dibimbing.id - Kisah Switch Career Kak Robby lewat Bootcamp Dibimbing

Kisah Switch Career Kak Robby lewat Bootcamp Dibimbing

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

01 Mei 2026

29

Image Banner

Pernah kepikiran buat switch career, tapi masih ragu karena background kamu beda? Kalau kamu sedang ada di fase itu, kisah Kak Robby mungkin bisa relate dengan yang kamu rasakan.

Kak Robby memulai perjalanannya dari latar belakang yang cukup berbeda, yaitu jurusan Perikanan. Namun, beliau melihat bahwa peluang di dunia digital marketing sangat luas dan layak untuk dikejar lebih serius.

Keputusan untuk pindah jalur tentu tidak datang tanpa tantangan. Mulai dari belajar skill baru sampai menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri, semuanya butuh proses dan keberanian untuk mulai.

Lewat Bootcamp Dibimbing, Kak Robby akhirnya menemukan jalur belajar yang lebih terarah. Yuk, simak perjalanan switch career Kak Robby sampai berhasil menjadi Digital Marketing Specialist di agensi Singapura.


Bagaimana Awal Perjalanan Kariernya?

Sumber: Kak Robby x Dibimbing

Perjalanan karier ini dimulai dari fase yang mungkin dirasakan banyak orang, yaitu kebingungan menentukan arah setelah lulus. 

Dengan latar belakang Perikanan, pilihan karier terasa cukup terbatas, sementara minat mulai bergeser ke bidang yang lebih dinamis seperti digital marketing.

Keinginan untuk switch career sebenarnya sudah ada sejak awal. “Dari awal emang niatku mau switch career karena liat prospek bidang ini luas.” Robby Alfiansyah, alumni Digital Marketing Batch 28+. 

Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan berpindah jalur datang dari kesadaran akan peluang yang lebih besar di masa depan.

Namun, proses tersebut tidak berjalan mudah begitu saja. Dibutuhkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mulai belajar dari nol di bidang baru. 

Dari sinilah perjalanan upskilling dimulai dengan memilih tempat belajar yang relevan dengan kebutuhan industri.

Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Digital Marketing Terbaik di 2026


Mengapa Memutuskan Switch Career?

Sumber: Kak Robby x Dibimbing

Keputusan untuk switch career biasanya tidak datang secara tiba-tiba. Dalam kisah ini, ada kesadaran bahwa peluang karier dari latar belakang sebelumnya terasa cukup terbatas dan belum sepenuhnya sejalan dengan minat jangka panjang.

Selain itu, perkembangan industri digital yang sangat cepat membuat bidang seperti digital marketing terlihat lebih menjanjikan. 

Prospek kerja yang luas serta kebutuhan skill yang terus meningkat menjadi alasan kuat untuk mulai mempertimbangkan perubahan arah karier.

Di sisi lain, ada dorongan untuk berkembang dan tidak stagnan di satu titik. Switch career menjadi langkah strategis untuk membuka peluang baru dan membangun karier yang lebih relevan. 

Seperti yang disampaikan oleh Kak Robby Alfiansyah, alumni Digital Marketing Batch 28+, “Dari awal emang niatku mau switch career karena liat prospek bidang ini luas.”

Baca juga: Apa yang Dipelajari Digital Marketing? Cek Informasinya


Bagaimana Pengalaman Belajarnya di Dibimbing?

Sumber: Kak Robby x Dibimbing

Pengalaman belajar di Dibimbing menjadi salah satu turning point dalam perjalanan switch career ini. 

Proses belajar tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga dirancang agar peserta benar-benar memahami dan siap terjun ke dunia kerja.


1. Materi Bisa Dipelajari Lebih Dalam

Materi yang diberikan tidak hanya di permukaan, tetapi bisa dipelajari secara mendalam sesuai kebutuhan. 

Peserta diberi kesempatan untuk benar-benar memahami konsep sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Hal ini membantu proses belajar jadi lebih terarah dan tidak terburu-buru.


2. Akses Rekaman Kelas Fleksibel

Salah satu keunggulannya adalah akses rekaman kelas yang bisa diulang kapan saja. Fitur ini sangat membantu saat ada materi yang belum dipahami di kelas. 

Dengan begitu, proses belajar jadi lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan ritme masing-masing.


3. Mentor Mudah Dipahami

Mentor yang mengajar tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu menjelaskan materi dengan cara yang sederhana. 

Hal ini membuat materi yang kompleks jadi lebih mudah dipahami, terutama untuk pemula. Interaksi yang aktif juga membantu peserta lebih cepat menguasai skill.


4. Materi Langsung Aplikatif

Ilmu yang dipelajari seperti SEO dan Paid Ads terasa relevan dengan kebutuhan industri. Setiap materi dirancang agar bisa langsung diterapkan dalam pekerjaan nyata. Ini membuat peserta lebih siap saat menghadapi tantangan di dunia kerja.

Baca juga: Kursus Digital Marketing Jakarta yang Cocok untuk Pemula


Apa Hasil yang Didapat Setelah Bootcamp?

Sumber: Kak Robby x Dibimbing

Setelah mengikuti bootcamp, perubahan yang dirasakan tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga pada kesiapan menghadapi dunia kerja. 

Proses belajar yang terarah membantu peserta membangun skill yang benar-benar relevan dan bisa langsung digunakan.


1. Skill Lebih Siap Pakai

Skill yang dipelajari tidak hanya teoritis, tetapi langsung bisa diterapkan dalam pekerjaan nyata. 

Materi seperti SEO dan Paid Ads menjadi bekal utama yang relevan dengan kebutuhan industri. Hal ini membuat peserta lebih percaya diri saat menghadapi tugas di dunia kerja.


2. Lebih Percaya Diri Melamar Kerja

Dengan bekal skill dan pemahaman yang lebih kuat, rasa percaya diri juga ikut meningkat. Peserta jadi lebih siap menghadapi proses rekrutmen, mulai dari CV hingga interview. Ini membantu membuka peluang lebih besar untuk diterima kerja.


3. Berhasil Mendapatkan Peluang Karier Baru

Hasil paling nyata adalah terbukanya peluang karier yang sebelumnya sulit dijangkau. Dalam kasus ini, berhasil bekerja remote di agensi internasional menjadi bukti nyata dari proses upskilling. Bootcamp menjadi jembatan yang membantu transisi karier berjalan lebih terarah.

Baca juga: Apa itu Iklan Media Digital? Arti, Manfaat, Jenis, & Tips


Apa yang Bisa Dipelajari dari Kisah Ini?

Sumber: Kak Robby x Dibimbing

Kisah ini menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan bukan satu-satunya penentu arah karier. Selama ada kemauan untuk belajar dan berani mengambil langkah baru, peluang untuk berkembang tetap terbuka.

Selain itu, proses switch career juga membutuhkan strategi yang tepat, bukan hanya semangat. Belajar secara terarah, memahami kebutuhan industri, dan memilih lingkungan belajar yang relevan bisa membuat proses berkembang terasa lebih jelas.

Hal lain yang bisa dipelajari adalah bahwa perubahan besar sering dimulai dari keputusan kecil yang konsisten. 

Seperti yang disampaikan Kak Robby Alfiansyah, alumni Digital Marketing Batch 28+, “Keputusan switch career ini beneran buka banyak pintu opportunity.”


Tertarik Upgrade Skill lewat Bootcamp Digital Marketing?

Kalau kamu merasa ingin switch career atau ingin lebih maksimal di dunia kerja, mungkin ini saatnya upgrade skill lewat Bootcamp Digital Marketing Dibimbing

Program ini dirancang untuk membantu kamu belajar secara lebih terstruktur, praktis, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman, kamu akan mempelajari materi penting mulai dari SEO, Paid Ads, social media, data, career development, hingga English class. 

Semua dirancang berbasis praktik nyata supaya kamu tidak hanya paham teori, tetapi juga punya portfolio dan lebih siap masuk ke dunia kerja.

Kamu juga bisa mengulang kelas secara gratis dan mengakses rekaman lengkap di LMS untuk brush up kapan saja. Sudah ada 3400+ career shifter yang terbantu, 1100+ hiring partner, dan tingkat keberhasilan alumni mencapai 96%.

Kalau masih punya pertanyaan soal materi, sistem belajar, atau peluang karier, kamu bisa konsultasi gratis sekarang Disini. Yuk, saatnya #BimbingSampeJadi dan upgrade skill kamu lewat Bootcamp Digital Marketing Dibimbing!

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!