dibimbing.id - Berapa Gaji Network Architect di 2026? Faktor dan Tips

Berapa Gaji Network Architect di 2026? Faktor dan Tips

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

28 January 2026

7

Image Banner

Gaji Network Architect di 2026 dipengaruhi oleh faktor seperti pengalaman, lokasi kerja, dan jenis perusahaan. Warga Bimbingan, jika tertarik berkarier di bidang ini, penting untuk mengetahui kisaran gaji yang bisa diperoleh.

Faktor-faktor tersebut menentukan besar gaji yang diterima, baik di perusahaan besar maupun startup. Artikel ini juga akan membahas tips untuk meningkatkan penghasilan di bidang ini.

Simak untuk mengetahui gaji Network Architect di 2026, faktor yang mempengaruhi, dan cara meningkatkan penghasilan di dunia teknologi!


Apa Itu Network Architect?

Network Architect adalah profesional yang bertanggung jawab merancang, mengimplementasikan, dan mengelola infrastruktur jaringan dalam sebuah organisasi. 

Mereka merancang arsitektur jaringan yang efisien, aman, dan skalabel agar dapat mendukung kebutuhan operasional perusahaan. 

Selain itu, Network Architect juga memastikan jaringan dapat beroperasi dengan optimal, melakukan pemecahan masalah teknis, dan melakukan evaluasi terhadap kinerja sistem jaringan. 

Pekerjaan ini memerlukan pemahaman mendalam tentang berbagai teknologi jaringan, perangkat keras, serta protokol yang digunakan dalam komunikasi data.

Baca juga: Panduan Lengkap Memilih Bootcamp Network Engineer 2025


Berapa Gaji Network Architect di 2026?

Sumber: Canva

Gaji Network Architect di 2026 dipengaruhi oleh pengalaman, lokasi, dan jenis perusahaan. Di kota besar seperti Jakarta dan Tangerang, gaji cenderung lebih tinggi karena permintaan tinggi untuk profesional IT. 

Rata-rata gaji Insinyur Jaringan di Indonesia berkisar antara Rp 5.250.000 hingga Rp 7.500.000 menurut JobStreet.

Selain itu, keterampilan khusus seperti cloud networking atau cybersecurity bisa meningkatkan gaji. Mengembangkan keterampilan dan mengikuti tren teknologi terbaru akan membantu Warga Bimbingan memperoleh penghasilan yang lebih tinggi.

Gaji Network Architect di beberapa wilayah:

  1. Gresik: Rp 10 juta
  2. Jakarta Pusat: Rp 8,6 juta
  3. Jakarta Selatan: Rp 7,5 juta
  4. Jakarta Utara: Rp 7,5 juta
  5. Tangerang Selatan: Rp 7,5 juta
  6. Tangerang: Rp 6,8 juta

Baca juga: Berapa Harga Bootcamp Network Engineer di Indonesia?


Apa yang Mempengaruhi Gaji Network Architect?

Gaji seorang Network Architect dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mencakup pengalaman, sertifikasi, lokasi, dan permintaan pasar. 

Berikut adalah beberapa faktor utama yang memengaruhi besaran gaji di bidang ini:


1. Pengalaman Kerja dan Senioritas

Durasi pengalaman profesional sangat berpengaruh terhadap posisi gaji seorang Network Architect. Arsitek jaringan dengan pengalaman lebih dari 8-10 tahun, terutama di tingkat senior, biasanya mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. 

Hal ini karena mereka memegang tanggung jawab strategis dan terlibat dalam perencanaan jaringan yang kompleks.


2. Sertifikasi dan Keahlian Teknis

Memiliki sertifikasi industri yang diakui, seperti CCIE atau sertifikasi cloud architecture (AWS/Azure), dapat meningkatkan potensi gaji secara signifikan. 

Keahlian dalam teknologi terbaru, seperti 5G, cybersecurity, dan cloud-native networking, sangat dihargai di pasar kerja saat ini. 

Keahlian-keahlian ini memberikan nilai lebih, karena perusahaan mencari profesional yang memiliki keterampilan teknis mutakhir.


3. Lokasi dan Skala Perusahaan

Lokasi kerja dan skala perusahaan mempengaruhi gaji seorang Network Architect. Gaji di kota-kota besar atau perusahaan multinasional cenderung lebih tinggi, karena mereka menghadapi tantangan mengelola jaringan yang lebih besar dan lebih kompleks. 

Selain itu, biaya hidup yang lebih tinggi di kota besar juga berperan dalam menentukan tingkat gaji.


4. Permintaan Pasar dan Sektor Industri

Permintaan untuk konektivitas yang stabil dan aman di berbagai sektor industri sangat mempengaruhi gaji Network Architect. 

Misalnya, sektor seperti perbankan dan e-commerce yang membutuhkan sistem jaringan yang handal dan aman dapat menawarkan gaji yang lebih tinggi. 

Arsitek jaringan yang mampu mengintegrasikan teknologi baru dengan infrastruktur lama memiliki daya tawar yang sangat kuat di pasar kerja.

Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Network Engineer Online & Offline


Bagaimana Cara Meningkatkan Gaji Network Architect?

Sumber: Canva

Untuk meningkatkan gaji sebagai Network Architect, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk mengembangkan keterampilan dan memaksimalkan potensi karier. 

Berikut adalah beberapa cara untuk membantu Warga Bimbingan meraih gaji yang lebih tinggi:


1. Mengambil Sertifikasi yang Diakui Industri

Memperoleh sertifikasi seperti CCIE atau AWS Solutions Architect dapat meningkatkan kredibilitas dan daya saing kamu di pasar. Sertifikasi ini menunjukkan keahlian teknis yang mendalam dan diakui secara global oleh perusahaan besar. 

Dengan sertifikasi CCIE atau AWS Solutions Architect, peluang untuk menangani proyek besar dan mendapatkan gaji yang lebih tinggi akan meningkat.


2. Mengembangkan Keahlian dalam Teknologi Baru

Menguasai teknologi terbaru, seperti 5G atau cloud networking, akan meningkatkan nilai kamu di pasar kerja. Perusahaan lebih cenderung memberikan gaji lebih tinggi kepada Network Architect yang memiliki keterampilan dalam teknologi mutakhir. 

Keahlian ini juga mempersiapkan kamu untuk menghadapi tantangan teknis yang lebih kompleks dan bernilai.


3. Meningkatkan Pengalaman Kerja dan Senioritas

Pengalaman yang lebih banyak membuka peluang untuk posisi yang lebih senior dengan gaji yang lebih tinggi. Network Architect dengan pengalaman lebih dari 8-10 tahun memiliki potensi penghasilan yang lebih besar karena mereka memegang tanggung jawab strategis. 

Pengalaman ini juga memungkinkan kamu untuk memimpin proyek besar dan mengambil keputusan teknis yang penting.


4. Bekerja di Perusahaan Multinasional 

Bekerja di perusahaan besar atau pusat teknologi sering menawarkan gaji yang lebih tinggi. Lokasi seperti ini sering membutuhkan pengelolaan jaringan yang lebih kompleks, memberi kamu kesempatan untuk mendapatkan kompensasi yang lebih besar. 

Selain itu, perusahaan multinasional biasanya menawarkan berbagai tunjangan tambahan yang meningkatkan penghasilan.


5. Menambah Kemampuan Manajerial dan Kepemimpinan

Mengembangkan keterampilan manajerial dan kepemimpinan dapat membuka peluang untuk posisi dengan tanggung jawab lebih besar dan gaji yang lebih tinggi. 

Posisi seperti Lead Network Architect atau Network Architecture Manager biasanya disertai dengan gaji yang lebih besar. Keterampilan ini memungkinkan kamu untuk memimpin tim dan proyek yang lebih besar, dengan kompensasi yang lebih tinggi.

Baca juga: OSI Layer Adalah: Fungsi, 7 Lapisan, dan Contoh Lengkap


Ingin Jadi Network Architect Profesional?

Setelah memahami gaji Network Architect di 2026 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, saatnya mempersiapkan diri untuk berkarier di bidang ini!

Yuk, ikuti Bootcamp Network Engineer di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari keterampilan desain jaringan, keamanan jaringan, dan pengelolaan infrastruktur jaringan yang langsung aplikatif di dunia kerja.

Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum yang praktis untuk membantu kamu menguasai keahlian yang dibutuhkan di dunia Network Architecture. 

Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang karier kamu semakin terbuka lebar!

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi Network Architect Profesional. #BimbingSampeJadi!

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!