10 Cara Belajar Visual Studio Code untuk Pemula Cepat
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
28 January 2026
•
70
Warga Bimbingan, kalau kamu baru mulai ngoding, belajar Visual Studio Code bisa jadi langkah penting biar kerja lebih rapi dan cepat. VS Code juga sering dipakai developer karena fiturnya lengkap dan ramah untuk pemula.
Tenang aja, kamu tidak perlu langsung menguasai semuanya dalam satu kali belajar. Dengan langkah yang tepat, kamu bisa cepat terbiasa mulai dari install, setting, sampai mulai coding.
Di artikel ini, kamu akan menemukan 10 cara belajar Visual Studio Code untuk pemula yang simpel dan praktis. Yuk, simak sampai selesai biar kamu makin nyaman pakai VS Code!
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Front-End Development Terbaik 2025
Apa Itu Visual Studio Code?
Visual Studio Code adalah aplikasi text editor gratis dari Microsoft yang sering digunakan untuk menulis dan mengedit kode program.
VS Code mendukung banyak bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, JavaScript, Python, hingga PHP, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan belajar coding.
Selain itu, Visual Studio Code punya fitur lengkap seperti extensions, terminal, dan auto-complete yang membantu proses ngoding jadi lebih cepat dan rapi.
Karena tampilannya simpel dan bisa dikustomisasi, Visual Studio Code sangat cocok dipakai pemula maupun developer profesional.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Programmer Gratis & Bersertifikat
Cara Belajar Visual Studio Code untuk Pemula
Sumber: Canva
Warga Bimbingan, Supaya belajarnya lebih terarah, berikut 10 cara belajar Visual Studio Code untuk pemula yang bisa kamu ikuti dari dasar sampai siap dipakai buat bikin project.
1. Instalasi dan Setup Dasar
Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah mengunduh dan menginstal VS Code versi terbaru dari situs resminya https://code.visualstudio.com/ supaya fitur dan update-nya selalu aman.
Setelah berhasil install, coba biasakan langsung membuat folder khusus untuk latihan coding agar file kamu tidak berantakan.
Hal penting yang perlu kamu cek saat setup:
Install VS Code sesuai OS kamu (Windows, macOS, Linux)
Pilih opsi Add to PATH (Windows) supaya bisa dipanggil lewat terminal
Pastikan kamu tahu cara Open Folder untuk membuka project
Setelah setup, coba kenali bagian utama workspace seperti Activity Bar (menu kiri), Side Bar (file explorer), dan Editor Group (area kode).
Kalau kamu sudah familiar, kamu tidak akan bingung saat pindah-pindah file atau menjalankan project. Ini pondasi awal yang paling penting sebelum masuk fitur lainnya.
2. Kuasai Command Palette
Kalau kamu ingin jadi lebih cepat saat pakai VS Code, kamu wajib menguasai Command Palette karena ini adalah “jalan pintas” ke semua fitur.
Command Palette bisa membuka settings, mencari fitur, sampai menjalankan perintah tertentu hanya lewat ketikan. Banyak developer profesional jarang klik menu karena semuanya bisa dilakukan dari Command Palette.
Cara pakainya:
Tekan Ctrl + Shift + P (Windows/Linux)
Tekan Cmd + Shift + P (Mac)
Coba cari perintah seperti “Format Document” atau “Preferences: Open Settings”
Jika sudah terbiasa, kamu akan lebih cepat troubleshooting ketika error atau setting kamu berubah. Command Palette juga berguna ketika kamu lupa lokasi fitur tertentu di menu. Jadi ini skill wajib yang bikin workflow kamu lebih smooth.
3. Gunakan Shortcut Keyboard
Shortcut keyboard adalah skill kecil yang efeknya besar karena bisa memangkas waktu ngoding kamu setiap hari.
Semakin sering kamu pakai shortcut, semakin cepat kamu mengedit kode dan berpindah file tanpa ribet. Untuk pemula, ini juga bikin kamu terlihat lebih “pro” karena kerja lebih cepat dan rapi.
Shortcut dasar yang wajib kamu hafalin:
Ctrl + P untuk mencari dan pindah file cepat
Ctrl + / untuk membuat komentar atau menghapus komentar
Alt + Up/Down untuk memindahkan baris kode ke atas/bawah
Ctrl + D untuk select kata yang sama (multi-cursor cepat)
Kalau kamu merasa coding masih lambat, biasanya masalahnya ada di kebiasaan pakai mouse terus. Mulai biasakan shortcut sedikit demi sedikit, jangan langsung semuanya. Nanti lama-lama tangan kamu otomatis mengingat sendiri.
Baca juga: Cara Membuat Pop Up di HTML: Panduan Mudah untuk Pemula
4. Eksplorasi Extension Marketplace
Salah satu alasan VS Code populer adalah karena kamu bisa menambahkan fitur sesuai kebutuhan lewat extension.
Jadi VS Code kamu bisa berubah sesuai jenis coding yang kamu pelajari, misalnya web development, Python, atau data. Extension ini penting supaya kamu bisa dapat auto-format, linting, preview web, sampai snippet otomatis.
Extension yang sering dipakai pemula:
Prettier untuk merapikan kode otomatis
Live Server untuk preview HTML/CSS secara realtime
ESLint untuk mendeteksi error JavaScript
Python untuk menjalankan dan debugging Python lebih mudah
Setelah install, kamu perlu belajar cara mengatur extension biar tidak bentrok satu sama lain. Misalnya Prettier harus di-set sebagai default formatter agar formatnya konsisten. Kalau extension kamu sudah tepat, kerja ngoding jadi lebih cepat dan hasil kode lebih rapi.
5. Pelajari IntelliSense
IntelliSense adalah fitur auto-complete yang bikin VS Code terasa “pintar” saat kamu mengetik kode.
Fitur ini memberikan saran function, variable, atau method berdasarkan konteks yang kamu tulis. Ini sangat membantu pemula agar tidak sering typo dan tidak harus menghafal semuanya dari awal.
Yang biasanya IntelliSense bantu:
Menampilkan rekomendasi function dan parameter
Menunjukkan error ringan dari syntax sebelum dijalankan
Auto-import module (terutama di JavaScript/TypeScript)
Kalau kamu ingin belajar cepat, jangan cuma pakai IntelliSense untuk copy saran, tapi pahami juga artinya. Coba baca dokumentasi singkat yang muncul di pop-up suggestion. Dari sini, kamu belajar coding sambil memahami fungsi yang kamu pakai.
6. Gunakan Terminal Terintegrasi
VS Code punya terminal bawaan yang memungkinkan kamu menjalankan perintah tanpa keluar aplikasi. Ini penting banget karena hampir semua project coding butuh terminal, terutama kalau kamu belajar Node.js, React, atau Python.
Dengan terminal terintegrasi, workflow kamu lebih cepat karena editor dan terminal ada di satu tempat.
Cara pakainya:
Buka terminal dengan Ctrl + ` (backtick)
Jalankan perintah seperti npm init, npm install, atau python main.py
Gunakan beberapa terminal sekaligus untuk project berbeda
Biasakan juga untuk paham posisi folder terminal kamu berada, karena sering terjadi error hanya karena salah directory. Kalau kamu sudah nyaman dengan terminal, kamu akan lebih cepat setup project. Ini juga jadi skill dasar yang wajib dimiliki developer.
7. Manfaatkan Debugging
Debugging adalah fitur penting yang sering dilupakan pemula karena biasanya cuma pakai console.log.
Padahal debugging bisa membantu kamu melihat alur program secara step-by-step dengan lebih jelas. Dengan debugging, kamu bisa tahu error muncul di bagian mana tanpa menebak-nebak.
Yang perlu kamu pelajari:
Cara pasang breakpoint di baris tertentu
Cara menjalankan debug mode lewat menu Run and Debug
Cara melihat isi variabel lewat panel debug
Kalau kamu terbiasa debugging dari awal, kamu akan lebih cepat paham cara kerja program. Ini juga bikin kamu lebih siap saat masuk kerja karena debugging adalah skill wajib di dunia real. Semakin cepat kamu menguasai debugging, semakin cepat kamu naik level.
8. Integrasi Git dan GitHub
VS Code punya fitur Source Control yang bikin kamu bisa pakai Git tanpa ribet buka tools tambahan. Kamu bisa commit perubahan file, cek perubahan baris, sampai push ke GitHub langsung dari VS Code.
Buat pemula, ini penting karena project kamu jadi lebih rapi dan bisa dikumpulkan sebagai portofolio.
Hal yang bisa kamu lakukan:
Initialize repository lewat VS Code
Commit perubahan lewat Source Control panel
Push project ke GitHub untuk backup dan portofolio
Dengan Git, kamu juga bisa belajar tracking perubahan kode kalau kamu salah edit dan ingin balik ke versi sebelumnya. Skill ini kepakai banget buat kerja tim karena semua perusahaan biasanya pakai version control. Jadi jangan tunggu jago dulu baru belajar Git.
9. Gunakan VS Code Copilot (AI) dengan Bijak
Di tahun 2026, AI seperti GitHub Copilot sudah jadi tools bantu coding yang sering dipakai. Copilot bisa membantu menyarankan kode, melengkapi function, bahkan membantu memperbaiki error. Tapi kamu tetap harus memahami logika coding supaya tidak jadi “asal tempel kode”.
Yang bisa kamu lakukan dengan Copilot:
Minta contoh function dengan deskripsi singkat
Minta ide refactor supaya kode lebih rapi
Minta bantuan menjelaskan error dan solusi perbaikannya
Gunakan AI sebagai tutor, bukan sebagai pengganti belajar. Setiap kali Copilot memberi kode, kamu wajib baca dan pahami dulu sebelum pakai. Dengan cara ini, skill kamu tetap berkembang dan bukan sekadar bergantung ke AI.
Baca juga: Cara Membuat HTML di Notepad: Langkah Mudah untuk Pemula
10. Kustomisasi Tema, Ikon, dan Settings
Belajar coding akan lebih nyaman kalau tampilan VS Code sesuai gaya kamu, apalagi kamu akan menatap layar lama.
VS Code bisa dikustom dari tema gelap/terang, ikon folder, sampai font editor. Lingkungan kerja yang nyaman bikin kamu lebih fokus dan tidak cepat lelah.
Yang bisa kamu atur:
Ganti tema lewat Preferences > Color Theme
Install icon theme seperti Material Icon Theme
Atur auto-save, font size, dan format default
Kustomisasi ini bukan cuma soal estetika, tapi juga produktivitas. Misalnya, font lebih besar bikin mata tidak cepat capek dan ikon folder bikin struktur file lebih jelas. Kalau workspace kamu nyaman, kamu bakal lebih betah belajar dan konsisten latihan.
Baca juga: Cara Membuat Website dengan HTML dan CSS Langkah Mudah
Ingin Jadi Web Developer Profesional?
Setelah belajar Visual Studio Code dan mulai terbiasa ngoding, sekarang saatnya upgrade skill kamu biar makin siap kerja. Belajar sendiri boleh, tapi hasilnya bakal lebih cepat kalau kamu punya arahan yang jelas.
Yuk, ikuti Bootcamp Web Development di dibimbing.id! Kamu akan belajar HTML, CSS, JavaScript, dan tools modern untuk membangun website dari nol sampai siap deploy, langsung lewat project nyata.
Belajar bareng mentor berpengalaman dengan kurikulum praktis yang aplikatif. Dengan 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di dunia IT makin terbuka lebar!
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi di sini dan Daftar sekarang di dibimbing.id untuk mulai jadi Web Developer profesional. #BimbingSampeJadi!
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
