Dibimbing - 12 Contoh Poster Makanan yang Menarik untuk Inspirasi
Blog
Desain Grafis

12 Contoh Poster Makanan yang Menarik untuk Inspirasi

Author

DITULIS OLEH 

Farijihan Putri

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

Sudah Direview Oleh Expert

Dibuat pada 13 Okt 2026

Diubah pada 21 Okt 2026

30

Image Thumbnail

Warga Bimbingan sedang nyari contoh poster makanan yang bikin orang langsung penasaran sama produknya? 

Desain yang menarik bisa membantu makanan terlihat lebih menggugah selera sekaligus membuat promo lebih mudah diperhatikan. Kali ini MinDi sudah menyiapkan beberapa ide yang bisa kamu jadikan referensi.


Nah, kamu yang tertarik mendalami visual dan ingin belajar desain secara lebih serius, Kursus Desain Grafis juga bisa jadi pilihan untuk mengasah skill.


Baca Juga: Nekat Resign Demi Karier UI/UX Design yang Lebih Cerah



12 Contoh Poster Makanan yang Bisa Jadi Inspirasi

Berikut 12 ide poster makanan dengan karakter visual dan tujuan penggunaan yang berbeda.


1. Poster Promo Paket Makan Siang



Tampilkan foto makanan lengkap dengan harga paket agar orang bisa langsung melihat apa yang mereka dapatkan. Tambahkan periode promo atau jam pemesanan supaya informasinya terasa lebih spesifik.


2. Poster Launching Menu Baru


Gunakan foto menu sebagai pusat perhatian dan buat tulisan seperti “New Menu” atau “Menu Baru” cukup menonjol. Kamu juga bisa menambahkan satu kalimat pendek tentang rasa atau keunikan menu tersebut.


3. Poster Promo Buy 1 Get 1


Angka atau tulisan “Buy 1 Get 1” sebaiknya menjadi elemen yang paling mudah ditemukan saat poster dilihat sekilas. Sertakan produk yang masuk promo serta periode berlakunya agar audiens nggak perlu mencari-cari informasinya.


4. Poster Makanan Pedas

Warna berani dan foto makanan dengan close-up bisa membantu membangun kesan pedas dan menggugah selera. Gunakan copy pendek seperti tingkat kepedasan atau nama sambal sebagai pendukung visual.


5. Poster Seafood

Contoh poster makanan berikutnya adalah poster seafood. Gunakan foto seafood yang terlihat fresh dengan komposisi yang tidak terlalu ramai. Warna biru, putih, atau nuansa natural bisa dipilih untuk memperkuat kesan segar pada desain.


6. Poster Kopi dan Kudapan untuk Kedai

Poster bisa menggabungkan foto kopi dengan pastry, cake, atau camilan sebagai satu paket menu. Informasi harga dan promo bundling dapat ditempatkan dekat produk agar mudah dipahami.


7. Poster Frozen Food untuk Bisnis Rumahan

Foto produk, pilihan varian, harga, dan cara pemesanan menjadi informasi utama untuk poster jenis ini. Tambahkan nomor WhatsApp atau akun media sosial agar calon pembeli tahu harus memesan ke mana.


8. Poster Catering untuk Acara Kantor


Tampilkan beberapa pilihan menu dalam satu desain dengan informasi paket yang ringkas. Kamu juga bisa mencantumkan jumlah porsi, pilihan menu, dan kontak pemesanan untuk memudahkan calon pelanggan.


9. Poster Hampers Makanan untuk Hari Raya

Gunakan visual kemasan yang rapi untuk menunjukkan bahwa produk cocok dijadikan hadiah. Informasi paket, harga, pilihan isi, serta batas pemesanan perlu dibuat mudah ditemukan.\


10. Poster Street Food

Gunakan visual yang lebih playful untuk menonjolkan karakter makanan jalanan. Nama menu, harga, dan foto produk bisa dibuat besar agar tetap terbaca ketika poster dipasang di area ramai.


11. Poster Jajanan Lokal

Poster jajanan dapat menampilkan ilustrasi atau kumpulan makanan khas sebagai daya tarik utama.


12. Poster Food Bazaar dengan Banyak Tenant

Gunakan layout yang memungkinkan beberapa tenant ditampilkan tanpa membuat desain terasa penuh. Nama event, tanggal, lokasi, dan highlight tenant sebaiknya tetap menjadi informasi utama.


Baca Juga: Kursus Desain Grafis Online Langsung Kerja Terbaik


Apa Saja Elemen Penting dalam Poster Makanan?

Kamu sudah tau kan apa saja contoh poster makanan? Tapi sebelum membuat desain, tentukan dulu informasi apa yang benar-benar perlu dilihat audiens. 


Elemen tersebut juga bisa berbeda tergantung apakah poster digunakan untuk promosi, menu baru, diskon, atau edukasi.

  1. Foto/ilustrasi makanan: Jadikan visual produk sebagai daya tarik utama.
  2. Nama produk: Buat singkat dan mudah dibaca.
  3. Harga atau penawaran: Tampilkan secara jelas jika menjadi bagian dari promo.
  4. Keunggulan produk: Soroti USP seperti rasa, bahan, ukuran, atau paket.
  5. Identitas brand: Masukkan logo dan elemen visual brand.
  6. Informasi pemesanan: Cantumkan WhatsApp, media sosial, atau website.
  7. CTA: Gunakan ajakan seperti “Pesan Sekarang!” atau “Klaim Promo!”.

Untuk poster promosi makanan, elemen harga dan CTA biasanya perlu lebih menonjol, sedangkan poster menu baru dapat memberikan ruang lebih besar untuk visual produk. Sementara itu, elemen kunci poster edukasi gizi lebih berfokus pada informasi, ilustrasi, dan hierarki konten.


Baca Juga: Cerita Rizky: Lulusan SMK Tembus Gaji $200/Proyek, Ini Rahasianya



Bagaimana Cara Membuat Poster Makanan yang Menarik?

Kalau elemen dasarnya sudah siap, sekarang tinggal mengolahnya menjadi desain yang enak dilihat sekaligus mudah dipahami.


1. Tentukan Tujuan Poster

Tentukan apakah poster dibuat untuk menjual produk, mengenalkan menu baru, mengumumkan promo, atau memberikan edukasi. Tujuan ini akan menentukan informasi mana yang harus dibuat paling menonjol.


2. Gunakan Visual Makanan yang Menggugah Selera

Pilih foto dengan pencahayaan yang baik dan tampilkan bagian makanan yang paling menarik. Untuk poster digital, gunakan gambar dengan resolusi cukup tinggi supaya detail makanan tidak terlihat pecah.


3. Buat Headline yang Mudah Dipahami

Gunakan headline pendek yang langsung menjelaskan pesan utama, misalnya “Menu Baru”, “Diskon 30%”, atau “Paket Hemat Hari Ini”. Hindari memasukkan terlalu banyak informasi ke dalam satu headline.


4. Atur Hierarki Informasi

Tentukan urutan informasi yang harus dibaca audiens, mulai dari produk atau promo, detail pendukung, kemudian CTA. Ukuran font, posisi, dan ruang kosong dapat digunakan untuk mengarahkan perhatian tersebut.


5. Pilih Warna dan Font yang Sesuai

Gunakan warna yang mendukung karakter makanan sekaligus tetap sesuai dengan identitas brand. Selanjutnya, pilih maksimal beberapa jenis font yang mudah dibaca agar desain poster makanan tetap terlihat rapi.


6. Tambahkan CTA yang Jelas

CTA membantu audiens mengetahui tindakan berikutnya setelah melihat poster. Pilih kalimat yang sesuai dengan tujuan, seperti “Pesan Sekarang”, “Datang Hari Ini”, atau “Klaim Promonya”.


7. Sesuaikan Desain dengan Target Audiens

Poster untuk kedai anak muda tentu bisa menggunakan gaya visual yang berbeda dari poster catering perusahaan. Pahami siapa yang ingin kamu ajak membeli sebelum menentukan warna, bahasa, gambar, dan gaya desain.

Kalau kamu ingin mengembangkan kemampuan visual secara lebih mendalam, Bootcamp Graphic Design juga bisa menjadi langkah untuk belajar dari dasar sampai menghasilkan desain yang lebih terarah.


Baca Juga: Switch Career dari Pertanian, Sukses Jadi UI/UX Designer


Tips Umum Membuat Poster Makanan Efektif

Poster yang menarik tetap perlu dibuat dengan mempertimbangkan cara audiens melihat dan memahami informasi. Prinsip sederhana berikut bisa membantu membuat poster makanan menarik tanpa membuat desain terasa terlalu ramai.


  1. Jangan terlalu banyak teks: Ambil informasi yang benar-benar dibutuhkan audiens.
  2. Fokus pada satu pesan utama: Tentukan satu hal yang ingin langsung diingat setelah poster dilihat.
  3. Pastikan informasi penting terbaca dari jauh: Gunakan ukuran dan kontras yang cukup.
  4. Sesuaikan ukuran dengan media publikasi: Poster untuk Instagram, banner, dan cetak memiliki kebutuhan ukuran berbeda.
  5. Gunakan identitas brand secara konsisten: Pertahankan warna, font, logo, dan gaya visual yang mudah dikenali.


Rekomendasi Bootcamp Graphic Design & UI/UX Terbaik dengan Penyaluran Kerja

Membuat poster makanan yang menarik membutuhkan kombinasi visual yang menggugah selera, informasi yang jelas, dan desain yang sesuai dengan karakter produk serta target audiens.


Kalau Warga Bimbingan ingin mengembangkan skill desain sekaligus menyiapkan portfolio untuk berkarier, kamu bisa mengikuti Bootcamp Graphic Design & UI/UX Online Dibimbing dengan pembelajaran yang lebih terarah dan praktik langsung.


Benefit di Kelas Graphic Design & UI/UX

  1. 40+ Live Class & 10+ Sesi Praktik Bersama Mentor Ahli
  2. Bangun Portfolio dari 20+ Project & Real Case
  3. Proyek Akhir Sesuai Standar Industri
  4. 24/7 Dampingan Fasilitator & Mentor
  5. Program Penyaluran Kerja 1.100+ Perusahaan
  6. Mentoring 1-on-1 Tanpa Batas dengan Instruktur Expert
  7. Akses Komunitas Graphic Design & UI/UX Expert
  8. Simulasi Tes Rekrutmen Kerja


Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut terkait jadwal kelas, materi, maupun pembuatan portofolio, konsultasi Bootcamp Design Graphics ke tim Dibimbing yang pasti #BimbingSampeJadi karier impianmu!


FAQ


1. Apa perbedaan poster makanan untuk media cetak dan digital?

Poster cetak perlu memperhatikan ukuran fisik, resolusi gambar, serta kualitas warna saat dicetak, sedangkan poster digital lebih fokus pada ukuran layar, format file, dan tampilan di platform tertentu.

2. Bagaimana menentukan ukuran poster makanan untuk media sosial?

Sesuaikan ukuran dengan platform yang digunakan dan tujuan publikasinya, misalnya feed, story, atau banner digital. Pastikan elemen utama tetap terlihat jelas ketika poster dibuka melalui perangkat mobile.

3. Apakah poster makanan harus menggunakan foto asli produknya?

Tidak selalu. Ilustrasi, typography, atau elemen grafis juga bisa digunakan, terutama jika sesuai dengan karakter brand dan konsep visual yang ingin dibangun.


Kategori:

Share:

Penulis

Penulis Image

Farijihan Putri

Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.

Reviewer

Reviewer Image

Sudah Direview Oleh Expert

Setiap artikel yang berlabel "Sudah Direview Oleh Expert" telah melalui proses peninjauan oleh praktisi atau mentor yang berpengalaman di bidangnya untuk memastikan informasi yang disajikan berkualitas, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!