15 Fungsi Strategi Pemasaran yang Perlu Anak Marketing Tahu

Anisa Fitri Maulida

11 December 2023

1439

Image Banner

Siapa Sobat MinDi yang sekarang ini sedang atau ingin bekerja di bidang marketing? Itu tandanya kamu harus bener-bener langsung cek artikel ini! Karena, MinDi bakalan kasih tahu kamu fungsi strategi pemasaran yang akan kamu dan tim marketing lakukan untuk membuat produk terjual. Sudah siap? Langsung kita belajar bersama!


Apa Itu Strategi Pemasaran?


Strategi pemasaran adalah sebuah pendekatan komprehensif yang digunakan oleh perusahaan atau bisnis untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan melalui berbagai teknik dan taktik pemasaran.


Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif saat ini, memiliki strategi pemasaran yang efektif adalah kunci untuk berdiri tegak di tengah pesaing. Bukan hanya tentang bagaimana menjual produk atau jasa, tapi lebih tentang bagaimana menciptakan nilai yang dapat diterima baik oleh pasar dan konsumen.


Strategi pemasaran melibatkan perencanaan yang cermat dan eksekusi yang terukur. Mencakup segala sesuatu mulai dari menentukan pasar target, memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan, sampai pada pengembangan produk atau jasa yang sesuai dengan pasar.


Untuk membentuk strategi tersebut, kamu pun harus tahu apa saja elemen atau komponen yang diperlukan. 


Elemen Strategi Pemasaran


Sobat MinDi, dalam merancang strategi pemasaran yang efektif, ada beberapa elemen penting yang perlu kamu pertimbangkan. Elemen-elemen ini menjadi pondasi dalam membangun strategi yang solid dan efektif. Berikut adalah beberapa elemen kunci dalam strategi pemasaran:


1. Segmentasi Pasar


Langkah pertama dan paling penting dalam strategi pemasaran adalah mengidentifikasi dan memahami pasar target kamu. Segmentasi pasar melibatkan pembagian pasar yang besar menjadi kelompok-kelompok pelanggan yang memiliki kebutuhan, keinginan, atau karakteristik yang serupa.


2. Targeting


Setelah pasar tersegmentasi, langkah selanjutnya adalah menargetkan segmen mana yang akan menjadi fokus utama. Melibatkan pemilihan segmen pasar yang paling menguntungkan atau paling sesuai dengan produk atau jasa yang ditawarkan.


3. Positioning


Positioning adalah tentang bagaimana kamu ingin agar produk atau jasa kamu dipersepsikan oleh pelanggan. Ini melibatkan penciptaan identitas merek yang unik di benak konsumen, yang membedakan kamu dari pesaing.


4. Marketing Mix (Bauran Pemasaran)


Merupakan gabungan dari 4P - Produk, Harga, Promosi, dan Tempat.


5. Strategi Konten


Dalam era digital ini, konten menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran. Konten yang berkualitas dan relevan dapat menarik audiens target, membangun kredibilitas merek, dan mendorong keterlibatan pelanggan.


6. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)


Melakukan analisis SWOT membantu dalam memahami kekuatan dan kelemahan internal bisnis, serta peluang dan ancaman yang ada di pasar.


7. Pengukuran dan Analisis


Setiap strategi pemasaran harus diukur dan dianalisis untuk menentukan efektivitasnya. Hal ini melibatkan pemantauan KPI (Key Performance Indicators) dan menggunakan feedback untuk membuat perbaikan berkelanjutan.


Berikut di atas merupakan semua elemen strategi pemasaran, yang akan kamu temukan pada saat melancarkan strategi. Fungsi strategi pemasaran pun akan kamu rasakan pada saat menggabungkan elemen tersebut.


Semua elemen tersebut bisa kamu pelajari lebih lanjut, melalui Bootcamp Digital Marketing dari dibimbing.id, Sobat MinDi! Bersama dengan mentor berpengalaman, kamu akan diajarkan bagaimana cara membuat pemasaran yang baik dan sesuai dengan keinginan audiens. 


Baca Juga: Contoh Content Strategy untuk Digital Marketing


Fungsi Strategi Pemasaran


Strategi pemasaran memiliki banyak fungsi penting dalam bisnis. Berikut adalah 15 fungsi utama dari strategi pemasaran:


1. Menentukan Target Pasar

    Mengidentifikasi dan memahami kelompok pelanggan yang akan dituju.

2. Meningkatkan Penjualan

    Mendorong penjualan produk atau jasa.

3. Membangun Kesadaran Merek

    Meningkatkan kesadaran terhadap merek dan produk di mata konsumen.

4. Posisi Pasar

    Menetapkan posisi yang unik di pasar untuk membedakan dari pesaing.

5. Mengembangkan Produk

    Membantu dalam pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

6. Strategi Harga

 Menetapkan harga yang tepat untuk menarik pelanggan sekaligus memaksimalkan keuntungan.

7. Promosi Efektif

    Memilih dan menerapkan taktik promosi yang tepat untuk menjangkau target pasar.

8. Distribusi Barang dan Jasa

    Memastikan bahwa produk atau jasa mudah diakses oleh pelanggan.

9. Penelitian Pasar

    Melakukan penelitian untuk memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen.

10. Analisis Kompetitif

   Menganalisis kekuatan dan kelemahan pesaing untuk menciptakan keunggulan kompetitif.

11. Membangun Hubungan Pelanggan

     Menciptakan dan memelihara hubungan yang baik dengan pelanggan.

12. Mengoptimalkan ROI (Return on Investment)

   Memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dalam pemasaran menghasilkan nilai maksimal.

13. Manajemen Merek

      Mengelola persepsi dan reputasi merek di mata publik.

14. Pengelolaan Krisis

     Merencanakan dan menangani situasi krisis yang dapat mempengaruhi citra merek atau penjualan.

15. Inovasi

    Mendorong inovasi dalam produk, layanan, dan taktik pemasaran untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar.


Dengan melihat fungsi strategi pemasaran di atas, kita bisa lihat bahwa strategi pemasaran tidak hanya tentang penjualan dan promosi. Melainkan, alat multifungsi yang menyentuh hampir setiap aspek dari sebuah bisnis, dari pengembangan produk hingga manajemen merek dan hubungan pelanggan.


Tentunya setiap fungsi akan berbeda, berdasarkan jenis strategi pemasaran itu sendiri. Untuk mempermudah kamu mengenal apa saja jenisnya, MinDi akan memberikan contohnya.


Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memulai Strategi Pemasaran


Bagi Sobat MinDi yang baru pertama kali memulai menjalankan strategi pemasaran, perlu memperhatikan hal-hal berikut supaya strategi berjalan lebih lancar:


1. Pahami Pasar dan Audiens Target


Sebelum memulai, penting untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang pasar dan audiens yang ingin kamu capai. Termasuk demografi, perilaku, preferensi, dan kebutuhan mereka.


2. Tentukan Tujuan Pemasaran yang Jelas


Menetapkan tujuan yang jelas dan terukur adalah kunci. Tujuan ini bisa berupa peningkatan kesadaran merek, peningkatan penjualan, atau peningkatan keterlibatan pelanggan.


3. Budget dan Sumber Daya


Pertimbangkan budget yang tersedia dan sumber daya yang diperlukan. Termasuk anggaran untuk iklan, alat pemasaran, dan tenaga kerja.


4. Analisis Kompetisi


Pahami siapa kompetitormu dan apa yang mereka tawarkan. Analisis ini bisa membantu kamu menemukan keunggulan kompetitif.


5. Pilih Saluran Pemasaran yang Tepat


Tidak semua saluran pemasaran akan efektif untuk setiap bisnis. Pilihlah saluran yang paling sesuai dengan produk dan audiens targetmu, seperti media sosial, email, SEO, atau pemasaran offline.


6. Konten dan Pesan yang Menarik


Konten yang kamu produksi harus menarik, relevan, dan bernilai bagi audiens targetmu. Pesan yang jelas dan konsisten sangat penting dalam membangun identitas merek.


7. Kepatuhan terhadap Regulasi


Pastikan strategi pemasaranmu mematuhi regulasi dan hukum yang berlaku, termasuk hak cipta, perlindungan data pribadi, dan peraturan iklan.


Sebagai tim marketing, menjalankan dan memperoleh fungsi strategi pemasaran adalah hal yang wajib dan akan terus berdampingan. Jika Sobat MinDi tertarik untuk bekerja di bidang marketing, pastikan kalau kamu mengenal atau setidaknya pernah mengerjakan project yang berhubungan dengan strategi pemasaran, supaya dapat portofolio yang bagus.


Jangan khawatir kalau belum pernah coba mengerjakan, sebab dengan mengikuti Bootcamp Digital Marketing, kamu akan belajar membentuk strategi pemasaran yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Semangat, Sobat MinDi!






Share

Author Image

Anisa Fitri Maulida

Anisa merupakan penulis lepas dengan 4+ tahun pengalaman . Ia memiliki passion yang tinggi dalam dunia digital marketing. Kontribusi tulisanya dapat ditemukan di berbagai platform, dari mulai industri hiburan, pemerintahan, portal berita, hingga Edutech.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!