Dibimbing - Studi Kasus Garuda Indonesia: Kronologi, Temuan, dan Pelajaran
Blog
Case Study Bisnis

Studi Kasus Garuda Indonesia: Kronologi, Temuan, dan Pelajaran

Author

DITULIS OLEH 

Farijihan Putri

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

Sudah Direview Oleh Expert

Dibuat pada 26 Okt 2026

Diubah pada 26 Okt 2026

1

Image Thumbnail

Studi kasus audit Garuda Indonesia bisa jadi bahan belajar menarik buat kamu yang ingin memahami dunia audit. Kasus ini ramai dibahas setelah laporan keuangan tahun 2018 menunjukkan laba, sementara proses pengakuan pendapatannya menuai persoalan. 


Lewat Bootcamp Audit online, kamu juga bisa belajar mengasah kemampuan audit melalui materi dan studi kasus yang relevan dengan dunia kerja.


Yuk, Warga Bimbingan, MinDi ajak kamu membedah kronologi, temuan, dan pelajaran penting dari kasus ini!



Mengenal Kasus Audit Garuda Indonesia

Kasus ini berkaitan dengan laporan keuangan tahunan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk tahun buku 2018. Pada laporan tersebut, Garuda membukukan laba bersih sekitar US$809 ribu setelah mengalami kerugian pada tahun sebelumnya.


Perhatian muncul karena pencatatan pendapatan dari kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi menjadi persoalan. 


Berdasarkan keterangan Kementerian Keuangan, Garuda mengakui pendapatan terkait kerja sama tersebut meskipun pembayaran yang akan diterima masih bergantung pada pelaksanaan perjanjian.


Pengakuan tersebut berdampak pada laporan laba rugi perusahaan. Dua komisaris Garuda juga menyatakan keberatan dan tidak menandatangani laporan keuangan tahun 2018 tersebut.


Baca Juga:

  1. Rekomendasi Bootcamp Audit dengan Jaminan Kerja Terbaik di Indonesia
  2. Memahami Tujuan Audit Keuangan pada Perusahaan, Lengkap!
  3. Cara Audit Laporan Keuangan: Panduan Lengkap untuk Pemula


Apa Temuan Audit dalam Kasus Garuda Indonesia?

Dalam pemeriksaan yang diumumkan pada Juni 2019, Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan sejumlah pelanggaran terkait laporan keuangan dan proses auditnya.


1. Pengakuan Pendapatan yang Dipersoalkan

Garuda mencatat pendapatan dari perjanjian kerja sama dengan Mahata. Persoalannya terletak pada perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut, termasuk penilaian apakah pengakuan pendapatannya sudah sesuai dengan substansi perjanjian dan standar akuntansi yang berlaku.


Bagi auditor, transaksi seperti ini perlu diperiksa dengan cermat. Nilai kontrak, hak dan kewajiban para pihak, serta pemenuhan syarat pengakuan pendapatan harus didukung dokumen yang memadai.


2. Bukti Audit Belum Memadai

Kementerian Keuangan menemukan bahwa auditor belum sepenuhnya memperoleh bukti yang cukup untuk menilai perlakuan akuntansi transaksi tersebut. Auditor perlu memastikan bahwa kesimpulan yang diambil benar-benar ditopang bukti yang relevan dan dapat diandalkan.


Dalam praktiknya, bukti audit dapat berupa kontrak, konfirmasi kepada pihak terkait, dokumen transaksi, dan informasi pendukung lainnya.


3. Penerapan Standar Audit Menjadi Sorotan

Pemeriksaan juga menyoroti penerapan standar audit, termasuk prosedur untuk menilai risiko salah saji material dan mempertimbangkan peristiwa setelah tanggal laporan keuangan. 


Kasus ini memperlihatkan pentingnya skeptisisme profesional ketika auditor menghadapi transaksi bernilai signifikan.


Sanksi atas Kasus Audit Garuda Indonesia

Pada 28 Juni 2019, OJK mengumumkan sanksi terhadap pihak-pihak terkait. Kementerian Keuangan juga menjatuhkan sanksi kepada akuntan publik dan kantor akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan Garuda tahun 2018.


Beberapa keputusan pentingnya meliputi:

  1. Penyajian Ulang Laporan: Garuda diperintahkan memperbaiki dan menyajikan kembali laporan keuangan tahunan 2018.
  2. Denda Perusahaan: Garuda dikenai sanksi administratif sebesar Rp100 juta.
  3. Sanksi Auditor: Akuntan publik Kasner Sirumapea dikenai pembekuan izin selama 12 bulan oleh Kementerian Keuangan.
  4. Perbaikan Pengendalian Mutu: Kantor akuntan publik terkait diperintahkan memperbaiki kebijakan dan prosedur pengendalian mutu.


Sanksi tersebut menunjukkan proses audit memiliki tanggung jawab besar terhadap kepercayaan publik. Auditor harus menjaga ketelitian, independensi, dan kepatuhan pada standar profesional.


Baca Juga:

  1. Panduan Sertifikasi Internal Audit untuk Calon Auditor
  2. Panduan Sukses Switch Career ke Auditor Profesional
  3. Kursus Audit Internal dan Eksternal Terbaik



Pelajaran Penting bagi Calon Auditor


Pelajaran Penting bagi Calon Auditor

Sumber: Pexels


Dari studi kasus audit Kasus PT Garuda Indonesia, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan bekal saat mempelajari audit laporan keuangan.


1. Memahami Substansi Transaksi

Auditor perlu memahami isi kontrak dan kondisi transaksi secara menyeluruh. Dalam pemeriksaan pendapatan, misalnya, nominal yang tercantum dalam perjanjian perlu dianalisis bersama syarat pemenuhan kewajiban dan dasar pencatatannya.


2. Mengumpulkan Bukti yang Cukup

Setiap kesimpulan audit harus punya dasar yang jelas. Auditor perlu mengevaluasi dokumen pendukung, melakukan konfirmasi jika diperlukan, dan mendokumentasikan proses pemeriksaan secara sistematis.


3. Menjaga Skeptisisme Profesional

Sikap kritis membantu auditor mengidentifikasi risiko salah saji. Ketika menemukan transaksi material atau perlakuan akuntansi yang membutuhkan pertimbangan, auditor perlu menguji informasi yang tersedia sebelum menentukan kesimpulan.


4. Menjaga Kualitas Audit

Kualitas audit dibangun melalui penerapan standar, dokumentasi yang memadai, dan pertimbangan profesional yang objektif. Kalau ingin mendalami keterampilan tersebut, kamu bisa mempertimbangkan kursus External & Internal Audit untuk mempelajari proses audit dan penerapannya dalam pekerjaan.


Rekomendasi Bootcamp Audit dengan Jaminan Kerja Terbaik

Studi kasus audit PT Garuda Indonesia menunjukkan pentingnya kemampuan analisis, ketelitian, dan pemahaman standar audit dalam praktik profesional.


Untuk mengembangkan keterampilan tersebut, kamu bisa mengikuti Bootcamp External & Internal Audit dari Dibimbing. Program ini menawarkan pembelajaran terarah dan latihan yang mendukung persiapan karier di bidang audit.


Benefit Bootcamp External & Internal Audit:

  1. 58+ Live Class bersama ahli dengan sesi presentasi dan role play.
  2. 12 minggu magang sebagai auditor di perusahaan nyata.
  3. Dampingan fasilitator dan mentor berdedikasi yang tersedia 24/7.
  4. Program graduation dan penyaluran kerja ke 1.100+ perusahaan.
  5. 15+ project dan studi kasus nyata untuk portfolio building.
  6. Final project di bidang internal dan eksternal auditor.
  7. Konsultasi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur expert.
  8. Assessment dan sertifikasi untuk membuktikan kemampuanmu.


Benefit Kelas Internal Audit:

  1. 50+ Live Class interaktif bersama mentor ahli.
  2. Bangun portofolio dari 15+ project dan studi kasus nyata.
  3. Mentoring 1-on-1 tanpa batas dengan instruktur expert.
  4. Dampingan fasilitator dan mentor 24/7.
  5. Materi dasar yang bisa dipelajari mandiri sebelum kelas.
  6. Proyek akhir sesuai standar industri.
  7. Layanan persiapan karier dan simulasi interview.
  8. Penyaluran kerja ke 1.100+ perusahaan.


Warga Bimbingan, kamu bisa konsultasi Bootcamp Audit dengan tim Dibimbing untuk mengetahui jadwal kelas, proyek, hingga sistem penyaluran kerja.  


FAQ

1. Apa inti kasus audit PT Garuda Indonesia?

Kasus ini berkaitan dengan pengakuan pendapatan dari kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi dalam laporan keuangan tahun 2018 serta temuan pelanggaran dalam proses auditnya.


2. Mengapa auditor Garuda Indonesia dikenai sanksi?

Pemeriksaan menemukan persoalan dalam penilaian perlakuan akuntansi, kecukupan bukti audit, dan penerapan sejumlah standar audit.


3. Apa pelajaran utama dari kasus ini?

Auditor perlu memahami substansi transaksi, mengumpulkan bukti yang cukup, menerapkan skeptisisme profesional, dan menjaga kualitas audit agar laporan keuangan dapat dipercaya.

Share:

Penulis

Penulis Image

Farijihan Putri

Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.

Reviewer

Reviewer Image

Sudah Direview Oleh Expert

Setiap artikel yang berlabel "Sudah Direview Oleh Expert" telah melalui proses peninjauan oleh praktisi atau mentor yang berpengalaman di bidangnya untuk memastikan informasi yang disajikan berkualitas, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!