dibimbing.id - Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat 2026

Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat 2026

Farijihan Putri

12 November 2025

290

Image Banner

Switch career ke UI UX design sering bikin pusing karena keliatannya cuma soal desain, padahal butuh mindset problem solver yang kuat juga. Banyak Warga Bimbingan yang tanya ke MinDi karena stuck di kerjaan lama tapi ngerasa passion-nya di dunia kreatif digital.

Masalahnya beragam banget, bingung mulai dari mana, nggak punya background desain, dan takut kalah saing sama yang udah jago duluan. Padahal di 2026 mendatang, kebutuhan desainer UI/UX terus naik, dan kesempatan buat switch career justru makin terbuka lebar. 

Kuncinya bukan sekadar belajar tool kayak Figma, tapi ngerti cara bikin user experience yang bikin produk digital dicintai pengguna. Nah, di artikel ini MinDi bakal kasih panduan step-by-step biar kamu bisa switch career ke UI/UX Design dengan cepat.

Kalau pengen beneran upgrade skill yang terstruktur, jangan lupa ikut Bootcamp UI/UX & Desain Grafis bareng dibimbing.id biar jalannya makin jelas ya!

Baca Juga: Nekat Resign Demi Karier UI/UX Design yang Lebih Cerah


Mengapa UI/UX Design Worth it untuk Switch Career?

UI/UX Design itu worth it banget buat switch career karena dampaknya langsung ke keberhasilan produk digital dan keuntungan bisnis. Berdasarkan riset dari Forrester, setiap $1 yang diinvestasikan ke desain bisa ngasih return sekitar $100, alias ROI-nya tembus 9.900% gila banget, kan?

Bahkan, produk dengan UI yang bagus bisa ningkatin konversi sampai 200%, sementara UX yang optimal bisa dorong peningkatan performa bisnis hingga 400%. Artinya, perusahaan makin sadar kalau desainer UI/UX game changer yang bisa bawa hasil nyata.

Nggak heran, permintaan untuk profesi ini terus naik pesat di 2025 dan tahun-tahun mendatang karena semua bisnis berlomba bikin pengalaman digital yang terbaik. MinDi dukung kamu banget nih buat switch career ke UI/UX jelas yang menjanjikan, kreatif, dan impactful


7 Skill Wajib UI/UX Designer Pemula yang Bisa Dipelajari

Sumber: Freepik

Setelah tahu betapa besar peluang karier di dunia desain digital, sekarang waktunya pelajari skill wajib yang bantu kamu tampil menarik sebagai calon UI/UX Designer.

1. User Research

Pertama, kamu perlu menguasai user research untuk memahami kebutuhan dan perilaku pengguna. Mulailah dari wawancara, observasi, atau survei sederhana supaya kamu bisa nemuin masalah nyata yang perlu diselesaikan lewat desain.



2. Wireframing & Prototyping

Selanjutnya, skill ini wajib banget buat kamu yang lagi switch career ke UI/UX design, karena di tahap wireframing dan prototyping ide visual mulai dituangkan menjadi bentuk nyata. Asah kemampuanmu dengan membuat wireframe atau prototype di Figma biar makin cepat berpikir secara desain.


3. Visual Design

Kemudian, kemampuan visual design bakal bantu kamu bikin tampilan yang menarik dan nyaman dilihat. Pelajari prinsip warna, tipografi, dan hierarki visual supaya hasil desainmu punya estetika sekaligus fungsionalitas.


4. Information Architecture

Berikutnya, kamu perlu memahami cara menata konten agar pengguna nggak bingung saat menjelajahi produk digital. Cobalah bikin user flow dan sitemap sederhana untuk melatih struktur berpikir yang sistematis.


5. Interaction Design

Selain itu, kemampuan membuat interaksi yang intuitif juga krusial, terutama buat kamu yang sedang switch career ke UI UX Design. Latih skill-mu dengan menambahkan animasi halus dan micro-interaction agar pengalaman pengguna terasa lebih natural.


6. Usability Testing

Kamu juga perlu banget punya skill usability testing yang berfungsi buat memastikan desain yang kamu buat beneran mudah dipakai. Minta beberapa orang mencoba prototipe-mu, lalu catat insight dan masukan mereka untuk memperbaiki pengalaman pengguna.


7. Empathy & Communication

Terakhir, kemampuan berempati dan berkomunikasi penting banget supaya kamu bisa bekerja efektif bareng tim produk, developer, dan stakeholder. Biasakan mendengarkan feedback terbuka dan belajar menyampaikan ide desain secara jelas dan meyakinkan.

Baca Juga: Panduan Memilih Bootcamp UI/UX yang Tepat untuk Karier


Peluang Karier dan Gaji UI/UX Designer di Indonesia

Nah, setelah kamu tahu skill apa aja yang wajib dikuasai, pasti muncul pertanyaan: “kalau udah bisa, peluang karier dan gajinya segede apa sih?” Tenang, MinDi kasih bocoran ya!

Profesi UI/UX Designer sekarang lagi booming banget karena hampir semua bisnis. Mulai dari start up sampai korporasi besar, butuh talenta desain buat ningkatin pengalaman pengguna.

Berdasarkan data dari Glassdoor dan Indeed 2025, gaji UI/UX Designer pemula di Indonesia bisa mulai dari Rp6.100.000 - Rp13.900 per bulan, sedangkan yang sudah mid-level bisa nyentuh Rp15.000.000–Rp25.000.000 bahkan lebih. 

Kalau kamu punya portofolio kuat dan paham riset pengguna, posisi seperti Product Designer atau UX Researcher bisa ngasih penghasilan diatas Rp30.000.000 per bulan.

Peluangnya pun luas banget, dari freelance project sampai kerja remote bareng perusahaan luar negeri yang bayarnya dalam dolar. Jadi, buat kamu yang serius switch career ke UI/UX design, sekarang waktu terbaik buat mulai langkah pertama kamu di dunia desain digital!

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kursus UI/UX Terbaik yang Wajib Dicoba


Roadmap Switch Career ke UI/UX Design dalam 6 Bulan

Sumber: Freepik

Kamu bisa banget loh switch career ke UI UX Designer dengan cepat hanya dalam 6 bulan lewat Bootcamp UI/UX & Desain Grafis dibimbing.id! Ada dua pilihan program, yaitu Job Connect Bootcamp dan Job Connect Bootcamp Plus

Selama 24 minggu, kamu bakal belajar langsung dari mentor berpengalaman sambil bikin portofolio profesional yang siap dilirik HR dan recruiter. Programnya khusus dibuat biar kamu bisa paham teori, praktik, sampai siap kerja di industri digital.


1. Design Theory

Tahapan awal ini ngajarin kamu dasar penting dalam desain, mulai dari teori warna, tipografi, hingga prinsip visual seperti kontras, keseimbangan, dan hierarki. Semua materi tersebut bikin kamu punya pondasi kuat buat menciptakan desain yang estetik tapi tetap fungsional.

Selain itu, kamu juga bakal kenal konsep design thinking yang jadi kunci utama di dunia UI/UX. Kelas ini ngebentuk mindset kreatif dan analitis yang dibutuhkan setiap desainer digital.


2. Desain Grafis

Selanjutnya, kamu akan belajar bikin elemen visual yang menarik dan profesional lewat software seperti Adobe Illustrator dan Photoshop. Materi ini ngebantu kamu memahami cara membuat branding dan aset produk yang kuat secara visual.

Bagi yang lagi switch career ke UI UX design, sesi ini penting banget buat melatih kepekaan estetika dan rasa proporsi. Di akhir, kamu juga bakal punya portofolio grafis yang bisa langsung dipamerkan ke recruiter.


3. UX Research

Berikutnya, kamu akan diajak memahami pengguna lewat riset kualitatif dan kuantitatif biar desainmu nggak cuma keren tapi juga relevan. Kamu bakal belajar cara bikin user persona, empathy map, sampai menyusun research insight

Setiap riset yang kamu lakukan akan menjadi dasar kuat untuk menciptakan solusi desain yang lebih tepat sasaran. Selain itu, kamu juga berlatih melakukan usability testing biar bisa menilai seberapa efektif hasil desainmu digunakan.


4. UI/UX Design

Di tahap ini, kamu mulai mendalami tools profesional seperti Figma, belajar bikin wireframe, mockup, sampai prototype interaktif. Kelasnya fokus ke cara bikin desain yang aksesibel dan punya pengalaman pengguna yang halus. 

Warga Bimbingan juga diajarin bikin design system biar hasil desainmu konsisten di berbagai platform. Semua latihan ini bakal bikin kamu makin siap bikin produk digital yang bisa bersaing di dunia kerja.


5. UX Writing

Setelah itu, kamu akan belajar menulis teks yang jelas, singkat, dan ramah buat pengguna dalam setiap komponen UI. Materi ini ngebantu kamu memahami tone of voice dan gaya komunikasi yang pas untuk produk digital.

Bagi yang sedang switch career ke UI UX design, kemampuan menulis seperti ini penting karena UX writer berperan besar dalam membentuk pengalaman pengguna. Kamu juga bakal latihan bikin micro copy dan copy research biar pesan di desainmu lebih engaging.


6. Final Project

Tahap final project waktunya kamu menerapkan semua skill yang udah dipelajari dalam proyek akhir berbasis riset dan desain nyata. Kamu akan melewati proses dari user research, ideation, hingga presentasi hasil desain di depan mentor.

Setiap sesi mentoring bakal bantu kamu mengasah logika berpikir dan kemampuan pitching. Hasil proyekmu nanti bisa langsung dijadikan portofolio profesional yang siap melamar kerja.


7. Career Preparation

Sebagai penutup, kamu bakal disiapkan untuk masuk ke dunia kerja lewat kelas karier yang interaktif dan realistis. Kamu akan dibimbing membangun CV, portofolio, dan profil LinkedIn yang kuat biar dilirik recruiter.

Selain itu, ada sesi wawancara, mentoring, dan sharing alumni supaya kamu tahu strategi lolos rekrutmen di perusahaan impian. Semua persiapan ini ngebuat perjalanan switch career ke UI/UX design kamu lebih mantap dan terarah.

Baca Juga: Kursus Sistem Informasi untuk UI/UX Designer Pemula


Saatnya Wujudkan Switch Career ke UI UX Design Bareng dibimbing.id!

Udah siap mulai perjalanan switch career ke UI UX Design kamu? Sekarang waktu terbaik buat ambil langkah pertama lewat Bootcamp UI/UX & Desain Grafis dibimbing.id! Kamu bakal dapetin akses gratis mengulang kelas, 35+ Live Class dan 20+ Extra Video Learning, plus ngerjain 3 Real Case dari perusahaan serta 15+ project portfolio biar hasil belajarmu langsung kelihatan. 

Ada juga sesi Whiteboarding Preparation, konsultasi 1-on-1 bareng expert, dan pengalaman magang 2,5 bulan di Hiring Company dibimbing.id yang bikin kamu siap kerja beneran. Buktinya, 96% alumni udah sukses kerja lewat jaringan 840+ hiring partner yang tersebar di berbagai industri digital.

Kalau kamu masih mikir, “Apakah Bootcamp ini cocok buat aku yang belum punya background desain?” atau “Gimana sistem magangnya, bisa disesuaikan sama jam kerja nggak?” konsultasi gratis di sini biar tim MinDi bantu jelasin semuanya. Bareng dibimbing.id, kamu nggak cuma belajar tapi beneran #BimbingSampeJadi UI/UX Designer profesional!


FAQ Seputar Bootcamp UI/UX & Desain Grafis

1. Apakah Bootcamp ini cocok buat pemula yang belum punya background desain?

Cocok banget! Semua materi disusun dari dasar, kamu bisa mulai belajar meski belum pernah pegang tools desain sebelumnya.


2. Apakah setelah lulus Bootcamp bisa langsung kerja?

Bisa! Kamu akan dibantu penyaluran kerja ke 840+ hiring partner, plus dapat pengalaman magang 2,5 bulan biar makin siap terjun ke industri.


3. Apakah kelasnya fleksibel untuk yang masih kerja?

Iya, kelasnya berlangsung live dan bisa diulang gratis. Kamu bisa atur waktu belajar tanpa ganggu jam kerja utama.


Referensi

  1. 30+ UX statistics to understand the state of user research and design in 2025 [Buka]
  2. The ROI Of Design Thinking: Part 1, Overview [Buka]
  3. Gaji Ui designer di Indonesia [Buka]
  4. Ui Ux Designer Salaries [Buka]

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!