Apa itu Data Analyst? Definisi, Tugas, Hingga Gaji

Syaukha Ahmad Risyad

Konten ini telah ditinjau oleh Fadhil Ghifari - Head of Content

22 May 2023

1318

Image Banner

Hampir semua industri sekarang membutuhkan pekerjaan seorang data analyst. Di era berbasis data saat ini, perusahaan-perusahaan akan mengumpulkan semakin banyak data. Di sinilah peran data analyst menjadi semakin penting.


Seperti data scientist, posisi data analyst di industri masuk ke dalam 10 pekerjaan paling cepat berkembang menurut laporan dari World Economic Forum di tahun 2023. Diprediksi, demand untuk data analyst bakal meningkat 30 - 35% di tahun 2027. Artinya, lowongan pekerjaan untuk data analyst bakal terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan. Nah Sobat MinDi mungkin ikutan tertarik nih buat tahu lebih dalam lagi tentang data analyst.


Sebenarnya, data analyst itu apa sih? Apa saja tugas dan skill dari seorang data analyst? Kemudian, seberapa besar sih prospek gaji seorang data analyst? Simak artikel ini ya, karena MinDi bakal bahas tuntas biar kamu paham apa itu data analyst.


Apa itu Data Analyst?

Data analyst adalah seseorang yang mengumpulkan, memanipulasi, dan mengolah data, kemudian menceritakan temuan-temuan dari data tersebut. Data yang biasanya dimainkan data analyst adalah data-data besar (big data), sehingga memerlukan keterampilan khusus dalam ekstraksi data. Oleh karena itu, umumnya data analyst diharapkan mampu mengoperasikan beberapa tools selain Microsoft Excel, seperti SQL dan Python.


Seorang data analyst juga harus mampu mencari informasi-informasi penting dari data, kemudian menjelaskannya kepada stakeholder. Bukan hanya menjelaskan secara verbal, data analyst juga umumnya menyampaikan temuan informasi melalui teknik visualisasi data. Inilah kenapa data analyst harus memiliki keterampilan untuk bisa memilih jenis visualisasi data yang sesuai, serta pemahaman terkait teori-teori visualisasi data.


Peran data analyst bagi perusahaan sangatlah penting. Dalam pekerjaannya, informasi dan kesimpulan yang didapatkan data analyst akan digunakan perusahaan untuk membuat keputusan selanjutnya.


Pekerjaan data analyst contohnya adalah menganalisis user behavior untuk menyusun strategi pemasaran berdasarkan user data, atau mengidentifikasi efisiensi proses bisnis berdasarkan data operasional.


Tugas Data Analyst

Seperti namanya, tugas utama dari seorang data analyst adalah mengelola dan menganalisis data. Data analyst akan diminta untuk mengatur dan memelihara database dengan memastikan data yang dimiliki adalah sesuai dengan kebutuhan. Data analyst juga diminta untuk menyelidiki informasi yang terkandung dalam data melalui trend atau pola tertentu.


Secara lebih rinci, tugas seorang data analyst adalah sebagai berikut.

  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi berdasarkan data yang ada,

  • Membersihkan data-data yang diperoleh, sehingga hanya terdapat data-data yang dibutuhkan untuk analisis lebih lanjut saja,

  • Melakukan analisis data yang sudah dibersihkan menggunakan teknik dan tools statistik, untuk menemukan temuan-temuan menarik dari data tersebut,

  • Membuat laporan dan visualisasi data untuk diberikan kepada stakeholder,

  • Memberikan rekomendasi, berdasarkan informasi dari data, yang dapat diimplementasikan oleh stakeholder.


Skill yang Dibutuhkan Data Analyst

Seorang data analyst utamanya haruslah mampu membaca dan mengolah data. Meskipun begitu, ada beberapa hard skill maupun soft skill yang harus dikuasai oleh data analyst untuk bisa mengerjakan tugasnya secara optimal. Keterampilan tersebut adalah sebagai berikut.


1. Statistika dan matematika

Seorang data analyst wajib memiliki pengetahuan yang cukup mendalam terkait teknik-teknik pengolahan dan analisis data. Data analyst juga harus cermat dan adaptif terhadap masalah untuk menentukan metode analisis yang dapat digunakan.


2. Microsoft Excel

Microsoft Excel adalah program yang cukup umum dikuasai. Data analyst perlu mengetahui tools-tools dan trik-trik penggunaan Microsoft Excel untuk mengelola data.


3. SQL

Structured Query Language (SQL) adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengoperasikan database, seperti mengekstrak dan memanipulasi data. Beberapa sistem database yang biasa digunakan untuk mengoperasikan SQL. Beberapa di antara yang paling umum adalah MySQL dan PostgreSQL.

Karena data analyst akan banyak bermain dengan big data pada database, menguasai SQL adalah keharusan.


4. Pemrograman

Menguasai pemrograman, alias coding, adalah hal yang bakal sangat membantu data analyst. Terkadang, Microsoft Excel memiliki beberapa keterbatasan yang bisa menghambat proses analisis seorang data analyst. Sehingga melalui bahasa pemrograman, seperti Python, seorang data analyst dapat melakukan analisis data yang lebih advance lagi.


5. Problem Solving

Kemampuan penyelesaian masalah (problem solving) tentunya bakal sangat membantu data analyst dalam melakukan analisis data, namun keterampilan tersebut juga diperlukan dalam memberikan rekomendasi bagi stakeholder. Seorang data analyst diharapkan untuk tidak hanya mengolah data, namun juga memberikan saran-saran tertentu berdasarkan hasil olahan data.


6. Visualisasi Data

Data analyst harus mampu mengomunikasikan hasil temuannya secara visual. Ada beberapa teori visualisasi data yang dapat data analyst pelajari. Tools visualisasi data interaktif seperti Tableau biasa digunakan oleh data analyst.


7. Public Speaking

Selain menyampaikan data secara visual, seorang data analyst bakal banyak berkomunikasi dengan stakeholder atau timnya. Sehingga kemampuan komunikasi atau public speaking akan melancarkan pekerjaan data analyst.


Gaji Data Analyst

Data analyst adalah salah satu profesi yang bayarannya cukup menggiurkan. Berdasarkan Indeed, gaji pokok dari entry level seorang data analyst ada di kisaran 3 - 10 juta rupiah. Untuk tingkat junior yang berpengalaman 5 - 8 tahun, dilansir dari tipkerja.com, gajinya berada di kisaran 10 - 15 juta rupiah. Sedangkan untuk data analyst yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun kerja, alias senior, gajinya bisa mencapai 30 juta rupiah.


Angka-angka tersebut adalah besar gaji pokok. Data analyst sendiri bisa mendapatkan bayaran tambahan sesuai proyek, industri, dan lokasi tempat ia bekerja. Oke banget nggak, sih?


Nah, Sobat MinDi, sudah makin paham kan tentang data analyst? Dilihat dari prospek dan gajinya sih, menarik ya! Apakah Sobat MinDi tertarik buat mengejar karir sebagai profesi ini?


Kalau Sobat MinDi mau belajar atau mengasah skill-skill biar bisa jadi data analyst, Sobat MinDi bisa bergabung di Bootcamp Data Science yang disediakan Dibimbing.id!


Di bootcamp ini, Sobat MinDi bakal belajar semua keterampilan yang dibutuhkan seorang data analyst selama 4.5 bulan, dari SQL, Tableau, sampai Python! Sobat MinDi juga bakal dibimbing oleh ahli-ahli yang sudah berpengalaman sebagai data analyst, jadi bisa langsung bincang-bincang dan berbagi pengalaman. Sudah jadi one stop banget, nggak sih?


Yuk, gabung sekarang buat mulai belajar jadi data analyst bareng Dibimbing.id!


Share

Author Image

Syaukha Ahmad Risyad

Menulis artikel demi bisa membeli model kit.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!