9 Contoh UI/UX Design Menarik Beserta Prinsip-Prinsip Desain

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

23 August 2023

3587

Image Banner

Desain UI/UX adalah kunci dari kesuksesan aplikasi atau situs web yang bisa memuaskan pengguna. Untuk menciptakan antarmuka dan pengalaman pengguna, kamu perlu mencari berbagai referensi dari contoh UI/UX design aplikasi yang sukses.


Tertarik untuk mengeksplornya? MinDi sudah siapkan 9 contoh UI/UX design dari berbagai aplikasi di artikel ini. Baca sampai habis ya!



Apa yang Dimaksud dengan Desain UI dan UX?


Desain UI dan UX adalah dua aspek penting dalam proses desain produk digital. Kedua aspek ini bekerja secara sinergis untuk menciptakan pengalaman pengguna yang memuaskan.


UI design merujuk pada desain antarmuka pengguna yang meliputi tampilan visual dan interaksi dalam sebuah produk digital. Tujuannya adalah untuk membuat antarmuka yang mudah dan menyenangkan bagi pengguna.


Sementara itu, UX design berfokus pada pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan produk. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk tersebut memberikan pengalaman efisien, relevan, dan menyenangkan.




9 Contoh UI/UX Design


Berikut adalah 9 contoh UI/UX design yang menarik dari beberapa produk digital:


1. Spotify: Navigasi Dinamis



Contoh UI/UX design adalah Spotify. Aplikasi ini menawarkan desain interface yang mempermudah pengguna dalam mencari dan mendengarkan musik dengan mudah.


Lebih lanjut, navigasi yang dinamis dan intuitif mampu membuat pengguna menjelajahi berbagai genre, artis, dan playlist dengan cepat. Selain itu, desain visualnya yang menarik dan ikonik juga meningkatkan daya tarik pengguna.



2. Dropbox: Tata Letak Sederhana




Contoh berikutnya adalah Dropbox. Aplikasi ini menonjolkan kesederhanaan dalam desain antarmuka mereka. Tata letaknya minimalis dilengkapi dengan kontras yang tepat membuat informasi penting mudah terlihat.


Tata letak simpel ini bisa dilihat dari desain tombol dan ikon yang digunakan. Kedua elemen ini dibuat dengan jelas dan secara jelas mengarahkan pengguna untuk melakukan beberapa tindakan dengan mudah.



3. Instagram: Visualisasi Menarik




Setelah itu, terdapat Instagram yang menggabungkan contoh desain UI/UX sederhana dengan penekanan pada konten visual. Fokus utama dari aplikasi ini adalah desain interface yang bersih memungkinkan foto dan video.


Pilihan warna dan ikon yang konsisten serta mudah dikenali juga mempermudah pengguna. Hal ini khususnya mempermudah mereka dalam mengidentifikasi fitur-fitur penting.



4. Duolingo: Penggunaan Gamifikasi




Contoh UI/UX design berikutnya adalah Duolingo. Aplikasi ini memanfaatkan elemen gamifikasi dalam contoh desain UI/UX mereka. 


Dengan desain yang ramah, aplikasi ini memotivasi pengguna untuk terus belajar bahasa dengan tantangan dan penghargaan. Selain itu, interface dan ikon bewarna dan lucu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.



5. Airbnb: Kustomisasi Menarik


Selanjutnya, contoh UI/UX design adalah dari aplikasi Airbnb. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pencarian akomodasi mereka sesuai preferensi.


Dengan desain interaktif, pengguna bisa memilih kriteria seperti lokasi, tanggal, dan jenis akomodasi dengan mudah. Lalu, fitur pencarian canggih dan tampilan yang menarik membuat pengalaman pencarian lebih menyenangkan.



6. Google Maps: Navigasi yang Jelas





Google Maps menawarkan desain UI/UX yang jelas dan intuitif untuk navigasi. Interface yang responsif ini memungkinkan pengguna menemukan lokasi dengan cepat. Selain itu, pemakaian warna dan simbol yang efektif membantu pengguna mengenali jalan dan tempat.



7. Canva: Akses dan Penggunaan Sederhana



Lalu, ada aplikasi Canva yang menunjukkan contoh UI/UX design sederhana. Selain itu, aplikasi ini memudahkan pengguna dalam mebuat desain visual sendiri. 


Kemudian, antarmukanya yang ramah pengguna menyediakan alat-alat dengan tata letak intuitif. Fitur drag-and-drop dan galeri template membantu pengguna dalam menciptkan karya dengan mudah.



8. Apple: Desain Indah dan Sederhana


Sumber: apple.com


Berikutnya, contoh UI/UX design adalah Apple. Merek ini dikenal dengan pendekatan yang minimalis dan elegan. Selain itu, antarmuka produk-produk Apple menampilkan tampilan yang bersih dan memukau.


Misalnya, ikon-ikon berbentuk segi empat dan tata letak sederhana pada iPhone. Elemen tersebut membuat navigasi intuitif. Selain itu, tombol responsif dan perpindahan antar aplikasi yang mulus memastikan pengalaman terbaik bagi pengguna.


Di samping itu, produk lainnya seperti MacBook dan iPad juga menunjukkan penekanan pada detail. Detail tersebut ditunjukkan dari penggunaan bahan hingga kualitas layar



9. Google Drive: Desain Fungsional dan Simpel





Contoh UI/UX design terakhir adalah Google Drive. Aplikasi ini menonjolkan desain UI/UX yang simpel dan fungsional. Selain itu, interface yang minimalis juga memastikan pengguna dapat dengan mudah menemukan dan mengelola file mereka.


Tata letak yang sederhana dan penekanan pada pencarian membuat navigasi menjadi lebih efisien. Di samping itu, Google juga menampilkan fitur-fitur interaktif. Beberapa contohnya adalah drag-and-drop dan berbagi file yang mudah.


Antarmuka yang responsif ini memungkinkan pengguna dalam mengakses file dari berbagai perangkat dengan lancar.



Prinsip-Prinsip Desain UI/UX


Untuk menciptakan desain UI/UX yang menarik, ada beberapa prinsip yang harus diterapkan. Berikut adalah prinsip-prinsip desain UI/UX:



1. Kesesuaian dan Konsistensi


Salah satu prinsip mendasar dalam desain UI/UX adalah menjaga kesesuaian dan konsistensi. Setiap elemen, mulai dari tombol hingga tipografi, harus mengikuti bahasa desain yang kohesif. 


Konsistensi tidak hanya meningkatkan daya tarik estetika tetapi juga membimbing pengguna dalam berinteraksi dengan antarmuka secara mulus. 


Ketika elemen-elemen ditempatkan dan diatur secara dapat diprediksi, pengguna lebih cenderung merasa nyaman, yang mengarah pada pengalaman yang positif.



2. Kesederhanaan untuk Keterbacaan


Kesederhanaan dalam desain adalah prinsip penting untuk meningkatkan keterbacaan. Tujuannya adalah menyajikan informasi dan fungsionalitas dengan cara yang sederhana. 


Hindari kerumitan dan kompleksitas yang tidak perlu. Desain yang bersih dan langsung memungkinkan pengguna fokus pada tugas utama dan konten tanpa gangguan. 


Selain itu, hirarki visual dan bahasa yang jelas serta singkat juga membantu menyampaikan informasi dengan efisien.



3. Navigasi yang Intuitif



Navigasi adalah aspek kritis dari desain UI/UX. Sistem navigasi yang intuitif memungkinkan pengguna bergerak melalui antarmuka dengan mudah. 


Menu yang terstruktur dengan baik, penempatan tombol yang logis, dan hierarki informasi yang mudah dikenali, semuanya berkontribusi pada perjalanan pengguna yang lancar. 


Navigasi yang intuitif mengurangi frustasi dan mendorong pengguna untuk menjelajahi lebih banyak dalam antarmuka



4. Umpan Balik dan Responsif


Memberikan umpan balik terhadap tindakan pengguna adalah prinsip yang tidak boleh diabaikan. 


Pengguna perlu menerima petunjuk visual yang mengkonfirmasi interaksi mereka, baik itu mengklik tombol atau menyelesaikan formulir. 


Selain itu, responsivitas memastikan bahwa antarmuka beradaptasi dengan berbagai perangkat dan ukuran layar. Desain responsif menjamin pengalaman yang konsisten dan menyenangkan di berbagai platform.



5. Aksesibilitas dan Inklusivitas


Menciptakan desain untuk melayani pengguna yang beragam adalah sangat penting. 


Aksesibilitas melibatkan desain dengan mempertimbangkan individu dengan disabilitas. Hal ini memastikan bahwa semua orang dapat berinteraksi dengan antarmuka secara efektif. 


Ini termasuk memberikan teks alternatif untuk gambar, menjaga kontras yang cukup dalam pilihan warna, dan merancang dengan teknologi bantu dalam pikiran. Desain inklusif mampu menciptakan pengalaman pengguna yang ramah untuk semua orang.



6. Keterlibatan Emosional


Sementara fungsionalitas adalah hal penting, membangkitkan keterlibatan emosional juga sama kuatnya. 


Menggabungkan elemen desain yang resonan dengan pengguna secara emosional dapat membentuk hubungan berkesan. 


Ini dapat dicapai melalui penggunaan gambar yang mudah dikenali, psikologi warna yang tepat, dan narasi desain yang sejalan dengan nilai merek.



7. Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi


Di lanskap digital yang terus berkembang, kemampuan desain untuk tetap fleksibel dan dapat beradaptasi adalah kunci. Desain harus mampu mengakomodasi pembaruan dan perubahan di masa depan tanpa mengorbankan pengalaman pengguna. 


Sistem desain yang dapat diskalakan dan komponen modular memastikan penyesuaian dapat dilakukan dengan mulus sambil tetap menjaga integritas desain secara keseluruhan.




Itulah beberapa contoh UI/UX design yang bisa kamu jadikan referensi. Setelah mempelajari contohnya, apakah kamu tertarik untuk menggali bidang ini lebih dalam lagi?


Jika iya, MinDi rekomendasikan kamu untuk ikut Bootcamp UI/UX Design Dibimbing.id. Lewat program ini, kamu bisa belajar teori dasar UI/UX hingga praktik dengan real-case project. Kamu akan dibimbing oleh praktisi ahli di industri dan diberikan materi yang up-to-date.



Menarik kan? Yuk, segera gabung dan bangun karirmu di UI/UX bersama Dibimbing.id



Share

Author Image

Siti Khadijah Azzukhruf Firdausi

Khadijah adalah SEO Content Writer di Dibimbing dengan pengalaman menulis konten selama kurang lebih setahun. Sebagai lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang berminat tinggi di digital marketing, Khadijah aktif berbagi pandangan tentang industri ini. Berbagai topik yang dieksplorasinya mencakup digital marketing, project management, data science, web development, dan career preparation.

Hi!👋

Kalau kamu butuh bantuan,

hubungi kami via WhatsApp ya!