Bug Sistem Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis, & Cara Cegah

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

01 February 2024

247

Image Banner

Dalam teknologi informasi, bug sistem adalah salah satu istilah yang tak asing bagi developer maupun pengguna software. Secara umum, bug sistem adalah kesalahan atau masalah dalam software komputer.


Bug sistem adalah kesalahan yang menganggu fungsi dari software itu sendiri. Untuk mempelajarinya, simak informasi lengkapnya di bawah ini!


Apa Itu Bug Sistem (Software Bug)?


Secara garis besar, bug sistem adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kesalahan atau kegagalan dalam sebuah software. Bug sistem menyebabkan program berjalan dengan tidak semestinya.


Selain itu, bug sistem adalah kesalahan yang bisa mengakibatkan gangguan ringan hingga masalah keamanan. Untuk mengatasi atau memperbaiki bug, maka debugging dilakukan.


Penyebab Bug Sistem


Penyebab bug sistem dalam pengembangan software dan operasional komputer bisa beragam. Berikut adalah beberapa penyebabnya:


1. Kesalahan dalam Pengkodean


Pertama, penyebab bug sistem adalah kesalahan dalam pengkodean. Hal ini terjadi karena beberapa alasan yang meliputi:


  • Ketidakjelasan dalam persyaratan.
  • Kesalahan dalam pemahaman logika.
  • Kesalahan sintaksis sederhana.

Seorang developer mungkin lupa menangani kasus khusus atau kondisi batas yang mengakibatkan error dalam sistem.


2. Kesalahan Desain atau Spesifikasi


Berikutnya, penyebab bug sistem adalah kesalahan desain atau spesifikasi. Hal ini bisa berkaitan dengan persyaratan awal tidak jelas dan lengkap, atau salah interpretasi.


Dengan persyaratan yang tidak sesuai itu, software akan menjadi tidak sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi pengguna.


Hal ini bisa menyebabkan kesalahan fungsionalitas yang lebih dalam dan sulit untuk diperbaiki di kemudian hari.


Baca Juga: Software Engineer Versus Software Developer 


3. Kompabilitas dan Konflik Antar Sistem


Selanjutnya, penyebab bug sistem adalah kompabilitas dan konflik antar sistem. Baik dari sistem operasi, hardware, atau software


Contohnya, aplikasi mungkin berjalan dengan baik pada satu versi sistem operasi tapi gagal di yang lainnya. Selain itu, konflik ini juga dapat terjadi antara berbagai komponen software yang berjalan bersamaan. 


Perubahan pada satu komponen tersebut bisa menyebabkan bug pada yang lainnya.


4. Masalah Eksternal dan Lingkungan Operasi


Terakhir, penyebab bug sistem adalah masalah eksternal dan lingkungan operasi. Faktor eksternal seperti virus, kerusakan hardware, atau kondisi sistem tidak stabil menyebabkan bug sistem.


Perubahan tidak terduga dalam lingkungan operasi, seperti pembaruan sistem operasi atau konfigurasi jaringan juga bisa memicu bug yang sebelumnya tidak terdeteksi.




Jenis - Jenis Bug Sistem


Dalam pengembangan dan operasional software, ada beberapa jenis bug sistem yang sering ditemui. Berikut adalah beberapa jenis utama:


1. Functional Bug


Pertama, jenis bug sistem adalah user interface bug. Ini merupakan kesalahan yang memengaruhi fungsi dasar aplikasi. Bug ini biasanya disebabkan oleh kesalahan dalam logika atau implementasi kode.


2. Performance Bug


Selanjutnya adalah performance bug yang memengaruhi kecepatan dan efisiensi aplikasi. Misalnya, kebocoran memori, penggunaan CPU yang berlebihan, atau waktu respons yang lambat. Umumnya, ini sulit untuk dideteksi dan diperbaiki.


3. Logic Bug


Berikutnya, jenis bug sistem adalah logic bug yang terkait dengan kesalahan algoritma atau logika dalam kode. Hal ini mencakup hasil yang salah atau perilaku tidak konsisten dalam aplikasi. Ini seringkali disebabkan oleh kondisi atau pernyataan if yang salah.


4. Resource Bug


Lalu, terdapat resource bug yang meliputi masalah dengan pengelolaan sumber daya sistem seperti memori, disk, atau koneksi jaringan. Contohnya adalah kebocoran memori.


5. Concurrency Bug


Terakhir adalah concurrency bug yang terjadi dalam aplikasi multithreaded atau paralel. Ini seringkali terkait dengan kondisi perlombaan. Kesalahan terjadi ketika hasil dari operasi bergantung pada waktu tertentu dari eksekusi thread.


Baca Juga: Software Engineer: Tanggung Jawab dan Gaji


Cara Mencegah Bug Sistem


Untuk mencegah adanya bug sistem dalam pengembangan atau operasional software, berikut adalah caranya:


1. Penerapan Praktik Software Development Terbaik


Pertama, cara mencegah bug sistem adalah menerapkan praktik software development terbaik. Hal ini mencakup adopsi standar pengkodean yang baik dan dengan metode terstruktur.


Dengan begitu, pembacaan dan pemeliharaan kode bisa lebih mudah dilakukan. Selain itu, ini juga akan mengurangi kemungkinan kesalahan.


Beberapa praktik yang bisa diterapkan adalah: 

Code Review dan Pair Programming: Memungkinkan pengembang untuk saling meninjau dan memberi masukan terhadap kode. Ini meningkatkan kualitas dan identifikasi potensi masalah lebih awal.

Refactoring Kode Secara Berkala: Memperbaiki kekurangan struktural dan meningkatkan desain internal software. Ini membantu penciptaan kode yang bersih, efisien, dan bebas dari bug.


2. Pengujian Komprehensif


Berikutnya, cara mencegah bug sistem adalah pengujian komprehensif. Hal ini mencakup pengujian unit yang menyeluruh untuk setiap komponen atau modul.


Ini juga diikuti oleh pengujian integrasi untuk memastikan semua modul bekerja dengan baik dan bersamaan. Penggunaan alat otomasi pengujian sangat berguna untuk menjalankan test case secara rutin.


Selain itu, pengujian regresi sangat penting untuk memverifikasi bahwa perubahan atau penambahan kode tidak memengaruhi fungsi yang sudah ada. Dengan pengujian yang komprehensif, bug dapat diidentifikasi dan diperbaiki sebelum software dirilis.


3. Pengelolaan Persyaratan dan Perencanaan


Terakhir adalah mengelola persyaratan dan perencanaan. Dokumentasi persyaratan sangat penting untuk memastikan bahwa semua anggota tim memiliki pemahaman apa yang perlu dikembangkan.


Hal itu mengurangi risiko miskomunikasi dan kesalahan dalam implementasi. Selain itu, pengelolaan perubahan secara efektif memastikan bahwa perubahan persyaratan tidak mengganggu stabilitas sistem yang ada.



Itulah pembahasan mengenai bug sistem mulai dari pengertian hingga cara menghindarinya. Dari penjelasan di atas, bug sistem adalah kesalahan yang terjadi dalam pengembangan atau operasional.


Penjelasan soal bug sistem menunjukkan peran penting dari seorang software developer. Selain pengembang perangkat lunak, web developer juga kerap kali menghadapi masalah yang sama.


Agar pengetahuanmu soal development lebih banyak, MinDi rekomendasikan kamu untuk ikut Bootcamp Frontend Web Development Dibimbing. Program ini cocok buat kamu yang baru mulai atau beralih karir.


Di sini, kamu bakal dibimbing sampai jadi! Kamu bakal dapetin banyak hal di sini. Mulai dari pembelajaran lengkap dengan silabus beginner-friendly hingga praktik dengan real-case project.


Yuk, segera daftar dan mulai karir yang lebih baik bareng Dibimbing.id!


Share

Author Image

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

Khadijah adalah SEO Content Writer di Dibimbing dengan pengalaman menulis konten selama kurang lebih setahun. Sebagai lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang berminat tinggi di digital marketing, Khadijah aktif berbagi pandangan tentang industri ini. Berbagai topik yang dieksplorasinya mencakup digital marketing, project management, data science, web development, dan career preparation.

dibimbing

PT. Dibimbing Digital Indonesia

Plaza CityView Lantai 2
Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Subscribe Email

Get the best new products in your inbox, every day. Get the latest content first.

Copyright © 2024. PT Dibimbing Digital Indonesia. All Rights Reserved