Suku Bunga BI Rate: Fungsi, Tren, dan Dampaknya
DITULIS OLEH
Farijihan Putri
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 26 Okt 2026
Diubah pada 8 Nov 2026
35
Suku bunga BI Rate sering jadi perhatian saat kondisi ekonomi sedang berubah. Keputusan Bank Indonesia (BI) bisa mempengaruhi bunga pinjaman, deposito, sampai pergerakan investasi.
Kalau Warga Bimbingan ingin memahami risiko keuangan dan berkarier profesional di bidang ini, kamu bisa upgrade skill lewat Bootcamp Risk Management online.
MinDi bakal ajak kamu mengenali fungsi BI-Rate, tren perubahannya, dan dampaknya buat keuangan sehari-hari.
Apa Itu BI-Rate
BI-Rate adalah suku bunga kebijakan yang ditetapkan Bank Indonesia untuk mengarahkan kondisi moneter dan menjaga stabilitas ekonomi. Angka ini menjadi sinyal bagi perbankan dan pasar keuangan dalam menentukan keputusan terkait suku bunga.
Per 23 September 2026, BI-Rate berada di level 5,75%. Angka ini penting dipantau karena perubahan suku bunga acuan dapat mempengaruhi biaya pinjaman, keputusan menabung, dan minat investor terhadap aset keuangan.
Fungsi BI-Rate
BI-Rate punya fungsi penting dalam perekonomian, antara lain:
- Mengendalikan Inflasi: Membantu menjaga kenaikan harga barang dan jasa tetap terkendali.
- Menjaga Stabilitas Rupiah: Mendukung daya tarik aset keuangan domestik dan stabilitas nilai tukar rupiah.
- Mempengaruhi Bunga Perbankan: Menjadi salah satu acuan dalam penyesuaian bunga kredit dan deposito.
- Mengatur Aktivitas Ekonomi: Perubahan bunga mempengaruhi keputusan konsumsi, pinjaman, dan investasi.
Lewat kebijakan moneter ini, BI berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:
- Rekomendasi Bootcamp Risk Management Online dengan Jaminan Kerja Terbaik
- Fraud Risk Management: Solusi Cegah & Tangani Risiko Penipuan Bisnis
- Panduan Cara Membuat Laporan Manajemen Risiko yang Efektif
Bagaimana Mekanisme Suku Bunga Bank Indonesia
Mekanismenya berjalan melalui beberapa tahap. BI menetapkan suku bunga kebijakan dengan mempertimbangkan inflasi, nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi global.
Perubahan tersebut kemudian mempengaruhi pasar uang, biaya pendanaan bank, serta keputusan lembaga keuangan dalam menawarkan bunga kepada nasabah.
Saat bunga acuan naik, biaya dana perbankan berpotensi meningkat. Bank bisa menyesuaikan bunga deposito dan kredit sesuai kondisi pendanaan, persaingan, serta profil risiko nasabah. Dampaknya terhadap ekonomi biasanya berlangsung bertahap.
Perbedaan BI Rate, BI7DRR, dan BI 7-Day Reverse Repo Rate
Kamu mungkin menemukan istilah berbeda saat membaca berita ekonomi, seperti BI Rate, BI7DRR, dan BI 7-Day Reverse Repo Rate. Sebenarnya, istilah tersebut berkaitan dengan instrumen suku bunga kebijakan BI.
Istilah | Penjelasan |
BI7DRR | Singkatan dari BI 7-Day Reverse Repo Rate, nama suku bunga kebijakan yang digunakan sebelum Desember 2023. |
BI 7-Day Reverse Repo Rate | Nama lengkap instrumen suku bunga kebijakan BI yang diterapkan sejak 19 Agustus 2016. |
BI-Rate | Nama yang digunakan sejak 21 Desember 2023 untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter. |
Perubahan nama menjadi BI-Rate tidak mengubah makna dan tujuan suku bunga kebijakan tersebut. Operasionalisasinya tetap mengacu pada transaksi reverse repo BI dengan tenor tujuh hari.
Tren Suku Bunga BI Rate 2022–2026
Sumber: Pexels
Perubahan suku bunga membantumu memahami arah kebijakan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Berikut gambaran historisnya berdasarkan level pada akhir tahun dan data terbaru yang tersedia.
Untuk memahami arah kebijakan ekonomi, kamu bisa melihat perubahan suku bunga pada beberapa periode berikut.
Periode | BI-Rate | Keterangan |
Desember 2022 | 5,50% | Kebijakan pengetatan moneter |
Desember 2023 | 6,00% | Dipertahankan pada level tinggi |
Desember 2024 | 6,00% | Bertahan hingga akhir tahun |
Desember 2025 | 4,75% | Suku bunga berada di level lebih rendah |
22 April 2026 | 4,75% | Dipertahankan |
20 Mei 2026 | 5,25% | Naik 50 basis poin |
9 Juni 2026 | 5,50% | Naik 25 basis poin |
18 Juni 2026 | 5,75% | Naik 25 basis poin |
23 September 2026 | 5,75% | Dipertahankan |
Pada Mei 2026, BI menaikkan suku bunga dari 4,75% menjadi 5,25%. Suku bunga deposit facility juga naik menjadi 4,25%, sedangkan lending facility menjadi 6%. Pada Juni, BI kembali menaikkan BI-Rate hingga mencapai 5,75%.
Kenaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas rupiah dan mengantisipasi tekanan ekonomi global.
Apa Dampak Suku Bunga BI Naik
Pertanyaan suku bunga BI naik apa dampaknya sering muncul karena keputusan ini berpengaruh ke beberapa sektor sekaligus. Berikut hal yang perlu kamu perhatikan.
1. Kredit dan Cicilan
Bunga kredit baru berpotensi meningkat ketika biaya pendanaan bank naik. Untuk kredit dengan bunga mengambang, cicilan juga bisa berubah mengikuti ketentuan bank dan periode peninjauan bunga.
Kalau kamu punya KPR atau pinjaman usaha, cek jenis bunga dan jadwal evaluasinya agar bisa memperkirakan pengeluaran.
2. Deposito
Bunga deposito berpotensi ikut naik karena bank perlu menjaga daya tarik simpanan. Besaran kenaikannya bergantung pada kebutuhan dana, tenor, dan kebijakan masing-masing bank.
Kamu bisa membandingkan bunga bersih setelah pajak, tenor, serta ketentuan pencairan sebelum memilih deposito.
3. IHSG dan Saham
Kenaikan bunga bisa menambah biaya pinjaman perusahaan dan membuat sebagian investor lebih tertarik pada instrumen berbunga. Kondisi ini dapat menekan valuasi saham tertentu, terutama perusahaan yang sensitif terhadap biaya pendanaan.
Pergerakan IHSG tetap dipengaruhi laba perusahaan, sentimen global, dan kondisi ekonomi secara keseluruhan.
4. Obligasi
Harga obligasi yang sudah beredar cenderung turun ketika imbal hasil pasar naik. Investor biasanya meminta imbal hasil lebih tinggi untuk menyesuaikan diri dengan tingkat bunga terbaru.
5. Nilai Tukar Rupiah
Bunga domestik yang lebih menarik berpotensi mendukung aliran modal masuk. Namun, nilai tukar rupiah juga dipengaruhi kebijakan The Fed, risiko global, dan permintaan valuta asing.
Baca Juga:
- Sertifikasi Manajemen di Bidang Keuangan Terbaik
- Bukan Lulusan Akuntansi? Intip Cara Rizky Switch Career ke Finance!
- Rekomendasi Kursus Manajemen Risiko untuk Karier
Perbandingan BI-Rate dan Federal Funds Rate
Federal Funds Rate merupakan suku bunga acuan pasar antar bank di Amerika Serikat. Perbedaan suku bunga Indonesia dan AS sering disebut interest rate differential.
Aspek | BI-Rate | Federal Funds Rate |
Bank sentral | Bank Indonesia | Federal Reserve |
Wilayah | Indonesia | Amerika Serikat |
Fokus kebijakan | Inflasi, rupiah, dan ekonomi domestik | Inflasi, lapangan kerja, dan kondisi ekonomi AS |
Pengaruh | Kredit, deposito, investasi, dan rupiah | Biaya pendanaan dolar dan pasar keuangan global |
Pada September 2026, BI-Rate tercatat 5,75%, sementara target Federal Funds Rate berada di kisaran 3,75–4%.
Selisih ini menjadi salah satu pertimbangan investor saat membandingkan imbal hasil aset di kedua negara. Keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan risiko nilai tukar dan kondisi pasar.
Memahami hubungan suku bunga, risiko pasar, dan kondisi ekonomi juga relevan bagi kamu yang ingin berkarier di bidang keuangan. Kamu bisa mempelajarinya lebih terstruktur melalui kursus risk management online.
Rekomendasi Bootcamp Risk Management dengan Jaminan Kerja Terbaik di Indonesia
Memahami suku bunga BI Rate membantumu melihat hubungan kebijakan ekonomi dengan risiko keuangan dan keputusan bisnis.
Kalau Warga Bimbingan ingin memperdalam kemampuan analisis risiko, yuk, pertimbangkan Bootcamp Risk Management Dibimbing.
Benefit kelas Risk Management:
- 55+ live class dan 45+ sesi praktik bersama praktisi ahli.
- 25+ project untuk membangun portofolio.
- Studi kasus nyata dari empat pilar: credit, market, operational, serta liquidity & treasury.
- Final project berbasis standar industri terkini.
- Pendampingan fasilitator dan mentor berdedikasi yang tersedia 24/7.
- Konsultasi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur expert, khusus program Job Connect.
- Program graduation dan penyaluran kerja ke 1.100+ perusahaan, khusus program Job Connect.
- Akses ke komunitas expertise Risk Management.
Kamu bisa konsultasi dengan tim Dibimbing untuk mengetahui jadwal kelas, pembuatan portofolio study case, maupun program penyaluran kerja.
FAQ
1. Apakah suku bunga BI sama dengan bunga pinjaman bank?
Tidak. BI-Rate merupakan suku bunga kebijakan, sedangkan bunga pinjaman ditentukan bank dengan mempertimbangkan biaya dana, risiko kredit, dan faktor lainnya.
2. Apakah kenaikan BI-Rate selalu membuat deposito lebih menguntungkan?
Belum tentu. Bunga deposito bisa berubah dengan besaran berbeda di setiap bank. Perhatikan bunga bersih setelah pajak dan ketentuan pencairannya.
3. Kenapa BI memperhatikan suku bunga The Fed?
Kebijakan The Fed dapat mempengaruhi arus modal global dan nilai tukar rupiah. BI mempertimbangkan kondisi tersebut saat menentukan kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
Kategori:
Penulis
Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.
