HRD Adalah: Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Skillnya
DITULIS OLEH
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
DIREVIEW OLEH
dibimbing.id
Dibuat pada 13 Mar 2026
Diubah pada 19 Agt 2026
365
Catatan Redaksi:
Artikel ini pertama kali diterbitkan pada Maret 2026 dan diperbarui pada 16 Juli 2026 untuk memastikan informasi tetap akurat dan relevan.
HRD adalah salah satu bagian penting dalam perusahaan yang berperan dalam mengelola sumber daya manusia. Warga Bimbingan, mulai dari proses rekrutmen hingga pengembangan karyawan, HRD membantu memastikan kebutuhan perusahaan dan karyawan dapat berjalan selaras.
Namun, tugas HRD sebenarnya nggak hanya sebatas merekrut kandidat baru, lho. Ada berbagai fungsi, tanggung jawab, dan skill yang perlu dikuasai agar pengelolaan karyawan dapat berjalan secara efektif.
Kalau kamu tertarik berkarier di bidang human resources, MinDi sudah menyiapkan pembahasan lengkap untuk kamu. Yuk, simak pengertian HRD, tugas, fungsi, hingga skill yang dibutuhkan!
Baca Juga: Apa itu Perbedaan HRD, HRM, dan HCM? Panduan Lengkap
Apa Itu HRD?
HRD adalah singkatan dari Human Resources Development, yaitu bagian dalam perusahaan yang berfokus pada pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia. Perannya mencakup berbagai proses yang berkaitan dengan karyawan, mulai dari rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, hingga pengembangan karier.
Dalam praktiknya, HRD membantu perusahaan memastikan setiap karyawan dapat bekerja sesuai kebutuhan organisasi sekaligus memiliki kesempatan untuk berkembang. Karena itu, HRD sering menjadi penghubung antara kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan.
Warga Bimbingan, keberadaan HRD juga penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan mendukung tujuan bisnis. Dengan pengelolaan yang tepat, perusahaan dapat mempertahankan talenta terbaik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.
Apa Fungsi dan Tugas HRD dalam Perusahaan?
HRD memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia berjalan sesuai kebutuhan perusahaan.
Warga Bimbingan, untuk memahaminya lebih jelas, fungsi dan tugas HRD dapat dibedakan berdasarkan perannya dalam organisasi.
1. Fungsi HRD dalam Perusahaan
Fungsi HRD berkaitan dengan peran strategis dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Secara umum, berikut beberapa fungsi HRD dalam perusahaan:
- Perencanaan sumber daya manusia: Memastikan perusahaan memiliki jumlah dan kompetensi karyawan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
- Pengembangan karyawan: Mendukung peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pembelajaran, dan program pengembangan karier.
- Manajemen kinerja: Membantu perusahaan mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan performa karyawan secara berkala.
- Pengelolaan hubungan kerja: Menjaga komunikasi dan hubungan yang sehat antara perusahaan dengan karyawan.
- Retensi karyawan: Membantu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung agar talenta terbaik dapat bertahan dan berkembang di perusahaan.
2. Tugas HRD dalam Perusahaan
Sementara itu, tugas HRD lebih berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan dalam operasional sehari-hari. Berikut beberapa tugas HRD yang umum ditemukan di perusahaan:
- Melakukan rekrutmen dan seleksi: Menyusun lowongan kerja, menyeleksi kandidat, melakukan wawancara, hingga mendukung proses onboarding.
- Mengelola administrasi karyawan: Menangani data pegawai, kontrak kerja, absensi, cuti, dan berbagai dokumen kepegawaian.
- Menyusun program pelatihan: Mengidentifikasi kebutuhan kompetensi dan membantu menjalankan program pelatihan bagi karyawan.
- Melakukan evaluasi kinerja: Mendukung proses penilaian performa sebagai dasar pengembangan, promosi, atau peningkatan kinerja.
- Menangani kebutuhan dan keluhan karyawan: Membantu menyelesaikan kendala, konflik, maupun permasalahan yang muncul di lingkungan kerja.
- Mendukung pengelolaan kompensasi dan benefit: Membantu memastikan proses terkait gaji, tunjangan, bonus, dan fasilitas karyawan berjalan sesuai kebijakan perusahaan.
Apa Saja Jenis Pekerjaan di Bidang HRD?
Sumber: Desain oleh Dibimbing
Bidang HRD memiliki berbagai jenis pekerjaan dengan fokus yang berbeda-beda. Berikut beberapa posisi HRD yang perlu kamu ketahui:
1. Recruiter atau Talent Acquisition
Recruiter atau Talent Acquisition bertanggung jawab mencari, menarik, dan menyeleksi kandidat yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan posisi di perusahaan.
Pekerjaannya mencakup memasang lowongan kerja, meninjau CV, melakukan wawancara, hingga berkoordinasi dengan tim terkait. Posisi ini membutuhkan kemampuan komunikasi dan penilaian kandidat yang baik.
2. Training and Development Staff
Training and Development Staff berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi karyawan agar dapat berkembang sesuai kebutuhan pekerjaan maupun perusahaan.
Mereka biasanya merancang program pelatihan, mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Tujuannya adalah membantu karyawan berkembang sekaligus mendukung pencapaian bisnis perusahaan.
3. Payroll and Compensation & Benefits Staff
Payroll and Compensation & Benefits Staff bertanggung jawab mengelola berbagai aspek yang berkaitan dengan gaji, bonus, tunjangan, asuransi, dan kompensasi karyawan.
Mereka juga perlu memastikan proses penggajian berjalan akurat dan sesuai dengan kebijakan perusahaan. Karena berkaitan dengan data finansial karyawan, pekerjaan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi.
4. Employee Relations Staff
Employee Relations Staff bertanggung jawab menjaga hubungan kerja yang sehat dan membantu membangun komunikasi yang baik antara perusahaan dengan karyawan.
Mereka dapat menangani keluhan, membantu menyelesaikan konflik, serta mendukung komunikasi internal. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan menjaga keterlibatan karyawan.
5. HR Generalist
HR Generalist merupakan posisi yang menangani berbagai fungsi sumber daya manusia secara menyeluruh dalam kegiatan operasional perusahaan.
Tanggung jawabnya dapat mencakup rekrutmen, administrasi karyawan, pelatihan, evaluasi kinerja, hingga hubungan kerja. Posisi ini cocok bagi kamu yang ingin memahami proses HR secara luas.
6. HR Business Partner (HRBP)
HR Business Partner atau HRBP merupakan posisi strategis yang bekerja sama dengan pimpinan dan unit bisnis untuk menyelaraskan pengelolaan sumber daya manusia dengan tujuan perusahaan.
Mereka membantu merancang strategi SDM berdasarkan kebutuhan organisasi, tantangan bisnis, dan kemampuan karyawan. Dibandingkan posisi HR operasional, HRBP biasanya lebih banyak terlibat dalam pengambilan keputusan strategis.
Skill Apa yang Dibutuhkan HRD?
Bekerja di bidang HRD membutuhkan sejumlah skill untuk berinteraksi dengan karyawan sekaligus menjalankan berbagai proses pengelolaan SDM. Berikut beberapa kemampuan yang umum dibutuhkan:
- Komunikasi: HRD perlu menyampaikan informasi dengan jelas kepada kandidat, karyawan, maupun manajemen. Kemampuan ini penting dalam proses wawancara, koordinasi, hingga penyampaian kebijakan perusahaan.
- Interpersonal: Kemampuan interpersonal membantu HRD membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak di lingkungan kerja. Skill ini juga dibutuhkan untuk memahami kebutuhan karyawan dan menjaga komunikasi tetap positif.
- Problem solving: HRD sering menghadapi berbagai persoalan terkait karyawan, konflik kerja, maupun kebutuhan tenaga kerja. Kemampuan ini membantu HRD menemukan solusi dengan mempertimbangkan kondisi karyawan dan kepentingan perusahaan.
- Manajemen waktu: HRD biasanya menangani beberapa pekerjaan sekaligus, mulai dari rekrutmen hingga administrasi karyawan. Karena itu, kemampuan mengatur prioritas penting agar setiap tugas dapat berjalan sesuai jadwal.
- Ketelitian: HRD menangani berbagai data dan dokumen penting, seperti kontrak kerja, absensi, cuti, dan informasi karyawan. Ketelitian dibutuhkan untuk mengurangi kesalahan yang dapat memengaruhi proses administrasi maupun operasional perusahaan.
Apa Perbedaan HRD,HR dan Personalia?
HRD, HR, dan personalia sering dianggap sebagai istilah yang sama karena semuanya berkaitan dengan pengelolaan karyawan. Padahal, ketiganya memiliki fokus dan cakupan kerja yang berbeda seperti berikut:
Aspek | HRD | HR | Personalia |
Pengertian | Berfokus pada pengembangan kualitas dan kompetensi karyawan | Mengelola sumber daya manusia secara menyeluruh | Menangani administrasi dan data kepegawaian |
Fokus Utama | Pengembangan kemampuan karyawan | Pengelolaan karyawan sesuai kebutuhan perusahaan | Administrasi kepegawaian |
Tugas Umum | Pelatihan, pengembangan karier, dan peningkatan kompetensi | Rekrutmen, manajemen kinerja, hubungan karyawan, dan strategi SDM | Absensi, cuti, kontrak kerja, dan dokumen karyawan |
Orientasi | Jangka panjang dan pengembangan | Strategis sekaligus operasional | Administratif dan operasional |
Contoh Aktivitas | Menyusun program pelatihan dan pengembangan karier | Menjalankan rekrutmen dan menyusun kebijakan SDM | Mengelola absensi dan dokumen kepegawaian |
Berapa Gaji HRD?
Gaji HRD di Indonesia dapat berbeda-beda tergantung posisi, pengalaman kerja, lokasi, dan skala perusahaan. Posisi entry-level tentu bisa memiliki kisaran gaji yang berbeda dibandingkan HR Manager atau HR Business Partner yang memegang tanggung jawab lebih strategis.
Berdasarkan data Indeed Indonesia tahun 2026, rata-rata gaji pokok staf HR/personalia di Indonesia adalah sekitar Rp4.536.319 per bulan. Data ini dapat menjadi salah satu gambaran umum mengenai penghasilan pekerja di bidang HRD.
Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak karena gaji HRD dapat dipengaruhi oleh pengalaman, kompetensi, wilayah kerja, dan kebijakan masing-masing perusahaan. Semakin tinggi level jabatan dan tanggung jawab yang dipegang, potensi penghasilannya juga umumnya semakin besar.
Bagaimana Cara Menjadi HRD?
Menjadi HRD membutuhkan pemahaman tentang pengelolaan sumber daya manusia sekaligus kemampuan berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan. Kalau kamu tertarik berkarier di bidang ini, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Pelajari Dasar-Dasar Human Resources
Mulailah dengan memahami konsep dasar human resources, seperti rekrutmen, pelatihan, manajemen kinerja, dan hubungan karyawan.
Pengetahuan ini akan membantu kamu mengenali berbagai fungsi HR di perusahaan. Kamu bisa mempelajarinya melalui buku, kursus, atau sumber belajar lainnya.
2. Kembangkan Skill yang Relevan
Asah kemampuan yang sering dibutuhkan HRD, seperti komunikasi, interpersonal, problem solving, manajemen waktu, dan ketelitian.
Kemampuan tersebut penting karena pekerjaan HR banyak melibatkan koordinasi dengan kandidat, karyawan, hingga manajemen. Selain itu, pelajari juga keterampilan teknis sesuai posisi HR yang ingin dituju.
3. Pelajari Tools dan Sistem HR
Kenali berbagai teknologi yang umum digunakan dalam pengelolaan karyawan, seperti HRIS dan Applicant Tracking System (ATS).
Pemahaman terhadap tools ini dapat membantu kamu menjalankan proses administrasi maupun rekrutmen secara lebih efisien. Kamu juga bisa mulai mempelajari pengolahan data dasar menggunakan spreadsheet.
4. Bangun Pengalaman Praktis
Carilah pengalaman melalui magang, proyek, organisasi, atau posisi entry-level yang berkaitan dengan HR.
Pengalaman praktis membantu kamu memahami proses kerja seperti rekrutmen, administrasi karyawan, hingga koordinasi pelatihan. Dari sini, kamu juga dapat membangun portofolio dan pengalaman yang relevan untuk CV.
5. Ikuti Bootcamp Human Resources
Kalau ingin belajar lebih terstruktur, kamu juga bisa mengikuti Bootcamp Human Resources untuk memahami kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Program bootcamp dapat membantu kamu mempelajari proses HR melalui materi terarah, latihan, dan studi kasus yang relevan. Cara ini bisa menjadi pilihan bagi pemula maupun kamu yang ingin beralih karier ke bidang human resources.
Baca Juga: 3 Contoh Portofolio HRD dan Tips Membuatnya yang Efektif
Kesimpulan
HRD adalah bagian penting dalam perusahaan yang berperan dalam mengelola sekaligus mengembangkan sumber daya manusia. Mulai dari rekrutmen, pelatihan, hingga hubungan karyawan, setiap tugasnya membantu perusahaan membangun tim yang produktif dan sesuai kebutuhan bisnis.
Kesimpulannya, peran HRD tidak hanya berkaitan dengan urusan administratif, tetapi juga mendukung pengembangan karyawan dan pencapaian tujuan perusahaan. Karena itu, bidang ini menawarkan berbagai pilihan karier dengan tanggung jawab dan kompetensi yang berbeda-beda.
Rekomendasi Bootcamp Human Resources Terbaik di Indonesia: Dibimbing
Kalau kamu ingin berkarier di bidang human resources, memahami proses rekrutmen saja belum cukup. Kamu juga perlu menguasai berbagai kompetensi HR dan memiliki pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Bootcamp Human Resources Dibimbing dirancang untuk membantumu belajar melalui kelas interaktif, real case project, hingga praktik magang di perusahaan nyata. Program ini cocok untuk mahasiswa, fresh graduate, profesional yang ingin upskill, maupun kamu yang berencana beralih karier ke bidang HR.
Program Bootcamp Human Resources Dibimbing
- Live Class: Ikuti 35+ kelas interaktif bersama mentor profesional.
- Real Case Project: Kerjakan 20+ assignment dan proyek nyata untuk membangun portofolio.
- Assessment dan Sertifikasi: Dapatkan asesmen dan sertifikasi untuk membuktikan kemampuanmu.
- Personalized Session: Akses sesi 1-on-1 tanpa batas bersama instruktur ahli.
- Pendampingan Mentor: Dapatkan dukungan fasilitator dan mentor berdedikasi yang tersedia 24/7.
- Praktik Magang: Jalani 12 minggu praktik magang sebagai HR di perusahaan nyata.
- Penyaluran Kerja: Akses program graduation dan penyaluran kerja ke 700+ perusahaan.
- Sertifikasi BNSP: Tersedia jaminan sertifikasi BNSP sebagai benefit tambahan untuk meningkatkan kredibilitas.
- Tugas Kolaboratif: Ikuti sesi presentasi dan tugas kolaboratif untuk mengasah komunikasi serta kerja sama.
Siap Berkarier di Bidang Human Resources?
Kalau kamu ingin membangun kompetensi HR sekaligus mendapatkan pengalaman praktik yang relevan, Bootcamp Human Resources Dibimbing bisa menjadi pilihan untuk mempersiapkan karier secara lebih terstruktur. Yuk, tingkatkan skill dan mulai perjalanan kariermu di bidang human resources bersama Dibimbing!
FAQ
1. Apa Itu HRD?
HRD adalah bagian perusahaan yang berperan dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Secara umum, pengertian HRD mencakup proses rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, hingga pengembangan karyawan.
2. Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab HRD?
Tugas HRD dapat mencakup rekrutmen, administrasi karyawan, pelatihan, evaluasi kinerja, dan pengelolaan hubungan kerja. Sementara itu, tanggung jawab HRD adalah memastikan pengelolaan SDM berjalan sesuai kebutuhan perusahaan dan karyawan.
3. Apa Fungsi HRD dalam Perusahaan?
Fungsi HRD adalah membantu perusahaan merencanakan, mengelola, dan mengembangkan sumber daya manusia. Peran ini penting untuk mendukung produktivitas karyawan sekaligus pencapaian tujuan bisnis.
4. Apa Saja Jenis Pekerjaan dan Skill HRD?
Beberapa jenis pekerjaan HRD meliputi Recruiter, Talent Acquisition, Training and Development Staff, Employee Relations, HR Generalist, dan HRBP. Sementara itu, skill HRD yang umum dibutuhkan antara lain komunikasi, interpersonal, problem solving, manajemen waktu, dan ketelitian.
5. Berapa Gaji HRD dan Apa Perbedaannya dengan HR?
Berdasarkan data Indeed tahun 2026, rata-rata gaji HRD untuk posisi staf HR/personalia di Indonesia adalah sekitar Rp4.536.319 per bulan. Adapun perbedaan HRD dan HR terletak pada cakupannya, yaitu HRD lebih berfokus pada pengembangan karyawan, sedangkan HR mengelola sumber daya manusia secara lebih menyeluruh.
Kategori:
Penulis
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
Reviewer
Ditulis oleh tim diimbing.id, platform pembelajaran dan persiapan karir digital terkemuka di Indonesia. Mendapatkan penghargaan Startup Terpilih oleh Kominfo tahun 2021 dan telah mendapat akreditasi oleh KemdikbudRistek sebagai penyelenggara pendidikan. Beberapa referensi terpercaya: Media Indonesia, Dailysocial, Suara.com, Liputan6, Times Indonesia, Tribunnews, dan sebagainya.
