Apa Itu Affiliate Program? Cara Kerja dan Jenis-jenisnya
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
04 December 2025
•
581
Affiliate program memungkinkan kamu menghasilkan uang dengan mempromosikan produk orang lain. Apa itu affiliate program? Singkatnya, ini adalah sistem di mana kamu mendapatkan komisi setiap kali seseorang membeli melalui link yang kamu bagikan.
Warga Bimbingan, kamu nggak perlu memiliki produk sendiri untuk memulai. Cukup promosikan produk orang lain dan dapatkan penghasilan tambahan.
Ada beberapa jenis affiliate program, seperti Cost Per Sale (CPS), Cost Per Click (CPC), dan Cost Per Lead (CPL). Yuk, simak lebih lanjut untuk mengetahui cara kerjanya
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Marketplace Terbaik di 2026
Apa Itu Affiliate Program?
Affiliate program adalah sistem pemasaran di mana seseorang (afiliasi) mempromosikan produk atau layanan milik orang lain dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan atau tindakan yang terjadi.
Program ini memungkinkan siapa saja, bahkan tanpa memiliki produk, untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan hanya membagikan link afiliasi.
Setiap kali seseorang melakukan pembelian melalui link yang dibagikan, afiliasi akan mendapatkan komisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan begitu, affiliate program menjadi cara yang efektif untuk menghasilkan uang secara online dengan minimal modal.
Baca juga: Marketplace Strategy: Jenis, Langkah, dan Tips Sukses
Cara Kerja Affiliate Program
Cara kerja affiliate program cukup sederhana, melibatkan tiga pihak utama: penjual, afiliasi, dan pelanggan. Berikut adalah langkah-langkah cara kerjanya:
1. Pendaftaran Afiliasi
Untuk memulai, kamu harus mendaftar ke program afiliasi yang disediakan oleh perusahaan atau platform tertentu.
Setelah diterima, kamu akan diberikan link afiliasi unik yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk mereka.
Link ini berfungsi untuk melacak setiap transaksi yang berasal dari promosi kamu, sehingga kamu bisa mendapatkan komisi.
2. Promosi Produk
Setelah mendapatkan link, tugas kamu adalah mempromosikan produk atau layanan melalui berbagai saluran seperti blog, media sosial, atau email.
Kamu bisa menggunakan konten seperti artikel, video, atau postingan yang menarik perhatian audiens.
Semakin banyak orang yang mengklik dan membeli melalui link kamu, semakin besar komisi yang bisa didapatkan.
3. Penerimaan Komisi
Setiap kali seseorang membeli produk melalui link afiliasi kamu, kamu akan menerima komisi sesuai dengan kesepakatan program.
Komisi ini biasanya berupa persentase dari harga produk atau pembayaran tetap per transaksi.
Setelah mencapai jumlah tertentu, kamu bisa mencairkan komisi yang sudah terkumpul sesuai dengan ketentuan program afiliasi yang diikuti.
Baca juga: Berapa Gaji Marketplace Specialist di Indonesia 2025?
Jenis-jenis Affiliate Program
Sumber: Canva
Affiliate program memiliki berbagai jenis yang memberikan kesempatan berbeda bagi para afiliasi untuk menghasilkan uang.
Berikut adalah beberapa jenis affiliate program yang umum digunakan:
1. Cost Per Sale (CPS)
Dalam model ini, afiliasi mendapatkan komisi hanya ketika terjadi penjualan melalui link yang mereka promosikan.
Komisi biasanya berupa persentase dari harga produk yang berhasil dijual. Ini adalah model yang paling umum dan menguntungkan bagi afiliasi yang berhasil menarik pelanggan untuk membeli produk.
2. Cost Per Click (CPC)
Pada model CPC, afiliasi dibayar setiap kali seseorang mengklik link afiliasi mereka, tanpa perlu melakukan pembelian.
Pembayaran biasanya didasarkan pada jumlah klik yang diterima, meskipun tidak ada penjualan yang terjadi. Ini cocok untuk afiliasi yang memiliki banyak lalu lintas pengunjung, meskipun konversi penjualan lebih rendah.
3. Cost Per Lead (CPL)
Dalam model CPL, afiliasi mendapatkan komisi setiap kali seseorang mengisi formulir atau melakukan tindakan lain yang dianggap sebagai lead, seperti mendaftar ke newsletter.
Pembayaran diberikan meskipun tidak ada pembelian yang terjadi, asalkan prospek tersebut memberikan informasi yang dibutuhkan.
Model ini cocok untuk produk atau layanan yang mengandalkan pengumpulan data pelanggan.
Baca juga: Strategi Optimasi Toko di Shopee dan Tokopedia, Jualan Laris Manis
Contoh Affiliate Program Populer
Bagi Warga Bimbingan yang tertarik dengan affiliate marketing, ada beberapa program afiliasi populer di Indonesia yang bisa kamu coba.
Berikut adalah beberapa contoh affiliate program yang cukup terkenal di Indonesia:
1. Shopee Affiliate Program
Shopee menawarkan program afiliasi yang memungkinkan kamu mempromosikan berbagai produk dari marketplace terbesar di Indonesia ini.
Afiliasi akan mendapatkan komisi berdasarkan penjualan yang berhasil melalui link afiliasi yang dibagikan.
Dengan berbagai produk yang tersedia, Shopee menjadi pilihan utama bagi banyak pemasar yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan.
2. Tokopedia Affiliate Program
Tokopedia juga memiliki program afiliasi yang memberi kesempatan bagi siapa saja untuk mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk dari toko-toko yang ada di platform mereka.
Afiliasi akan mendapatkan komisi berdasarkan transaksi yang terjadi melalui link afiliasi yang dibagikan. Program ini cocok untuk kamu yang aktif di media sosial atau memiliki website.
3. Lazada Affiliate Program
Lazada menawarkan berbagai produk dari kategori fashion, elektronik, dan kecantikan untuk dipromosikan melalui program afiliasi mereka.
Dengan komisi yang bervariasi, afiliasi bisa memanfaatkan berbagai saluran promosi seperti blog, YouTube, atau media sosial.
Lazada memberikan dukungan penuh bagi afiliasi dengan alat pemasaran dan pelaporan yang mudah digunakan.
Baca juga: 12 Skill Wajib Marketplace Specialist & Cara Menguasainya
Cara Memulai Affiliate Program
Bagi Warga Bimbingan yang ingin memulai affiliate marketing, ada beberapa langkah mudah yang perlu kamu ikuti untuk memulai perjalanan ini. Berikut adalah 4 cara memulai affiliate program:
1. Pilih Niche atau Produk yang Tepat
Langkah pertama adalah memilih niche atau produk yang sesuai dengan minat atau audiens kamu.
Pilih produk yang relevan dengan audiens agar promosi terasa lebih alami dan efektif. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menarik perhatian dan menghasilkan penjualan.
2. Daftar ke Program Afiliasi
Setelah menentukan niche, daftar ke program afiliasi yang sesuai dengan produk yang ingin kamu promosikan. Beberapa platform populer di Indonesia adalah Shopee, Tokopedia, dan Lazada.
Proses pendaftarannya cukup mudah, cukup mengisi formulir dan menunggu persetujuan dari pihak penyedia program.
3. Promosikan Produk Secara Konsisten
Setelah mendapatkan link afiliasi, mulailah mempromosikan produk melalui saluran yang kamu miliki, seperti blog, media sosial, atau YouTube.
Gunakan konten yang menarik dan relevan agar audiens lebih tertarik untuk membeli. Konsistensi dalam promosi akan membantu meningkatkan peluang penjualan dan komisi.
4. Pantau dan Evaluasi Kinerja
Terakhir, pantau kinerja link afiliasi kamu menggunakan alat analitik yang disediakan oleh platform afiliasi.
Evaluasi hasil promosi kamu dan coba ubah strategi jika diperlukan, misalnya dengan mengganti jenis konten atau produk yang dipromosikan.
Dengan terus belajar dan menyesuaikan strategi, kamu bisa meningkatkan pendapatan dari affiliate marketing.
Ingin Jadi Marketplace Specialist?
Sudah saatnya memanfaatkan pengetahuan seputar e-commerce, apa itu affiliate marketing, dan marketing digital untuk membawa bisnismu ke level berikutnya!
Yuk, ikuti Bootcamp Marketplace Specialist di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari cara optimasi produk, strategi penjualan, dan pemasaran efektif di platform marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum praktis yang akan membekali kamu dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di dunia marketplace.
Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, kariermu di industri e-commerce akan semakin menjanjikan!
Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang disini dan mulailah perjalananmu menjadi Marketplace Specialist yang handal. #BimbingSampeJadi!
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
