dibimbing.id - Kisah Kak Naomy Switch Career ke Product Manager

Kisah Kak Naomy Switch Career ke Product Manager

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

06 Mei 2026

40

Image Banner

Pernah nggak sih, Warga Bimbingan ngerasa kerjaan yang sekarang sebenarnya seru, tapi masih ada rasa penasaran buat belajar hal yang lebih luas lagi? Nah, perasaan itu juga yang pernah dirasain sama Kak Naomy sebelum akhirnya memutuskan switch career ke Product Manager.

Awalnya, Kak Naomy punya background di UI/UX dan cukup sering terlibat di proses design product. Tapi makin ke sini, muncul rasa penasaran buat ngerti product nggak cuma dari sisi tampilan, melainkan juga dari sisi bisnis, technical, sampai kebutuhan user.

Menurut Warga Bimbingan, apakah pindah career itu harus mulai semuanya dari nol? Tenang, MinDi mau kasih cerita kalau pengalaman sebelumnya ternyata tetap bisa jadi modal kuat buat berkembang ke role baru.

Lewat bootcamp Product & Project Management Dibimbing, Kak Naomy mulai belajar banyak hal mulai dari product roadmap, menentukan prioritas, sampai memahami cara membangun solusi yang relevan untuk user. Yuk, simak cerita lengkapnya, Warga Bimbingan!

Baca juga : Dulu Anak Hukum, Sekarang Jadi Product Manager


Perjalanan Kak Naomy dari UI/UX ke Product Manager

 

Kak Naomy Tiara Dewi merupakan alumni Product & Project Management Batch 15 Dibimbing yang saat ini berkarier sebagai Product Manager di Hellodev Indonesia. Sebelum terjun ke dunia Product Management, Kak Naomy punya background Ilmu Komputer dan memulai karier di bidang UI/UX Design.

“Gak mau ngerti produk dari sisi design doang, aku pengen ngerti end-to-end dari technical dan bisnisnya juga.” — Kak Naomy, Product & Project Management Batch 15

Selama bekerja di UI/UX, Kak Naomy nggak cuma fokus bikin tampilan design aja. Ia juga cukup sering terlibat dalam proses understanding user, diskusi bareng developer, stakeholder, sampai melihat bagaimana design diimplementasikan ke dalam product.

Dari situ, mulai muncul rasa penasaran buat memahami product lebih luas dan utuh. Nggak cuma dari sisi design, tapi juga bagaimana sebuah product dibangun, menentukan prioritas, mencari solusi untuk user, sampai memahami sisi technical dan bisnisnya.

“Dari situ aku ngerasa enjoy juga nih seputar mikir arah product, nyari solusi buat user, dan ngembangin ide yang beneran kepake.” — Kak Naomy, Product & Project Management Batch 15

Karena makin enjoy terlibat di proses pengembangan product, Kak Naomy akhirnya mulai kepikiran untuk switch career ke Product Manager. Buat Kak Naomy, perpindahan ini bukan benar-benar ganti arah, melainkan proses memperluas skill dan cara pandang dalam membangun sebuah product.

Baca Juga: Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat


Alasan Memutuskan Switch ke Product Management

Warga Bimbingan, keputusan buat pindah jalur karier tentu nggak datang begitu aja. Buat Kak Naomy, ada beberapa pengalaman selama bekerja di UI/UX yang akhirnya bikin dirinya makin yakin buat mendalami dunia Product Management.


1. Ingin Memahami Product Secara Lebih Luas

Awalnya, Kak Naomy merasa pekerjaannya di UI/UX sudah cukup dekat dengan product. Namun seiring waktu, muncul rasa penasaran tentang bagaimana sebuah product dibangun dari awal, menentukan prioritas, sampai proses pengambilan keputusan bisnisnya. 

Dari situ, ia mulai sadar kalau dirinya ingin memahami product secara end-to-end, bukan hanya dari sisi design.

“Aku pengen ngerti product lebih luas dan utuh, nggak cuma dari sisi design aja.” — Kak Naomy, Product & Project Management Batch 15


2. Mulai Enjoy Terlibat di Proses Pengembangan Product

Selama bekerja, Kak Naomy cukup sering ikut diskusi dengan developer dan stakeholder terkait kebutuhan user dan arah product. 

Pengalaman itu ternyata bikin dirinya semakin enjoy ketika harus mencari solusi dan memikirkan impact sebuah fitur untuk user. Bahkan, proses brainstorming dan menentukan arah product jadi salah satu hal yang paling menarik buat dijalani.


3. Ingin Punya Skill yang Lebih Lengkap

Buat Kak Naomy, switch ke Product Management bukan berarti meninggalkan skill sebelumnya. Justru, pengalaman di UI/UX ingin dipadukan dengan pemahaman technical dan bisnis supaya bisa punya perspektif yang lebih lengkap dalam membangun product. 

Karena itulah, Product Management terasa jadi langkah yang tepat untuk mengembangkan kariernya.

Baca juga: Memilih Kursus Product Management Online Terbaik


Proses Belajar Selama Bootcamp di Dibimbing

Saat mulai belajar di bootcamp Product & Project Management Dibimbing, Kak Naomy sempat explore beberapa pilihan bootcamp lain. 

Namun setelah mendapat rekomendasi dari teman yang pernah ikut Dibimbing, akhirnya Kak Naomy memutuskan belajar di sini karena materi dan pendekatannya terasa lebih relate dengan dunia kerja.

Menurut Kak Naomy, proses belajar di Dibimbing nggak cuma fokus di teori aja. Selama bootcamp, peserta juga diajak praktik langsung lewat assignment, diskusi, sampai internship yang membantu memahami bagaimana workflow seorang Product Manager di dunia kerja sebenarnya.

“Ada practice, assignment, sampe internship juga, so belajarnya gak cuma teori aja, tapi langsung kebayang praktiknya.” — Kak Naomy, Product & Project Management Batch 15

Selain itu, materi yang dipelajari juga sangat membantu untuk pekerjaan sehari-hari sebagai Product Manager.

Mulai dari identifying product needs, membuat product roadmap, sampai menentukan prioritas product jadi hal yang benar-benar kepake ketika sudah masuk ke dunia kerja.

Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Product Management Terbaik 2026


Hasil yang Didapat Setelah Bootcamp

Bootcamp Product & Project Management Dibimbing jadi salah satu langkah penting dalam perjalanan karier Kak Naomy. Berikut 4 hasil yang didapat setelah menjalani proses belajar dan praktik selama bootcamp.


1. Berhasil Switch Career ke Product Manager

Salah satu hasil paling besar yang dirasakan tentu berhasil berpindah karier ke dunia Product Management. 

Background UI/UX yang sebelumnya dimiliki ternyata tetap relevan dan jadi modal penting untuk memahami kebutuhan user dan product. Dari situ, proses adaptasi ke role Product Manager juga terasa lebih smooth.


2. Pemahaman Product Jadi Lebih Luas

Selama bootcamp, Kak Naomy mulai memahami bagaimana product dibangun secara end-to-end. 

Nggak cuma fokus di design, tapi juga belajar melihat sisi bisnis, technical, sampai proses menentukan prioritas product. Cara pandang terhadap product pun jadi lebih strategis dan menyeluruh.


3. Skill yang Dipelajari Langsung Kepake di Dunia Kerja

Materi seperti identifying product needs, product roadmap, dan prioritization ternyata benar-benar digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. 

Karena banyak praktik selama belajar, Kak Naomy jadi lebih kebayang bagaimana implementasinya di dunia kerja nyata. Hal ini bikin proses belajar terasa lebih relevan dan aplikatif.


4. Peluang Karier Baru Jadi Lebih Terbuka

Lewat proses belajar, internship, dan keberanian mencoba peluang baru, Kak Naomy merasa kesempatan kariernya jadi semakin luas. Skill yang berkembang membuat dirinya lebih percaya diri untuk mengambil tantangan baru di bidang Product Management. 

Dari pengalaman ini, Kak Naomy membuktikan kalau memperluas ilmu juga bisa membuka jalan karier baru


Pengen Switch Career Kayak Kak Naomy?

Warga Bimbingan, kisah Kak Naomy membuktikan kalau switch career ke dunia product itu bukan hal yang mustahil, bahkan kalau kamu mulai dari background yang berbeda.

Kalau kamu juga pengen berkembang di role strategis seperti Business Analyst atau Product Manager, kamu bisa mulai langkahnya lewat Bootcamp Business Analyst & Product Manager di dibimbing.

Di sini, kamu bakal belajar skill yang real dipakai di industri, latihan studi kasus, dan dibimbing buat lebih siap kerja. Apalagi, dibimbing punya 1.100+ hiring partner dan 96% alumni berhasil mendapatkan kerja.

Jangan biarkan skill gap bikin kamu stuck di tempat yang sama. Yuk, hubungi MinDi di sini, pilih program yang paling cocok, dan mulai perjalanan career switch kamu sekarang. Saatnya #BimbingSampeJadi bareng dibimbing!

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!