dibimbing.id - Kisah Sukses Redha: Dari Staf TU, Dadakan Jadi Graphic Designer

Kisah Sukses Redha: Dari Staf TU, Dadakan Jadi Graphic Designer

Farijihan Putri

13 January 2026

120

Image Banner

Pernahkah Warga Bimbingan merasa terjebak dalam rutinitas pekerjaan yang rasanya "bukan kamu banget"? Bangun pagi, berangkat kerja, tapi hati rasanya tertinggal di tempat lain. Perasaan galau soal karier ini adalah hal yang sangat manusiawi dan sering dialami oleh banyak fresh graduate maupun mereka yang sudah bekerja.

Rasa bingung karena pekerjaan tidak sesuai jurusan, atau justru ingin bekerja sesuai jurusan tapi merasa skill belum mumpuni, seringkali menjadi penghalang terbesar. Inilah yang sempat dialami oleh Redha Aulia Putri, alumni dibimbing.id dari Batch 29 program UI/UX & Desain Grafis

Kisah Redha adalah bukti nyata latar belakang pekerjaan sebagai Staf Tata Usaha (TU) bukanlah tembok penghalang untuk banting setir menjadi seorang Graphic Designer profesional di perusahaan teknologi.

Perjalanan Redha tidak instan, tapi juga tidak mustahil. Dari yang awalnya sekadar mimpi ingin kerja sesuai passion, kini ia berhasil menempati posisi yang didambakan. Bagaimana liku-liku perjalanannya? Yuk, bedah kisahnya bareng MinDi!

Baca Juga: Panduan Switch Career ke UI/UX Design dengan Cepat


Galau Karier: Antara Ijazah IT dan Realita Pekerjaan Admin

Setelah lulus kuliah dari jurusan Informatics Management, Redha sebenarnya memiliki bekal gelar yang cukup teknis. Namun, realita dunia kerja sering tidak sejalan dengan rencana awal. Redha justru memulai kariernya sebagai Staf Tata Usaha.

Meskipun pekerjaan ini mulia, ada gejolak dalam dirinya yang merasa belum puas. Ia masih menyimpan mimpi untuk bekerja di bidang yang berkaitan dengan jurusannya, namun ada satu kendala besar: ia tidak terlalu bisa dan tidak terlalu suka coding.

Kondisi ini membuatnya berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia ingin keluar dari zona nyaman pekerjaan administratif. Di sisi lain, ia bingung harus kemana karena skill pemrograman yang biasanya menjadi andalan lulusan IT bukanlah kekuatannya.


1. Merasa Stuck itu Wajar

Merasa buntu atau stuck di tengah jalan karier adalah fase valid yang boleh dirasakan siapa saja. Redha meyakini bahwa perasaan ini bukan akhir segalanya, melainkan sinyal bahwa kita harus berani mengambil langkah baru untuk terus maju.


2. Menemukan Minat Visual

Alih-alih memaksakan diri belajar coding, Redha menyadari ketertarikannya pada desain sistem dan visual interface. Ia akhirnya memutuskan bahwa jalur visual dan desain adalah titik temu terbaik antara latar belakang pendidikannya dan passion-nya yang sesungguhnya.

Keputusan untuk switch career bukanlah hal yang mudah, apalagi ketika sudah memiliki pekerjaan tetap. Namun, keberanian Redha untuk mengakui ia ingin lebih berkembang adalah langkah awal yang krusial.

Ia tidak ingin selamanya bertanya-tanya "bagaimana jika", dan memilih untuk mencari mentor serta kurikulum yang tepat untuk memfasilitasi transisi kariernya tersebut.


Perjuangan Belajar dari Nol: Dari Kewalahan Hingga Jatuh Cinta pada Figma

Belajar hal baru dari nol tentu penuh tantangan, terutama bagi Redha yang sempat merasa kewalahan menghadapi tools baru seperti Figma saat pertama kali bergabung di Bootcamp dibimbing.id. 

Namun, berkat kurikulum terstruktur dan bimbingan mentor yang sabar, transisi dari pekerjaan administratif ke dunia desain yang kreatif perlahan menjadi lebih mudah dan terarah.


1. Dari Pusing Jadi Hobi

Aplikasi Figma yang dulunya membuat kepala pusing karena rumit, kini justru berubah menjadi tools andalan favoritnya. 

Konsistensi Redha dalam berlatih setiap hari membuatnya makin mahir mengoperasikan fitur-fitur desain yang ada. Hasilnya, kemampuan teknis ini benar-benar terpakai secara optimal untuk menunjang pekerjaannya sebagai desainer saat ini.


2. Asah Skill Kreatif dan Analisis

Selain hard skill, Redha aktif memanfaatkan refreshment class untuk mempertajam kemampuan berpikir kritis dan kreatifnya.

Kelas ini membantunya tidak hanya sekadar jago menggambar visual yang cantik, tetapi juga memiliki sense analisis kuat dalam memecahkan masalah pengguna. Dengan begitu, ia bisa menghasilkan desain yang tidak hanya indah dilihat, tapi juga solutif.


Buah Manis Keberanian: Disalurkan Kerja ke Hiring Partner

Setelah melewati proses belajar intensif, Redha akhirnya membuktikan diri dengan berhasil menempati posisi Graphic Designer Intern di CV Bedata Technology.

Ketakutannya sebagai pemula tanpa pengalaman pun sirna berkat pendampingan penuh hingga ia benar-benar disalurkan kerja, bukan sekadar lulus dan diberi sertifikat.


1. Dukungan Tim Talent Support

Redha merasa sangat terbantu dengan dedikasi tim Talent Support yang benar-benar mempersiapkannya secara matang untuk terjun ke dunia kerja. Mulai dari bedah CV agar lebih menarik hingga simulasi mental untuk wawancara, semua aspek diperhatikan dengan detail. 

Pendampingan intensif ini membuatnya jauh lebih percaya diri dan siap saat harus berhadapan langsung dengan calon user.


2. Jalur Khusus Hiring Partner

Kesempatan magang emas yang didapat Redha ini merupakan hasil dari penyaluran langsung ke jaringan Hiring Partner luas milik dibimbing.id. Fasilitas eksklusif ini membuktikan bahwa memiliki akses ke koneksi industri sangatlah krusial untuk mempercepat langkah karier seorang switcher baru. 

Dengan jalur ini, Redha tidak perlu bersusah payah berjuang sendirian mencari lowongan karena jalurnya sudah dibukakan lebar-lebar.

Apa yang dialami Redha saat ini bekerja di bidang yang disukai, di perusahaan teknologi, dan memiliki work-life balance yang baik adalah bayaran lunas atas keberaniannya keluar dari zona nyaman.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kursus UI/UX Terbaik yang Wajib Dicoba


Siap Tulis Cerita Suksesmu Sendiri Seperti Kak Redha?

Jika Kak Redha yang berlatar belakang Staf TU saja bisa sukses banting setir, kamu juga pasti bisa! Jangan biarkan keraguan menahan potensimu. Mulai perjalanan transformasi kariermu sekarang juga lewat Bootcamp UI/UX & Desain Grafis dibimbing.id.

Kamu tidak perlu khawatir soal latar belakang pendidikan, karena di sini kamu akan diajarkan dari nol dengan akses gratis mengulang kelas sepuasnya sampai paham. Nikmati materi komprehensif lewat 35+ Live Class dan 20+ Extra Video Learning yang daging semua isinya.

Bukan cuma teori, portofoliomu bakal langsung stand out karena kamu akan mengerjakan 3 Real Case dari perusahaan ternama serta menyusun 15+ project portfolio yang siap pikat rekruter. Fasilitas pendukungnya pun gak main-main:

  1. Sesi Whiteboarding Preparation untuk melatih logika desain.
  2. Konsultasi 1-on-1 bareng expert untuk bedah karier secara personal.
  3. Kesempatan magang 2,5 bulan di Hiring Company dibimbing.id (seperti Kak Redha!) untuk pengalaman kerja nyata.

Masih ragu apakah bootcamp ini cocok untuk pemula atau bingung cara bagi waktu dengan jam kerja? Tenang, 96% alumni kami sudah sukses kerja di lebih dari 840+ hiring partner lintas industri.

Yuk, jangan cuma jadi penonton kisah sukses orang lain. Konsultasi gratis di sini sekarang juga, biar MinDi bantu jelaskan roadmap karier terbaik buat kamu. Bersama dibimbing.id, kita #BimbingSampeJadi UI/UX Designer profesional!

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!