Baru Lulus Bootcamp, Sarjana Matematika Ini Dapet Kerja Jadi Data Analyst
Farijihan Putri
•
04 February 2026
•
126
Warga Bimbingan pernah kamu punya wishlist atau cita-cita yang udah dianggep dari zaman kuliah, tapi merasa kayak masih jauh banget buat dicapai? Atau mungkin kamu baru lulus dan bingung gimana caranya nyelipin pengalaman konkret di CV biar dilirik recruiter?
Kisah Kak Zidny Ilma Zain ini bakal kasih kamu suntikan semangat dan peta jalan yang jelas. Sebagai alumni Bootcamp Data Science dibimbing.id batch 35+, Zidny berhasil mewujudkan mimpinya: langsung bekerja sebagai Data Analyst di Amtiss tak lama setelah lulus bootcamp.
Padahal, latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Matematika, yang meski relevan, tetap butuh skill teknis spesifik untuk terjun ke industri. Yuk, kita telusuri perjalanannya!
Dari Skripsi ke Passion: Awal Mula Ketertarikan di Dunia Data
Bagi Zidny, dunia data bukanlah hal yang sama sekali asing. Semuanya berawal saat mengerjakan skripsi. “Berawal belajar pake materi dan tools data pas skripsian...” ujarnya. Di saat banyak orang mungkin merasa pusing dengan angka dan analisis, Zidny justru menemukan keseruannya.
Ia menyadari bahwa Data Analytics adalah bidang yang menarik untuk diperdalam, apalagi melihat betapa setiap perusahaan membutuhkan data untuk menjalankan bisnisnya. Insight ini yang membuka matanya: penguasaan data membuka peluang kerja di mana saja.
Keyakinan inilah yang akhirnya mendorongnya untuk mengambil langkah serius dengan mengikuti bootcamp, memutuskan untuk mendalami apa yang bagi orang lain terlihat rumit, tapi baginya adalah tantangan yang mengasyikkan.
Baca Juga: Panduan Switch Career ke Data Science dalam 6 Bulan
Bootcamp Weekend & 1-on-1 Mentoring: Kombinasi Pembelajaran yang Tepat
Memilih bootcamp yang tepat adalah kunci. Zidny memilih Dibimbing karena suatu alasan praktis yang ternyata sangat mempengaruhi efektivitas belajarnya: “Well, aku pilih bootcamp ini karena cuman satu-satunya yang kelasnya di weekend pagi jadi lebih fresh deh otak aku~”.
Jadwal weekend membantunya mengatur waktu tanpa bentrok dengan aktivitas lain, memastikan ia bisa fokus dengan pikiran yang segar. Namun, yang tak kalah penting adalah kualitas pendampingan.
Zidny sangat menghargai sesi konsultasi 1-on-1 dengan mentor dan dukungan dari tim talent support yang selalu mendengarkan keresahannya selama proses belajar.
Kombinasi antara jadwal yang friendly dan bimbingan personal ini menciptakan lingkungan belajar yang suportif, membantunya menguasai skill inti seperti membuat dashboard, prediksi data, SQL, dan Python yang langsung ia aplikasikan di dunia kerja.
Mewujudkan Wishlist Kuliah: Dari Angan-Angan ke Kenyataan
“Dulu cuma angan-angan, tapi sekarang berhasil wujudkan wishlist aku sejak kuliah!” seru Zidny. Impiannya untuk berkarier di bidang data akhirnya menjadi nyata. Ia berhasil ditawari posisi Project Officer/Data Analyst di sebuah perusahaan multi-company tak lama setelah menyelesaikan bootcamp.
Zidny menekankan mimpi bisa diraih dengan kepercayaan diri dan komitmen yang kuat. Ia tidak putus asa dan berhasil mengatur waktu serta prioritas dengan baik. Kunci keberhasilannya adalah tahu value diri sendiri dan memahami apa yang benar-benar diinginkan.
Dengan fondasi ilmu dari bootcamp dan soft skill tersebut, transisinya dari fresh graduate Sarjana Matematika ke profesional Data Analyst berjalan dengan mulus. Kisahnya menjadi bukti bahwa konsistensi dan pemahaman akan tujuan akan membuahkan hasil.
Bagaimana Cara Mengatur Waktu Saat Ikut Bootcamp?
Ikut bootcamp, apalagi sambil menyiapkan karier, butuh strategi manajemen waktu yang jitu. Berikut tips mengatur waktu ala Zidny yang bisa kamu tiru.
1. Pilih Bootcamp dengan Jadwal yang Compatible
Pertama, carilah program yang menawarkan fleksibilitas, seperti kelas weekend atau sore hari seperti yang dilakukan Zidny. Jadwal yang sesuai dengan ritme dan kewajibanmu akan mengurangi stres dan meningkatkan fokus.
Dengan begitu, kamu bisa menyediakan ‘slot waktu’ khusus untuk belajar tanpa harus mengorbankan aktivitas penting lainnya.
2. Buat Rencana Belajar Mingguan yang Realistis
Jangan hanya mengandalkan jadwal dari bootcamp. Buatlah plan milikmu sendiri yang merinci waktu untuk live session, mengerjakan tugas, revisi materi, dan istirahat.
Rencana yang realistis dan spesifik membantu mencegah penumpukan pekerjaan. Review rencanamu setiap minggu untuk menyesuaikan dengan pace belajar dan project yang sedang berjalan.
3. Manfaatkan Sesi 1-on-1 untuk Problem Solving
Saat menemui kebuntuan atau materi yang sulit, jangan menumpuknya. Segera manfaatkan sesi konsultasi privat dengan mentor.
Dengan membahas masalah secara langsung dan terfokus, kamu bisa mendapat solusi cepat. Cara ini jauh lebih efisien daripada membuang waktu berjam-jam mencoba memahami sendiri.
4. Komitmen dan Konsisten pada Prioritas
Ingatlah tujuan utamamu ikut bootcamp: untuk skill-up dan dapat kerja. Karena itu, kamu perlu berkomitmen untuk konsisten mengikuti jadwal yang sudah dibuat.
Katakan ‘tidak’ sementara untuk hal-hal yang kurang prioritas selama masa bootcamp. Konsistensi dalam belajar sedikit demi sedikit setiap hari lebih efektif daripada belajar ‘sistem kebut semalam’.
Baca Juga: Panduan Data Science Intern: Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi
Wujudkan Mimpi Karier di Bidang Data Bersama Dibimbing!
Kisah Zidny yang langsung dapat kerja setelah bootcamp bikin kamu termotivasi, kan? Dia membuktikan latar belakang akademis yang relevan (seperti Matematika) dan skill teknis yang tepat bisa menjadi kombinasi yang powerfull untuk masuk industri data.
Perjalanannya menunjukkan bahwa kesuksesan butuh kombinasi antara ilmu, dukungan mentor yang tepat, dan manajemen waktu yang baik.
Nah, buat kamu yang pengen ngikutin jejak Zidny, belajar hari ini di Bootcamp Data Science & AI Machine Learning Dibimbing! MinDi bakal bekali kamu dengan benefit lengkap: gratis mengulang kelas, final project berbasis kasus nyata, konsultasi 1-on-1, dan 35+ assignment & case study untuk portfolio.
Hasilnya nyata dan terukur. Terbukti, 96% alumni udah kerja berkat jaringan 840+ hiring partners di berbagai industri.
Masih ada pertanyaan? “Apakah cocok untuk yang dari latar belakang non-sains?” atau “Bagaimana sistem magangnya?” Konsultasi gratis sekarang bersama tim kami untuk merancang jalan karier datamu. Dibimbing pasti #BimbingSampeJadi impianmu!
FAQ
1. Saya dari jurusan Matematika juga, apa bootcamp ini masih relevan?
Sangat relevan! Bootcamp akan melengkapi dasar teorismu dengan skill teknis praktis seperti SQL, Python, dan visualisasi data yang langsung dibutuhkan industri, persis seperti pengalaman Kak Zidny.
2. Bagaimana jika saya tidak bisa mengikuti jadwal live session karena ada halangan?
Tenang, semua sesi live direkam dan dapat diakses ulang kapan saja. Kamu juga tetap bisa bertanya ke mentor dan moderator via grup diskusi.
3. Apa benar ada jaminan penyaluran kerja atau magang setelah lulus?
Dibimbing memiliki program penyaluran kerja ke 840+ perusahaan mitra dan program magang 3 bulan. Keberhasilan sangat dipengaruhi oleh keseriusan dan hasil portfolio yang kamu kembangkan selama bootcamp.
Tags
