Summarecon Bersama Dibimbing Gelar Pelatihan Professional Grooming
DITULIS OLEH
Farijihan Putri
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 1 Okt 2026
Diubah pada 5 Okt 2026
37
Pengalaman pelanggan dibentuk dari banyak hal, mulai dari penampilan, gestur, cara berkomunikasi, hingga sikap saat memberikan pelayanan. Hal tersebut menjadi fokus PT Kencana Jaya Properti Agung, bagian dari Grup Summarecon Agung, saat mengikuti pelatihan professional grooming bersama Dibimbing pada 25 Juni 2026.
Melalui pelatihan karyawan bertajuk “Professional Grooming & Personal Branding”, peserta diajak memahami bahwa penampilan profesional, gestur, komunikasi, dan service mindset merupakan bagian yang saling terhubung dalam menciptakan pengalaman pelanggan.
Summarecon dan Dibimbing Tingkatkan Service Excellence Karyawan
Dalam industri yang berhadapan langsung dengan pelanggan, setiap interaksi bisa menjadi bagian dari pengalaman terhadap brand. Oleh karena itu, kemampuan teknis saja belum cukup ketika karyawan juga menjadi representasi perusahaan di hadapan pelanggan.
Melalui program ini, Summarecon berfokus pada penguatan beberapa aspek penting, seperti:
- Standar grooming dan personal hygiene
- Etiket serta gestur profesional
- Komunikasi dengan pelanggan
- Service mindset
- Personal branding di lingkungan profesional
- Cara menangani pelanggan dengan situasi yang beragam
Pendekatan tersebut membuat pelatihan service excellence tidak berhenti pada teori pelayanan.
Peserta juga diajak memahami bagaimana perilaku sederhana saat berinteraksi dapat mempengaruhi persepsi, kenyamanan, hingga kepercayaan pelanggan.
Baca Juga:
Materi Training: Dari Grooming hingga Service Mindset
Program ini menghadirkan Arita Anandayu Mahardika, CPPS, C.CTr, sebagai mentor dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Hospitality & Service Excellence.
1. Professional Grooming & Personal Branding
Peserta mempelajari standar penampilan profesional, personal hygiene, gestur, hingga cara membangun citra profesional.
Materi personal branding karyawan juga membantu peserta memahami bagaimana penampilan dan perilaku dapat membentuk persepsi orang lain terhadap dirinya maupun perusahaan.
2. Premium Communication dan Difficult Client Handling
Komunikasi pelayanan tidak hanya tentang berbicara dengan sopan. Peserta belajar bagaimana menyapa, menggali kebutuhan, menjawab pertanyaan, serta menghadapi situasi sulit dengan tetap tenang dan profesional.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah metode LEARN, yaitu Listen, Empathize, Apologize, Resolve, dan Next. Kerangka ini membantu peserta memiliki alur yang lebih terstruktur ketika menangani kebutuhan atau keluhan pelanggan.
3. Service Mindset
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya service mindset dalam menciptakan pengalaman pelanggan. Fokusnya bukan sekadar menghasilkan transaksi, tetapi membangun loyalitas, rekomendasi, dan kepercayaan dalam jangka panjang.
Training Interaktif dengan Hasil yang Terukur
Salah satu hal yang menarik dari program ini adalah metode pembelajarannya. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi terlibat dalam demonstrasi, diskusi, dan roleplay bersama mentor.
Metode tersebut membuat peserta bisa langsung mencoba cara berkomunikasi, menghadapi situasi pelayanan, serta mengevaluasi respons yang diberikan.
Pendekatan praktis seperti ini penting dalam corporate training karena kompetensi yang dibutuhkan di tempat kerja tidak selalu cukup dipahami melalui materi presentasi.
Hasil evaluasi menunjukkan program memperoleh Overall CSAT sebesar 97,14%. Tingkat kepuasan terhadap silabus juga mencapai 94,20%, sedangkan pemahaman akhir peserta berada di angka 92,85%.
Capaian tersebut menunjukkan program tidak hanya berjalan secara interaktif, tetapi juga mendapatkan respons positif dari peserta berdasarkan evaluasi setelah pelatihan.
Baca Juga:
- Demi Tingkatkan Skill Karyawan, Paragon Corp Gelar Corporate Training Bersama Dibimbing
- Corporate Training Terbaik di Indonesia
Mengapa Training Karyawan Perlu Disesuaikan dengan Kebutuhan Bisnis?
Setiap perusahaan punya karakter pelanggan, standar layanan, dan tantangan operasional yang berbeda. Karena itu, training yang efektif sebaiknya tidak berhenti pada materi generik, tetapi diterjemahkan ke dalam situasi yang dekat dengan pekerjaan peserta.
Pada kasus Summarecon, fokus pada grooming, komunikasi, personal branding, dan service mindset menjadi relevan karena seluruh aspek tersebut berhubungan langsung dengan bagaimana karyawan berinteraksi dengan pelanggan.
Dengan pendekatan tersebut, pelatihan service excellence dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun standar pengalaman pelanggan yang lebih konsisten.
Kesimpulan
Pelatihan Professional Grooming & Personal Branding bersama Summarecon menunjukkan kualitas pelayanan dapat diperkuat melalui grooming, komunikasi, dan service mindset yang relevan dengan kebutuhan kerja.
Dengan pembelajaran interaktif dan hasil evaluasi yang terukur, training dapat membantu perusahaan membangun standar pelayanan yang lebih konsisten.
Baca Juga: 10 Corporate Training Programs Terbaik Dibimbing
Rekomendasi Pelatihan Soft Skill Karyawan Terbaik di Indonesia
Pengalaman Summarecon menunjukkan corporate training dapat Anda rancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi yang spesifik, bukan sekadar memenuhi agenda pelatihan tahunan.
Ingin meningkatkan kompetensi tim seperti Summarecon? Anda bisa mengikuti Corporate Training Dibimbing dengan pilihan program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
- Soft Skill Training: Pelatihan berbasis studi kasus untuk berbagai level karyawan guna melatih skill komunikasi, problem-solving, kolaborasi, kepemimpinan, dan pelayanan profesional.
- Digital Skill Training: Pelatihan teknis bagi level staf hingga manajerial untuk mempercepat transformasi digital perusahaan, mulai dari Digital Marketing, Data Science, UI/UX Design, dan AI.
- Customizable Training: Program pelatihan dengan kurikulum kustom bagi seluruh level karyawan untuk meningkatkan performa bisnis pada area spesifik seperti Finance, Risk Management, dan HR.
Benefit Corporate Training Dibimbing
- Sertifikat BNSP dan Internasional
- Kurikulum Sesuai Kebutuhan Perusahaan dengan Praktik Nyata
- Fasilitas Lengkap (Akomodasi, Transportasi, & Dokumentasi)
- Pelatihan Berorientasi Hasil yang Terukur
- Metode Pembelajaran Fleksibel dan Adaptif
- Dipercaya 200+ mitra dengan 1.200+ sesi pelatihan dan 93% tingkat kepuasan
Ingin mendiskusikan kebutuhan training untuk tim Anda? Konsultasi pelatihan karyawan Anda bersama tim Dibimbing dan temukan program yang paling sesuai.
FAQ
1. Apa itu Soft Skill Training?
Soft Skill Training merupakan pelatihan yang berfokus pada kemampuan interpersonal dan perilaku kerja, seperti komunikasi, kepemimpinan, problem-solving, kolaborasi, dan pelayanan.
2. Apakah Corporate Training Dibimbing bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
Bisa. Dibimbing menyediakan Customizable Training dengan kurikulum yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan kompetensi, level karyawan, serta area bisnis perusahaan.
3. Apakah pelatihan Dibimbing menggunakan praktik langsung?
Ya. Metode pelatihan dapat mencakup studi kasus, demonstrasi, diskusi, simulasi, dan role play agar peserta dapat menghubungkan materi dengan situasi kerja nyata.
Kategori:
Penulis
Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.
