Berapa Gaji Akuntan Publik 2026? Ini Penjelasannya
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
29 April 2026
•
57
Berapa sih sebenarnya gaji akuntan publik di tahun 2026, Warga Bimbingan, dan apakah sebanding dengan tanggung jawab pekerjaannya? Pertanyaan ini sering muncul, terutama buat kamu yang sedang mempertimbangkan karier di bidang audit dan akuntansi.
Di satu sisi, profesi ini dikenal punya prospek yang menjanjikan. Tapi di sisi lain, tidak sedikit yang masih belum punya gambaran jelas soal kisaran gaji di tiap level karier.
Nah, supaya kamu punya insight yang lebih akurat, MinDi sudah rangkum informasinya secara lengkap. Yuk, simak pembahasan gaji akuntan publik 2026 beserta faktor yang memengaruhi dan peluang kenaikannya.
Berapa Gaji Akuntan Publik?
Secara umum, gaji akuntan di Indonesia berada di kisaran Rp4.500.000 hingga Rp7.500.000 per bulan Sumber Jobstreet.
Angka ini bisa dijadikan gambaran awal untuk melihat potensi penghasilan di bidang akuntansi, termasuk saat kamu sedang mempertimbangkan jalur karier sebagai akuntan publik.
Namun, perlu dipahami bahwa nominal tersebut bisa berbeda tergantung lokasi kerja, pengalaman, level jabatan, dan jenis perusahaan atau kantor tempat bekerja. Jadi, semakin besar tanggung jawab dan semakin tinggi kebutuhan skill, biasanya peluang gajinya juga akan ikut meningkat.
Kalau melihat data yang ditampilkan pada Jobstreet di gambar tersebut, ada beberapa kota yang menunjukkan kisaran gaji akuntan yang cukup beragam. Ini menunjukkan bahwa lokasi kerja memang punya pengaruh besar terhadap besaran penghasilan yang bisa didapatkan.
Sumber Jobstreet, kisaran gaji akuntan di beberapa wilayah adalah:
- Malang: Rp13 juta
- Bogor: Rp10 juta
- Jakarta Pusat: Rp8,5 juta
- Kabupaten Bekasi: Rp8,5 juta
- Batam: Rp7,5 juta
- Sidoarjo: Rp7 juta
Baca Juga: Rekomendasi Bootcamp Finance Accounting Online Bersertifikat
Apa yang Mempengaruhi Gaji Akuntan Publik?
Sumber: Canva
Besaran gaji akuntan publik tidak ditentukan oleh satu faktor saja, Warga Bimbingan. Selain lokasi kerja, penghasilan di bidang ini juga dipengaruhi oleh pengalaman, level jabatan, skill, dan jenis tempat kerja. Karena itu, dua orang dengan profesi yang mirip pun bisa memiliki kisaran gaji yang berbeda.
1. Pengalaman Kerja
Pengalaman kerja yang terus bertambah biasanya menjadi salah satu faktor utama yang membuat gaji akuntan publik ikut meningkat.
Semakin lama pengalaman yang dimiliki, biasanya semakin tinggi juga nilai yang ditawarkan perusahaan. Hal ini karena pengalaman menunjukkan bahwa seseorang sudah lebih siap menangani tugas dan tanggung jawab yang lebih kompleks.
2. Level Jabatan
Level jabatan yang lebih tinggi umumnya diikuti dengan tanggung jawab dan penghasilan yang lebih besar.
Semakin tinggi posisi yang dipegang, semakin banyak juga keputusan dan pekerjaan penting yang harus ditangani. Itulah sebabnya gaji junior, senior, hingga manajer bisa memiliki selisih yang cukup jauh.
3. Lokasi Kerja
Lokasi kerja sering menjadi faktor penting karena setiap kota memiliki standar gaji yang berbeda. Kota dengan biaya hidup tinggi atau kebutuhan tenaga kerja yang lebih besar biasanya menawarkan gaji yang lebih tinggi.
Hal ini juga terlihat dari data Jobstreet yang menunjukkan perbedaan nominal gaji akuntan di beberapa wilayah.
4. Tempat Bekerja
Ukuran perusahaan atau kantor akuntan publik tempat bekerja juga dapat memengaruhi besarnya gaji yang diterima.
Perusahaan besar atau KAP yang memiliki klien lebih banyak biasanya mampu menawarkan kompensasi yang lebih kompetitif. Selain itu, skala perusahaan juga sering menentukan tingkat kompleksitas pekerjaan yang ditangani.
5. Sertifikasi dan Skill
Sertifikasi profesional dan skill tambahan sering menjadi nilai tambah yang membuat seorang akuntan publik punya daya tawar lebih tinggi.
Kemampuan seperti penguasaan software akuntansi, audit, atau analisis laporan keuangan bisa meningkatkan peluang karier. Dengan bekal tersebut, kesempatan untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi juga menjadi lebih besar.
Baca Juga: 4 Contoh CV Finance Accounting (Gratis Template)
Bagaimana Jenjang Karier Akuntan Publik?
Dalam dunia akuntansi publik, jenjang karier berkembang secara bertahap mulai dari posisi entry-level hingga manajerial. Seiring naiknya posisi, tanggung jawab, kompleksitas pekerjaan, dan tentu saja gaji juga akan ikut meningkat.
1. Junior Auditor
Junior auditor merupakan tahap awal bagi fresh graduate yang baru masuk ke dunia akuntansi publik. Berdasarkan data dari Indeed, rata-rata gaji junior auditor di Indonesia berada di kisaran Rp3.769.451 per bulan.
Di posisi ini, fokus utamanya adalah membantu proses audit, memeriksa dokumen, dan belajar memahami alur kerja audit secara menyeluruh.
2. Auditor
Setelah memiliki pengalaman, seseorang biasanya naik ke posisi auditor dengan tanggung jawab yang lebih besar. Rata-rata gaji auditor di Indonesia sekitar Rp4.821.922 per bulan menurut Indeed.
Pada tahap ini, pekerjaan sudah lebih mandiri dan mulai menangani bagian audit yang lebih kompleks.
3. Senior Auditor
Senior auditor memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengawasi pekerjaan tim dan memastikan kualitas hasil audit.
Berdasarkan data Indeed, gaji senior auditor di Indonesia berada di kisaran Rp7,4 juta per bulan. Selain kemampuan teknis, posisi ini juga membutuhkan skill koordinasi dan leadership yang lebih kuat.
4. Manager Audit
Manager audit berada di level manajerial dengan peran yang lebih strategis dalam mengelola proyek audit dan hubungan dengan klien.
Berdasarkan data Jobstreet, kisaran gaji manager audit di Indonesia berada di angka Rp13.000.000 hingga Rp16.000.000 per bulan. Di tahap ini, fokus pekerjaan sudah mencakup pengambilan keputusan dan pengelolaan tim secara menyeluruh.
Baca Juga: 16 Pertanyaan Interview Admin Finance dan Jawabannya
Bagaimana Cara Meningkatkan Gaji Akuntan Publik?
Sumber: Canva
Untuk meningkatkan gaji akuntan publik, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan secara konsisten, bukan hanya mengandalkan masa kerja saja.
Dalam profesi ini, kenaikan penghasilan biasanya sangat berkaitan dengan pengalaman, sertifikasi, kemampuan teknis, performa kerja, dan seberapa besar nilai yang bisa kamu berikan kepada perusahaan.
1. Menambah Pengalaman Kerja
Pengalaman kerja menjadi salah satu faktor utama yang sangat memengaruhi besaran gaji. Semakin lama kamu bekerja dan menangani berbagai jenis audit, semakin tinggi juga kepercayaan yang diberikan perusahaan.
Hal ini akan membuka peluang untuk mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar dan kenaikan gaji.
2. Mengambil Sertifikasi Profesional
Sertifikasi seperti CPA atau sertifikasi akuntansi lainnya bisa meningkatkan kredibilitas kamu sebagai profesional.
Dengan sertifikasi, perusahaan akan melihat bahwa kamu memiliki standar kompetensi yang lebih tinggi. Ini biasanya berdampak langsung pada peluang kenaikan gaji dan posisi.
3. Menguasai Skill Tambahan
Selain skill dasar akuntansi, kemampuan tambahan seperti analisis data, penggunaan software akuntansi, atau audit tools sangat dibutuhkan.
Skill ini membuat kamu lebih fleksibel dan mampu menangani pekerjaan yang lebih kompleks. Semakin banyak skill yang relevan, semakin tinggi nilai kamu di pasar kerja.
4. Meningkatkan Performa Kerja
Performa kerja yang konsisten dan hasil kerja yang baik akan sangat diperhatikan oleh atasan.
Karyawan yang mampu menyelesaikan tugas dengan efektif dan akurat biasanya lebih cepat dipromosikan. Dengan promosi tersebut, peluang kenaikan gaji juga akan semakin besar.
5. Memperluas Networking Profesional
Networking profesional dapat membantu kamu menemukan peluang karier yang lebih baik, termasuk posisi dengan gaji yang lebih tinggi.
Dengan relasi yang luas, kamu bisa mendapatkan informasi tentang lowongan, proyek, atau perusahaan yang menawarkan prospek lebih menjanjikan. Selain itu, networking juga membantu meningkatkan reputasi profesional kamu di industri.
Ingin Jadi Finance & Accounting Professional?
Kalau Warga Bimbingan ingin punya skill akuntansi yang lebih siap pakai dan relevan dengan dunia kerja, sekarang saatnya mulai belajar lebih serius.
Bootcamp Finance & Accounting Specialist Dibimbing bisa jadi pilihan buat kamu yang ingin belajar secara terstruktur, praktis, dan aplikatif.
Di program ini, kamu akan mempelajari berbagai materi penting mulai dari dasar akuntansi, pencatatan transaksi, laporan keuangan, hingga praktik yang mendukung kesiapan kerja.
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum yang aplikatif akan membantumu memahami akuntansi tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga penerapannya di dunia profesional.
Dengan dukungan 1.100+ hiring partner, 475+ mentor profesional, dan tingkat keberhasilan alumni mencapai 96%, peluangmu untuk berkembang di bidang finance dan accounting semakin terbuka lebar.
Yuk, konsultasi gratis Disini dan daftar sekarang di dibimbing untuk mulai perjalananmu menjadi Finance & Accounting professional. #BimbingSampeJadi!
FAQ
1. Berapa gaji akuntan publik di Indonesia?
Gaji akuntan publik di Indonesia umumnya berkisar mulai dari Rp3 jutaan untuk junior hingga belasan juta rupiah untuk level manager, tergantung pengalaman dan lokasi kerja.
2. Apa yang memengaruhi gaji akuntan publik?
Gaji akuntan publik dipengaruhi oleh pengalaman kerja, level jabatan, lokasi, ukuran kantor akuntan publik, serta sertifikasi dan skill tambahan yang dimiliki.
3. Bagaimana jenjang karier akuntan publik?
Jenjang karier biasanya dimulai dari junior auditor, auditor, senior auditor, hingga manager audit dengan tanggung jawab yang semakin besar di setiap level.
4. Bagaimana cara meningkatkan gaji akuntan publik?
Gaji bisa ditingkatkan dengan menambah pengalaman kerja, mengambil sertifikasi profesional, menguasai skill tambahan, meningkatkan performa, dan memperluas networking.
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
