dibimbing.id - Panduan Data Science Intern: Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi

Panduan Data Science Intern: Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

07 January 2026

136

Image Banner

Menjadi Data Science Intern adalah langkah awal yang menarik untuk terjun ke dunia data science. Warga bimbingan akan mendapatkan pengalaman langsung dengan bekerja di proyek-proyek nyata.

Sebagai Data Science Intern, kamu akan mengerjakan tugas seperti pengumpulan data, analisis statistik, dan pembuatan model prediktif. Kamu juga akan belajar cara menyajikan hasil analisis dengan cara yang mudah dimengerti oleh tim.

Gaji Data Science Intern bervariasi, namun cukup menggiurkan tergantung pada lokasi dan perusahaan. Yuk simak, magang ini bisa membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan tetap setelah selesai.

Baca juga : Panduan Memilih Bootcamp Data Science Terbaik di 2025


Apa itu Data Science Intern?

Data Science Intern adalah posisi magang yang memungkinkan individu untuk bekerja di bidang data science dan memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah serta menganalisis data. 

Dalam peran data science intern, warga bimbingan akan terlibat dalam berbagai proyek yang berkaitan dengan data, seperti pembersihan data, pembuatan model prediktif, dan analisis statistik. 

Sebagai intern, kamu akan belajar bagaimana menggunakan alat dan teknik canggih untuk memproses informasi serta mengidentifikasi pola yang berguna untuk pengambilan keputusan. 

Posisi data science intern sangat berharga karena memberikan wawasan praktis yang akan membantu kamu mempersiapkan karir di dunia data science.

Baca juga : Panduan Cara Belajar Python untuk Data Scientist, Lengkap!


Tugas Utama Data Science Intern

Sumber: Canva

Sebagai Data Science Intern, kamu akan terlibat dalam berbagai tugas yang mendalam dan penting. Berikut adalah lima tugas utama yang akan kamu lakukan selama magang:


1. Pembersihan Data (Data Cleaning)

Pembersihan data adalah langkah pertama yang krusial dalam analisis data. Tugas ini melibatkan identifikasi dan perbaikan data yang rusak, duplikat, atau tidak lengkap. 

Setelah data dibersihkan, kamu dapat melanjutkan ke tahap analisis lebih lanjut dengan data yang sudah siap.


2. Analisis Eksploratif (EDA)

Analisis Eksploratif (EDA) bertujuan untuk mengeksplorasi data dan menemukan pola atau tren yang mungkin tersembunyi. 

Kamu akan menggunakan teknik statistik untuk melihat hubungan antar variabel dan memahami struktur data. Hasil dari EDA akan memberi gambaran awal yang penting bagi langkah analisis selanjutnya.


3. Pengolahan Query SQL

Dalam tugas Pengolahan Query SQL, kamu akan menulis perintah SQL untuk mengakses dan mengolah data dari database perusahaan. 

Keterampilan dalam menulis query SQL yang efisien akan memungkinkan kamu untuk mengambil data yang dibutuhkan dengan tepat. Proses ini sangat penting untuk memanipulasi data sebelum dianalisis lebih lanjut.


4. Visualisasi Data

Setelah analisis dilakukan, penting untuk menyajikan hasilnya dalam bentuk yang mudah dipahami. 

Kamu akan membuat visualisasi data menggunakan alat seperti Tableau atau Power BI untuk mengubah data yang kompleks menjadi grafik atau dashboard interaktif. Visualisasi ini akan memudahkan tim dalam memahami dan mengambil keputusan berdasarkan data.


5. Eksperimen Model Machine Learning (ML)

Tugas Eksperimen Model Machine Learning melibatkan melatih dan menguji model prediktif, seperti regresi linier atau klasifikasi, untuk meningkatkan akurasi prediksi. 

Dengan melakukan eksperimen ini, kamu akan belajar bagaimana model ML diterapkan untuk memecahkan masalah bisnis nyata.

Baca juga : Panduan Analisis Data dengan Python Pandas, Mudah Dipelajari


Skill Wajib yang Harus Dikuasai

Sebagai Data Science Intern, ada beberapa keterampilan utama yang perlu dikuasai untuk bekerja secara efektif dalam dunia data science. Berikut adalah lima keterampilan yang wajib dimiliki:


1. Pemrograman dan Pengolahan Data

Keterampilan pemrograman adalah dasar dalam data science. Menguasai bahasa seperti Python atau R akan memungkinkan kamu untuk membersihkan, menganalisis, dan memanipulasi data. 

Selain itu, penguasaan SQL untuk menulis query dan mengekstrak data dari database juga sangat penting.


2. Analisis Data dan Statistik

Kemampuan untuk melakukan analisis statistik adalah keterampilan penting lainnya. Kamu perlu memahami konsep dasar statistik, seperti distribusi, regresi, dan uji hipotesis, untuk menemukan pola dan wawasan dari data. 

Analisis yang tepat dapat membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data yang lebih baik.


3. Machine Learning (Pembelajaran Mesin)

Pemahaman dasar tentang algoritma pembelajaran mesin seperti regresi linier, pohon keputusan, atau clustering sangat penting. 

Sebagai intern, kamu akan membantu tim dalam melatih model, menguji kinerjanya, dan mengevaluasi hasilnya menggunakan berbagai metrik untuk memastikan akurasi dan efektivitas model.


4. Visualisasi Data

Kemampuan untuk menyajikan data dalam bentuk yang mudah dipahami sangat penting dalam data science. 

Menggunakan alat seperti Tableau, Power BI, atau Matplotlib untuk membuat grafik dan dashboard yang informatif akan membantu tim dan pemangku kepentingan dalam membuat keputusan berdasarkan data.


5. Keterampilan Komunikasi

Data science tidak hanya soal angka dan kode, tetapi juga bagaimana mengkomunikasikan temuan dengan jelas. 

Kemampuan untuk menjelaskan analisis atau model yang kompleks dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sangat penting, baik dalam laporan, presentasi, maupun diskusi tim.

Baca juga : Python untuk Data Analyst: Arti, Manfaat, Library, dan Tips


Gaji Data Science Intern

Gaji seorang Data Science Intern di Jakarta berkisar antara IDR 4.8 juta hingga IDR 5.2 juta per tahun. Rata-rata total gaji tahunan untuk posisi tersebut mencapai sekitar IDR 5 juta (sumber: Glassdoor).

Gaji bisa bervariasi tergantung pada pengalaman dan industri tempat kamu bekerja. Perusahaan di sektor teknologi cenderung menawarkan gaji yang lebih kompetitif dibandingkan dengan industri lainnya .

Meskipun sebagai intern, gaji yang ditawarkan cukup menarik, terutama karena peluang karir di bidang data science sangat besar. Pengalaman ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan karir jangka panjang di industri yang terus berkembang .

Baca juga : Panduan Memilih Bootcamp Data Analyst untuk Karier Impianmu


Cara Menjadi Data Science intern

Sumber: Canva

Menjadi Data Science Intern adalah langkah pertama yang penting dalam memulai karir di bidang data science. Berikut adalah lima cara yang dapat membantu kamu untuk berhasil mendapatkan posisi ini:


1. Perkuat Fondasi Teknis (Python, SQL, & Statistik)

Langkah pertama adalah menguasai alat dasar yang wajib dimiliki oleh setiap praktisi data. Python digunakan untuk manipulasi data dan machine learning, sementara SQL sangat krusial untuk mengambil dan mengelola data dari database. 

Selain itu, pemahaman statistik tentang distribusi, uji hipotesis, dan regresi adalah dasar dari analisis yang mendalam.


2. Bangun Portofolio dengan Proyek Riil

Perusahaan lebih menghargai bukti kerja nyata daripada sekadar sertifikat. Buat proyek end-to-end mulai dari pembersihan data hingga visualisasi atau pembuatan model prediktif untuk menunjukkan kemampuanmu. 

Ikuti kompetisi di Kaggle atau berkontribusi pada repositori open source, dan simpan semua kode di GitHub agar dapat dilihat oleh calon pemberi kerja.


3. Manfaatkan Networking dan Platform Profesional

Banyak lowongan magang yang tidak dipublikasikan dan diisi melalui referensi. Gunakan LinkedIn untuk menghubungi alumni atau profesional di bidang data science untuk mendapatkan masukan atau informasi lowongan. 

Bergabunglah dengan komunitas seperti Data Science Indonesia untuk memperluas jaringan dan mendapatkan lebih banyak peluang.


4. Sesuaikan CV dan Lamaran Secara Spesifik

Jangan mengirimkan CV yang sama ke setiap perusahaan. Gunakan kata kunci yang relevan dengan deskripsi pekerjaan, seperti “Random Forest” atau “Data Cleaning”, agar CV-mu lolos sistem seleksi otomatis (ATS). 

Tonjolkan dampak yang kamu buat di proyek sebelumnya, misalnya dengan menunjukkan angka yang mencerminkan keberhasilan, seperti “Berhasil meningkatkan akurasi model sebesar 15%”.


5. Persiapkan Diri untuk Tes Teknis & Interview

Tes kemampuan dan interview berbasis kasus adalah bagian penting dari proses seleksi magang. 

Gunakan platform seperti LeetCode atau HackerRank untuk melatih keterampilan coding-mu, dan latih untuk menjelaskan intuisi di balik model yang kamu pilih. 

Jangan lupa, soft skills juga penting, karena perusahaan mencari intern yang dapat mengomunikasikan temuan data yang kompleks dengan cara yang sederhana kepada orang awam.


Ingin Menjadi Data Scientist atau AI Machine Learning Profesional?

Setelah memahami dasar-dasar data science dan analisis data, sekarang saatnya mengasah keterampilanmu lebih dalam!

Yuk, ikuti Bootcamp Data Science & AI Machine Learning di dibimbing.id! Di sini, kamu akan belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif yang mencakup pengolahan data, machine learning, analisis statistik, dan visualisasi data menggunakan alat-alat canggih.

Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di dunia data science semakin terbuka lebar!

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan Daftar sekarang di dibimbing.id dan mulai perjalananmu menjadi Data Scientist atau Data Analyst profesional. #BimbingSampeJadi!

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!