10 Ide Proyek Junior Front-End Developer Terbaik 2025
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
29 September 2025
•
218
Ide proyek junior front end developer ini sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan di 2025. Proyek-proyek ini akan membantu kamu memperdalam skill sambil membangun portofolio yang menarik.
Mulailah dengan membuat portfolio pribadi untuk menampilkan kemampuanmu, atau cobalah membuat aplikasi cuaca menggunakan API untuk belajar lebih dalam tentang integrasi data.
Yuk, simak proyek lainnya seperti to-do list app dan blog sederhana yang bisa menjadi pilihan seru untuk mengasah keterampilan front-end, Warga Bimbingan.
Dengan proyek-proyek ini, kamu bisa memperkaya pengalaman dan siap menghadapi tantangan dunia kerja!
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Front-End Development Terbaik 2025
Daftar Ide Proyek untuk Junior Front-End Developer
Sumber: Canva
Berikut ini adalah daftar ide proyek yang dapat kamu coba untuk mengasah keterampilan front-end development.
1. Membuat Portfolio Pribadi
Membangun portfolio pribadi adalah langkah pertama yang penting untuk seorang front-end developer.
Dengan portfolio ini, kamu bisa menampilkan keterampilan dan proyek yang telah kamu kerjakan, serta menunjukkan kemampuan desain dan pemrograman yang kamu miliki.
Selain itu, portfolio ini juga akan membantu calon pemberi kerja atau klien melihat seberapa besar potensi yang kamu miliki.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan framework CSS
2. Aplikasi Cuaca dengan API
Membuat aplikasi cuaca adalah proyek yang sangat bagus untuk belajar mengintegrasikan API eksternal ke dalam aplikasi kamu.
Aplikasi ini akan memberikan data cuaca real-time berdasarkan lokasi pengguna, yang tentu akan memberikan nilai lebih pada proyekmu.
Selain itu, kamu akan belajar cara menangani permintaan API dan menampilkan data secara dinamis di halaman web.
Proyek ini juga memberikan kesempatan untuk mempelajari dasar-dasar penggunaan asynchronous JavaScript (AJAX).
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan API cuaca seperti OpenWeatherMap.
3. To-Do List App
Proyek to-do list merupakan salah satu proyek dasar yang sangat berguna untuk belajar mengelola data dan manipulasi DOM.
Dalam proyek ini, kamu akan membuat aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan, mengedit, dan menghapus tugas yang harus diselesaikan.
Untuk membuat aplikasi ini lebih fungsional, kamu dapat menyimpan data pengguna menggunakan localStorage atau bahkan menambahkannya ke backend untuk penyimpanan yang lebih permanen.
Proyek ini juga memberi kamu kesempatan untuk belajar tentang pengelolaan state aplikasi di JavaScript.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan localStorage.
Baca juga: Cara Membuat Pop Up di HTML: Panduan Mudah untuk Pemula
4. Blog Sederhana
Membangun blog sederhana adalah proyek yang sangat baik untuk memahami bagaimana mengelola dan menampilkan konten dinamis di website.
Dalam proyek ini, kamu bisa membuat halaman untuk membaca dan menulis postingan, serta menambahkan sistem komentar agar lebih interaktif.
Dengan proyek ini, kamu akan berlatih menggunakan backend untuk menyimpan dan mengelola data, dan belajar cara menghubungkan frontend dengan backend secara langsung.
Ini adalah langkah penting dalam memahami bagaimana website dinamis bekerja.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan backend seperti Firebase atau Node.js.
5. Kalkulator Online
Proyek kalkulator adalah pilihan yang bagus untuk mengasah kemampuan pemrograman logika dasar.
Kamu akan membuat aplikasi kalkulator yang dapat melakukan operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Selain itu, kamu juga bisa menambahkan fitur seperti menghitung persentase atau bahkan fitur scientific calculator untuk tantangan tambahan.
Proyek ini memberi kamu pemahaman yang lebih dalam tentang manipulasi DOM dan event handling di JavaScript.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript.
6. Halaman E-Commerce Sederhana
Membuat halaman e-commerce sederhana adalah cara yang baik untuk belajar menampilkan produk secara dinamis dan membuat interaksi pengguna menjadi lebih menarik.
Kamu bisa menambahkan tombol “Add to Cart” dan fitur checkout yang memungkinkan pengguna melihat dan membeli produk.
Dengan proyek ini, kamu juga akan mempelajari cara membuat aplikasi lebih interaktif dan dinamis menggunakan JavaScript.
Selain itu, kamu dapat berlatih dengan membuat sistem keranjang belanja menggunakan localStorage atau API untuk menyimpan data.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan basic DOM manipulation.
Baca juga: Cara Membuat HTML di Notepad: Langkah Mudah untuk Pemula
7. Aplikasi Galeri Gambar
Membuat aplikasi galeri gambar adalah proyek yang menyenangkan dan penuh tantangan. Dalam proyek ini, kamu akan belajar cara menampilkan gambar secara dinamis dalam grid dan menambahkan efek hover atau animasi untuk mempercantik tampilan.
Kamu juga bisa menambahkan fitur lightbox, di mana pengguna dapat melihat gambar dalam ukuran penuh saat diklik.
Proyek ini akan mengajarkanmu tentang transisi, animasi, dan pengelolaan data gambar secara efisien.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript.
8. Desain Ulang Website Populer
Mendesain ulang website populer adalah proyek yang sangat bermanfaat untuk mengasah keterampilan desain dan UI/UX.
Kamu akan belajar tentang layout, warna, tipografi, dan bagaimana meningkatkan pengalaman pengguna dengan desain yang lebih modern dan responsif.
Selain itu, proyek ini memberi kamu kesempatan untuk memahami prinsip-prinsip desain yang dapat diterapkan pada situs web yang sudah ada.
Mendesain ulang website juga melatihmu dalam memecahkan masalah desain dan mengimplementasikan solusi praktis.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript.
9. Landing Page untuk Produk
Membuat landing page untuk produk adalah proyek yang bagus untuk mengasah kemampuan dalam mendesain halaman yang sederhana namun efektif.
Kamu akan fokus pada elemen-elemen penting seperti heading, gambar, dan call-to-action yang dapat menarik perhatian pengunjung.
Landing page yang efektif membutuhkan struktur yang jelas dan pesan yang mudah dipahami, jadi proyek ini akan mengasah kemampuan desain dan komunikasi visualmu. Pastikan halaman tersebut responsif dan mudah diakses di berbagai perangkat.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript.
10. Sistem Pencarian Sederhana
Proyek sistem pencarian memungkinkan kamu untuk belajar tentang pengelolaan data dan penerapan algoritma pencarian.
Kamu dapat membuat aplikasi pencarian untuk mencari data dalam daftar atau database dan menyaring hasil pencarian berdasarkan kriteria tertentu.
Dengan proyek ini, kamu akan memahami cara menangani input pengguna dan menyajikan hasil pencarian dengan cara yang efisien. Ini adalah proyek yang sangat bagus untuk mempelajari penggunaan filter dan pencarian di JavaScript.
Tech Stack: HTML, CSS, JavaScript, dan localStorage atau API.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Programmer Gratis & Bersertifikat
Tips untuk Junior Front-End Developer
Berikut adalah tiga tips yang akan membantu Warga Bimbingan mempercepat proses belajar dan menjadi lebih siap dalam dunia front-end development:
1. Mulai dengan Proyek Kecil
Mulailah dengan proyek sederhana seperti membuat to-do list atau halaman portfolio untuk mengasah dasar-dasar HTML, CSS, dan JavaScript.
Proyek kecil memberi kamu fondasi yang kuat sebelum beralih ke proyek lebih kompleks. Ini juga memungkinkanmu untuk memahami bagaimana setiap elemen bekerja bersama dalam sebuah aplikasi.
2. Belajar Git dan Version Control
Menguasai Git akan sangat membantu dalam melacak perubahan kode dan berkolaborasi dengan tim.
Dengan GitHub, kamu bisa menyimpan dan berbagi kode secara online, yang membuat proyek lebih terorganisir. Version control juga sangat penting saat bekerja dalam tim atau ketika kamu mengerjakan proyek besar yang melibatkan banyak perubahan.
3. Fokus pada Responsivitas dan UX
Pastikan desain website responsif di berbagai perangkat dengan menggunakan teknik CSS seperti Flexbox atau Grid.
Selain itu, perhatikan desain UX untuk membuat aplikasi yang mudah digunakan dan nyaman bagi pengguna. Dengan mengoptimalkan responsivitas dan pengalaman pengguna, aplikasi kamu akan terlihat profesional dan lebih efisien.
Baca juga: Cara Membuat Website dengan HTML dan CSS Langkah Mudah
Ingin Menjadi Junior Front-End Developer Profesional?
Setelah melihat 10 Ide Proyek Junior Front-End Developer Terbaik 2025, saatnya untuk melangkah lebih jauh dan memanfaatkan pengetahuanmu dalam pengembangan web!
Yuk, ikuti Bootcamp Web Development di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari semua yang perlu kamu ketahui untuk menjadi developer yang handal, mulai dari HTML, CSS, JavaScript, hingga menguasai proyek-proyek nyata yang bisa langsung kamu tambahkan ke portofolio.
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum praktis yang membantumu menguasai keterampilan yang dicari oleh perusahaan.
Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di dunia IT semakin terbuka lebar!
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi seorang Web Developer profesional. #BimbingSampeJadi!
Referensi
- What is a Front-End Developer? [Buka]
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
