Tutorial React Loading Component Sederhana untuk Pemula
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
15 September 2025
•
620
Tutorial react loading component itu penting banget buat jaga pengalaman pengguna. Warga Bimbingan pasti pernah ngalamin pas buka aplikasi, tapi halaman malah kosong tanpa keterangan.
Kalau dibiarkan, user bisa mikir aplikasinya error dan akhirnya ninggalin. Padahal masalahnya cuma data yang belum selesai dimuat.
Makanya MinDi mau tunjukin cara bikin loading component sederhana biar aplikasi lebih jelas dan terlihat profesional. Yuk simak bareng-bareng.
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Front-End Development Terbaik 2025
Apa itu Loading Component di React?
Loading Component di React adalah sebuah komponen khusus yang berfungsi menampilkan indikator visual ketika data atau konten sedang diproses.
Komponen ini biasanya digunakan saat aplikasi melakukan fetching data dari API, sehingga pengguna tahu bahwa sistem masih bekerja dan bukan mengalami error.
Dengan adanya loading component, pengalaman pengguna menjadi lebih jelas karena mereka tidak hanya melihat layar kosong tanpa penjelasan.
Sederhananya, ini adalah cara mudah untuk memberi “feedback” kepada user agar tetap sabar menunggu sampai konten benar-benar siap ditampilkan.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Programmer Gratis & Bersertifikat
Struktur yang Dibutuhkan
Sumber: Canva
Biasanya project React dengan loading component sederhana bisa ditata seperti ini:
my-app/ │ ├── src/ │ ├── components/ │ │ └── Loading.js │ ├── pages/ │ │ └── Home.js │ ├── App.js │ ├── index.js │ └── styles.css │ └── package.json |
Penjelasan:
1. components/Loading.js
File ini berisi komponen Loading yang khusus dibuat sebagai indikator sederhana. Dengan dipisahkan ke folder components, kode jadi lebih rapi dan mudah dipakai ulang.
Hal ini juga bikin kita gampang melakukan update tampilan loading di satu tempat tanpa harus ubah banyak file.
2. pages/Home.js
File ini contoh halaman utama yang akan menampilkan data dari API atau sumber lain. Di dalamnya kita pakai Loading saat proses pengambilan data masih berlangsung. Jadi, user tidak melihat halaman kosong, melainkan tahu bahwa aplikasi sedang bekerja.
3. App.js
File utama yang mengatur bagaimana komponen atau halaman digabung jadi satu aplikasi. Di sini biasanya kita pasang routing, layout, atau logika global.
App.js juga bisa dipakai sebagai tempat pertama untuk mencoba Loading sebelum dipakai di halaman lain.
4. index.js
File ini adalah pintu masuk aplikasi React yang merender App ke dalam DOM. Biasanya kode ini jarang diubah, tapi tetap penting karena semua aplikasi dijalankan lewat sini. Kalau ada global provider (misalnya Context atau Redux), biasanya dipasang di file ini juga.
5. styles.css
File CSS global yang digunakan untuk styling di seluruh aplikasi. Kita bisa tambahkan style sederhana untuk komponen Loading, misalnya teks di tengah layar atau animasi kecil. Dengan cara ini, tampilan loading jadi lebih menarik dan profesional.
Baca juga: Cara Membuat Website dengan HTML dan CSS Langkah Mudah
