Dibimbing - Obligasi Pemerintah: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risiko
Blog
Risk Management

Obligasi Pemerintah: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risiko

Author

DITULIS OLEH 

Farijihan Putri

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

Sudah Direview Oleh Expert

Dibuat pada 22 Okt 2026

Diubah pada 22 Okt 2026

1

Image Thumbnail

Obligasi pemerintah bisa jadi pilihan investasi buat kamu yang ingin mendapatkan pendapatan berkala dari kupon. Instrumen ini diterbitkan negara untuk memperoleh dana yang digunakan dalam pembiayaan kebutuhan pemerintah. 

MinDi akan mengajak kamu mengenali jenis, keuntungan, dan risiko obligasi pemerintah sebelum mulai berinvestasi. 


Warga Bimbingan juga bisa belajar mengelola risiko lebih mendalam melalui Bootcamp Risk Management Dibimbing untuk mendukung pengembangan skill dan karier.



Apa Itu Obligasi Pemerintah?

Obligasi pemerintah adalah surat utang yang diterbitkan pemerintah untuk menghimpun dana dari investor. Saat membeli instrumen ini, kamu meminjamkan uang kepada negara sesuai ketentuan penerbitannya.


Sebagai imbalannya, kamu berpotensi menerima kupon secara berkala dan pengembalian pokok saat jatuh tempo. Besaran kupon, tenor, dan jadwal pembayaran mengikuti seri yang kamu pilih. 


Instrumen ini termasuk Surat Berharga Negara (SBN), yang terdiri atas Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).


Karakteristik Obligasi Pemerintah

Sebelum membeli, kenali karakteristiknya supaya kamu tahu bagaimana instrumen ini bekerja dan cocok dengan tujuan keuanganmu.

  1. Penerbit: Pemerintah, melalui instrumen yang diterbitkan sesuai ketentuan.
  2. Kupon: Imbal hasil yang dibayarkan berdasarkan skema produk, seperti kupon tetap atau mengambang.
  3. Tenor: Jangka waktu investasi sampai jatuh tempo.
  4. Pembayaran Pokok: Mengikuti ketentuan penerbitan dan dijamin sesuai peraturan yang berlaku.
  5. Pilihan Konvensional dan Syariah: Tersedia instrumen dengan mekanisme sesuai prinsip masing-masing.
  6. Risiko Pasar: Harga dapat berubah jika obligasi diperdagangkan di pasar sekunder.


Baca Juga:

  1. Rekomendasi Bootcamp Risk Management dengan Jaminan Kerja
  2. Contoh Kasus Risk Management dan Strategi Mitigasi Terbaik
  3. Panduan Cara Membuat Laporan Manajemen Risiko yang Efektif


Jenis-Jenis Obligasi Pemerintah di Indonesia

Di Indonesia, ada beberapa jenis SBN yang bisa kamu kenali, termasuk instrumen yang ditujukan untuk investor ritel.


1. Obligasi Negara Ritel (ORI)

ORI merupakan obligasi pemerintah konvensional yang ditawarkan kepada masyarakat. Kuponnya tetap sesuai ketentuan seri penerbitan dan instrumennya dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah memenuhi ketentuan yang berlaku. 


Oleh karena itu, ORI bisa dipertimbangkan jika kamu ingin menerima kupon berkala dan memiliki opsi menjual sebelum jatuh tempo.


2. Savings Bond Ritel (SBR)

SBR merupakan SBN konvensional dengan kupon mengambang yang memiliki batas minimum atau floating with floor. 


Instrumen tersebut tidak diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga perlu disesuaikan dengan rencana penggunaan dana. Beberapa seri menyediakan fasilitas pencairan awal atau early redemption sesuai persyaratan.


3. Sukuk Ritel (SR)

Sukuk Ritel merupakan SBN berbasis syariah yang menggunakan akad sesuai ketentuan penerbitan. 


Imbalannya dibayarkan secara berkala dan besarannya mengikuti ketentuan seri yang ditawarkan. SR dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah memenuhi ketentuan yang berlaku.


4. Sukuk Tabungan (ST)

Sukuk Tabungan merupakan SBN syariah dengan karakteristik yang mirip SBR, termasuk kupon mengambang dengan batas minimum pada seri yang menerapkannya.


Instrumen ini tidak diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi seri tertentu menyediakan fasilitas pencairan awal. Pastikan kamu membaca memorandum informasi untuk memahami tenor dan ketentuan produknya.


Mengapa Pemerintah Menerbitkan Obligasi?


Mengapa Pemerintah Menerbitkan Obligasi

Sumber: Pexels


Pemerintah menerbitkan obligasi untuk mendapatkan pembiayaan yang mendukung kebutuhan negara. Dana yang dihimpun dapat digunakan untuk berbagai keperluan sesuai kebijakan fiskal.

  1. Membiayai APBN: Membantu memenuhi kebutuhan anggaran negara.
  2. Mendukung Pembangunan: Menyediakan pendanaan untuk program dan proyek pemerintah.
  3. Mengelola Pembiayaan: Membantu pemerintah mengatur kebutuhan pendanaan dalam jangka waktu tertentu.
  4. Memperluas Pilihan Investasi: Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan negara.


Keuntungan Investasi Obligasi Pemerintah

Instrumen ini menawarkan beberapa manfaat yang bisa kamu pertimbangkan sesuai kebutuhan keuangan. Pelajari juga potensi hasilnya agar kamu bisa membuat rencana investasi yang realistis.

  1. Pendapatan Berkala: Kupon dibayarkan sesuai jadwal dan ketentuan produk.
  2. Pembayaran Dijamin Negara: Pembayaran pokok dan kupon SBN dijamin sesuai peraturan yang berlaku.
  3. Pilihan Produk Beragam: Pamu bisa menyesuaikan tenor, jenis kupon, dan prinsip investasi.
  4. Mendukung Pembangunan: Dana yang dihimpun membantu pembiayaan kebutuhan negara.
  5. Pilihan Investasi Ritel: Beberapa seri tersedia bagi masyarakat dengan minimum pembelian yang ditentukan pemerintah.



Risiko Investasi Obligasi Pemerintah

Walaupun pembayaran pokok dan kupon dijamin sesuai ketentuan, kamu tetap perlu memahami risiko obligasi pemerintah sebelum menempatkan dana. 


Pertimbangkan kebutuhan likuiditas dan jangka waktu investasi sejak awal.

  1. Risiko Suku Bunga: Kenaikan suku bunga pasar bisa menekan harga obligasi yang diperdagangkan.
  2. Risiko Likuiditas: Obligasi yang dapat diperdagangkan belum tentu langsung terjual pada harga yang kamu inginkan.
  3. Risiko Inflasi: Kenaikan harga barang dapat mengurangi daya beli hasil investasi.
  4. Risiko Pencairan: Produk yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder membuat dana perlu disiapkan sampai jatuh tempo, kecuali tersedia fasilitas pencairan awal.
  5. Risiko Reinvestasi: Kupon yang diterima mungkin perlu ditempatkan kembali pada instrumen dengan imbal hasil berbeda.


Baca Juga: 

  1. Kurikulum Terlengkap Bootcamp Risk Management Dibimbing
  2. Panduan Sertifikasi Manajemen Risiko: Manfaat, Jenis, & Tips
  3. Rekomendasi Bootcamp Risk Management, Langsung Kerja!


Perbedaan Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi

Ada perbedaan obligasi pemerintah dan obligasi korporasi yang perlu Warga Bimbingan hadapi.


Keduanya merupakan surat utang, tetapi penerbit dan sumber pembayaran kewajibannya berbeda. Coba perhatikan tabel berikut sebelum menentukan pilihan.


Aspek

Obligasi Pemerintah

Obligasi Korporasi

Penerbit

Pemerintah

Perusahaan

Tujuan

Membiayai kebutuhan negara

Membiayai kebutuhan perusahaan

Sumber pembayaran

Sesuai kewajiban pemerintah berdasarkan ketentuan

Bergantung pada kemampuan keuangan penerbit

Risiko gagal bayar

Relatif rendah pada instrumen yang dijamin negara

Bergantung pada kondisi dan kualitas kredit perusahaan

Imbal hasil

Mengikuti ketentuan seri dan kondisi pasar

Mengikuti ketentuan penerbitan dan risiko kredit


Bagaimana Cara Membeli Obligasi Pemerintah di Indonesia?

Kamu bisa membeli SBN ritel melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk pemerintah, termasuk bank dan platform investasi yang menyediakan produknya.


1. Siapkan Rekening dan Data Diri

Pilih mitra distribusi resmi, lalu ikuti proses registrasi sesuai petunjuk. Siapkan identitas dan rekening yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pendaftaran.


2. Pilih Seri yang Sesuai

Saat masa penawaran dibuka, pelajari jenis produk, tenor, kupon, minimum pembelian, serta ketentuan pencairannya. Sesuaikan pilihan dengan tujuan keuangan dan kebutuhan dana kamu.


3. Lakukan Pembelian dan Pantau Investasi

Masukkan nominal pembelian, periksa kembali detail transaksi, lalu selesaikan pembayaran sesuai instruksi. Simpan bukti transaksi dan pantau jadwal pembayaran kupon serta jatuh tempo melalui mitra distribusi.


Rekomendasi Bootcamp Risk Management dengan Jaminan Kerja Terbaik

Kalau kamu ingin meningkatkan skill analisis risiko dan mempersiapkan karier di bidang keuangan, MinDi merekomendasikan Bootcamp Risk Management Online Dibimbing.


Program ini menyediakan pembelajaran praktis untuk mengenali dan mengelola berbagai jenis risiko.


Benefit di kelas Risk Management:

  1. 55+ Live Class dan 45+ sesi praktik bersama praktisi ahli.
  2. 25+ project untuk membangun portofolio.
  3. Studi kasus nyata pada risiko kredit, pasar, operasional, likuiditas, dan treasury.
  4. Final project berbasis standar industri terkini.
  5. Pendampingan fasilitator dan mentor yang tersedia 24/7.
  6. Konsultasi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur expert, khusus program Job Connect.
  7. Program graduation dan penyaluran kerja ke 1.100+ perusahaan, khusus program Job Connect.
  8. Akses ke komunitas Expertise Risk Management.


Kamu bisa berkonsultasi dengan tim Dibimbing untuk mengetahui kurikulum, pilihan program, dan ketentuan penyaluran kerja yang berlaku.


FAQ

1. Apakah obligasi pemerintah cocok untuk pemula?

Bisa dipertimbangkan jika kamu memahami tenor, kupon, dan ketentuan pencairannya. Pilih seri yang sesuai dengan tujuan keuangan serta kebutuhan dana.


2. Apakah obligasi pemerintah bisa dijual sebelum jatuh tempo?

Tergantung jenisnya. ORI dan SR dapat diperdagangkan di pasar sekunder sesuai ketentuan, sedangkan SBR dan ST umumnya tidak dapat diperdagangkan, meskipun seri tertentu menyediakan fasilitas pencairan awal.


3. Berapa modal awal untuk membeli obligasi pemerintah?

Minimum pembelian bergantung pada seri SBN yang ditawarkan. Untuk banyak produk SBN ritel, pembelian awal umumnya mulai dari Rp1 juta, tetapi kamu perlu memeriksa ketentuan seri yang sedang ditawarkan.


Kategori:

Share:

Penulis

Penulis Image

Farijihan Putri

Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.

Reviewer

Reviewer Image

Sudah Direview Oleh Expert

Setiap artikel yang berlabel "Sudah Direview Oleh Expert" telah melalui proses peninjauan oleh praktisi atau mentor yang berpengalaman di bidangnya untuk memastikan informasi yang disajikan berkualitas, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!