dibimbing.id - Apakah UI/UX Designer Harus Bisa Coding? Penjelasan Lengkap

Apakah UI/UX Designer Harus Bisa Coding? Penjelasan Lengkap

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

21 November 2025

169

Image Banner

Banyak orang bertanya, apakah seorang UI/UX designer harus bisa coding? Nah, jawabannya nggak sepenuhnya harus, tapi ada beberapa alasan kenapa pengetahuan coding bisa jadi nilai tambah.

Sebenarnya, tugas utama seorang UI/UX designer adalah merancang pengalaman pengguna yang intuitif dan desain visual yang menarik. 

Meskipun begitu, pengetahuan dasar coding bisa membantu desainer berkomunikasi lebih lancar dengan developer.

Jadi, kalau kamu masih pemula dan ragu, nggak perlu khawatir! Yuk, simak lebih lanjut untuk memahami kapan coding penting dan bagaimana hal itu bisa meningkatkan kualitas desainmu.

Baca juga: Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat 2026


Apakah UI/UX Designer Harus Bisa Coding?

Pada dasarnya, UI/UX designer tidak diwajibkan untuk bisa coding. Fokus utama mereka adalah merancang antarmuka yang user-friendly dan pengalaman pengguna yang optimal, bukan menulis kode.

Namun, pengetahuan dasar tentang coding, seperti HTML, CSS, atau JavaScript, bisa sangat membantu dalam memahami batasan teknis. 

Hal ini juga memudahkan komunikasi dengan developer saat mendiskusikan implementasi desain.

Penting untuk diingat bahwa meskipun coding bukan kewajiban, keterampilan ini bisa memberikan keuntungan dalam hal kolaborasi dan efektivitas kerja tim. 

Jadi, jika kamu tertarik, sedikit belajar coding bisa memperkaya kemampuanmu sebagai desainer UI/UX.

Baca juga: Apa Itu Mobile UI/UX Design? Elemen, Tools, Tren 2026


Perbedaan Peran UI/UX Designer dan Developer

Meskipun keduanya bekerja untuk menciptakan produk digital yang sukses, UI/UX designer dan developer memiliki tanggung jawab yang berbeda. 

Desainer lebih fokus pada elemen visual dan pengalaman pengguna, sementara developer bertugas untuk memastikan bahwa desain tersebut bisa diimplementasikan secara teknis.

Peran UI/UX Designer

  1. Desain Antarmuka: Merancang layout, tombol, warna, dan elemen-elemen visual produk.
  2. Riset Pengguna: Melakukan riset untuk memahami kebutuhan dan keinginan pengguna.
  3. Prototyping: Membuat prototipe interaktif untuk menguji desain dan alur aplikasi.
  4. Pengalaman Pengguna (UX): Fokus pada menciptakan pengalaman pengguna yang intuitif dan mudah dinavigasi.
  5. Evaluasi dan Umpan Balik: Melakukan pengujian A/B dan menggunakan umpan balik untuk memperbaiki desain.

Peran Developer

  1. Menulis Kode: Menerjemahkan desain ke dalam bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript.
  2. Membangun Fungsionalitas: Mengembangkan fungsi dan fitur yang membuat aplikasi berjalan dengan lancar.
  3. Integrasi Sistem: Menyusun dan mengintegrasikan sistem yang mendukung backend aplikasi atau website.
  4. Pemeliharaan dan Perbaikan: Bertanggung jawab untuk memperbaiki bug dan memastikan aplikasi tetap berfungsi dengan baik.
  5. Optimasi Kinerja: Mengoptimalkan kecepatan dan kinerja aplikasi atau website.

Meski peran mereka berbeda, UI/UX designer dan developer harus bekerja sama dengan baik agar produk yang dihasilkan tidak hanya menarik tetapi juga fungsional dan mudah digunakan. 

Kolaborasi yang erat antara kedua peran ini akan menghasilkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan solusi yang lebih efisien.

Baca juga: Panduan Mobile UI/UX Design untuk Tingkatkan Interaksi User


Kapan UI/UX Designer Memerlukan Pengetahuan Coding?

Sumber: Canva

Meskipun tidak diwajibkan, ada beberapa situasi di mana pengetahuan coding akan sangat membantu seorang UI/UX designer. 

Berikut adalah beberapa situasi di mana pengetahuan coding menjadi penting.


1. Membuat Prototipe Interaktif

Jika kamu perlu membuat prototipe interaktif untuk mendemonstrasikan desain kepada klien atau tim, pengetahuan coding sangat berguna. 

Dengan kemampuan coding dasar seperti HTML, CSS, atau JavaScript, kamu bisa membuat prototipe lebih realistis dan interaktif. 

Ini memungkinkan kamu untuk lebih efektif menunjukkan alur dan interaksi produk tanpa menunggu developer.


2. Berkomunikasi Lebih Efektif dengan Developer

Pengetahuan dasar coding membantu seorang UI/UX designer untuk berkomunikasi dengan lebih jelas dengan developer. 

Memahami batasan teknis yang dimiliki oleh developer akan memudahkan desainer dalam merancang solusi yang realistis. 

Hal ini mempercepat proses kolaborasi dan mengurangi kemungkinan miskomunikasi antara tim desain dan pengembang.


3. Memahami Batasan Teknologi

Pengetahuan coding memungkinkan UI/UX designer untuk lebih memahami keterbatasan teknis saat merancang desain. 

Dengan mengetahui apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan dengan kode, desainer bisa merancang produk yang lebih mudah diimplementasikan. 

Ini juga membantu dalam membuat desain yang efisien dan tidak membebani developer dengan permintaan yang terlalu rumit.


4. Meningkatkan Karier dan Daya Saing

Memiliki pengetahuan coding juga bisa meningkatkan daya saing seorang UI/UX designer di pasar kerja. 

Banyak perusahaan mencari desainer yang bisa menggabungkan keterampilan desain dengan pemahaman teknis. 

Ini membuka peluang karier yang lebih luas dan memungkinkan desainer untuk menangani lebih banyak tanggung jawab dalam proyek desain dan pengembangan.

Baca juga: 12 Alternatif Figma Terbaik untuk Membuat Desain 2025


Ingin Jadi UI/UX Designer Profesional?

Setelah mempelajari peran penting antara desain dan teknologi, kini saatnya kamu memperdalam keahlian dalam UI/UX Design!

Yuk, ikuti Bootcamp UI/UX di dibimbing.id! Di sini, kamu akan belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif yang mempersiapkan kamu untuk menjadi profesional UI/UX siap kerja.

Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di dunia desain semakin terbuka lebar!

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi UI/UX Designer profesional. #BimbingSampeJadi!

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!