Panduan Praktis: Tutorial React Data Table Component Mudah
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
17 September 2025
•
725
Warga Bimbingan, di artikel ini MinDi bakal bahas tutorial react data table component yang berguna buat nampilin data panjang jadi rapi dan gampang dibaca. Komponen ini bikin aplikasi lebih terstruktur dan nyaman dipakai.
Dengan Data Table, user bisa cepat memahami isi data tanpa harus bingung lihat tampilan acak-acakan. Hasilnya, aplikasi jadi lebih profesional.
MinDi bakal kasih panduan praktis yang bisa langsung kalian coba di project React. Jadi, Warga Bimbingan, yuk simak cara membuat React Data Table Component dengan sederhana!
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Front-End Development Terbaik 2025
Apa itu Data Table di React?
Data Table di React adalah komponen yang digunakan untuk menampilkan kumpulan data dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom.
Dengan format seperti ini, informasi yang panjang bisa ditata lebih rapi sehingga pengguna dapat membacanya dengan cepat dan jelas.
Komponen ini biasanya digunakan untuk menampilkan data dari API, database, atau array yang berisi banyak objek.
Sederhananya, Data Table memudahkan developer untuk menyajikan data dalam aplikasi web secara terstruktur, interaktif, dan lebih profesional.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Programmer Gratis & Bersertifikat
Struktur & Kebutuhan Dasar
Sumber: Canva
Setelah paham apa itu Data Table di React, sekarang MinDi akan kasih tahu struktur & kebutuhan dasar sebelum kita bikin komponennya.
Supaya gampang dipelajari, MinDi tulis pakai list, lalu di akhir ada contoh struktur folder biar project kalian lebih rapi.
1. State untuk Menyimpan Data
State digunakan untuk menampung data dalam bentuk array, misalnya daftar user atau produk.
Dengan useState, kita bisa atur data mana yang ditampilkan di tabel. State ini juga memudahkan update tampilan saat data berubah.
2. Komponen DataTable
Komponen ini bertugas merender data menjadi baris dan kolom. Fungsinya seperti mesin utama yang menerjemahkan array menjadi tabel HTML. Dengan komponen terpisah, kode lebih modular dan gampang dipakai ulang.
3. Props untuk Passing Data
Props dipakai untuk mengirim data ke komponen DataTable. Cara ini bikin tabel jadi fleksibel karena bisa menerima data berbeda tanpa harus ubah kodenya. Jadi satu komponen bisa dipakai di banyak halaman.
4. Struktur Folder Project
Agar lebih rapi, file komponen dipisahkan sesuai fungsinya. Dengan begitu, kita tahu di mana harus menyimpan DataTable, halaman, atau styling. Struktur sederhana seperti ini sudah cukup untuk project pemula.
my-app/ │ ├── src/ │ ├── components/ │ │ └── DataTable.js │ ├── pages/ │ │ └── Home.js │ ├── App.js │ ├── index.js │ └── styles.css │ └── package.json |
Baca juga: Cara Membuat Website dengan HTML dan CSS Langkah Mudah
