10 Jobdesk Admin Finance dan Kisaran Gajinya di Indonesia
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
31 March 2026
•
52
Warga Bimbingan, jobdesk admin finance punya peran penting dalam menjaga urusan keuangan perusahaan tetap rapi dan terkontrol. Posisi ini biasanya menangani pencatatan transaksi, dokumen pembayaran, dan berbagai kebutuhan administrasi keuangan.
Profesi ini juga cukup banyak diminati, lho, karena dibutuhkan di berbagai jenis perusahaan. Selain tugasnya jelas, kisaran gaji admin finance juga cukup menarik untuk dipertimbangkan.
Lewat pembahasan ini, kamu akan mengenal 10 jobdesk admin finance beserta kisaran gajinya di Indonesia. Yuk, simak penjelasannya supaya kamu lebih paham dengan tugas dan peluang profesi ini.
Apa Itu Admin Finance?
Admin finance adalah posisi yang bertugas menangani administrasi keuangan agar pencatatan dan proses transaksi di perusahaan berjalan rapi.
Pekerjaan Admin Finance ini biasanya mencakup pengelolaan data pemasukan dan pengeluaran, penyusunan dokumen keuangan, hingga membantu proses pembayaran dan penagihan.
Dalam praktiknya, admin finance punya peran penting karena membantu perusahaan menjaga arus informasi keuangan tetap teratur dan mudah dipantau.
Karena itu, posisi ini sering dibutuhkan di berbagai jenis perusahaan, terutama yang memerlukan pengelolaan administrasi keuangan yang teliti dan konsisten.
Baca Juga: Rekomendasi Bootcamp Finance Accounting Online Bersertifikat
Jobdesk Admin Finance
Sumber: Canva
Jobdesk admin finance cukup beragam karena posisinya berkaitan langsung dengan pencatatan dan kelancaran administrasi keuangan perusahaan.
Supaya lebih mudah dipahami, berikut 10 jobdesk admin finance yang paling umum ditemui di dunia kerja.
1. Input Data Transaksi
Admin finance bertugas mencatat semua uang masuk dan keluar setiap hari ke dalam sistem atau file kerja seperti Excel. Pencatatan ini penting supaya perusahaan punya data keuangan yang rapi dan bisa dipantau setiap saat.
Dari proses ini, perusahaan jadi lebih mudah melihat arus kas harian. Kalau pencatatannya tidak teliti, laporan keuangan bisa jadi tidak akurat dan menyulitkan proses pengecekan.
2. Mengelola Invoicing
Admin finance juga biasanya membuat invoice atau faktur tagihan untuk klien sesuai transaksi yang terjadi. Setelah itu, dokumen tersebut harus dikirim tepat waktu agar proses penagihan berjalan lancar.
Bagian ini penting karena berhubungan langsung dengan pemasukan perusahaan. Invoice yang terlambat atau salah data bisa membuat pembayaran dari klien ikut tertunda.
3. Rekonsiliasi Bank
Salah satu jobdesk admin finance adalah mencocokkan catatan transaksi perusahaan dengan mutasi rekening bank. Tujuannya agar saldo di pembukuan internal sesuai dengan saldo yang tercatat di bank.
Proses ini membantu perusahaan mendeteksi kalau ada selisih, transaksi ganda, atau pencatatan yang terlewat. Dengan rekonsiliasi yang rutin, kondisi keuangan bisa lebih mudah dikontrol.
4. Arsip Dokumen Keuangan
Admin finance berperan menyusun dan menyimpan dokumen keuangan seperti kuitansi, bukti bayar, nota, dan invoice dengan rapi. Semua dokumen tersebut harus mudah dicari kembali saat dibutuhkan.
Arsip yang tertata sangat membantu ketika ada audit atau pengecekan dari atasan. Kalau dokumennya berantakan, proses verifikasi bisa jadi lebih rumit dan memakan waktu.
5. Memproses Pembayaran
Admin finance juga menyiapkan pembayaran untuk supplier atau vendor sesuai jadwal jatuh tempo. Dengan begitu, perusahaan tetap bisa memenuhi kewajibannya tepat waktu.
Pembayaran yang teratur membantu menjaga hubungan kerja yang baik dengan pihak luar. Selain itu, perusahaan juga bisa menghindari denda atau keterlambatan pembayaran.
6. Monitoring Piutang
Pekerjaan lainnya adalah memantau tagihan dari klien yang belum dibayar. Admin finance biasanya akan mengingatkan atau follow up agar pembayaran bisa segera diterima.
Monitoring piutang penting untuk menjaga cash flow perusahaan tetap sehat. Kalau banyak tagihan menunggak, operasional perusahaan juga bisa ikut terdampak.
7. Pengelolaan Petty Cash
Admin finance sering memegang dan mencatat petty cash atau kas kecil untuk kebutuhan operasional harian. Misalnya untuk membeli alat tulis, air galon, atau kebutuhan mendadak kantor lainnya.
Meski nominalnya kecil, kas ini tetap harus dicatat dengan rapi agar penggunaannya jelas. Dari sini, perusahaan bisa memantau pengeluaran kecil yang terjadi setiap hari.
8. Menyiapkan Slip Gaji
Dalam beberapa perusahaan, admin finance juga membantu proses payroll dengan menyiapkan data slip gaji karyawan. Data yang dihitung bisa mencakup absensi, lembur, dan potongan tertentu.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian tinggi karena menyangkut hak karyawan. Kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berdampak pada kepercayaan dan kepuasan kerja.
9. Membuat Laporan Keuangan Sederhana
Admin finance biasanya diminta membuat laporan keuangan sederhana seperti laporan arus kas harian, mingguan, atau laporan laba rugi dasar. Laporan tersebut membantu atasan melihat kondisi keuangan secara cepat.
Walaupun belum sekompleks laporan akuntansi penuh, bagian ini tetap penting dalam proses pengambilan keputusan. Dari laporan sederhana, perusahaan bisa menilai pemasukan dan pengeluaran secara lebih jelas.
10. Administrasi Perpajakan Dasar
Admin finance juga dapat membantu menyiapkan data yang dibutuhkan untuk pelaporan pajak perusahaan. Dalam beberapa kondisi, posisi ini ikut menangani pemotongan atau pemungutan PPh dan PPN sesuai kebutuhan administrasi yang berlaku.
Peran tersebut penting agar urusan perpajakan perusahaan tetap tertib dan terdokumentasi dengan baik. Dengan data yang rapi, proses pelaporan pajak bisa berjalan lebih mudah dan risiko kesalahan juga dapat dikurangi.
Baca Juga: 16 Pertanyaan Interview Admin Finance dan Jawabannya
Gaji Admin Finance
Sumber: Canva
Gaji admin finance di Indonesia cukup bervariasi, tergantung lokasi kerja, pengalaman, dan skala perusahaan. Secara rata-rata, gaji staf administrasi keuangan di Indonesia berada di angka sekitar Rp4.902.530 per bulan sumber indeed.
Kalau dibandingkan antar kota, ada beberapa wilayah yang menawarkan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kota besar atau daerah dengan kebutuhan tenaga administrasi keuangan yang tinggi biasanya punya nominal gaji yang lebih kompetitif.
Berikut kisaran gaji admin finance di beberapa wilayah:
- Depok: Rp11.215.046 per bulan
- Yogyakarta: Rp7.484.456 per bulan
- Jakarta: Rp7.316.158 per bulan
- Semarang: Rp5.452.617 per bulan
- Surabaya: Rp5.262.041 per bulan
- Tangerang: Rp4.769.965 per bulan
- Bekasi: Rp4.310.248 per bulan
Baca Juga: 4 Contoh CV Finance Accounting (Gratis Template)
Ingin Jadi Finance Professional?
Setelah memahami peran penting admin finance dalam perusahaan, sekarang saatnya memperdalam skill-mu agar lebih siap berkarier di bidang keuangan.
Yuk, ikuti Bootcamp Finance di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari administrasi keuangan, pencatatan transaksi, laporan keuangan, pengelolaan invoice, hingga dasar-dasar finance yang relevan dengan kebutuhan industri.
Benefit yang bisa kamu dapatkan:
- 42+ live class dan 12 sesi praktek bersama praktisi ahli
- 20+ assignment untuk portofolio building
- Konsultasi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur expert
- 3 bulan pengalaman magang di hiring company dibimbing.id
- Program graduation dan penyaluran kerja ke 840+ perusahaan
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif dan praktis yang membantumu memahami proses kerja finance secara lebih menyeluruh. Kamu juga akan dibekali keterampilan yang bisa langsung digunakan untuk menghadapi dunia kerja.
Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni mencapai 96%, peluang kariermu di dunia finance semakin terbuka lebar.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi finance professional. #BimbingSampeJadi!
FAQ
1. Apa itu admin finance?
Admin finance adalah posisi yang menangani administrasi keuangan agar pencatatan transaksi dan dokumen perusahaan tetap rapi. Peran ini penting untuk membantu proses keuangan berjalan lebih teratur.
2. Apa saja jobdesk admin finance?
Jobdesk admin finance meliputi pencatatan transaksi, pengelolaan invoice, arsip dokumen keuangan, hingga monitoring pembayaran. Posisi ini juga sering membantu laporan keuangan sederhana dan administrasi perpajakan dasar.
3. Berapa gaji admin finance di Indonesia?
Gaji admin finance di Indonesia rata-rata berada di kisaran Rp4.902.530 per bulan. Namun, nominalnya bisa berbeda tergantung lokasi kerja, pengalaman, dan perusahaan.
4. Skill apa yang dibutuhkan admin finance?
Admin finance membutuhkan ketelitian, kemampuan administrasi, dan pemahaman dasar keuangan. Selain itu, penguasaan Excel atau software keuangan juga menjadi nilai tambah.
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
