10 Contoh Employer Branding Kuat & Inspiratif, Yuk Simak!

Muthiatur Rohmah
•
09 October 2024
•
349

Halo Warga Bimbingan! Suatu perusahaan dikenal bukan hanya karena produk atau jasanya, tapi juga karena lingkungan kerjanya yang mendukung. Nah, itulah yang namanya employer branding.
Employer branding adalah cara perusahaan membentuk citra positif agar orang-orang pengen kerja di perusahaan tersebut.
Ingin membentuk employer branding yang kuat untuk perusahaan? Yuk simak 10 contoh employer branding perusahaan yang kuat dan pastinya dapat menginspirasi kamu!
Apa itu Employer Branding?
Warga Bimbingan, sebelum kita membahas lebih lanjut tentang contoh employer branding, pertama-tama yuk pahami dulu apa itu employer branding melalui beberapa pengertian berikut ini.
Employer branding adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk membentuk dan mempromosikan citra positif mereka sebagai tempat kerja. Tujuannya adalah untuk menarik talenta terbaik dan mempertahankan karyawan yang ada.
Employer branding mencakup segala hal yang berkaitan dengan bagaimana perusahaan dilihat oleh calon karyawan, seperti budaya kerja, nilai-nilai perusahaan, lingkungan kerja, dan kesejahteraan karyawan.
Dengan employer branding yang kuat, perusahaan dapat menarik lebih banyak pelamar yang berbakat dan memperkuat loyalitas karyawan terhadap perusahaan.
Baca Juga: Apa itu Employer Branding? Pengertian, Langkah & Pentingnya
10 Contoh Employer Branding Inspiratif, Yuk Simak!
Employer branding adalah salah satu kunci agar perusahaan dikenal sebagai tempat kerja yang diidamkan banyak orang.
Yuk simak contoh employer branding dari perusahaan-perusahaan terkenal yang sukses bikin orang-orang tertarik untuk kerja di sana!
1. Google
Siapa sih yang nggak kenal Google? Selain produk-produknya yang canggih, Google juga terkenal dengan lingkungan kerjanya yang santai dan menyenangkan. Google menawarkan banyak fasilitas seperti gym, kafe, ruang santai, dan bahkan taman untuk karyawannya.
Ditambah lagi, mereka memberikan kebebasan untuk bekerja dari mana saja, sehingga karyawan punya work-life balance yang bagus. Inilah kenapa banyak orang menganggap Google sebagai salah satu tempat kerja paling impian di dunia.
2. Netflix
Netflix punya pendekatan employer branding yang berbeda, yaitu mengutamakan transparansi dan kebebasan.
Perusahaan ini terkenal dengan budaya “Freedom and Responsibility” yang berarti karyawan diberikan kebebasan untuk mengatur pekerjaan mereka sendiri, asalkan tetap bertanggung jawab.
Mereka juga terbuka soal gaji dan ekspektasi kinerja. Budaya ini bikin karyawan merasa lebih dipercaya dan dihargai, sehingga banyak orang tertarik untuk bergabung ke tim Netflix.
3. Apple
Apple nggak hanya terkenal dengan produk-produk premiumnya, tapi juga dengan employer branding yang menekankan inovasi dan pengembangan diri. Mereka selalu mendukung karyawan untuk terus berkembang, baik lewat pelatihan maupun proyek-proyek besar yang mengasah kemampuan.
Dengan lingkungan yang penuh inovasi ini, karyawan Apple jadi punya kesempatan untuk belajar dari teknologi terbaru dan para ahli di bidangnya, sehingga mereka merasa bangga menjadi bagian dari Apple.
4. Salesforce
Kalau kamu suka bekerja di tempat yang memperhatikan kesejahteraan karyawan, Salesforce bisa jadi contohnya.
Mereka fokus pada program kesejahteraan, mulai dari kesehatan fisik hingga mental, seperti menyediakan konseling gratis, cuti melahirkan yang panjang, dan dukungan untuk aktivitas sosial.
Salesforce juga mendorong karyawan untuk terlibat dalam kegiatan amal dan memberikan kesempatan untuk mengambil cuti sukarela. Semua ini bikin karyawan merasa dihargai dan punya tujuan lebih besar dalam bekerja.
5. Microsoft
Microsoft memanfaatkan employer branding dengan menekankan inklusivitas dan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi.
Mereka berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana setiap karyawan merasa dihargai tanpa memandang latar belakang, gender, atau identitas lainnya.
Selain itu, Microsoft juga memberikan fleksibilitas kerja untuk mendukung work-life balance, termasuk kebijakan bekerja dari rumah dan waktu kerja yang fleksibel. Langkah-langkah ini membuat karyawan merasa lebih didukung secara pribadi dan profesional.
6. Adobe
Adobe dikenal dengan budaya kerja yang sangat menghargai kreativitas karyawan. Mereka memberikan kebebasan bagi karyawan untuk berinovasi dan bereksperimen dalam proyek-proyek mereka.
Selain itu, Adobe memiliki program kesejahteraan yang komprehensif, termasuk cuti yang fleksibel, program kesehatan mental, dan pelatihan pengembangan keterampilan.
Pendekatan ini menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memotivasi, membuat Adobe menjadi salah satu perusahaan yang paling diinginkan oleh para pekerja kreatif.
7. Airbnb
Airbnb memiliki employer branding yang kuat dengan menekankan nilai-nilai budaya perusahaan yang autentik. Mereka berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan inklusif, di mana karyawan merasa seperti bagian dari komunitas global.
Salah satu nilai utama Airbnb adalah "Belong Anywhere" yang mencerminkan komitmen mereka terhadap inklusivitas dan keberagaman.
Dengan membangun budaya kerja yang didasari oleh rasa kebersamaan, Airbnb berhasil menarik banyak talenta yang ingin merasa lebih dari sekadar karyawan.
8. Gojek
Gojek dikenal dengan employer branding yang sangat menekankan inklusivitas dan kolaborasi. Di Gojek, karyawan sering disebut sebagai “GoTroops” menciptakan rasa kebersamaan dan semangat kerja tim.
Gojek juga aktif mendorong keberagaman dan inklusi, terutama dalam hal gender dan latar belakang. Mereka punya program seperti “Women in Tech” yang memberikan dukungan bagi perempuan di bidang teknologi.
Selain itu, Gojek memberikan fleksibilitas kerja yang memungkinkan karyawan untuk mengatur waktu mereka, bahkan bekerja dari rumah. Lingkungan kerja yang mendukung dan kolaboratif ini bikin banyak orang ingin jadi bagian dari tim Gojek.
9. Tokopedia
Tokopedia nggak cuma fokus pada marketplace, tapi juga pada pengembangan diri karyawannya. Di Tokopedia, mereka percaya bahwa karyawan yang terus belajar bisa mendorong inovasi di perusahaan.
Mereka menyediakan berbagai pelatihan dan program pengembangan, baik untuk keterampilan teknis maupun soft skills.
Tokopedia juga memiliki budaya kerja yang mendukung ide-ide baru dan kreatif. Mereka sering mengadakan hackathon internal, di mana karyawan bisa berinovasi dan mengembangkan solusi baru untuk meningkatkan platform mereka.
Dengan pendekatan ini, Tokopedia berhasil menciptakan lingkungan kerja yang inspiratif dan membuat karyawan merasa terus berkembang.
10. Telkom Indonesia
Telkom Indonesia punya strategi employer branding yang kuat dengan memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan dan pengembangan karier karyawan.
Mereka menawarkan berbagai program kesejahteraan seperti asuransi kesehatan, bantuan pendidikan untuk anak karyawan, dan program pensiun yang terjamin.
Selain itu, Telkom juga menyediakan banyak kesempatan pengembangan karier melalui pelatihan dan sertifikasi, serta peluang untuk rotasi kerja di berbagai divisi.
Dengan komitmen ini, karyawan Telkom merasa didukung baik dalam hal pekerjaan maupun kehidupan pribadi, sehingga betah bekerja di sana.
Berbagai contoh employer branding tersebut menunjukkan bahwa strategi ini bisa bikin karyawan merasa dihargai dan calon karyawan jadi tertarik untuk bergabung.
Setiap perusahaan ini punya pendekatan yang berbeda dalam membangun employer branding, tapi satu kesamaan yang mereka miliki adalah fokus pada menciptakan lingkungan kerja yang mendukung karyawan.
Tips Menerapkan Employer Branding yang Sukses
Pengen bikin perusahaan kamu jadi tempat kerja impian buat banyak orang? Nah, itu artinya kamu butuh strategi employer branding yang kuat.
Yuk, simak 4 tips dari MinDi agar kamu dapat menerapkan employer branding yang sukses!
1. Tunjukkan Budaya Kerja yang Autentik
Gimana rasanya kerja di perusahaan kamu? Itu harus bisa keliatan dari luar! Jadi, pastikan kamu menampilkan budaya kerja yang asli dan unik dari perusahaan kamu.
Misalnya, kalau di kantor kamu sering ada sesi ngobrol santai atau ada budaya kerja yang fleksibel, tunjukin itu lewat media sosial atau cerita karyawan.
Calon karyawan akan merasa lebih dekat dan tertarik kalau mereka bisa lihat sendiri seperti apa suasana kerja di perusahaan.
2. Berikan Kesempatan untuk Berkembang
Semua orang pasti pengen berkembang dalam kariernya, kan? Makanya, perusahaan yang sukses dalam employer branding selalu menawarkan peluang pengembangan diri buat karyawannya.
Mulai dari pelatihan, mentorship, sampai workshop yang relevan dengan bidang kerja. Kalau karyawan merasa didukung untuk terus belajar dan berkembang, mereka pasti bakal betah, dan berita baiknya? Kabar tentang betapa kerennya perusahaan kamu bisa menyebar ke calon karyawan lainnya!
3. Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Nah, kalau kamu mau employer branding yang sukses, jangan lupa soal kesejahteraan karyawan. Kesejahteraan ini bisa dalam bentuk asuransi kesehatan, program kesehatan mental, hingga fleksibilitas kerja.
Bikin karyawan merasa bahwa perusahaan peduli sama kesejahteraan mereka, bukan cuma mikirin target atau profit aja. Karyawan yang merasa dihargai bakal jadi aset penting buat perusahaan kamu, lho!
4. Komunikasi yang Transparan dan Terbuka
Buka-bukaan itu penting banget dalam employer branding. Pastikan kamu selalu berkomunikasi secara terbuka dengan karyawan tentang visi, misi, dan arah perusahaan. Karyawan bakan merasa sebagai bagian dari tim kalau mereka tahu apa yang sedang diperjuangkan oleh perusahaan.
Selain itu, komunikasi yang transparan juga bisa mengurangi rasa cemas dan meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap perusahaan. Hasilnya? Mereka jadi merasa lebih nyaman dan bangga bekerja di sana!
Dengan menerapkan keempat tips ini, perusahaan bisa punya employer branding yang bikin karyawan merasa betah dan calon karyawan jadi tertarik.
Intinya, jadilah tempat kerja yang nggak cuma fokus pada profit, tapi juga perhatian sama orang-orang di dalamnya.
Baca Juga: Apa itu Employee Gathering? Pengertian, Manfaat & Tipsnya
Yuk Terapkan Employer Branding yang Tepat & Efektif untuk Karyawan!
Warga Bimbingan, itulah beberapa penjelasan mengenai contoh employer branding yang kuat dan sukses.
Artikel ini bisa menginspirasi kamu untuk membentuk employer branding yang tepat dan sesuai agar lingkungan kerja nyaman dan aman bagi karyawan maupun perusahaan.
Ingin jadi master di bidang HR? Tertarik switch career sebagai HR Assistant? Bingung harus mulai dari mana?
Yuk ikuti bootcamp Human Resources dibimbing.id, sebuah bootcamp terbaik dengan pembelajaran inovatif dan intensif. Kuasai tools HRIS dan seluruh aspek Human Resources yang akan diajarkan pada bootcamp ini.
Bootcamp HR dibimbing.id didampingi oleh mentor profesional dan terbaik yang bakal bantu kamu jadi Human Resources sukses.
Belum memiliki pengalaman di bidang human resources sama sekali?
Tenang saja, dibimbing.id siap bimbing kamu mulai dari nol, dengan kurikulum terlengkap, update serta beginner friendly.
Sebanyak 94% alumni bootcamp dibimbing.id telah berhasil mendapatkan kerja sesuai bidang mereka. Nah, jangan khawatir nganggur setelah lulus bootcamp ya, dibimbing.id juga menyediakan job connect ke 700+ hiring partner khusus buat Warga Bimbingan.
Kurang paham mengenai materi dan penjelasan mentor selama kelas berlangsung? Tenang saja, Warga Bimbingan boleh mengulang pembelajaran dari awal secara GRATIS tanpa dipungut biaya tambahan.
Tunggu apalagi? buruan konsultasi di sini, sampe puas dan GRATIS, apapun tujuan karirmu dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi karir impian
Reference:
- 13 Great Employer Branding Examples To Inspire You in 2024 - Buka
Tags

Muthiatur Rohmah
Muthia adalah seorang Content Writer dengan kurang lebih satu tahun pengalaman. Muthia seorang lulusan Sastra Indonesia yang hobi menonton dan menulis. Sebagai SEO Content Writer Dibimbing, Ia telah menulis berbagai konten yang berkaitan dengan Human Resources, Business Intelligence, Web Development, Product Management dan Digital Marketing.