Apa Itu DAX? Panduan Lengkap Data Analysis Expressions
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
18 September 2025
•
571
Sering kesulitan membuat perhitungan dan laporan interaktif yang kompleks di Power BI? Data Analysis Expressions (DAX) adalah solusi yang memungkinkan kamu membuat analisis data lebih mendalam dan efektif.
DAX memungkinkan kamu untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat kalkulasi dan rumus yang lebih mendalam, serta memperkaya laporan yang kamu buat. Tanpa DAX, kamu mungkin akan kesulitan menyesuaikan laporan sesuai kebutuhan spesifik.
Yuk, simak bagaimana cara menggunakan DAX dengan mudah, dan buat analisis data yang lebih pas dan powerful di Power BI bersama MinDi!
Apa Itu Data Analysis Expressions (DAX)?
Data Analysis Expressions (DAX) adalah bahasa formula yang digunakan dalam Power BI, Power Pivot, dan SQL Server Analysis Services untuk melakukan perhitungan dan analisis data.
DAX memungkinkan pengguna untuk membuat rumus perhitungan seperti jumlah, rata-rata, atau menghitung perbandingan antar periode waktu.
Dengan DAX, kamu bisa membuat kolom terhitung (calculated columns) dan ukuran (measures) yang memperkaya laporan dan visualisasi data.
Secara sederhana, DAX membantu mengubah data mentah menjadi informasi yang lebih bernilai, mendalam, dan mudah dipahami.
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Business Intelligence untuk Karier
Fungsi Utama DAX
Sumber: Canva
DAX memiliki berbagai fungsi yang sangat berguna untuk analisis data. Berikut adalah lima fungsi utama yang sering digunakan dalam DAX, yang bisa membantu kamu dalam membuat perhitungan yang lebih kompleks dan tepat di Power BI.
1. SUM
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan nilai dalam kolom tertentu. Dengan rumus ini, kamu bisa mendapatkan total nilai dari data yang ada dalam satu kolom.
Misalnya, jika kamu ingin menghitung total penjualan dalam sebuah tabel, fungsi ini akan sangat membantu.
2. CALCULATE
Fungsi CALCULATE memungkinkan kamu mengubah konteks perhitungan dan menerapkan filter tambahan.
Fungsi ini berguna saat kamu ingin menghitung nilai berdasarkan kriteria tertentu, misalnya total penjualan hanya untuk tahun tertentu. CALCULATE sangat fleksibel dan sering digunakan untuk analisis data yang lebih mendalam.
3. FILTER
Fungsi FILTER digunakan untuk menyaring data sesuai dengan kondisi tertentu. Dengan FILTER, kamu bisa memilih data yang memenuhi kriteria spesifik, misalnya memilih semua transaksi dengan nilai lebih dari 100. Fungsi ini sangat berguna dalam pengolahan data yang besar dan kompleks.
4. RELATED
Fungsi RELATED digunakan untuk mengambil nilai dari tabel lain yang terkait berdasarkan hubungan antara tabel tersebut.
Fungsi ini berguna saat kamu perlu menggabungkan data dari dua tabel berbeda, misalnya untuk mendapatkan nama pelanggan berdasarkan ID mereka. RELATED memudahkan dalam analisis data yang tersebar di beberapa tabel.
5. IF
Fungsi IF dalam DAX memungkinkan kamu untuk membuat logika kondisional dalam perhitungan.
Dengan menggunakan IF, kamu bisa menentukan nilai yang berbeda berdasarkan kondisi tertentu, seperti memberikan nilai “Lulus” atau “Gagal” berdasarkan skor ujian. Fungsi ini sangat fleksibel untuk analisis berbasis kondisi.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Bisnis Populer di Indonesia 2025
Keuntungan Menggunakan DAX dalam Power BI
Menggunakan DAX dalam Power BI memberikan banyak keuntungan yang akan mempermudah analisis data. Berikut adalah empat keuntungan utama yang bisa kamu dapatkan dengan memanfaatkan DAX di Power BI.
1. Perhitungan Lebih Cepat dan Efisien
DAX memungkinkan perhitungan dilakukan lebih cepat, bahkan pada dataset besar sekalipun.
Dengan menggunakan DAX, Power BI dapat menghitung nilai secara dinamis tanpa harus memuat ulang data, yang mempercepat proses analisis. Ini sangat menguntungkan ketika bekerja dengan data yang kompleks dan memerlukan perhitungan real-time.
2. Fleksibilitas dalam Pembuatan Laporan
DAX memberikan fleksibilitas tinggi dalam membuat rumus kustom untuk analisis data. Kamu bisa menyesuaikan perhitungan dengan berbagai kondisi dan filter sesuai kebutuhan laporan.
Ini memungkinkan kamu untuk membuat laporan yang sangat sesuai dengan tujuan bisnis atau analisis yang ingin dicapai.
3. Meningkatkan Kemampuan Analisis Data
DAX memungkinkan analisis data yang lebih mendalam dengan berbagai fungsi seperti time intelligence dan agregasi.
Kamu bisa menganalisis data berdasarkan periode waktu tertentu, seperti perbandingan kuartal atau tahun. Dengan kemampuan ini, analisis data menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.
4. Integrasi dengan Model Data Power BI
DAX dirancang untuk bekerja secara mulus dengan model data Power BI, memungkinkan pembuatan kalkulasi dan visualisasi yang terintegrasi dengan data.
Kamu bisa membuat ukuran dan kolom terhitung yang langsung diterapkan pada model data yang ada, membuatnya lebih mudah dikelola. Ini mempercepat proses pembuatan laporan yang lebih dinamis dan interaktif.
Baca juga: Strategi Anti Fraud: Jenis, Pilar, dan Contoh Penerapan
Contoh Rumus DAX yang Sering Digunakan
Sumber: Canva
DAX memiliki banyak rumus yang sangat berguna untuk analisis data di Power BI. Berikut adalah tiga contoh penggunaan rumus DAX yang sering diterapkan untuk memperkaya laporan dan perhitungan data.
1. Menghitung Total Penjualan dengan SUM()
Jika kamu ingin menghitung total penjualan dari sebuah kolom Amount di tabel Sales, kamu bisa menggunakan rumus DAX berikut:
Total Penjualan = SUM(Sales[Amount]) |
Rumus ini akan menjumlahkan seluruh nilai di kolom Amount, memberikan total penjualan dari seluruh transaksi. Fungsi ini sering digunakan untuk mendapatkan total dari data yang ada di tabel.
2. Menghitung Penjualan Tahun Ini dengan CALCULATE()
Untuk menghitung total penjualan hanya untuk tahun tertentu, misalnya tahun 2024, kamu bisa menggunakan rumus DAX berikut:
Penjualan Tahun Ini = CALCULATE(SUM(Sales[Amount]), YEAR(Sales[Date]) = 2024) |
Dengan rumus ini, CALCULATE mengubah konteks perhitungan dengan menambahkan filter untuk memilih data penjualan yang hanya terjadi pada tahun 2024. Ini sangat berguna untuk analisis berbasis waktu.
3. Menghitung Penjualan Bulan Lalu dengan DATEDIFF()
Jika kamu ingin membandingkan penjualan bulan ini dengan bulan lalu, kamu bisa menggunakan rumus DAX seperti berikut:
Penjualan Bulan Lalu = CALCULATE(SUM(Sales[Amount]), DATEDIFF(TODAY(), Sales[Date], MONTH) = 1) |
Rumus ini akan menghitung penjualan untuk bulan sebelumnya dengan menggunakan DATEDIFF untuk membandingkan bulan antara tanggal hari ini dan tanggal transaksi. Ini memungkinkan analisis tren perbandingan bulan ke bulan secara dinamis.
Baca juga: 15 Penerapan Business Intelligence Pada Perusahaan yang Efektif
Ingin Jadi Business Intelligence Professional?
Setelah memahami Data Analysis Expressions (DAX) adalah bahasa formula yang digunakan untuk analisis data di Power BI, saatnya mengembangkan pengetahuanmu lebih jauh untuk menciptakan laporan dan analisis data yang powerful!
Yuk, ikuti Bootcamp Business Intelligence di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari penerapan Data Analysis Expressions (DAX), Power BI, dan teknik analisis data lainnya secara praktis langsung dari mentor berpengalaman.
Dengan kurikulum aplikatif yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan lebih dari 840+ hiring partner, peluang kariermu di dunia Business Intelligence semakin terbuka lebar.
Dengan tingkat keberhasilan alumni mencapai 96%, kamu bisa segera memulai karier yang cemerlang!
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi seorang Business Intelligence Professional! #BimbingSampeJadi!
Referensi
- Data Analysis Expressions (DAX) [Buka]
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
