dibimbing.id - Cara Menjadi Data Scientist dan Skill Wajib 2026

Cara Menjadi Data Scientist dan Skill Wajib 2026

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

15 Agustus 2023

11859

Image Banner

Catatan Redaksi:

Artikel ini pertama kali diterbitkan pada Agustus 2023 dan diperbarui pada 29 Mei 2026 untuk memastikan informasi tetap akurat dan relevan.

Pernah kepikiran gimana caranya jadi Data Scientist di era AI yang berkembang sangat cepat? Profesi ini semakin diminati karena banyak perusahaan mulai mengandalkan data untuk mengambil keputusan bisnis.

Menariknya, cara menjadi Data Scientist kini bisa dipelajari dari nol, bahkan tanpa background IT sekalipun. Kamu bisa mulai belajar secara bertahap dari skill dasar hingga membuat portofolio.

Menurut LinkedIn Work Change Report, sebanyak 70% skill pekerjaan diprediksi akan berubah pada tahun 2030 akibat perkembangan AI dan teknologi digital. Hal ini membuat skill Data Science semakin dibutuhkan di berbagai industries.

Karena itu, profesi Data Scientist menjadi salah satu pilihan karier yang menjanjikan di masa depan. Yuk, simak cara menjadi Data Scientist dan skill wajib yang perlu kamu kuasai di tahun 2026 bersama MinDi!


Apa Itu Data Scientist?

Data Scientist adalah profesi yang bertugas mengolah, menganalisis, dan memahami data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Seorang Data Scientist biasanya bekerja dengan data dalam jumlah besar untuk menemukan pola, tren, hingga insight yang berguna bagi bisnis.

Profesi ini menggabungkan beberapa skill seperti statistik, pemrograman, data analysis, dan pemahaman bisnis agar data dapat diubah menjadi informasi yang bernilai.

Saat ini, Data Scientist menjadi salah satu pekerjaan yang banyak dibutuhkan di berbagai industri seperti teknologi, keuangan, kesehatan, hingga e-commerce.

Baca juga : Panduan Memilih Bootcamp Data Science Terbaik di 2026


Kenapa Harus Menjadi Data Scientist?

Profesi Data Scientist semakin diminati karena memiliki peluang karier yang luas di era digital dan AI. Selain itu, pekerjaan ini juga menawarkan skill yang relevan serta penghasilan yang kompetitif.


1. Peluang Karier yang Luas

Data Scientist dibutuhkan di berbagai industri seperti teknologi, kesehatan, keuangan, dan e-commerce.

Banyak perusahaan mulai memanfaatkan data untuk membantu pengambilan keputusan bisnis. Hal ini membuat kebutuhan profesi Data Scientist terus meningkat dari tahun ke tahun.


2. Gaji yang Kompetitif

Profesi Data Scientist dikenal memiliki gaji yang cukup tinggi, bahkan untuk level pemula. Skill dalam mengolah dan menganalisis data menjadi salah satu kemampuan yang banyak dicari perusahaan.

Semakin tinggi pengalaman dan skill yang dimiliki, biasanya semakin besar juga peluang penghasilannya.


3. Skill yang Relevan di Era AI

Data Science menjadi salah satu skill penting di tengah perkembangan AI dan teknologi digital.

Kamu akan mempelajari analisis data, machine learning, hingga cara kerja AI modern. Skill ini dapat membantu kamu lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Baca juga : Panduan Cara Belajar Python untuk Data Scientist, Lengkap!


Gaji Data Scientist di Indonesia

Sumber: Canva

Berdasarkan data dari Indeed Indonesia, rata-rata gaji Data Scientist di Indonesia mencapai sekitar Rp14,6 juta per bulan. Nominal tersebut tentu bisa berbeda tergantung pengalaman, skill, lokasi kerja, hingga perusahaan tempat kamu bekerja.

Untuk level pemula atau junior, gaji Data Scientist biasanya berada di kisaran Rp6 juta hingga Rp10 juta per bulan. Sementara itu, untuk posisi middle hingga senior level, penghasilannya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.

Tingginya gaji Data Scientist dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap pengolahan data dan teknologi AI. Tidak heran jika profesi ini menjadi salah satu karier digital yang paling diminati di tahun 2026.

Baca juga : Panduan Analisis Data dengan Python Pandas, Mudah Dipelajari


Cara Menjadi Data Scientist dari Nol

Sumber: Canva

Menjadi Data Scientist dari nol sebenarnya bisa dipelajari secara bertahap, bahkan tanpa background IT sekalipun.

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memulai karier sebagai Data Scientist:


1. Pahami Dasar Data Science

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memahami apa itu Data Science dan bagaimana profesi ini bekerja di dunia industri. Kamu bisa mulai belajar tentang data analysis, machine learning, dan AI secara sederhana.

Selain itu, pahami juga perbedaan antara Data Scientist, Data Analyst, dan Data Engineer. Dengan memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu, proses belajar berikutnya akan terasa lebih mudah.


2. Mulai Belajar Bahasa Pemrograman

Seorang Data Scientist biasanya menggunakan bahasa pemrograman seperti Python atau R untuk mengolah data. Python menjadi pilihan paling populer karena lebih mudah dipelajari oleh pemula.

Kamu tidak perlu langsung mahir coding di awal belajar. Fokus saja memahami dasar seperti variable, function, loop, dan pengolahan data sederhana.

Kamu tidak perlu langsung mahir coding di awal belajar. Fokus saja memahami dasar seperti variable, function, loop, dan pengolahan data sederhana.


3. Pelajari Statistik dan Matematika Dasar

Statistik menjadi salah satu skill penting dalam Data Science karena digunakan untuk membaca pola data. Kamu bisa mulai belajar materi dasar seperti mean, median, probability, dan correlation.

Selain statistik, pemahaman matematika dasar juga cukup membantu saat mempelajari machine learning. Belajar secara bertahap akan membuat materi terasa lebih mudah dipahami.

Selain statistik, pemahaman matematika dasar juga cukup membantu saat mempelajari machine learning. Belajar secara bertahap akan membuat materi terasa lebih mudah dipahami.


4. Kuasai Tools Data Science

Selain coding, kamu juga perlu belajar tools seperti Excel, SQL, Tableau, dan Google Colab. Tools tersebut sering digunakan untuk mengolah dan menganalisis data.

SQL biasanya digunakan untuk mengambil data from database perusahaan. Sementara itu, Tableau membantu membuat visualisasi data menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

SQL biasanya digunakan untuk mengambil data dari database perusahaan. Sementara itu, Tableau membantu membuat visualisasi data menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.


5. Belajar Data Visualization

Data Scientist tidak hanya mengolah data, tetapi juga harus mampu menyampaikan hasil analisis dengan jelas. Skill data visualization membantu insight dari data menjadi lebih mudah dipahami.

Kamu bisa mulai belajar membuat grafik atau dashboard menggunakan Tableau, Power BI, atau Python. Visualisasi yang baik akan membantu proses pengambilan keputusan bisnis.

Kamu bisa mulai belajar membuat grafik atau dashboard menggunakan Tableau, Power BI, atau Python. Visualisasi yang baik akan membantu proses pengambilan keputusan bisnis.


6. Bangun Portofolio Data Science

Setelah memahami dasar-dasarnya, coba mulai membuat project sederhana untuk portofolio. Misalnya seperti analisis data penjualan, prediksi harga rumah, atau visualisasi data media sosial.

Portofolio sangat penting karena dapat menunjukkan skill yang kamu miliki kepada recruiter. Banyak perusahaan juga lebih tertarik melihat hasil project dibanding hanya sertifikat saja.

Portofolio sangat penting karena dapat menunjukkan skill yang kamu miliki kepada recruiter. Banyak perusahaan juga lebih tertarik melihat hasil project dibanding hanya sertifikat saja.


7. Ikuti Bootcamp atau Komunitas Data Science

Belajar sendiri memang memungkinkan, tetapi mengikuti bootcamp bisa membuat proses belajar lebih terarah. Kamu juga bisa mendapatkan mentor dan belajar langsung dari praktisi industri.

Selain itu, komunitas Data Science dapat membantu kamu tetap konsisten belajar dan update with perkembangan teknologi terbaru. Networking yang dibangun juga bisa membuka peluang karier di masa depan.

Baca juga : Python untuk Data Analyst: Arti, Manfaat, Library, dan Tips


Ingin Jadi Data Scientist atau Data Analyst Profesional?

Setelah memahami cara menjadi Data Scientist dan skill yang dibutuhkan, sekarang saatnya meningkatkan kemampuanmu agar lebih siap menghadapi era AI dan teknologi digital!

Yuk, ikuti Bootcamp Data Science & Data Analyst di dibimbing! Kamu akan belajar Python, SQL, data visualization, machine learning, hingga membuat portfolio project yang relevan dengan kebutuhan industri.

Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif dan studi kasus nyata yang membantu kamu siap kerja. Dengan lebih dari 1.100+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di bidang Data Science semakin terbuka lebar!

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang disini dan mulai perjalananmu menjadi Data Scientist profesional. #BimbingSampeJadi!


FAQ

1. Apakah Data Scientist harus bisa coding?

Ya, seorang Data Scientist umumnya perlu memahami coding, terutama menggunakan Python atau R. Namun, pemula bisa mempelajarinya secara bertahap mulai dari dasar.

2. Berapa lama belajar menjadi Data Scientist dari nol?

Waktu belajar setiap orang bisa berbeda tergantung konsistensi dan metode belajar yang digunakan. Rata-rata, pemula membutuhkan sekitar 6 bulan hingga 1 tahun untuk memahami dasar Data Science dan membangun portofolio.

3. Apakah jurusan non-IT bisa menjadi Data Scientist?

Tentu bisa, karena saat ini banyak Data Scientist berasal dari berbagai jurusan seperti matematika, ekonomi, hingga bisnis. Yang paling penting adalah kemauan belajar dan memahami skill Data Science secara bertahap.

4. Apa skill utama yang wajib dimiliki Data Scientist?

Beberapa skill utama yang perlu dipelajari adalah data analysis, statistik, SQL, Python, dan data visualization. Selain technical skill, kemampuan problem solving dan komunikasi juga sangat penting dalam profesi ini.

Share

Author Image

Irhan Hisyam Dwi Nugroho

Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!