Istilah dalam Saham yang Wajib Dipahami Investor Pemula
DITULIS OLEH
Farijihan Putri
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 22 Okt 2026
Diubah pada 22 Okt 2026
1
Istilah dalam saham bakal sering kamu temui saat mulai belajar investasi. Ada istilah untuk transaksi, pergerakan harga, sampai cara menilai kinerja perusahaan.
MinDi sudah merangkum 50 istilah yang bisa kamu pelajari satu per satu supaya makin nyaman memahami dunia saham.
Kalau Warga Bimbingan ingin mendalami investasi sekaligus menyiapkan karier di bidang keuangan, kamu juga bisa mengenal Bootcamp Investment & Banking dengan jaminan kerja.
Baca Juga:
- Sertifikasi Investment Banking: Jenis, Manfaat, & Cara Mendapatkannya
- Panduan Sukses Switch Career ke Investment Banking
- Rekomendasi Bootcamp Investment Banking dengan Penyaluran Kerja Terbaik
50 Istilah dalam Saham untuk Investor Pemula
Berikut istilah-istilah dalam saham yang perlu kamu pahami.
1. Saham
Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Saat membeli saham, kamu memiliki sebagian kecil kepemilikan perusahaan tersebut.
2. Emiten
Emiten adalah perusahaan atau pihak yang menerbitkan efek untuk ditawarkan kepada masyarakat. Dalam konteks saham, emiten merupakan perusahaan yang sahamnya ditawarkan kepada publik.
3. Bursa Efek
Bursa efek adalah tempat dan sistem yang mempertemukan penawaran jual dan beli efek. Di Indonesia, perdagangan saham berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI).
4. IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggambarkan pergerakan harga saham yang tercatat di BEI sesuai cakupan indeksnya. Investor sering menggunakannya untuk melihat gambaran umum pasar saham Indonesia.
5. IPO
Initial Public Offering (IPO) adalah penawaran saham perdana suatu perusahaan kepada masyarakat. Setelah proses ini, saham perusahaan dapat diperdagangkan di bursa sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Go Public
Go public adalah proses ketika perusahaan menawarkan sahamnya kepada masyarakat dan menjadi perusahaan terbuka. Langkah ini dapat menjadi salah satu cara perusahaan memperoleh pendanaan.
7. Lot
Lot adalah satuan perdagangan saham di Indonesia. Satu lot saham di pasar reguler setara dengan 100 lembar saham.
8. Perusahaan Sekuritas
Perusahaan sekuritas menyediakan layanan yang berkaitan dengan transaksi efek sesuai izin dan kegiatan usahanya. Investor menggunakan perusahaan sekuritas untuk melakukan jual beli saham di bursa.
9. RDN
Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening atas nama nasabah yang digunakan untuk menyimpan dana transaksi pasar modal. Rekening ini membantu memisahkan dana investasi dari dana operasional perusahaan sekuritas.
10. Portofolio
Portofolio adalah kumpulan aset investasi yang dimiliki seseorang. Dalam investasi saham, portofolio mencakup saham-saham yang kamu miliki beserta nilai investasinya.
11. Capital Gain
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh ketika saham dijual dengan harga lebih tinggi daripada harga beli. Keuntungan ini baru terealisasi setelah saham dijual.
12. Capital Loss
Capital loss adalah kerugian ketika saham dijual dengan harga lebih rendah daripada harga beli. Besarnya kerugian dipengaruhi selisih harga dan biaya transaksi.
13. Dividen
Dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham berdasarkan keputusan perusahaan. Pembagian dividen tidak selalu dilakukan setiap periode.
14. Dividend Yield
Dividend yield menunjukkan perbandingan dividen per saham dalam setahun dengan harga saham. Rasio ini membantu investor memperkirakan tingkat hasil dividen berdasarkan harga tertentu.
15. Dividend Payout Ratio
Dividend payout ratio menunjukkan persentase laba bersih yang dibagikan sebagai dividen. Angka ini bisa membantumu memahami kebijakan pembagian laba perusahaan.
16. EPS
Earnings Per Share (EPS) atau laba per saham menunjukkan besarnya laba perusahaan untuk setiap lembar saham berdasarkan perhitungan yang digunakan. EPS sering dipakai dalam analisis kinerja dan valuasi saham.
17. PER
Price to Earnings Ratio (PER) membandingkan harga saham dengan laba per saham. Investor biasanya membandingkan PER dengan perusahaan sejenis untuk menilai valuasi saham.
18. PBV
Price to Book Value (PBV) membandingkan harga saham dengan nilai buku per saham. Rasio ini dapat menjadi salah satu bahan untuk menilai valuasi perusahaan.
19. ROE
Return on Equity (ROE) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari ekuitas pemegang saham. Nilainya perlu dibaca bersama kondisi utang dan karakteristik bisnis.
20. Kapitalisasi Pasar
Kapitalisasi pasar adalah nilai keseluruhan saham perusahaan yang beredar di pasar. Perhitungannya menggunakan harga saham dikalikan jumlah saham beredar.
21. Blue Chip
Blue chip adalah sebutan untuk saham perusahaan besar yang umumnya memiliki bisnis mapan dan dikenal luas. Istilah ini bukan jaminan bahwa harga saham akan selalu naik.
22. Growth Stock
Growth stock adalah saham perusahaan yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pendapatan atau laba yang tinggi. Investor biasanya memperhatikan peluang ekspansi dan kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan tersebut.
23. Value Stock
Value stock adalah saham yang dinilai memiliki harga pasar relatif rendah dibandingkan perkiraan nilai wajarnya. Penilaian ini membutuhkan analisis terhadap kondisi dan prospek perusahaan.
24. Bullish
Bullish menggambarkan kondisi pasar atau saham yang sedang menunjukkan kecenderungan naik. Istilah ini sering digunakan saat sentimen dan pergerakan harga cenderung positif.
25. Bearish
Sumber: Pexels
Bearish menggambarkan kondisi pasar atau saham yang sedang menunjukkan kecenderungan turun. Kondisi ini dapat dipengaruhi sentimen, kinerja perusahaan, maupun situasi ekonomi.
26. Volatilitas
Volatilitas menggambarkan seberapa besar perubahan harga saham dalam periode tertentu. Saham dengan volatilitas tinggi bisa mengalami pergerakan harga yang lebih tajam.
27. Likuiditas
Likuiditas saham menunjukkan kemudahan saham untuk diperjualbelikan tanpa perubahan harga yang terlalu besar. Volume transaksi dan selisih harga bid-offer bisa membantu memberikan gambaran likuiditas.
28. Bid
Bid adalah harga yang bersedia dibayarkan pembeli untuk membeli saham. Antrean bid dapat dilihat pada informasi perdagangan saham di aplikasi sekuritas.
29. Offer
Offer adalah harga yang ditawarkan penjual untuk menjual saham. Transaksi bisa terjadi ketika penawaran jual dan permintaan beli bertemu.
30. ARA
Auto Rejection Atas (ARA) adalah batas kenaikan harga saham harian sesuai ketentuan bursa. Ketika batas tersebut tercapai, sistem perdagangan menerapkan mekanisme penolakan otomatis sesuai aturan yang berlaku.
31. ARB
Auto Rejection Bawah (ARB) adalah batas penurunan harga saham harian sesuai ketentuan bursa. Mekanisme ini menjadi bagian dari pengaturan perdagangan saham.
32. Cut Loss
Cut loss adalah tindakan menjual saham untuk membatasi kerugian ketika harga bergerak turun. Keputusan ini sebaiknya mengikuti rencana risiko yang sudah kamu tentukan.
33. Profit Taking
Profit taking adalah tindakan merealisasikan keuntungan dengan menjual saham yang dimiliki. Investor biasanya mempertimbangkan target investasi dan kondisi pasar sebelum melakukannya.
34. Hold
Hold berarti mempertahankan saham yang sudah dibeli untuk jangka waktu tertentu. Keputusan ini biasanya didasarkan pada tujuan investasi dan penilaian terhadap perusahaan.
35. Average Down
Average down adalah membeli saham tambahan saat harganya turun sehingga harga beli rata-rata menjadi lebih rendah. Strategi ini tetap memiliki risiko jika penurunan harga berlanjut.
36. Average Up
Average up adalah membeli saham tambahan pada harga lebih tinggi daripada pembelian sebelumnya. Strategi ini biasanya digunakan ketika investor menilai prospek saham masih menarik.
37. Trading
Trading adalah aktivitas membeli dan menjual saham untuk memanfaatkan pergerakan harga. Jangka waktunya bisa pendek, bergantung pada strategi masing-masing pelaku pasar.
38. Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang adalah pendekatan memegang aset selama periode yang relatif lama untuk mencapai tujuan keuangan. Investor biasanya memperhatikan kualitas bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
39. Swing Trading
Swing trading adalah strategi trading yang berusaha memanfaatkan pergerakan harga selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Pelakunya perlu menentukan rencana transaksi dan batas risiko.
40. Analisis Fundamental
Analisis fundamental adalah metode menilai perusahaan melalui kinerja keuangan, kondisi bisnis, manajemen, dan prospeknya. Hasil analisis dapat membantu investor memahami dasar penilaian suatu saham.
41. Analisis Teknikal
Analisis teknikal mempelajari pergerakan harga dan volume perdagangan untuk membaca pola pasar. Metode ini sering digunakan untuk membantu menentukan waktu transaksi.
42. Support
Support adalah area harga yang secara historis cenderung menahan penurunan harga saham. Area ini bukan jaminan harga tidak akan turun lebih jauh.
43. Resistance
Resistance adalah area harga yang secara historis cenderung menahan kenaikan harga saham. Jika harga berhasil melewatinya, pelaku pasar biasanya mengamati apakah pergerakan tersebut berlanjut.
44. Breakout
Breakout terjadi ketika harga bergerak melewati area support atau resistance yang diperhatikan pelaku pasar. Konfirmasi tetap diperlukan karena harga bisa kembali ke area sebelumnya.
45. Saham Gorengan
Saham gorengan adalah istilah populer untuk saham yang pergerakan harganya diduga dipengaruhi manipulasi atau aktivitas spekulatif. Investor perlu waspada terhadap lonjakan harga yang tidak didukung informasi dan kondisi bisnis yang memadai.
46. Buyback
Buyback adalah pembelian kembali saham oleh perusahaan yang menerbitkannya. Kebijakan ini dapat memengaruhi jumlah saham beredar dan perlu dipahami sesuai alasan serta ketentuannya.
47. Right Issue
Right issue adalah penerbitan saham baru yang memberi hak kepada pemegang saham lama untuk membeli saham tambahan sesuai ketentuan. Investor perlu memperhatikan harga pelaksanaan, jadwal, dan potensi dilusi kepemilikan.
48. Akuisisi
Akuisisi adalah pengambilalihan kepemilikan atau kendali atas suatu perusahaan oleh pihak lain. Aksi ini dapat mempengaruhi strategi bisnis dan prospek perusahaan yang terlibat.
49. Delisting
Delisting adalah penghapusan pencatatan saham dari bursa sehingga saham tidak lagi diperdagangkan di bursa tersebut. Investor perlu memahami prosedur dan konsekuensi yang berlaku jika perusahaan mengalami delisting.
50. RUPS
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah forum bagi pemegang saham untuk mengambil keputusan penting perusahaan sesuai kewenangannya. Agenda RUPS bisa mencakup persetujuan laporan tahunan, penggunaan laba, hingga perubahan susunan pengurus.
Baca Juga:
- Strategi Investasi Minim Risiko agar Tetap Untung
- Bukan Lulusan Akuntansi? Intip Cara Rizky Switch Career ke Finance!
- Sertifikasi Investment Banking: Jenis, Manfaat, & Cara Mendapatkannya
Bagaimana Istilah Saham Bisa Membantu Mengembangkan Karier di Bidang Investasi?
Memahami istilah dalam saham bisa menjadi langkah awal untuk mendalami analisis investasi dan mengenal pekerjaan di industri keuangan.
Jika kamu tertarik menjadi Investment & Banking Analyst, kamu bisa mulai belajar membaca laporan keuangan, memahami valuasi perusahaan, dan berlatih menyusun analisis berdasarkan studi kasus.
Supaya proses belajarmu lebih terarah, pilih program yang menyediakan praktik langsung, umpan balik mentor, dan proyek yang bisa dimasukkan ke portofolio.
Dengan begitu, kamu punya kesempatan untuk membangun pemahaman sekaligus menunjukkan hasil belajarmu saat melamar kerja.
Rekomendasi Bootcamp Investment & Banking dengan Jaminan Kerja Terbaik
Setelah mengenal berbagai istilah saham, kamu bisa melanjutkan proses belajar dengan memperdalam analisis investasi dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
MinDi merekomendasikan Bootcamp Investment & Banking Online Dibimbing untuk kamu yang ingin menyiapkan karier di bidang investasi dan perbankan.
Berikut benefit program yang bisa kamu dapatkan:
- 50+ Live Class dan 7 sesi praktik bersama mentor ahli
- Weekly assignment dan studi kasus untuk membangun portofolio
- Konsultasi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur expert
- Pendampingan fasilitator dan mentor berdedikasi yang tersedia 24/7
- Program graduation dan penyaluran kerja ke 1.100+ perusahaan
- Final project berbasis studi kasus nyata di bidang investment
- Kurikulum terstruktur untuk persiapan karier sebagai Investment & Banking Analyst
- Bergabung dengan komunitas Expertise Investment & Banking
Tertarik mendalami bidang ini, Warga Bimbingan? Kamu bisa berkonsultasi dengan tim Dibimbing untuk mengetahui detail kurikulum, jadwal, dan ketentuan penyaluran kerja yang berlaku.
FAQ
1. Apa istilah saham yang paling penting untuk pemula?
Kamu bisa mulai dari saham, lot, emiten, dividen, capital gain, capital loss, IHSG, dan portofolio.
2. Apa perbedaan investasi saham dan trading saham?
Investasi saham umumnya berfokus pada tujuan keuangan dan kepemilikan dalam jangka lebih panjang. Trading lebih berfokus pada pemanfaatan pergerakan harga dalam jangka waktu yang cenderung lebih pendek.
3. Apakah memahami istilah saham menjamin keuntungan?
Tidak. Memahami istilah membantu kamu mengikuti informasi dan mempelajari mekanisme pasar, sedangkan keputusan investasi tetap membutuhkan analisis, pengelolaan risiko, dan pertimbangan kondisi keuangan pribadi.
Kategori:
Penulis
Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.
