dibimbing.id - 10 Prompt Gemini AI Bantu Sales & Business Dev Lebih Efektif

10 Prompt Gemini AI Bantu Sales & Business Dev Lebih Efektif

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

22 September 2025

456

Image Banner

Warga Bimbingan pasti setuju, dunia sales dan business development itu penuh tantangan. Untungnya sekarang ada prompt Gemini AI untuk sales & business dev yang bisa bantu kerjaan lebih cepat dan efisien.

Nah, kabar baiknya Gemini AI bisa jadi partner kerja sehari-hari. Tinggal tulis prompt yang tepat, kamu bisa dapet draf email, riset pelanggan, bahkan ide strategi dalam hitungan detik.

Di artikel ini, MinDi udah siapin 10 prompt Gemini AI yang gampang langsung dipakai. Tujuannya biar kerjaan sales & business dev kamu jadi lebih cepat, efisien, dan pastinya efektif.

Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Business Development Terbaik


Apa Itu Prompt Gemini AI?

Prompt Gemini AI adalah instruksi berbentuk teks yang kita berikan ke Gemini agar sistem AI tersebut bisa menghasilkan jawaban atau output sesuai kebutuhan. 

Dalam konteks sales & business development, prompt ini bisa dipakai untuk menulis email, merangkum dokumen, atau bahkan melakukan riset pelanggan dengan cepat. 

Dengan kata lain, prompt adalah “arah” yang membantu Gemini memahami apa yang harus dikerjakan dan bagaimana hasil yang kita harapkan. 

Semakin jelas dan spesifik prompt yang ditulis, semakin relevan dan bermanfaat pula output yang dihasilkan untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

Baca juga: Contoh Opening Skill Sales & Teknik untuk Menarik Pelanggan


Cara Menulis Prompt yang Efektif

Biar Gemini bisa kasih hasil yang pas, prompt yang kamu tulis harus jelas dan terarah. Nah, berikut 3 cara paling gampang yang bisa langsung kamu praktikkan, lengkap dengan contohnya:

1. Sertakan Konteks

Konteks bikin Gemini ngerti siapa kamu dan apa situasinya. Misalnya kamu seorang sales manager yang mau kirim email ke pelanggan baru, sertakan informasi itu dalam prompt.

Contoh: 

“Saya adalah sales manager di [nama perusahaan]. Buat email perkenalan untuk [nama pelanggan] yang baru saja bergabung di [nama perusahaan pelanggan].”


2. Tentukan Tugas Spesifik

Tugas yang jelas membantu Gemini kasih hasil sesuai tujuan, bukan sekadar teks umum. Jadi, jangan cuma tulis “buat email,” tapi tambahkan maksud dari email itu.

Contoh: 

“Buat email follow-up setelah meeting dengan [nama perusahaan], ucapkan terima kasih, dan ajak diskusi lebih lanjut tentang solusi produk kami.”


3. Gunakan Format Output yang Jelas

Format output menentukan cara Gemini menyajikan hasilnya, apakah berupa bullet point, ringkasan, atau email formal. Dengan begitu, kamu langsung dapat hasil siap pakai.

Contoh: 

“Ringkas artikel berikut dalam bentuk bullet point dan tambahkan insight tentang dampaknya bagi strategi sales B2B.”

Baca juga: Apa itu Manajemen Ekspektasi? Prinsip, Manfaat, dan Tips


Contoh Penggunaan Prompt Gemini AI di Sales

Sumber: Canva

Nah, di sinilah prompt Gemini AI untuk sales & business dev bisa jadi partner andalan Warga Bimbingan. 

Dengan menulis prompt yang tepat, kamu bisa hemat waktu sekaligus tetap terlihat profesional di mata pelanggan.


1. Riset Pelanggan Baru

Saat menangani akun baru, kamu butuh informasi dasar seperti strategi pasar, target audiens, atau berita terbaru perusahaan. 

Prompt Gemini AI bisa bantu merangkum semua itu dari sumber yang kamu kasih. Hasilnya, kamu lebih siap saat mulai membangun hubungan dengan pelanggan.

Contoh Prompt: 

“Saya account executive untuk [nama perusahaan]. Ringkas strategi pasar [nama pelanggan] berdasarkan artikel berikut [URL]. Sajikan dalam 5 poin utama.”


2. Menulis Email Perkenalan

Email perkenalan sering jadi kesan pertama yang menentukan hubungan dengan pelanggan. 

Gemini bisa bantu bikin draf email yang sopan, personal, dan sesuai gaya profesional. Kamu tinggal sedikit edit sebelum kirim.

Contoh Prompt: 

“Buat email perkenalan ke [nama pelanggan] yang baru menjabat sebagai [jabatan]. Ucapkan selamat, kenalkan saya sebagai contact point, dan ajak lunch minggu depan (pilihan Senin atau Selasa).”


3. Menulis Email Perkenalan

Email perkenalan sering jadi kesan pertama yang menentukan hubungan dengan pelanggan. Gemini bisa bantu bikin draf email yang sopan, personal, dan sesuai gaya profesional. Kamu tinggal sedikit edit sebelum kirim.

Contoh Prompt: 

“Buat email perkenalan ke [nama pelanggan] yang baru menjabat sebagai [jabatan]. Ucapkan selamat, kenalkan saya sebagai contact point, dan ajak lunch minggu depan (pilihan Senin atau Selasa).”


4. Follow-Up Setelah Meeting

Follow-up cepat setelah meeting bikin pelanggan merasa dihargai. Gemini bisa langsung bikin email terima kasih sekaligus menegaskan poin penting dari diskusi. Ini bikin kamu lebih konsisten tanpa takut ada detail yang terlewat.

Contoh Prompt: 

“Buat email follow-up untuk [nama pelanggan] setelah meeting kemarin. Sertakan ucapan terima kasih, ringkasan poin utama yang dibahas, dan ajakan diskusi lanjutan minggu depan.”


5. Meringkas Dokumen RFP

Dokumen RFP biasanya panjang dan penuh detail teknis. Dengan prompt yang tepat, Gemini bisa merangkum isi utama seperti kebutuhan, budget, dan timeline. Jadi kamu bisa lebih cepat memahami inti permintaan klien.

Contoh Prompt: 

“Ringkas dokumen RFP berikut [upload/URL]. Jelaskan kebutuhan utama, perkiraan budget, dan deadline respons dalam 3 paragraf singkat.”


6. Handling Keberatan (Objection)

Dalam proses sales, keberatan pelanggan adalah hal wajar. Gemini bisa bantu bikin daftar kemungkinan keberatan dan saran cara menjawabnya. Dengan begitu, kamu lebih siap saat menghadapi pertanyaan sulit di call atau meeting.

Contoh Prompt: 

“Saya seorang sales manager di industri [nama industri]. Buat daftar 5 keberatan paling umum dari calon pelanggan, lalu berikan saran jawaban yang tepat untuk masing-masing keberatan.”

Baca juga: 10 Fitur Whatsapp Business untuk Bisnis dan Fungsinya