengguna, layanan publik
Bahasa Inggris
This study aims to analyze the effect of service quality on user satisfaction with a public service application. A quantitative approach was used involving 150 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed through linear regression. The results indicate that service quality has a positive effect on user satisfaction. These findings highlight the importance of improving service quality to enhance user experience.
Keywords: service quality, user satisfaction, public service
Baca Juga: Kisah Switch Career Kak Robby lewat Bootcamp Dibimbing
2. Contoh Abstrak Penelitian Kualitatif
Untuk penelitian kualitatif, kamu bisa mengambil contoh judul “Pengalaman Mahasiswa dalam Mengikuti Pembelajaran Daring.” Berikut gambaran penulisan abstraknya.
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 15 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu menjadi salah satu keuntungan utama, sedangkan keterbatasan interaksi dan gangguan koneksi menjadi tantangan yang sering dialami mahasiswa.
Kata kunci: pembelajaran daring, mahasiswa, penelitian kualitatif
Bahasa Inggris
This study aims to explore students' experiences in participating in online learning. A qualitative approach was employed through in-depth interviews with 15 university students. The data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that time flexibility was one of the main advantages, while limited interaction and internet connectivity were among the most common challenges experienced by students.
Keywords: online learning, students, qualitative research
3. Contoh Abstrak Penelitian Sistem Informasi
Pada bidang sistem informasi, contoh judul yang dapat digunakan adalah “Evaluasi Kualitas Layanan Aplikasi E-Government Berdasarkan Persepsi Pengguna.” Berikut contoh abstrak yang dapat menjadi gambaran.
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan aplikasi e-government berdasarkan persepsi pengguna. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna aplikasi. Data dianalisis berdasarkan beberapa indikator kualitas layanan untuk mengetahui tingkat kinerja dan kepentingannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator memperoleh penilaian baik, tetapi beberapa aspek masih membutuhkan peningkatan untuk mendukung kualitas layanan kepada masyarakat.
Kata kunci: e-government, kualitas layanan, sistem informasi
Bahasa Inggris
This study aims to evaluate the service quality of an e-government application based on user perceptions. A quantitative approach was employed by collecting data through questionnaires distributed to application users. The data were analyzed using several service quality indicators to determine their performance and importance levels. The results show that most indicators received positive assessments, although several aspects still require improvement to enhance public service quality.
Keywords: e-government, service quality, information systems
4. Contoh Abstrak Penelitian Manajemen
Untuk bidang manajemen, kamu bisa menggunakan contoh judul “Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan.” Abstraknya dapat disusun dengan menekankan variabel, responden, metode analisis, serta hasil penelitian.
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 120 karyawan sebagai responden. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif terhadap produktivitas karyawan. Kondisi lingkungan kerja yang mendukung dapat membantu karyawan menjalankan pekerjaannya secara lebih efektif.
Kata kunci: lingkungan kerja, produktivitas, karyawan
Bahasa Inggris
This study aims to analyze the effect of the work environment on employee productivity. A quantitative approach was employed involving 120 employees as respondents. Data were collected using questionnaires and analyzed through linear regression. The results show that the work environment has a positive effect on employee productivity. A supportive work environment can help employees perform their work more effectively.
Keywords: work environment, productivity, employees
Baca Juga: Switch Career dari Pertanian, Sukses Jadi UI/UX Designer
Kesimpulan
Cara membuat abstrak skripsi dapat dilakukan dengan merangkum masalah, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian secara singkat. Pastikan setiap informasi sesuai dengan isi skripsi dan mengikuti pedoman penulisan dari kampus.
Kamu juga perlu memeriksa konsistensi data, jumlah kata, hingga keyword sebelum mengumpulkan skripsi. Dengan begitu, abstrak dapat memberikan gambaran penelitian yang jelas kepada pembaca.
Sudah Paham Cara Membuat Abstrak? Saatnya Upgrade Skill untuk Karier
Setelah memahami cara membuat abstrak skripsi, paper, dan jurnal, kamu juga bisa mulai mempersiapkan kemampuan untuk memasuki dunia kerja. Melalui Bootcamp Dibimbing, kamu bisa belajar secara praktis, mengerjakan proyek, membangun portofolio, hingga mendapatkan dukungan persiapan karier.
Programnya tersedia untuk berbagai bidang, mulai dari teknologi, data, bisnis, hingga sustainability. Jadi, kamu bisa memilih bootcamp sesuai minat, kemampuan yang ingin dikembangkan, dan target pekerjaan setelah lulus.
Benefit Bootcamp Dibimbing:
- Live Class: Belajar langsung bersama mentor dan praktisi berpengalaman.
- Assignment & Portfolio: Kerjakan tugas dan proyek untuk membangun portofolio.
- Career Preparation: Dapatkan bantuan CV, LinkedIn, konsultasi karier, hingga latihan interview.
- Mentoring: Dapatkan pendampingan selama proses pembelajaran.
- Penyaluran Kerja: Akses berbagai peluang melalui jaringan hiring partner Dibimbing.
- Materi Pembelajaran: Pelajari materi sesuai kurikulum dan fasilitas dari program yang dipilih.
Pilihan Bootcamp Dibimbing:
Kamu bisa memilih program sesuai bidang yang ingin dipelajari, seperti:
- Bootcamp Backend Development
- Bootcamp Data Engineering
- Bootcamp DevOps Engineering
- Bootcamp Quality Assurance
- Bootcamp ESG & Sustainability Management
- Bootcamp Supply Chain Management
- Bootcamp Data Analytics
Masih Bingung Pilih Bootcamp yang Cocok?
Setiap program memiliki fokus skill dan jalur karier yang berbeda. Kamu bisa menyesuaikannya dengan latar belakang, minat, serta pekerjaan yang ingin dituju setelah menyelesaikan kuliah.
Yuk, hubungi tim Dibimbing untuk konsultasi dan temukan Bootcamp Dibimbing yang sesuai dengan target kariermu!
FAQ
1. Bagaimana Cara Membuat Abstrak Skripsi yang Benar?
Cara membuat abstrak skripsi dimulai dengan merangkum latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Tulis secara singkat serta sesuaikan dengan pedoman kampus.
2. Apa Saja Struktur Abstrak Skripsi?
Struktur abstrak umumnya terdiri dari latar belakang, tujuan, metode, hasil, kesimpulan, dan keyword. Susunannya perlu dibuat runtut agar mudah dipahami.
3. Apa Saja Unsur Abstrak yang Perlu Dicantumkan?
Unsur abstrak meliputi masalah, tujuan, metode, objek atau responden, hasil, dan kesimpulan. Informasi tersebut juga umum ditemukan pada abstrak paper dan karya ilmiah lainnya.
4. Bagaimana Contoh Abstrak yang Baik?
Contoh abstrak yang baik biasanya singkat, jelas, dan langsung menjelaskan inti karya ilmiah. Isinya perlu konsisten dengan metode, hasil, dan kesimpulan yang dibahas.
5. Apa Perbedaan Abstrak Skripsi, Abstrak Paper, dan Abstrak Jurnal?
Abstrak skripsi, abstrak paper, dan abstrak jurnal memiliki fungsi yang sama, yaitu merangkum isi karya ilmiah. Perbedaannya biasanya terletak pada format, jumlah kata, dan pedoman penulisan yang digunakan.
Kategori:
Penulis
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
