Kelas UI/UX: Pelajari Desain, Keuntungan, & Cara Memilih
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
23 Maret 2026
•
100
Kelas UI/UX adalah tempat yang tepat untuk mengasah keterampilan desain antarmuka dan pengalaman pengguna. Warga Bimbingan, di sini kamu akan belajar membuat desain yang menarik sekaligus mudah digunakan.
Mengikuti kelas UI/UX memberi keuntungan besar, seperti keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia industri digital. Selain itu, peluang karier di bidang ini terus berkembang pesat.
Yuk, pelajari cara memilih kelas UI/UX yang tepat untuk mendapatkan pengalaman dan pendidikan yang berkualitas. Dengan memilih yang terbaik, kamu siap menghadapi tantangan desain di industri.
Apa Itu Kelas UI/UX?
Kelas UI/UX adalah program pelatihan yang mengajarkan keterampilan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX).
Dalam kelas UI/UX ini, peserta akan mempelajari cara merancang aplikasi atau situs web yang tidak hanya menarik, tetapi juga mudah digunakan.
Fokus utamanya adalah memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan produk dan bagaimana menciptakan pengalaman yang memuaskan.
Setelah menyelesaikan kelas ini, kamu akan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan desain yang efektif dan dapat diterima di dunia industri digital.
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp UI/UX yang Tepat untuk Karier 2025
Apa Saja yang Dipelajari di Kelas UI/UX?
Sumber: Canva
Kelas UI/UX biasanya mengajarkan materi yang mencakup fungsi, tampilan visual, hingga keterampilan teknis yang dibutuhkan di dunia kerja.
Warga Bimbingan, jadi kamu tidak hanya belajar mendesain, tetapi juga memahami cara membuat produk digital yang nyaman digunakan.
1. Materi User Experience (UX)
Pada bagian ini, kamu akan belajar bagaimana memahami kebutuhan pengguna dan menyusun alur penggunaan yang efektif.
Fokusnya adalah membuat produk yang fungsional, mudah dipakai, dan benar-benar menjawab masalah pengguna.
Materi UX biasanya meliputi:
- UX Research
- User Persona dan Journey Mapping
- Information Architecture
- Wireframing
- Usability Testing
2. Materi User Interface (UI)
Bagian UI akan mengajarkan cara membuat tampilan produk yang menarik, rapi, dan konsisten.
Di sini, kamu belajar bagaimana elemen visual dapat mendukung pengalaman pengguna agar terasa lebih nyaman.
Materi UI biasanya meliputi:
- Visual Design Principles
- Design Systems
- Prototyping dan Interaction Design
- Micro-interactions
3. Tools dan Soft Skills
Selain materi inti, kelas UI/UX juga membekali peserta dengan tools dan soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri.
Hal ini penting agar kamu tidak hanya paham teori, tetapi juga siap membuat proyek nyata dan portofolio yang kuat.
Biasanya, materi ini meliputi:
- Tools desain seperti Figma, Adobe XD, atau Sketch
- Design Thinking
- Portfolio Building
Baca juga: Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat 2026
Kelas UI/UX di Dibimbing
Kelas UI/UX Dibimbing dirancang untuk membantu kamu belajar desain dari nol dengan materi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Proses belajarnya juga dibimbing langsung oleh 475+ mentor profesional berkualitas yang siap membantu kamu berkembang lebih terarah.
Di kelas ini, kamu akan mempelajari riset pengguna, wireframe, prototipe, hingga desain visual dengan pendekatan yang praktis. Kamu juga bisa membangun portofolio dari project nyata dan mempersiapkan diri untuk kebutuhan kerja di bidang UI/UX.
Bukan cuma belajar materi, Kelas UI/UX Dibimbing juga didukung program penyaluran kerja ke 840+ hiring partners. Jadi, kamu tidak hanya dibekali skill, tetapi juga peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja.
Baca juga: Apa Itu Mobile UI/UX Design? Elemen, Tools, Tren 2026
Benefit Mengikuti Kelas UI/UX
Sumber: Canva
Warga Bimbingan, mengikuti kelas UI/UX memberikan banyak keuntungan, baik untuk meningkatkan skill maupun mempersiapkan karier. Berikut beberapa benefit yang bisa kamu dapatkan saat mengikuti kelas UI/UX:
1. Live Class dan Video Learning
Kamu akan mendapatkan 35+ live class dan 20+ extra video learning yang dirancang untuk membantu proses belajar UI/UX secara lebih fleksibel dan terarah.
Materi ini membantu proses belajar jadi lebih fleksibel dan tetap terarah. Kamu juga bisa mengulang pembahasan saat dibutuhkan.
2. Project dan Real Case untuk Portofolio
Kelas UI/UX juga membekali kamu dengan 3 real case dari company dan 15+ project untuk portfolio building.
Pengalaman ini penting agar kamu tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa menyelesaikan studi kasus yang relevan dengan dunia kerja. Portofolio yang kuat akan menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan.
3. Persiapan Karier
Kamu juga akan mendapatkan bekal persiapan karier melalui whiteboarding yang dirancang untuk membantu kamu lebih siap masuk ke bidang UI/UX Design.
Program ini membantu kamu memahami proses seleksi dan kebutuhan industri. Hasilnya, kamu bisa lebih siap masuk ke dunia kerja.
4. Pendampingan Intensif
Selama belajar, kamu akan didukung melalui 1-on-1 unlimited personalized session bersama instruktur expert.
Selain itu, ada juga fasilitator dan mentor berdedikasi yang tersedia 24/7 untuk membantu proses belajarmu. Dukungan ini membuat kamu bisa belajar dengan lebih nyaman dan terarah.
5. Peluang Magang dan Penyaluran Kerja
Kelas ini memberikan kesempatan 2,5 bulan pengalaman magang di hiring company Dibimbing.
Setelah lulus, kamu juga berpeluang mengikuti program graduation dan penyaluran kerja ke 840+ perusahaan. Benefit ini membuat proses belajar terasa lebih relevan karena terhubung langsung dengan peluang karier.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kursus UI/UX Terbaik yang Wajib Dicoba
Cara Memilih Kelas UI/UX yang Tepat
Memilih kelas UI/UX yang tepat penting agar proses belajar terasa lebih efektif dan sesuai dengan tujuan kariermu.
Warga Bimbingan, berikut lima hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih kelas UI/UX:
1. Cek Kurikulum yang Ditawarkan
Pastikan kelas memiliki kurikulum yang lengkap, mulai dari UX research, wireframe, prototyping, hingga visual design.
Kurikulum yang terstruktur akan membantu kamu belajar secara bertahap dari dasar sampai praktik. Dengan begitu, materi yang dipelajari juga lebih relevan dengan kebutuhan industri.
2. Perhatikan Mentor dan Pengajarnya
Pilih kelas yang dibimbing oleh mentor berpengalaman dan memahami kebutuhan dunia kerja.
Mentor yang tepat bisa memberikan insight praktis, bukan hanya teori. Ini penting agar kamu mendapat gambaran nyata tentang proses kerja di bidang UI/UX.
3. Lihat Ada Tidaknya Project dan Portofolio
Kelas UI/UX yang baik sebaiknya menyediakan project nyata untuk membangun portofolio. Portofolio sangat penting karena sering menjadi penilaian utama saat melamar kerja. Semakin banyak latihan dan studi kasus, semakin kuat hasil belajar yang bisa kamu tunjukkan.
4. Pastikan Ada Dukungan Karier
Selain materi, cek juga apakah kelas menyediakan bantuan persiapan karier seperti mentoring, review portofolio, atau simulasi interview.
Dukungan seperti ini akan sangat membantu saat kamu mulai masuk ke dunia kerja. Kelas yang punya koneksi ke hiring partner juga bisa memberi nilai tambah.
5. Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Fleksibilitas Belajar
Pilih kelas yang sesuai dengan level kemampuan, tujuan belajar, dan jadwal harianmu. Jika kamu butuh belajar fleksibel, kelas dengan video learning dan sesi online bisa jadi pilihan yang tepat. Dengan menyesuaikan format belajar, prosesnya akan terasa lebih nyaman dan konsisten.
Baca juga: Apa Itu User Flow UI/UX? Fungsi dan Cara Membuatnya
Ingin Jadi UI/UX Designer Profesional?
Setelah memahami pentingnya desain antarmuka dan pengalaman pengguna, kini saatnya memperdalam skill-mu untuk menciptakan produk digital yang menarik dan mudah digunakan.
Yuk, ikuti Bootcamp UI/UX di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari UI design, UX research, wireframe, prototyping, hingga portfolio building langsung dari mentor berpengalaman.
Belajar dengan kurikulum aplikatif dan praktis yang membantumu memahami proses desain dari awal sampai siap masuk industri. Kamu juga akan dibekali pengalaman project nyata agar skill yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan kerja.
Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni mencapai 96%, peluang kariermu di dunia digital semakin terbuka lebar.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi UI/UX Designer profesional. #BimbingSampeJadi!
FAQ
1. Apa itu kelas UI/UX?
Kelas UI/UX adalah program belajar yang membahas desain antarmuka dan pengalaman pengguna. Di kelas ini, peserta belajar teori, tools, dan praktik desain produk digital.
2. Apa saja yang dipelajari di kelas UI/UX?
Materinya biasanya mencakup UX research, wireframe, prototyping, visual design, dan portfolio building. Beberapa kelas juga mengajarkan penggunaan tools seperti Figma.
3. Apa keuntungan mengikuti kelas UI/UX?
Kelas UI/UX membantu meningkatkan skill desain yang dibutuhkan industri digital. Selain itu, peserta juga bisa membangun portofolio dan lebih siap masuk dunia kerja.
4. Bagaimana cara memilih kelas UI/UX yang tepat?
Pilih kelas dengan kurikulum lengkap, mentor berpengalaman, dan project untuk portofolio. Dukungan karier juga menjadi nilai tambah yang penting untuk dipertimbangkan.
5. Apakah kelas UI/UX cocok untuk pemula?
Ya, banyak kelas UI/UX dirancang untuk pemula tanpa latar belakang desain. Materinya biasanya dimulai dari dasar agar lebih mudah dipahami.
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
